Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JUMLAH ALTERNATIF JAWABAN TES OBYEKTIF BENTUK PILIHAN GANDA TERHADAP RELIABILITAS,TINGKAT KESUKARAN DAN DAYA PEMBEDA Idrus Alwi
Faktor Exacta Vol 3, No 2 (2010): Faktor Exacta
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.792 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v3i2.19

Abstract

The purpose of this research was to examine the effect of the alternative numbers in a multiple choice test on reliability, level of difficulty and discriminatory power. The random technique was implemented to take the sample which consisted of the third year students of MTs N 7 Jakarta. The sample was 150 student. The data were collected through achievement test of mathematics. The one way analisys of variance was used to analyze the data. The result indicated that : (1) the alternative number in a multiple choice test had a significant effect on reliability of the test, (2) The alternative number in a multiple choice test had no significant effect on the level of difficulty, (3) but the alternative number in a multiple choice test had a significant effect on the discriminatory power. Keywords: alternative numbers, multiple choice, reliability
Perkembangan Terapi Sel Punca (Stem Cell) Pada Penyakit Jantung: Masa Kini dan Masa Depan Idrus Alwi
Medica Hospitalia : Journal of Clinical Medicine Vol. 1 No. 2 (2012): Med Hosp
Publisher : RSUP Dr. Kariadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (958.197 KB) | DOI: 10.36408/mhjcm.v1i2.47

Abstract

Penelitian terapi sel punca di dunia telah berkembang dengan pesat dalam beberapa dasa warsa terakhir, khususnya pada penyakit jantung seperti infark miokard akut, penyakit jantung koroner tahap akhir (PJTA) dan kardiomiopati. Di masa mendatang terapi sel punca dianggap sebagai batas akhir (final frontier) pengobatan berbagai penyakit. Oleh karena itu pengembangan terapi sel punca diharapkan dapat menjawab berbagai tantangan dalam tatalaksana berbagai penyakit secara mendasar. Indonesia merupakan salah satu pelopor terapi sel punca pada infark miokard akut di Asia Tenggara dan merupakan salah satu negara pertama di Asia selain Hongkong yang menggunakan alat NOGA untuk pemetaan (mapping) dan injeksi sel punca pada otot jantung melalui kateterisasi pada PJTA. Sel punca termasuk embryonic stem cells (ESC), cardiac stem cells (CSCs) dan induced pluripotent stem cells (iPSs) dapat mengalami diferensiasi menjadi kardiomiosit dan dapat mengembalikan fungsi kontraksi jantung. Sel tersebut juga dapat berdiferensiasi menjadi sel endotel, memicu pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis), mengembalikan sebagian sel otot jantung yang rusak menjadi tetap hidup, dan menghambat perluasan jaringan parut. Mekanisme lain terapi sel punca pada jantung yang saat ini banyak dianut adalah melalui efek parakrin. Terdapat beberapa metoda pemberian sel punca pada jantung yaitu intrakoroner, epikardial dan intravena. Penelitian di bidang kedokteran kardiovaskular regeneratif mengenai terapi sel punca akan terus berkembang di masa depan, termasuk mengenai jenis sel dan teknik terbaik pemberian sel punca.