Nenden Lilis Aisyah
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MARAKNYA KARYA SASTRA YANG MENGUPAS PERSOALAN SEKSUALITAS DAN TUBUH DALAM KESUSASTRAAN INDONESIA MODERN PADA ERA REFORMASI Lilis, Nenden
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 4 No 1 (2009)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2618.216 KB)

Abstract

Background of this research is a phenomenon in Indonesian literary on reformation era, namely booming literary art thatinvestigate and discuss body and sexuality. This research will reveal factors that influence that phenomenon. With descriptive method, wecollect data by library research and interview, and data processing with literary Sociology approach. Result of this research show that there’s4 factors influencing booming literary works that investigate and discuss body and sexuality on reformation era, 1) reformation era’sgovernment policy; 2) economic factor; 3) ideological factor; and 4) literary canonic politic factor
PENGGAMBARAN PEREMPUAN DI DUNIA SIMBOLIK DALAM NOVEL TANGO & SADIMIN KARYA RAMAYDA AKMAL: KAJIAN PSIKOANALISIS Tasya Isarina Maghfira; Yulianeta Yulianeta; Nenden Lilis Aisyah
Jurnal Bahtera Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2021): JBSI Vol. 3. No. 2
Publisher : Jurnal Bahtera Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah ketidakadilan gender yang masih dialamiperempuan hingga saat ini. Masalah tersebut diangkat lewat konflik-konflik yang dialami kelima tokoh utama perempuan dalam novel Tango Sadimin karya Ramayda Akmal. Menurut psikoanalisis feminisme Lacan, opresi yang dialami perempuan berasal dari kegagalan perempuan menjadi phallus. Akibatnya, perempuan terpinggirkan di dunia Simbolik. Kegagalan tersebut juga menimbulkan rasa kekurangan dan hasrat. Oleh karenaitu, permasalahan yang berusaha diangkat dalam penelitian ini adalah hasrat dan penggambaran tokoh perempuan di dunia Simbolik dalam novel Tango Sadimin karya Ramayda Akmal. Karena konflik batin dan perwatakan tokoh perempuan lebih menonjol, teks dikaji dengan pendekatan psikologi sastra dan feminisme psikoanalisis dan feminismepostmodernisme. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran perempuan di duniaSimbolik berdasarkan hasrat tokoh utama perempuan dalam novel Tango Sadimin karyaRamayda Akmal. Hal ini bertujuan untuk mengetahui ketidakadilan gender dilihat dari segipsikis tokoh perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka. Teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis struktur menggunakan teori Tzvtan Todorov, analisis hasrat menggunakan psikoanalisis Lacan, analisis penggambaran perempuan di dunia Simbolik menggunakan pembacaan dekonstruksi. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) hasrat tokoh utama pere mpuan didominasi oleh fantasi anaklitik aktif dari tatanan YangReal dan hasrat narsisitik dari tatanan Yang Simbolik; 2) terdapat dua representasi perempuan di dunia Simbolik yaitu perempuan yang melawan aturan Simbolik yang represif (tergambar melalui tokoh Nini Randa, Nah dan Sipon) dan perempuan yang ter- represi oleh aturan Simbolik (tergambar melalui tokoh Tango dan Nyai Pertama); 3) kegagalan perempuan menjadi phallus tidaklah bersifat kodrati dan dapat diubah dengan cara perempuan menyadari bahwa ia dapat memilih yang terbaik untuk hidupnya dan bertanggungjawab atas pilihannya tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MARAKNYA KARYA SASTRA YANG MENGUPAS PERSOALAN SEKSUALITAS DAN TUBUH DALAM KESUSASTRAAN INDONESIA MODERN PADA ERA REFORMASI Nenden Lilis
Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak Vol 4 No 1 (2009)
Publisher : Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2618.216 KB)

Abstract

Background of this research is a phenomenon in Indonesian literary on reformation era, namely booming literary art thatinvestigate and discuss body and sexuality. This research will reveal factors that influence that phenomenon. With descriptive method, wecollect data by library research and interview, and data processing with literary Sociology approach. Result of this research show that there’s4 factors influencing booming literary works that investigate and discuss body and sexuality on reformation era, 1) reformation era’sgovernment policy; 2) economic factor; 3) ideological factor; and 4) literary canonic politic factor