Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

METODELOGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM UNTUK KAUM LANSIA DI PONDOK PESANTREN LANSIA AL HIDAYAH KELURAHAH DOROMUKTI KECAMATAN TUBAN KABUPATEN TUBAN M. Romadlon Habibullah; Hamidatun Nihayah
AL-AUFA: JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 1 No. 1 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (835.632 KB) | DOI: 10.36840/alaufa.v1i1.223

Abstract

Education is one of the primary needs in life, thats means humans cannot be separated from educational activities. The purpose of education in general is to educate the nation's life and develop the whole person. Educators will use different methods in each class when he teaches, such as one face-to-face and collaborate with other learning methods. The age of the students in learning influences the method used by educators. Elderly education activities (Elderly) do not occur very much in Indonesia. The institutions that overshadow and organize the education of the elderly are still lacking. Over a period of nearly 50 years (1971-2018), the percentage of Indonesia's elderly population has doubled. The educational needs of the elderly are actually still large. The greatest need is education about religion. To cover the activity, there is an institution for organizing elderly education, namely al Hidayah Islamic boarding school, Doromukti sub-district, Tuban district. This Islamic boarding school organizes a special Islamic religious education for the elderly. Islamic religious education methods used in the al Hidayah Islamic boarding school in Doromukti sub-district, Tuban district include; methods of travel, lecture, support, sorogan and practice.
Konsep Pendidikan Islam Dalam Prespektif Al Qur’an Surat at Taubah Ayat 122 Nihaya, Hamidatun
Al Ulya Vol 1 No I (2016): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah - IAI Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.302 KB)

Abstract

Quran is a guide for the people in running life in the world and in which there are fundamental teachings (basic principle) every aspect of human life and all its problems. One example of the problems that have been included in the Quran is a problem of education.Education according to Qur`an is work done in a planned and phased to provide student`s knowledge, skills and attitudes. for provision in carrying out their duties and were able to achieve a lofty goal. as servants and khalifah of God on this earth. Relating to education, Quran has provided explanations very complete clear.Q.S at Taubah: 122 makes clear that all the problems in educationn be missed If the Muslims were able to examine, explore of science and as well as practice and develop. So, will be obtained some basic concepts of education which became a source of inspiration to be developed in order to build a quality education and Islamic-based.
BERBURU NOMER TOGEL DI MAKAM KERAMAT: (STUDI ETNOGRAFI DI KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO) Hamidatun Nihayah
At-Tuhfah Vol 6 No 1 (2017): AT-TUHFAH : Jurnal Keislaman
Publisher : PASCASARJANA UNU SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.033 KB) | DOI: 10.36840/jurnalstudikeislaman.v6i1.78

Abstract

“Bagi orang Islam-Jawa, ziarah ke makam keramat adalah suatu tradisi keberagamaan. Makam-makam keramat di kecamatan Jetis merupakan makam para wali dan makam orang-orang berjasa kepada masyarakat semasa hidupnya. Dalam melakukan ziarah ini, ada beberapa motivasi yang melatar belakanginya. Perilaku spiritualitas mencari berkah ini sesuai dengan anjuran agama namun ada yang salah dalam motivasi yaitu untuk mencari nomer togel. Tulisan ini merangkum beberapa motivasi para penziarah di makam-makam keramat untuk mencari nomer togel. Mereka berkenyakinan orang yang diziarahi dalam makam tersebut adalah orang sakti. Sehingga ketika memohon nomer kepada orang yang diziarahi itu pasti tembus. Dapat menjadi tolak balak, rezeki atau uang yang diperoleh dari hasil perjudian togel bisa barokah atau bermanfaat, dan dosa dari perjudian togel diampuni oleh Allah SAW.”
Analisis Hasil Belajar (Munaqosah) Santri Taman Pendidikan Al Qur`an HAMIDATUN NIHAYAH
AL-WIJDÁN: Journal of Islamic Education Studies Vol. 4 No. 1 (2019): Juni 2019
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM RADEN RAHMAT MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kabupaten Tuban adalah salah satu kabubaten di Jawa Timur yang memberikan perhatian sangat kepada lembaga non formal (lembaga TPQ). Sebagaimana yang dijelaskan pada perda kabupaten Tuban no 6 tahun 2018 tentang pendidikan anak mulia. Harapan besar anak -anak didik terbekali dengan dasar agama yang cukup, mampu menjadi generasi penerus Qurâni yang bisa mewarnai dengan nilai-nilai keislaman. Oleh itu, mulai tahun 2018 ini uji hasil belajar santri atau yang disebut dengan munaqosah  menjadi peraturan wajib dan diikuti bagi anak didik yang duduk di kelas enam sekolah dasarMetode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (mixed Metode). Hal Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, adapun kesimpulan yang dipaparkan sebagai berikut: Pelaksanaan pembelajaran TPQ di kecamatan Senori dilaksanakan 1% setelah Maghrib dan  99% dilaknakan pada sore. Method pembelajaran yang digunakan rata menggukan metode Iqro`, an Nahdliyah, Qiroati. Materi yang diajarkan pada TPQ yang telah disepaki bersama dibawah kepengurukan Korcam TPQ selain belajar al Qur`an, hafalan surat piliha, hafalan juz 30, dan fikih ibadah. Kwalitas hasil belajar (munaqasah) santri TPQ di kecamatan Senori tahun 2018;  9% mendapat predikat sangat baik, 1% predikat baik, 49% Predikar cukup dan 41% Predikat kurang. Kata Kunci: Pndidikan Al qur`an, Hasil belajar munaqosah, Santri.
Konsep Pendidikan Islam Dalam Prespektif Al Qur’an Surat at Taubah Ayat 122 Hamidatun Nihaya
Al Ulya : Jurnal Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2016): Oktober
Publisher : UNU Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.302 KB) | DOI: 10.36840/ulya.v1i1.37

Abstract

Qur'an is a guide for the people in running life in the world and in which there are fundamental teachings (basic principle) every aspect of human life and all its problems. One example of the problems that have been included in the Qur'an is a problem of education.Education according to Qur`an is work done in a planned and phased to provide student`s knowledge, skills and attitudes. for provision in carrying out their duties and were able to achieve a lofty goal. as servants and khalifah of God on this earth. Relating to education, Qur'an has provided explanations very complete clear.Q.S at Taubah: 122 makes clear that all the problems in educationn be missed If the Muslims were able to examine, explore of science and as well as practice and develop. So, will be obtained some basic concepts of education which became a source of inspiration to be developed in order to build a quality education and Islamic-based.
PERAN GURU PAI DALAM MEMANFAATKAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN DI ERA 4.0: (Studi Kasus di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Bojonegoro) Hamidatun Nihayah; Naili Risqi Mahbubah; M. Romadlon Habibullah
AL-AUFA: JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 3 No. 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36840/alaufa.v3i2.483

Abstract

Teachers as agents of change, role models, social media as a medium and means of learning can create a pleasant learning atmosphere and motivate students to improve their abilities. They have competencies following the times. SMKN 4 Bojonegoro is a school that can apply internet-based learning and uses social media well, PAI subjects. This study aims to reveal the role of PAI teachers utilizing social media as learning in the era of 4.0 case studies at SMKN 4 Bojonegoro, about The implementation of PAI teachers in used social media as a learning tool in the 4.0 Era and the active role of teachers in utilizing social media as a learning tool in the 4.0 era. This study used a qualitative approach with a case study design, Data Collecting by using in-depth interviews, observation, and documentation techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and concluding. Checking the validity of the findings is done by triangulation with various data, methods, and sources. The results showed that the implementation of PAI teachers in utilizing social media as a learning tool in the 4.0 era was by using WhatsApp and YouTube. Students get the PAI learning material itself and the latest PAI material. The active role of PAI teachers in utilizing social media as a learning tool in the 4.0 era is to become a subject, thereby guarding against radicalism and deviant beliefs. His efforts are to provide study materials for intolerant groups, inclusive religious practices and show wrong and radical sects and their dangers.
Pendidikan Spiritual Santri Lansia Meraih Khusnul khotimah di Pondok Pesantren Lansia al Hidayah Doromukti Kec. Tuban Kab. Tuban M. Mundzar Fahman; Muhammad Romadlon Habibullah; Hamidatun Nihayah
AL-WIJDÁN: Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 1 (2016): November 2016
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM RADEN RAHMAT MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan utama lansia selain kesehatan adalah kesiapan mental untuk menghadapi akhir hayatnya. Upaya untuk meraih itu adalah melalui pendidikan spiritual. Pendidikan spiritual lansia adalah sebuah progam pendidikan yang diselenggarakan khusus untuk orang-orang yang berumur di atas lima puluh tahun. Penyelenggaraan progam ini bertujuan untuk menghadapi dan meraih kematian yang baik atau khusnul khatimah.Salah satu penyelenggara progam pendidikan spiritual lansia adalah pondok pesantren lansia al Hidayah Tuban. Progam yang berjalan dengan segala pendukung dan hambatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan interaksi simbolik. Hal yang ditemukan dalam penelitian ini adalah program pendidikan spiritual lansia dilaksanakan dengan shalat berjama`ah baik wajib maupun sunnah, pengajian atau motivasi, takziyah, ziarah, tilawatil Qur`an, dhikir dan qiyamul lail. Faktor-faktor pendukung dan penghambat pendidikan lansia di pondok pesantren lansia al Hidayah Tuban dibedakan menjadi dua; internal dan eksternal. Faktor pendukung internal yaitu etos kerja pengasuh pondok dan motivasi atau semangat para santri untuk mengikuti program pendidikan. Faktor pendukung eksternal yaitu dukungan dinas sosial dengan membantu memotivasi santri dan bantuan kesehatan. Adapun faktor penghambat internal yaitu dari santri lansia sendiri yang kesehatannya labil dan daya ingat yang berkurang. Serta faktor penghambat eksternal yaitu kurangnya dukungan dari keluarga karena kehawatiran terhadap mereka. Keyword: pendidikan, spiritual, lansia dan khusnul khatimah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG (JANGGEL) MENJADI JAMUR JANGGEL DI DESA SEDENG Hamidatun Nihayah
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.996 KB)

Abstract

Desa Sedeng yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani tidak sedikit yang memilih menanam jagung dibanding dengan menanam singkong. Biasanya jagung dijual setelah melalui proses penggilingan hingga terpisah antara bonggol dengan biji jagung. Setelah itu bonggol jagung (disebut juga janggel) biasanya hanya dibakar atau terkadang dimanfaatkan untuk bahan bakar memasak secara tradisional. Pada hal sebenarnya jika bonggol jagung dapat dimanfatkan dengan tepat akan bernilai tinggi. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai media pembuatan jamur janggel. Jamur janggel yang dihasilkan dapat dikonsumsi sendiri maupun dipasarkan. Berangkat dari permasalahan ini penulis berinisiatif melakukan pendampingan masyarakat desa sedeng kecamatan kanor kabupaten bojonegoro untuk Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung (Janggel) untuk pembuatan Jamur Janggel”. Pengabdian ini bertujuan sebagai pengetahuan dasar untuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang ada di desa Sedeng serta cara-cara untuk mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di desa tersebut. Pengabdian dalam bentuk pendampingan in, selain bermitra dengan kepala desa sedeng dan stafnya juga bermitra dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Adapun metode yang diterapkan dalam pengabdian ini dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah sebagai motivasi masyarakat agar lebih kreatif dalam berkarya melalui pemanfaatan barang-barang atau limbah di sekitar agar bernilai ekonomi yang mampu memacu ekonomi kreatif warga.
Baca Tulis Al Qur’an dengan Metode Jet Tempur di Madrasah Ibtidaiyah Matholiul Falah Payaman Ngraho Bojonegoro M. Romadlon Habibullah; Mukholidatul Musthofiah; Hamidatun Nihayah
Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA)
Publisher : Jurnal Riset Madrasah Ibtidaiyah (JURMIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.556 KB) | DOI: 10.32665/jurmia.v1i1.193

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakagi banyaknya anak yang belum mampu membaca al Qur’an dengan benar. Hal ini disebabkan karena anak zaman sekarang terbiasa menggunakan gadget daripada membaca al Qur’an. MI Matholiul Falah Payaman Ngraho Bojonegoro merupakan Madrasah yang memiliki program pembiasaan baca tulis al Qur’an hampir setiap hari dan Madrasah ini menggunakan metode yang berbeda daripada metode baca tulis al Qur’an yang diajarkan di berbagai instansi lainnya. fokus penelitian berkaitan tentang bagaimana proses pembelajaran baca tulis al Qur’an dengan metode jet tempur, faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. analisis data menggunakan reduksi data, penyadian data, verifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitiannya adalah (1) proses pembelajarannya dilaksanakan setiap hari selasa, kamis dan ahad. Di bagi menjadi 3 tingkatan pemula, lanjutan, dan tahfidz. Proses pembelajaran baca tulis al Qur’an dimulai dari membaca al Qur’an Membaca surat alfatihah dan surat-surat pendek sesuai dengan tingkatannya. Membaca materi yang ada di jet tempur sesuai tingkatannya, Menulis materi yang ada di jet tempur sesuai tingkatannya, (2) faktor pendukungnya adalah Kemampuan pendidik dalam menguasai materi, keaktifan peserta didik dalam pembelajaran, manajemen kelas. (3) faktor penghambatnya adalah kurangnya media pembelajaran, monotonnya pendidik dalam menyampaikan materi, kedisiplinan siswa.
Pedidikan Akhlak Di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Bendung Jetis Mojokerto Muhammad Romadlon Habibullah; Hamidatun Nihayah; Habibatul Imamah
AL-AUFA: JURNAL PENDIDIKAN DAN KAJIAN KEISLAMAN Vol. 2 No. 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36840/alaufa.v2i2.335

Abstract

Moral education is the spirit of Islamic religious education and achieving a perfect morality is the real goal of education. Moral education is important for humankind the importance of morals is not only in the life of the individual but also in living in the family and society, even in the life of dancing. Morals are the essence of life and make the difference between humans and animals. “Akhlak” is conscious guidance or leadership by educators of the educated is physical and spiritual development towards the formation of praiseworthy morals. The concept of moral education in Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum not stated directly in the vision and mission of the madrasah. However, moral education values ​​are, in the student code of ethics, for exemplary methods, habituation, lectures, and stories, as well as reward and punishment, implementation of moral education at MTs Madinatul Ulum Baureno Bojonegoro. They are teaching human resources, complete regulatory tools, hidden curriculum, religious culture facilities, and infrastructure that are sufficient to support moral education activities. Meanwhile, the inhibiting faktors for moral education at MTs Madinatul Ulum Baureno Bojonegoro consisted of internal faktors; Inconsistent and sustainable enforcement of rules, Limited time in Madrasa. External faktors; Family environment, community environment.