Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Ramadhan Indra Setyawan; Agus Purwanto; nurratri kurnia sari
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i2.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk meningkatkan hasil belajar tematik melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) pada siswa kelas IV SD Negeri Sugihan 03 Sukoharjo tahun pelajaran 2018/2019.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini menerapkan model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning). Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV semester II SD Negeri Sugihan 03 Sukoharjo tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 20 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, tes, dan dokumentasi. Setiap siswa dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan individu) jika proporsi jawaban benar siswa ≥ 65%, dan suatu kelas dikatakan tuntas belajarnya (ketuntasan klasikal) jika dalam kelas tersebutterdapat ≥ 85% siswa yang telah tuntas belajarnya.Hasil penelitian menunjukkan (1) persentase ketuntasan hasil belajar tematik siswa kelas IV yang semula pada prasiklus adalah 25% yang mencapai KKM kemudian pada siklus I meningkat menjadi 60%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 75% dan pada siklus IIImencapai 95% sehingga penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dinyatakan berhasil dan sudah teruji.Kata Kunci : Hasil belajar tematik, model pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning).
DESAIN BUKU BANTAL BERBASIS FUN POP-UPUNTUKPEMBELAJARAN IPA SEKOLAH DASAR Dwi Anggraeni Siwi; Koko Prasetyo; Nurratri Kurnia Sari
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 4 (2017): December
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i4.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan desain prototype media buku bantal berbasis FUN POP-UP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dilakukan di SD se-Kecamatan Bendosari Tahun Ajar 2016/2017. Dalam penelitian ini teknik pengembangan hanya pada pengembangan desaign buku bantal berbasis FUN POP-UP. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran IPA di Kecamatan Bendosari. Pop-up merupakan sebuah buku yang memiliki bagian yang dapat bergerak atau memiliki unsur 3 dimensi. Ada tiga poin unggulan dari media ini yang pertama buku pop-up ini praktis digunakan oleh guru serta keawetan ditinjau dari bahan baku, kedua buku pop-up berbeda dengan buku pada umumnya karena memiliki dimensi ketika buku itu dibuka sehingga menambah antusiasme siswa, ketiga mengajak interaktifitas siswa dalam penggunaannya, siswa dapat menggunakan secara mandiri maupun berkelompok dan kegiatan belajarpun akan lebih menyenangkan.
Pembelajaran Daring melalui Lesson Study Community di Masa Pandemi Covid 19, Meningkatkan Kompetensi Guru: implementasi LSLC Meida Suswandari; Dewi Kusumaningsih; Sri Mulyati; Nurratri Kurnia Sari; HerryAgusSusanto Susanto
Jurnal Gentala Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Gentala Pendidikan Dasar
Publisher : Department of Primary School Teacher Education, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/gentala.v6i2.15601

Abstract

This study aims to describe the implementation of online learning through a lesson study learning community during the COVID-19 pandemic. This study uses a qualitative research approach. This study investigates the phenomenon of learning during a pandemic through the implementation of LSLC in improving learning during a pandemic. Observations and interviews by elementary school teachers in Sukoharjo sub-district totaling 10 teachers and all students in grade 5 at SD Negeri Jetis 1. Data analysis in this study used the Milles and Hubbermant method. The results of the study can be concluded that the implementation of online learning through the Lesson Study Learning Community (LSLC), can produce online lesson plans and online learning can use zoom meeting as a learning medium. Through Lesson Study Learning Community (LSLC) teachers in Sukoharjo District can collaborate with each other in online learning, and can develop learning tools that are in accordance with the demands of the 21st century. solve online learning problems. Lesson Study Learning Community (LSLC), teachers can collaborate in developing teaching materials, media according to the demands of the 21st century. Directly, Lesson Study Learning Community (LSLC) can improve teacher competence, so that teachers can be more mature in presenting learning 21st century.
PERAN ORANG TUA DALAM MENGKONSTRUKSI SELF ESTEEM MELALUI PERILAKU KINDERGYM Moeftya Mahendra; Nurratri Kurnia Sari
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2017): September
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v2i3.59

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan orangtuadalammengkontruksiself esteem melalui perilaku kindergym di KelompokBermain dan TamanPendidikanAlquran Al Fitroh, Cangkol, Sukoharjo.Adapun bentuk penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh yaitu orang tuayang menyekolahkananaknyadi KB dan TPA Al Fitroh, Cangkol. Teknik dalam mengumpulkan data menggunakan observasidan wawancara. Selanjutnya teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yang meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan.Teknikkeabsahan data menggunakantriangulasi data dantriangulasimetode.Hasilpenelitianmenunjukanbahwapembentukanself esteemdariorang tuamelaluiperilakukindergymyaitu menumbuhkan sikap percaya diri pada anak melalui pemberian motivasi, menumbuhkan keberanian pada siapapun, menumbuhkan aktivitas/kegiatan pada anak melalui kebiasan sehari-hari, adanya interaksi dan komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak, serta menumbuhkan anak untuk intropeksi diri akan kreatifitas diri dan orang lain.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DI SEKOLAH DASAR Nurratri Kurnia Sari; Linda Dian Puspita
Jurnal Dikdas Bantara Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v2i1.182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pelaksanaan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo dan hambatan yang dihadapi guru dalam melaksanakan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu pedoman wawancara dan pedoman observasi. Prosedur analisis dalam penelitian ini adalah: Reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pelaksanaan pendidikan karakter di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo terwujud dalam integrasi dalam program pengembangan diri, integrasi dalam kegiatan pembelajaran, serta nilai karakter yang dikembangkan sekolah. Integrasi dalam program pengembangan diri terdiri atas: Kegiatan Rutin, keteladanan, kegiatan spontan, dan pengkondisian. Integrasi dalam kegiatan pembelajaran terwujud dalam pencantuman nilai karakter di dalam RPP dan Silabus yang diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran. Nilai karakter yang dikembangkan di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo yaitu nilai religius, jujur, disiplin, bersahabat/komunikatif, tanggung jawab, dan toleransi. Hambatan Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di SD Negeri Joho 02 Sukoharjo antara lain: Beberapa siswa yang bersikap manja, pengaruh teman dan lingkungan yang tidak baik terhadap perilaku siswa, beberapa siswa yang agak terlambat belajar sehingga memerlukan waktu yang lama untuk menanamkan nilai keberanian, disiplin dan tanggung jawab, serta guru belum dapat memilih nilai karakter yang sesuai dengan mata pelajaran dan terkadang belum dapat menjadi teladan atas nilai karakter yang dipilih.Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Sekolah Dasar
Pelatihan dan Implementasi Pembuatan Media Buku POPUP di Sekolah Dasar Negeri Jombor 03 Sukoharjo Sri Mulyati; Nurratri Kurnia Sari; pujiyana pujiyana
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edumore.v1i2.1830

Abstract

Penggunaan media pembelajaran menjadi salah satu alternatif untuk memecah rasa bosan saat pembelajaran. Banyak sekali macam media pembelajaran yang bisa digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Ada yang berupa media IT dan ada juga yang berupa media visual 2D maupun 3D. Pada tahap pertama yaitu sosialisasi peneliti memberikan satu contoh media popup book. Diharapkan setelah sosialisai tersebut para guru mampu mengaplikasikan media POP-UP pada pembelajaran lainnya, seperti pada semua jenjang kelas. Langkah pelaksanaan pengabdian sebagai berikut; 1)Melakukan Koordinasi Ke Sekolah, 2)Melakukan Sosialisasi Daring/Luring, 3)Mengimplementasikan Penggunaan Media “POPUP”, 4)Pembimbingan Pembuatan Media POPUP untuk Mata Pelajaran Lainnya, Berdasarkan hasil pengabdian menunjukkan bahwa 1)Respon peserta, media pembelajaran pop-up menjadi media yang media yang fleksibel dan mudah dibuat, sehingga penggunaannya lebih praktis dan dapat memotivasi siswa dalam memberi gambaran secara kongkrit; 2)Para peserta merasa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi mereka, karena sebagai pendidik mereka merasa perlu untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis pop-up book sebagai media penyampai pesan pembelajaran. Media ini dapat membantu pendidik dalam memadukan pembelajaran melalui pengambaran gambar 3D sehingga siswa dapat melihat objek secara lebih jelas. 3)Respon peserta atas kegiatan pengabdian yang dilaksanakan menyatakan bahwa, dari kualitas pemateri adalah sangat baik.