Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIKAN POLITIK BERBASIS DESA ADAT BAGI KAUM PEREMPUAN DI DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Restini, Ni Ketut; Landrawan, I Wayan; Sari Adnyani, Ni Ketut
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 3 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i3.22170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Bagaimana proses pendidikan politik bagi kaum perempuan di desa Tigawasa ; (2) Untuk mengetahui bagaimana partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa sebelum dan sesudah diterapkan pendidikan politik ; (3) Untuk mengkaji bagaimana keberterimaan laki-laki terhadap partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah; Kepala desa dan stafnya, Prajuru desa adat, anggota masyarakat, kaum perempuan di desa Tigawasa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Bahwa proses pendidikan politik di desa Tigawasa relatif sudah berjalan dengan sangat baik. Proses pendidikan politik ini, berjalan melalui proses pendidikan formal yang diakui oleh masyarakat, khususnya para perempuan di desa Tigawasa. Kesadaran para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya, termasuk anak perempuan sudah relatif tinggi. Hal ini ditunjukan dengan terus meningkatnya tingkat pendidikan politik di masyarakat, proses pendidikan perempuan di desa Tigawasa di awali dari pendidikan di sekolah, keluarga, masyarakat dan di desa adat. (2) Bahwa partisipasi perempuan di desa Tigawasa sebelum adanya pendidikan politik relatif rendah, yaitu partisipasinya dalam kehidupan politik berkisar 30%. Setelah melalui pendidkan politik baik lewat pendidikan formal maupun informal, partisipasi perempuan di Tigawasa dalam kehidupan politik meningkat menjadi 75%. (3) Kaum laki-laki di desa Tigawasa sudah mengakui hak-hak kaum perempuan dalam partisipasinya di kegiatan politik seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menjadi anggota suatu partai politik atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contracting) dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen, dan mendukung bila nantinya akan ada perempuan yang menjadi pemimpin yang bisa membawa desa Tigawasa kearah yang lebih maju. Kata Kunci : Pendidikan politik, desa adat, kaum perempuan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENTS (TGT) BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn DAN SIKAP SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII C DI SMP N 3 SINGARAJA ., Ira Octaviyani; ., Drs. Dewa Bagus Sanjaya,M.Si; ., Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 3 (2014): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i3.4698

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan LKS dalam meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas VIII C di SMP N 3 Singaraja, (2) Untuk mengetahui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan LKS dalam mata pelajaran PKn untuk meningkatkan sikap sosial siswa kelas VIII C di SMP N 3 Singaraja, (3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi dalam pelajaran PKn dengan model pembelajaran kooperatif tipe Times Games Tournaments (TGT) dengan berbantuan LKS. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, dimana peneliti sebagai guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan penelitian, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP N 3 Singaraja dengan jumlah siswa 35 orang. Data hasil belajar dan sikap sosial dianalisis secara deskriptif kuantitatif kemudian dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Hasil peneliti menunjukkan bahwa: (1) terjadi peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas VIII C SMP N 3 Singaraja. Pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar PKn sebesar 66,97%. Sedangkan pada siklus II rata-rata hasil belajar PKn siswa sebesar 77,22%. (2) untuk sikap sosial siswa terhadap implementasi model pembelajaran kooperatif tipe Times Games Tournaments (TGT) berbantuan LKS pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 68,56%, sedangkan pada siklus II diperoleh rata-rata sebesar 84,89% dengan kategori positif. Kata Kunci : Kata Kunci : Model Pembelajaran Teams Games Tournaments (TGT), Hasil Belajar PKn dan Sikap Sosial siswa. ABSTRACT The parposes of this study were : (1) to find out the implementation of Teams Games Tournaments (TGT) learning assisted with student’s worksheet in increasing the student’s learning result in citizenship for the VIII grade student’s at SMP N 3 Singaraja, (2) To find out the implementation of the cooperative learning type of Teams Games Tournaments (TGT) assisted with stident’s worksheet to increase the student’s social behavior for VIII grade students at SMP N 3 Singaraja, (3) To find out the difficulties face in implementing Teams Games Tournaments (TGT) learning assisted with student’s worksheet in citizenship. This study was a classroom action rescarch wish was done in two cycles, where the rescharcer acted as the teacher in the teaching and learning process. Every cyclesconsisted of the planning, action, observation, and reflection. The subject of this study was the students in VIII C class at SMP N 3 Singaraja with 35 students consisted in one class. The data if the student’s learning result and social behavior was analyzed with the descriptive quantitative method and then the result would be submitted with questionnaire. The result of the study showed that : (1) the result of the students’ learning for the VIII C students at SMP N 3 Singaraja had increased. In cycle I the average of the students’ learning result in citizenship was 66,97%. Meanwhile, in cycle II the average of the students’ result in citizenship was 77,22%, (2) the average of the students’ social behavior on the implementation of the cooperative learning model of Teams Games Tournaments (TGT) assisted with student’s worksheet in cycle I was 68,59%, while the average of the students’ social behavior in cycle II was 84,89% with positive category. keyword : Keywords : Learning model Teams Games Tournaments (TGT), outcomes civics and social attitudes of students
PENERAPAN MODEL TANDUR DALAM PEMBELAJARAN PKN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X4 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Yanti, Ni Putu Mira Kusuma; adnyani, Ni Ketut Sari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20783

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X4 SMA Laboraorium Undiksha semester genap tahun pelajaran 2016/2017 melalui penerapan model pembelajaran TANDUR dalam proses pembelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 (dua) kali siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X4 SMA Laboratorium Undiksha Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 27 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes dan wawancara. Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Pada siklus I nilai rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 54.11 dengan standar deviasi sebesar 5,32. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata sebesar 61.48 dengan standar deviasi sebesar 4.65. (2) Untuk hasil belajar siswa yang diperoleh pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 74.63 dan ketuntasan klasikal sebesar 59.26%, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 84.81, dan ketuntasan klasikal 88.89%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TANDUR mampu meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar siswa kelas X4 SMA Laboratorium Undiksha. Kata Kunci: Model Pembelajaran Tandur, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar.  Abstract This study aims to improve the activity and learning outcomes of students of class X4 SMA Laboraorium Undiksha even semester of the academic year 2016/2017 through the implementation of learning model TANDUR in the process of learning PPKn. This research is a classroom action research conducted in 2 (two) cycles. The subjects of this study were students of class X4 SMA Undiksha Laboratory of Lessons Year 2016/2017 which amounted to 27 people. Data were collected through observation, tests and interviews. The data obtained are then analyzed by using descriptive statistical analysis and qualitative descriptive analysis. The results of this study indicate that: (1) In the first cycle the average value of student learning activity amounted to 54.11 with a standard deviation of 5.32. While in cycle II the average value of 61.48 with a standard deviation of 4.65. (2) For the learning result of students obtained in the first cycle the average score of student learning outcomes is 74.63 and the classical completeness is 59.26%, whereas in cycle II the average score of student learning outcomes is 84.81, and 88.89% classical completeness. From the result, it can be concluded that the implementation of TANDUR learning model can improve the activity and learning outcomes of students of grade X4 SMA Undiksha Laboratory. Keywords: Learning Model of Tandur, Learning Activity, Learning Outcomes.
PENGEMBANGAN SIKAP DISIPLIN DAN SIKAP KEPEMIMPINAN PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN OSIS DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., Ida Ayu Putu Sri Utari; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd; ., Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui pengembangan sikap disiplin peserta didik melalui kegiatan OSIS di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) Mengetahui pengembangan sikap kepemimpinan peserta didik melalui kegiatan OSIS di SMK Negeri 1 Singaraja; (3) Mengetahui kendala – kendala yang dihadapi dalam pengembangan sikap disiplin dan sikap kepemimpinan peserta didik melalui kegiatan OSIS di SMK Negeri 1 Singaraja, serta alternatif penyelesaian masalahnya. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian adalah pengurus OSIS kelas X, XI, dan XII. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan teknik Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Di SMK Negeri 1 Singaraja terdapat kegiatan OSIS yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan sikap disiplin peserta didik dalam upaya untuk pembentukan sikap yang berkarakter; (2) Di SMK Negeri 1 Singaraja terdapat kegiatan OSIS yang memiliki relevansi dengan pengembangan sikap kepemimpinan peserta didik melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa; (3) Terdapat berbagai kendala-kendala yang ditemui dalam pelaksanaan kegiatan OSIS di SMK Negeri 1 Singaraja sehingga pelaksanaan kegiatan OSIS menjadi terganggu, namun dengan adanya tata tertib sebagai acuan siswa untuk mengurangi pelanggaran yang dilakukan dan bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat, pembinaan yang intensif dan secara berkala bagi peserta didik, dan melakukan sosialiasi menyeluruh kepada setiap siswa termasuk pengurus OSIS untuk memberikan pemahaman bahwa OSIS sebagai organisasi yang sah di sekolah dan bukan organisasi yang bersifat ilegal. Sehingga OSIS perlu dihargai dan dihormati oleh siswa lainnya serta OSIS berperan penting untuk kemajuan sekolah.Kata Kunci : Sikap Disiplin, Sikap Kepemimpinan, OSIS This research was aimed: (1) to finding out the role of OSIS activity in students’ discipline attitude development at SMK Negeri 1 Singaraja; (2) to finding out the role of OSIS activity in students’ leadership attitude development at SMK Negeri 1 Singaraja; (3) to finding out the students’ problems faced on the role of OSIS activity in students’ discipline attitude development and students’ leadership attitude development at SMK Negeri 1 Singaraja with the problem solved alternative. This research used field research. This research located at SMK Negeri 1 Singaraja. The subject of this research was OSIS board in X, XI, and XII class. The sample was taken with random sampling technique. The research instruments were used by observation, interview, and documentation method. The data was analyzed used by descriptive qualitative analysis. The result of the research showed: (1) there were character formation attitude in the OSIS activity which had role in students’ discipline attitude development at SMK Negeri 1 Singaraja; (2) there were students’ leadership basis practice in the OSIS activity which had role in students’ leadership attitude development at SMK Negeri 1 Singaraja; (3) there were various problems in the implementation of OSIS activity with the result that disturbed the OSIS activity, however, in the manner of the role as a references of the students to minimized the infraction and be responsible to the students’ mistake, the intensive founding and done the comprehending socialization to whole of the students included the OSIS to conferred the comprehension that OSIS as a valid organization in the school with the result that OSIS need to care and respect by the other students along with OSIS have an importance role to school advancement. keyword : Discipline attitude, Leadership attitude, OSIS
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SERTIFIKASI GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU PKn DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Putu Krisna Priandari; ., Drs. I Wayan Kertih,M.Pd; ., Ni Ketut Sari Adnyani, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7435

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui bagaimana implementasi program sertifikasi guru pada guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PKn terhadap profesionalisme guru dengan adanya implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja; dan (3) menganalisis solusi terhadap permasalahan yang di hadapi guru PKn sehubungan dengan profesionalisme guru di SMK Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah para guru PKn yang sudah bersertifikasi yang berjumlah 3 (tiga) orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja sudah berjalan dengan baik dimana sertifikasi berpengaruh terhadap sikap profesionalisme guru PKn yang tercermin dari adanya peningkatan kinerja guru; (2) kendala yang dihadapi guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu penyediaan fasilitas pendidikan yang masih terbatas seperti LCD; masalah terhadap administrasi penilaian siswa sebagai implikasi dari penerapan kurikulum 2013. (3) analisis solusi terhadap kendala yang terjadi yaitu : sekolah dapat mengupayakan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai dan relevan dengan pembelajaran terkini secara bertahap melalui perencanaan, pengeloalaan dan pemanfaatan dana yang tersedia, baik dari swadaya atau subsidi pemerintah; penyediaan tenaga TI professional untuk memberikan pelatihan guna membantu guru yang masih kesulitan mengerjakan administrasi penilaian siswa karena kendala pengoprasian ICT; perlunya pengaturan intensitas pertemuan MGMP PKn secara rutin, guna membangun komunikasi yang efektif antar guru mata pelajaran PKn. Kata Kunci : Guru PKn, Program Sertifikasi Guru, Profesionalisme Guru The aims of this study are: (1) to find out how the implementation of the teacher certification program to the Civics teachers at SMK Negeri 1 Singaraja; (2) to identify the constraints faced by Civic teachers toward teacher professionalism with the implementation of teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja; and (3) analyze the solutions to the problems that the Civic teachers often found in the relation of teachers professionalism at SMK Negeri 1 Singaraja This research was conducted at SMK Negeri 1 Singaraja. The subjects of this research were 3 Civics teachers who are already certified. This study used observation, interview, and record-keeping when collecting the data, and then the data were analyzed descriptively. This study found that; (1) the implementation of the teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja has been done well and the certification is affecting the Civics teacher professionalism which reflected in the improvement of teacher performance; (2) the problems that Civics teacher at SMK Negeri 1 Singaraja often faced is the educational facilities supplies that are still limited such as the LCD and the administration of student assessments problems as the affect of the implementation of the 2013 curriculum. (3) The Solution to problems that occur are: the school should be able to plan and manage the school budget either from governmental or government subsidies for gradually fulfilling the supply of educational facilities which relevant with the recent learning program; The provision of professionals IT to provide training for helping the teachers who are still working on the administration of student assessments difficulties because of the application of ICT program; the management of regular meeting of the Civics MGMPs, in order to establish effective communication among teachers of Civics. keyword : Civics Teacher, Teacher Certification Program, Teacher Professionalism
Sertifikasi Tanah Ayahan Desa dalam Mempertahankan Omset Desa & Pengaruhnya terhadap Swadaya Masyarakat dalam Pembangunan Adnyani, Ni Ketut Sari
Pandecta Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Izin penyertifikatan tanah ayahan desa akan memberikan dampak yang sangat besar bagi perubahan swadaya masyarakat dan pelaksanaan pembangunan desa ke depan. Apalagi penyertifikatan tanah ayahan desa ini merupakan muara dari pencerahan. Juga merupakan upaya pembenahan struktur dan taraf kesejahteraan warga masyarakat, dengan mengoptimalkan potensi sumberdaya desa yang dimiliki untuk diakomodasi sehingga dapat dijadikan pemasukan bagi pendapatan desa. Berlakunya UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah memberikan landasan hukum yang pasti bagi desa yang tersebar di wilayah Indonesia untuk mengaktualisasikan diri dalam berkreasi mengelola SDA dan SDM yang dimiliki sehingga bisa bermanfaat bagi pengembangan kemajuan desa terkait. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisi dasar penyertifikatan tanah ayahan desa dan implikasinya terhadap swadaya masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Tianyar Timur Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pendelegasian kewenangan dari pusat ke daerah lewat otonomi, daerah memiliki wewenang dalam menyelenggarakan pembangunan daerah berdasarkan kemampuan yang dimiliki; Selain itu, penyertifikatan tanah ayahan desa berimplikasi bagi pembenahan tatanan pemerintahan desa. Permission certifying Ayahan Village land will give a huge impact to change organizations, and implementation of rural development in the future. Moreover certifying Ayahan land of this village is the estuary of the enlightenment. It is also an effort to revamp the structure and the level of welfare of citizens, by optimizing the potential resources owned by the village to be accommodated so that it can be used as income to the income of the village. The enactment of Law No.32 Year 2004 on Regional Government has given a definite legal basis for the villages which are spread throughout Indonesia to actualize themselves in the creative management of natural resources and human resources that could be useful for the development of rural progress related. This study aimed at the basis of certifying land menganilisi ayahan village and its implications for organizations in rural development in the Village of East Tianyar Kubu district of Karangasem regency. The results of this study indicate that the delegation of authority from the center to the regions through the autonomous regions have the authority in carrying out local development based on capabilities; Furthermore, certifying ayahan rural land reform has implications for village governance structure.
TINJAUAN YURIDIS SAHNYA JUAL BELI HAK MILIK ATAS TANAH MENURUT HUKUM ADAT DAN UNDANG-UNDANG POKOK AGRARIA (UUPA) DI KABUPATEN KARANGASEM Sari Adnyani, Ni Ketut
Media Komunikasi FPIPS Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkfis.v12i1.1820

Abstract

Kabupaten Karangasem memiliki wilayah geografis yang didominasi oleh     fisiografi perbukitan secara keseluruhan terbagi atas 2 zona kawasan, yaitu zona     utara yang merupakan kawasan Pegunungan Abang, dan zona selatan yaitu     Pegunungan Agung. Zona tengah yaitu daratan yang terbagi atas 8 wilayah     kecamatan, yaitu: Rendang, Selat, Sidemen, Bebandem, Manggis, Karangasem,     Abang dan Kubu. Mengingat pentingnya tanah bagi kehidupan manusia, maka     sudah sewajarnya peraturan mengenai pertanahan di Kabupaten Karangasem     khususnya diatur sedemikian rupa, sehingga dapat meminimalkan timbulnya     permasalahan di bidang pertanahan. Dengan digunakannya Hukum Adat sebagai     landasan dari pembentukan Hukum Agraria, maka akan menunjang kelanggengan     keberlakuan Hukum Adat. Menurut Undang-Undang Pokok Agraria, bahwa jual     beli hak milik atas tanah adalah didasarkan pula atas Hukum Adat yaitu merupakan     suatu perbuatan hukum yang mana pihak penjual menyerahkan tanah yang dijual     kepada pembeli untuk selama-lamanya (Penyerahan Yuridis). Adapun tujuan     penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan prosedur pemindahan hak milik     atas tanah karena perjanjian jual beli menurut UUPA, (2) mengungkapkan akibat     hukum daripada jual beli hak milik atas tanah menurut Hukum Adat. Bentuk data     dalam penelitian ini yaitu berbentuk informasi, baik yang berasal dari dokumen     maupun responden. Cara pengumpulan datanya adalah melalui data pustaka dan     data empiris. Responden dalam penelitian ini adalah para pejabat pembuat akta     tanah/PPAT yaitu Notaris di Kabupaten Karangasem. Lokasi Penelitian di tetapkan     di Kantor Badan Pertanahan dan Kantor PPAT Kabupaten Karangasem. Analisa     data penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat berupa pemindahan     hak milik atas tanah diatur dengan Peraturan Pemerintah. Prosedur pelaksanaan     jual beli hak milik atas tanah yang sudah dibukukan atau yang sudah terdaftar pada     kantor pertanahan dan akibat hukum yang ditimbulkan (1) hak dan kewajiban     pihak pembeli dan penjual dan (2) beralihnya hak milik atas tanah ke tangan     pembeli.    
Bentuk Perkawinan Matriarki Masyarakat Hindu Bali Ditinjau dari Perspektif Gender dalam Hukum Adnyani, Ketut Sari
Pandecta: Research Law Journal Vol 11, No 1 (2016): Pandecta : Research Law Journal
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pandecta.v11i1.5037

Abstract

Dalam adat Hindu Bali, perkawinan umumnya dilakukan melalui upacara keagamaan yang disebut mekala-kalaan yang dipimpin Pinandita. Hal ini selaras dengan ketentuan pada Pasal 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Dalam hukum adat ditegaskan bahwa sistem perkawinan nyentana yang diidentikkan dengan bentuk perkawinan matriarki secara realita mengacu ke arah sistem pewarisan lempeng ke purusa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di tengah bentuk perkawinan matriarki yang berkembang, pada kenyataannya masyarakat Bali masih menganut bentuk perkawinan patriarki. dengan sistem pewarisan purusa yang selama ini berlaku, namun diperlukan model formulasi bentuk perkawinan parental (Pada Gelahang) sebagai sebuah alternatif kebijakan di bidang perkawinan yang mempertimbangkan aspek keseimbangan perlakuan terhadap kedua belah pihak baik purusa (laki-laki) maupun predana (perempuan).In Hindu Bali customs, marriage is generally done through a religious ceremony called Mekala kalaan led Pinandita. This is consistent with the provisions of Article 2 of Law No. 1 of 1974 on Marriage. In customary law asserted that the married system nyentana identified with forms of marriage matriarki in reality refers to the direction of the inheritance system plates to Purusa. The results of this study showed that in the middle of matriarki growing form of marriage, in fact Balinese people still embrace patriarchal forms of marriage. with Purusa inheritance system which has been in force, but they take the model formulation parental forms of marriage (In Gelahang) as an alternative policy in the field of marriage is to consider aspects of the treatment of the balance of the two sides both purusa (male) and Predana (female).
Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa Adnyani, Ni Ketut Sari
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 47, No 2-3 (2014): Oktober, 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.736 KB) | DOI: 10.23887/jppundiksha.v47i2-3.4863

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan motivasi mahasiswa Semester I Jurusan PPKn Undiksha melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) pada perkuliahan Pengantar Hukum Indonesia (PHI). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester I Jurusan PPKn Undiksha Tahun Ajaran 2012/2013 dengan jumlah mahasiswa 18 orang. Objek penelitian adalah motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata motivasi belajar mahasiswa pada siklus I dan II masing-masing sebesar 4,38 dengan kategori cukup aktif dan 5,86 dengan kategori sangat aktif. Skor rata-rata hasil belajar mahasiswa pada siklus I sebesar 76,06 dan ketuntasan klasikal 97,22%  serta pada siklus II skor rata-rata hasil belajar mahasiswa 81,41 dan ketuntasan klasikal 100%. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada mata kuliah Pengantar Hukum Indonesia dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa. Kata-kata Kunci: hasil belajar, motivasi belajar, pembelajaran berbasis masalah
IMPROVING THE QUALITY OF HANDICRAFT PRODUCTS OF ENDEK WEAVING FROM DESIGN DIMENSIONS AND PRODUCTION PROCESSES TO SUPPORT THE CONSUMER PURCHASE DECISIONS AND THE EFFECT ON THE EXISTENCE OF RURAL CREATIVE INDUSTRIES Adnyani, Ni Ketut Sari
International Journal of Social Science and Business Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.892 KB) | DOI: 10.23887/ijssb.v1i4.12114

Abstract

Abstract- Background of this research is to know: (1) design pattern and production process developed by weaving SMEs in Gelgel and Sampalan Village; (2) the carrying capacity of product quality to the consumers decision to conduct buying activity; (3) The existence of weaving SMEs with strategies in production and management. The effectiveness of the development of endek endek handicraft business should deserve important attention to be productive so that it succeeds in increasing production capacity and business management. Methods and design of research in the form of integrated simulation system modeling design, The influence of all forms of potential arrangement of hand crafted endek belt weaving with environmentally friendly way. The result of the research, design pattern and production process developed by weaving SMEs in Gelgel and Sampalan Village continue to be developed and successfully applied some computer design innovation which offer different style with other craftsman including production process always have monitoring by weaving owner to keep product quality starting from the beginning up to the finishing stage. The high market demand is supported from one of them due to the quality of the products produced by weaving in Gelgel and Sampalan region. Strategies in the field of production and management have a significant influence on the increase in activity penjulan and existence of a company that became known by consumers of endek cloth lovers.Keywords: Endek, Gelgel, quality, management, improvement, craftsman, production, ikat, Sampalan. 
Co-Authors ., Ida Ayu Putu Sri Utari ., Ni Putu Krisna Priandari Agus Sujana, Komang Ardhya, Si Ngurah Ardya, Si Ngurah Asrini, Ni Kadek Putus Atmaja, Gede Marhaendra Wija Ayu Eka Agustini, Dewa Berliana Mawarni, Komang Febri Dantes, Ni Komang Febrinayanti Dewa Gede Sudika Mangku Dewi, Anak Agung Istri Ari Atu Drs. Dewa Bagus Sanjaya,M.Si . Drs. I Wayan Kertih,M.Pd ., Drs. I Wayan Kertih,M.Pd Eka Agustini , Dewa Ayu Elly Herliyani Fadillah, Nazarina Fajar Bukit Purnama, Ida Bagus Kade Febrinayanti Dantes, Komang Febriyanti Dantes, Komang Frisma Indra Prastya, Komang Hadi Parwanta, Kadek Martha Handini, Selli Hartono, Made Sugi Hutasoit, Beatrix I Gede Yudi Wisnawa I Gusti Ayu Purnamawati I Gusti Ayu Purnamawati I KETUT SUDANTRA I Wayan Budiarta I WAYAN WINDIA Ira Octaviyani . Jayanti Ningrat, Kadek Ayuni Jima, Selviana Juliasih, Ni Wayan Ketut Sudiatmaka Lailatul Fajriah, Anis Laksmi Brata, Desak Landrawan, I Wayan Mandriani, Ni Nyoman Mandriani, Ni Nyoman Mangku, Dewa Gede Mas Adipa Putra, Putu Eka Ni Luh Gede Erni Sulindawati NI NYOMAN SUKERTI Ni Putu Rai Yuliartini Ni Wayan Sukerti Pastika Jaya, Ketut Pranata Kusuma, Kadek Agus Prisilia Eka Trisna, Putu Diana Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd . Puspa Ariawan, Gede Adi Putra Permana, Hadi Putra, G. Aditya Nugraha Putu Utari Praba, Dewa Ayu Putus Asrini, Ni Kadek Rahma Gayatri, Ni Kadek Diah Rama Laksana, Dewa Agung Budi Ratna Artha Windari Restini, Ni Ketut Sugi Hartono, Made Sukma Devi, I.G.A.Meta Sumarni, Kadek Tia Yuliastari, Kadek Tria Anggreni, Komang Triandhi Mayuda Putra, I Komang Gede Ventari Kusumawati, Ni Putu Monika Wija Atmaja, Gede Marhaendra Yana Saputra, Putu Agus Yanti, Ni Putu Mira Kusuma Yudha Putra, Ida Bagus Putu Yudistira Mahadi Putra, Kadek Agus Yustisia Dewi, Ni Luh Putu Wahyuni