Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Digital Signage sebagai Media Penyampaian Informasi Kegiatan Akademik Berbasis Mikrokomputer I Wayan Aditya Suranata; I Nyoman Kusuma Wardana
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 4 (2014): Agustus - Oktober
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.156 KB) | DOI: 10.24076/citec.2014v1i4.30

Abstract

Penelitian ini menerapkan salah satu jenis mikrokomputer, yaitu Raspberry Pi Tipe B yang digunakan sebagai perangkat pemroses inti sebuah sistem pengelola konten berbasis web pada digital signage untuk kepentingan akademik. Sistem pengelola konten yang dibangun pada penelitian ini menggunakan framewok berbasis Drupal 7 dan sistem operasi Raspbian Wheezy. Berdasarkan penelitian sebelumnya, penggunaan digital signage sebagai media untuk menyebarkan informasi memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan media konvensional, seperti media cetak. Digital signage mampu menampilkan informasi yang lebih atrakif dan dapat menarik pengunjung lebih banyak. Kelebihan yang dimiliki oleh sebuah mikrokomputer, seperti harga yang relatif terjangkau, ukurannya yang kecil (seukuran kartu ATM), dan konsumsi daya yang rendah (3,5 Watt) bisa dipadukan dengan penggunaan digital signage dalam hal pemilihan perangkat pemroses inti. Dari hasil pengamatan yang dilakukan peneliti selama eksperimen, mikrokomputer mampu menjalankan antarmuka berbasis web dinamis yang menampilkan konten multimedia seperti gambar dan efek transisi yang atraktif dengan baik untuk keperluan penyampaian informasi akademik di Laboratorium Robotics and Embedded Systems STMIK STIKOM Bali.This study implements a kind of microcomputers which is called Raspberry Pi type B as a core processing device of digital signage for academic purposes. The content management systems constructed in this study used Drupal framewok and Raspbian Wheezy as operating systems. Compared to the conventional method (printed brochures, etc.), the use of microcomputers for displaying information offer some advantages. According to the previous work, it is concluded that digital signage can be more attractively invite the audiences. A relatively affordable price, small size (at the size of an ATM card), and low power consumption (approximately 3.5 Watts), make the microcomputer as an ideal choice for digital signage. According to the obtained results, the microcomputer is capable to run a dynamic web-based interface that displays a multimedia content such as images and transition effects etc. for academic information systems implemented at the Laboratory of Robotics and Embedded Systems STMIK STIKOM Bali.
INTER-INTEGRATED CIRCUIT (I2C) SEBAGAI SISTEM KOMUNIKASI MULTI-MIKROKONTROLER MENGGUNAKAN PLATFORM ARDUINO DAN MATLAB I Nyoman Kusuma Wardana
Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika Vol 6 No 2 (2016): MATRIX - Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada aplikasi yang menggunakan mikrokontroler sebagai perangkat utama, pengguna sering dihadapkan pada masalah kurangnya jumlah pin yang tersedia pada suatu mikrokontoler. Terdapat dua alternatif yang dapat dilakukan ketika penggunaan pin menjadi masalah yang krusial, yaitu dengan mengganti jenis mikrokontroler atau menggunakan lebih dari satu buah mikrokontroler (multi-mikrokontroler). Kedua alternatif ini memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing. Pada penelitian ini, penggunaan protokol Inter-integrated Circuit (I2C) akan diterapkan untuk sistem multi-mikrokontroler dan multi-sensor menggunakan Platform Arduino yang terkontrol MATLAB. Sebuah Master dan dua buah slave akan diuji pada penelitian ini. Master dan Slave akan sepenuhnya dikontrol menggunakan MATLAB. Kedua slave akan ditanamkan program Arduino, sedangkan Master akan menggunakan program MATLAB. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua Slave dapat dikontrol dengan baik, baik membaca sensor yang terpasang maupun mengontrol LED. Sistem komunikasi secara I2C telah terbangun dengan baik.
Identifikasi Biometrik Intonasi Suara untuk Sistem Keamanan Berbasis Mikrokomputer I Nyoman Kusuma Wardana; I Gede Harsemadi
Jurnal Sistem dan Informatika (JSI) Vol 9 No 1 (2014)
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.831 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, akan dicoba melakukan pengenalan intonasi sebagai langkah pengamanan ganda pada kata sandi berbasis suara. Pola kontur intonasi akan dikenali menggunakan jaringan saraf tiruan (JST), sedangkan pengenalan suara dilakukan dengan pengukuran jarak Euclidean (Euclidean distance) dengan sistem pemrograman dinamis (dynamic programming). Dalam penerapannya, selain jenis kata yang dimasukkan, sistem juga akan mengecek alur intonasi dari input suara tersebut. Pada penelitian ini, akan dilakukan pemrosesan sinyal suara berbasis mikrokomputer dan mikrokontroler. Kombinasi kedua jenis alat ini dapat dijadikan solusi selain penggunaan komputer desktop atau laptop, terutama dari efisiensi komputasi dan ukuran alat yang jauh lebih kecil. Mikrokontroler dan mikrokomputer memiliki fitur yang cukup terbatas jika dibandingkan dengan komputer desktop, baik dari segi memori program, memori data, port input/output dan sebagainya. Luaran pada penelitian ini adalah terciptanya alat keamanan berbasis kata sandi suara dengan sistem pengamanan ganda untuk akses keamanan pintu Laboratorium Hardware STMIK STIKOM Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan cenderung kearah speaker dependent dengan tingkat keberhasilan 81,3%.
Penerapan Mikrokontroler Sebagai Sistem Kendali Perangkat Listrik Berbasis Android Satrio Adhi Nugroho; I Ketut Dedy Suryawan; I Nyoman Kusuma Wardana
Jurnal Eksplora Informatika Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.482 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi seperti perangkat bergerak (ponsel) pintar yang yang dilengkapi dengan teknologi jaringan dapat digunakan untuk mengatasi masalah penghemataan listrik. Saklar listrik dapat diganti dengan menggunakan peralatan relai dan dikendalikan melalui mikrokontroler berbasis jaringan sehingga dapat terhubung ke ponsel pintar yang sudah terpasang program pengendali akan digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Adanya peralatan Wifi- Shield dan sensor arus listrik yang dapat berkomunikasi dengan mikrokontroler, memungkinkan terbentuknya komunikasi secara serial. Perintah berupa perintah on/off pada saklar dan informasi daya yang terpakai akan dikirim dari ponsel pintar dengan koneksi nirkabel menggunakan protocol Wifi. Sistem ini dapat menjadi pilihan solusi untuk system pengendalian jarak jauh. Dari hasil percobaan dengan menggunakan teknologi tersebut, ponsel pintar berbasis Android yang terpasang program pengendali saklar listrik dapat mematikan atau menghidupkan peralatan listrik dari jarak yang cukup jauh (sejauh koneksi wifi yang tersedia).
Microcontroller Based System for Voice Disorders Detection I Nyoman Kusuma Wardana
Jurnal Eksplora Informatika Vol 3 No 1 (2013): Jurnal Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Perpustakaan dan Publikasi Ilmiah - Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.504 KB)

Abstract

Penelitian ini terkait pada usaha untuk menciptakan alat monitoring aktivitas vokal berbasis mikrokontroler. Selanjutnya, alat ini dapat digunakan sebagai pendeteksi dini kekacauan suara (voice disorders). Penggunaan alat ini dirasa penting untuk pengguna yang berkepentingan. Aktivitas utama penelitian adalah mendesain sebuah sistem data logger, baik yang mencakup perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras mencakup sistem logger, untai pengkondisian sinyal, dan untai catu daya.Data yang diperoleh oleh mikrokontroler selanjutnya akan dianalisis menggunakan software MATLAB. Alat dirancang untuk bekerja pada mode normal dan kalibrasi. Analisis mencakup kalibrasi terhadap Sound Pressure Level (SPL) dan estimasi frekuensi fundamental (f0) yang merupakan parameter dasar untuk memonitor aktivitas vokal. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh konstanta kalibrasi K sebesar 1.76 Pa/V (dengan standar deviasi 0.12%) dan rata-rata error untuk ECM sebesar -1.8dB (dengan standar deviasi 4.6 dB) terhadap mikrofon standar. Selanjutnya, setelah diperoleh data secara secara teknis, diperlukan kerjasama berbagai pihak yang terkait untuk merepresentasikan data tersebut kedalam tingkat kelelahan suara.