This Author published in this journals
All Journal Baut Dan Manufaktur
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

USULAN PERBAIKAN WAKTU SETUP PRESS ROLL UNTUK MENINGKATKAN OUTPUT MESIN PRINTING DI PT. ABC Emra, Devianita
Baut Dan Manufaktur Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 2 No. 1 Tahun 2020
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (729.149 KB)

Abstract

Meningkatnya demand pasar terhadap produk flexible packaging membuat PT. ABC sebagai produsen mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan pasar yang tidak sebanding dengan kapasitas produksi saat ini. Untuk itu, perlu dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kapasitas produksi agar dapat mensupply produk ke customer tepat waktu. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi adalah melakukan modifikasi mesin printing yaitu pada bagian press roll, karena ini adalah bagian yang memungkinkan untuk dilakukan modifikasi. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan dengan menggunakan metoda waktu baku untuk mengetahui keberhasilan dari modifikasi yang dilakukan. Selisih jumlah output sebelum dan sesudah modifikasi menjadi parameter keberhasilan modifikasi yang dilakukan, karena tujuan dilakukan modifikasi sejak awal adalah meningkatkan jumlah output. Sebelum modifikasi, waktu yang diperlukan untuk mengganti press roll adalah 6.68 menit dan setelah dilakukan modifikasi pada press roll maka waktu yang dibutuhkan adalah 1.60 menit, sehingga output produksi meningkat sebesar 6096m setiap pergantian job.
PERBAIKAN TINGKAT KEBISINGAN KERJA PADA AREA PRODUKSI PT. BUMI KARYA SARANAMAS Pahlevi, Arief; Emra, Devianita
Baut Dan Manufaktur Vol 2 No 02 (2020): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 2 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.036 KB)

Abstract

Bumi Karya Saranamas adalah industri manufaktur yang kegiatan utamanya mengubah bahan baku, komponen atau bagian lainnya menjadi barang jadi yang memenuhi standar spesifikasi serta menggunakan dukungan penggunaan teknologi maju dan canggih yang akan memberi kemudahan dalam proses produksi, meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu terjadi kendala pada suasana kerja yang kurang kondusif, disebabkan oleh kebisingan berlebih yang terjadi pada area produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengurangi tingginya tingkat kebisingan yang diterima jika kebisingan yang diterima melebihi batas yang telah ditentukan yaitu 85 dB. Penelitian menggunakan metode Root Cause Analysis (RCA). Berdasarkan diagram sebab akibat diketahui akar penyebab mengapa kebisingan pada area produksi terjadi. Implementasi perbaikan kebisingan berupa pemasangan barrier pada area yang menggunakan mesin Welding dan Cutting, penggunaan Earplug dan Earmuff dan pemasangan stiker tanda bahaya kebisingan untuk memberikan petunjuk kepada operator. Setelah menerapkan implementasi perbaikan dilakukan perhitungan kebisingan kembali dengan hasil yang didapatkan terjadi penurunan nilai kebisingan sebesar 13,8%. Simpulan yang didapat adalah dalam mengurangi tingginya tingkat kebisingan yang diterima perlu dilakukan sebagai berikut: penggunaan barrier pada area yang menggunakan mesin Welding dan Cutting, penggunaan Earplug dan Earmuff, pemasangan stiker tanda bahaya kebisingan untuk memberikan petunjuk kepada operator.
USULAN PENGENDALIAN BAHAYA KEBISINGAN AREA SUB ASSY SIREN DI PT. SUMBER MAS AUTORINDO SAEFUDIN, SAEFUDIN; EMRA, DEVIANITA
Baut Dan Manufaktur Vol 3 No 01 (2021): Jurnal Baut Dan Manufaktur Vol. 3 No. 1 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.081 KB)

Abstract

Sumber Mas Autorindo suatu perusahaan yang mendampingi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) untuk mengembangkan electrical parts.PT. Sumber Mas Autorindo melakukan penyediaan dan penjualan part Original Equipment Manufacturer(OEM) yang langsung di supply ke perusahaan ATPM dan part aftermarket yang disediakan untuk end user. Pada proses produksinya terdapat keluhan kebisingan dari pekerja dalam area sub assy siren pada proses pengecekan fungsi siren. Penelitian ini dilakukan pengukuran kebisingan didepartemen produksi tepatnya di area sub assy siren proses function check siren. Pengukuran dilakukan menggunakan Sound Level Meter selama 10 hari kerja dan setiap harinya dilakukan 3 periode pengukuran. Hasil dari pengukuran tersebut rata-rata >85 dB yang artinya melebihi standar Nilai Ambang Batas (NAB) yang ditentukan menurut depnakertrans, yaitu jika bekerja selama 8 jam kerja selama 1 hari paparan bising terhadap manusia tidak boleh melebihi 85 dB. Dilakukan juga pengajuan pengisian kuesioner kepada setiap pekerja yang berada di area sub assy siren, mengenai keluhan ketidaknyamanan terhadap kebisingan yang terjadi. Yang menjadi fokus utama PT. Sumber Mas Autorindo adalah memberikan kenyamanan dan kemanan pada karyawannya didalam melakukan proses produksi diarea kerja. Proses pengendalian kebisingan pada area sub assy siren dilakukan melalui Focus Group Discussion yaitu proses engineering control dengan pembuatan box peredam suara (Silent Box) dari bunyi siren pada saat proses pengecekan fungsi.