Yaniardianto, Elga
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konsepsi Pendidikan Karakter Anak Perspektif Thomas Lickona (Studi Kritis Dalam Menjawab Problem Moral di Indonesia) Yaniardianto, Elga
FAJAR Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 1 (2021): FAJAR Jurnal Pendidikan Islam (September)
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.058 KB)

Abstract

Keberhasilan suatu bangsa dalam memperoleh tujuannya tidak hanya ditentukan oleh melimpah ruahnya sumber daya alam, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Bahkan ada yang mengatakan bahwa “Bangsa yang besar dapat dilihat dari kualitas atau karakter bangsa (manusia) itu sendiri”. Penguatan pendidikan karakter di Indonesia dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang terjadi di Negara kita. Diakui atau tidak saat ini terjadi krisis yang nyata dan menghawatirkan dalam masyarakat dengan melibatkan milik kita yang paling berharga, yaitu anak-anak. artikel ini dilatar belakangi oleh bobroknya moral bangsa ini, serta menjelaskan seberapa pentingnya pendidikan karakter di terapkan sejak anak-anak, karena seharusnya pada usia anak-anak penanaman pendidikan karakter seharusnya lebih dominan dari yang lainnya. Dalam karakter anak Thomas Lickona adalah salah satu pemikir pendidikan karakter yang barat pendidikan menyebutnya juga sebagai bapak pendidikan karakter modern, Thomas Lickona dianggap sebagai pengusung terminology pendidikan karakter modern yang mulai dikenalkan sejak tahun 1900. Terutama ketika dia menulis buku yang berjudul The Run of Character Education dan kemudian disusul bukunya yang berjudul Educating For Character: How Our Shool Can Teach Respect And Responsibility, melalui buku-bukunya tersebut Thomas Lickona menyadarkan dunia barat serta dunia akan pentingnya pendidikan karakter. Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Perspektif, Thomas Lickona