Dhona Afriza
Department of Oral Medicine Faculty of Dentistry Baiturrahmah University Padang 25176

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU IBU TERHADAP KEBIASAAN MENYIKAT GIGI ANAK Zia, Hanim Khalida; Nurhamidah, Nurhamidah; Afriza, Dhona
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 1, Juni 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.679 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.51

Abstract

Peran orang tua terutama ibu, sangat berpengaruh dalam pemeliharaan kesehatan dan kebersihan gigi anak. Pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap kesehatan gigi akan menentukan status kesehatan gigi anak kelak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan perilaku ibu terhadap kebiasaan menyikat gigi pada murid kelas 1 di SDN 02 Ulak Karang Kota Padang. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional. Cara pengambilan sampel dengan conservative sampling yaitu 36 orang ibu beserta anaknya. Hasil penelitian menunjukkan 52,8% murid kelas 1 SDN 02 Ulak Karang Kota Padang sering menyikat gigi, sedangkan 47,2% lagi jarang menyikat gigi. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kebiasaan menyikat gigi anaknya (p = 0,000). Antara perilaku ibu dengan kebiasaan menyikat gigi anaknya juga memiliki hubungan signifikan (p = 0,007). Namun tidak terdapat hubungan antara sikap ibu dengan kebiasaan menyikat gigi anaknya (p = 0,101). Dari hasil penelitian sebagian besar responden sudah mengetahui cara memelihara kesehatan gigi dan mulut anak, aplikasinya dalam hal tindakan pemeliharaan juga sudah baik, tetapi sikap yang ditunjukkan responden dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak masih kurang.
The effect of inhaling mercury (Hg) on the hepar cells and the role of green tea extract as antioxidant Afriza, Dhona
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 23, No 3 (2011): November
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2074.267 KB) | DOI: 10.24198/pjd.vol23no3.14028

Abstract

This research aimed to identify the effect of inhaling mercury on the hepar cells of white mice and the role of green tea extract as an antioxidant on such hepar cells having exposed to mercury histopathologically. It was an experimental research by using 48 male white mice (Mus musculus) as the sample. The sample was divided into 8 groups i.e.: A, B, C, and D, which were given treatment for 3 and 6 weeks. Each group consisted of 6 mice. A group was a negative control which did not get any treatment. Group B as a positive control group was exposed to mercury. Group C was exposed to mercury and was given green tea extract at dosage 0.52 mg/20 gr of body weight. Group D was exposed by mercury and was given green tea extract at dosage 1.04 mg/ 20 gr of body weight. All white mice in the group B, C, and D were exposed to mercury through inhalation for 4 hours daily. To identified the effect of mercury, the hepar cells in all 4 groups were examined at the 3rd and 6th week by making histopathologic preparation in the Histopathology Laboratory Faculty of Medicine Universitas Andalas. Then, the preparation was examined through Binocular Light Microscope in ordered to see the deficient occurred. The data obtained were analyzed by ANOVA method and independent T-test with confidence level = 95%. It was revealed that the hepar cells that were being exposed to mercury regularly were being degenerates. Then, the amount of green tea extract given reduces the degeneration occurred.
HUBUNGAN MEROKOK DENGAN MELANOSIS PEROKOK DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT BAITURRAHMAH Triza, Yegie; Afriza, Dhona
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.042 KB) | DOI: 10.33854/JBDjbd.3

Abstract

World Health Organization telah menetapkan bahwa tanggal 31 Mei sebagai hari bebas tembakau sedunia. Hal ini menunjukan semakin meningkatnya perhatian dunia terhadap akibat negatif rokok bagi kesehatan dan kesejahteraan manusia. Merokok adalah membakar tembakau yang kemudian dihisap asapnya baik menggunakan rokok maupun pipa. Salah satu akibat negatif dari kebiasaan merokok yang terjadi di rongga mulut adalah melanosis merokok. Melanosis terjadi akibat pengendapan melanin dalam lapisan epithelium mukosa mulut. Gambaran klinis yang terlihat pada melanosis perokok menunjukan adanya bercak coklat difus yang berukuran beberapa sentimeter terdapat pada gingiva anterior mandibula dan mukosa mulut. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik yang menggunakan desain case control yang di lakukan di RSGM Baiturrahmah. Penelitian ini dilakukan pada sampel 80 orang yang diambil secara acak yang terdiri dari 40 pasien perokok dan 40 pasien tidak perokok sebagai pengontrol. Hasil penelitian didapatkan bahwa melanosis perokok lebih banyak ditemukan pada responden perokok dibandingkan responden tidak perokok