Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

SISTEM IDENTIFIKASI KATEGORI WEBSITE DENGAN METODE PEMBOBOTAN TF-IDF DAN METODE DECISION TREE Rachmat C, Antonius; Ashari, Ahmad
Proceedings of KNASTIK 2009
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makin bertambahnya website yang bermunculan di Internet, membuat pengguna kadang mengalami kesulitanuntuk mencari website yang benar-benar tepat berisi topik dan kategori yang sesuai dengan yang diinginkan. Hal ini seringdihadapi oleh pengguna yang baru saja mengenal dunia Internet. Maka dari itu muncul kebutuhan untuk mengkategorikanwebsite berdasarkan kategori tertentu. Kumpulan kata dalam suatu halaman web dapat dianggap sebagai suatu basis datayang membutuhkan pemrosesan yang cukup kompleks agar dapat mengambil informasi-informasi penting di dalamnya.Pada penelitian ini dikembangkan sebuah aplikasi yang diharapkan mampu mengambil informasi yangtersembunyi di dalam kata-kata yang ada pada suatu halaman website tertentu, sehingga dapat digunakan untukmengkategorikan halaman website tersebut ke dalam kategori-kategori yang sudah ditentukan sebelumnya. Aplikasi inimenggunakan metode-metode text mining untuk menganalisa halaman website tertentu. Tahapan proses pembelajarannyaadalah tahap tokenisasi, penghapusan kata-kata umum dengan menggunakan stop word list, dan stemming. Setelah itudilakukan pembobotan tingkat kepentingan kata-kata dengan metode TF-IDF, dan akhirnya dilakukan klasifikasi denganmetode Decision Tree.Dengan selesainya penelitian ini dihasilkan suatu aplikasi server dan client yang mampu menganalisa halamanwebsite tertentu dan mengkategorikan halaman tersebut sesuai dengan kategori tertentu berdasarkan data pembelajaran yangsudah dilakukan sebelumnya.
IMPLEMENTASI ANNOTEA CLIENT BERBASIS WEB UNTUK MENGATASI ATURAN SAME ORIGIN POLICY Raharjo, Willy Sudiarto; Ashari, Ahmad
Proceedings of KNASTIK 2009
Publisher : Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek Annotea adalah salah satu contoh demonstrasi konsep Semantic Web yang sedang dibangun oleh TimBerners-Lee tentang konsep kolaborasi dengan memanfaatkan anotasi web berbasikan pada shared metadata. Namun sampaidengan saat ini, minimnya implementasi Annotea Client yang ada membuat proyek Annotea menjadi kurang berkembang.Sebagian besar dari implementasi Annotea Client yang ada juga membutuhkan keahlian khusus dari pengguna ataumengharuskan pengguna untuk menginstall aplikasi tersebut didalam sistem komputer mereka. Selain itu adanya hambatandari aturan Same Origin Policy yang membuat implementasi Annotea Client berbasis web sangatlah jarang.Pada penelitian ini dikembangkan sebuah implementasi Annotea Client berbasis web yang mampu melakukanoperasi-operasi dasar sesuai dengan spesifikasi protokol Annotea sekaligus mampu mengatasi permasalahan yangditimbulkan akibat adanya aturan Same Origin Policy sebagai konsekuensi aplikasi berbasis web.Sistem sudah mampu mengatasi masalah yang ditimbulkan akibat aturan Same Origin Policy dengan melakukanproses transformasi dengan memanfaatkan XSLT dan penggunaan query string pada URL.
DESAIN MODEL SPESIFIKASI AKSES PENGGUNA DI LINGKUNGAN JARINGAN BERKECEPATAN RENDAH Wardani, Ratna; Soesianto, F; Nugroho, Lukito Edi; Ashari, Ahmad
Jurnal Informatika Vol 4, No 1: January 2010
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.425 KB)

Abstract

The Internet has the potential to provide universal and easy access to the various types of information services on a single multi-service, but unreliable quality connection can sometime prevent access to the Internet altogether. There are many efforts have been started to resolve the Internet access problem. The main idea behind them is to provide a set of objective parameters that can be used to compare and negotiate in a network. Relatively little emphasis has been put on issues concerning end users, especially on the relationship of user perception and Quality of Service parameters.  In order to implement Quality of Service schemes successfully, users must be taken into account to establish users´ subjective perceptions of Quality of Service.This paper is concerned to the study of mechanism of providing Quality of Service specification for Internet access in low-quality connection. We propose the conceptual model for the specification of user access and allow the users to specify their subjective preferences through the Quality of Service parameters. This model provides the alternative option for user access if resource availability in the system is limited. The user is given opportunity to define their access and determine the parameter for each application which they are chosen. The system will check the resource availability and then compare to the user preferences. In the case resource availability is lower than user preferences, the system can exchange to another option as determined by user requirements.
PENERAPAN TEKNOLOGI RIA UNTUK MEMBANGUN APLIKASI WEB DENGAN PENGAKSESAN REALTIME (Studi Kasus : Pemesanan Handphone Online) Noviyanto, Fiftin; Ashari, Ahmad
Jurnal Informatika Vol 5, No 1: January 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (23.425 KB)

Abstract

Today Web technology allow web visitor to interact fully to web based system. The interaction accessibility development aims to make it more attractive and make visitor easier in system usage.  One of advantages of web based application is easiness in accessing data that not limited to place and time, while its disadvantage is waiting time for processing user request, so more time process in web application called then required waiting time is more. It is different from desktop based application that require application installation in computer used to access data, however, it has advantage in execution process of real-time instruction, without requiring data access waiting time to server. This  research has succeeded in applying RIA technology to build web with instruction response capability same as desktop application in case study of cellular phone reservation. Built system included catalog presentation, filterization, comparation, shopping basket and reservation process. Built application consisted of some layers including data alter as reservation system data storage, presentation later to present product and control layer to manage instruction response.
Learning from the Case Studies, How Global Software Development Process is executed in an Agile Method Environment Ferdiana, Ridi; Nugroho, Lukito Edi; Santoso, Paulus Insap; Ashari, Ahmad
Jurnal Buana Informatika Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.91 KB)

Abstract

Abstrak. Belajar dari Studi Kasus, Bagaimana Proses Pengembangan Perangkat Lunak Global Dieksekusi Pada Lingkungan Metode Agile. Tantangan terbesar dalam Software Development Global (GSD) adalah efisiensi waktu untuk mengembangkan. GSD menyediakan panduan untuk menggunakan proses bersama dengan muka seperti proses metode analisis terpadu atau metode air terjun. Meskipun, itu memberikan manfaat melalui dokumentasi yang komprehensif dan kejelasan, ia memberikan menghambat organisasi yang ingin menggunakan GSD tetapi dalam terburu-buru. Metode Agile mengklaim efisien dan pendekatan yang efektif untuk pengembangan perangkat lunak. Makalah ini laporan tentang bagaimana organisasi menggabungkan proses GSD dengan metode tangkas seperti eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (UP Agile), Pengembangan Fitur Driven (FDD), dan Microsoft Solusi Kerangka Agile (MSF Agile). Makalah ini menggunakan studi kasus untuk mendapatkan pengalaman organisasi dan menjelaskan praktek yang berguna untuk organisasi yang ingin menerapkan GSD dengan metode tangkas. Kata Kunci: Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak, Agile, GSD Abstract. The biggest challenge in Global Software Development (GSD) is the efficiency of time to develop. GSD provides a guidance to use the process along with up-front analysis method like unified process or waterfall method. Although, it gives a benefit through comprehensive documentation and its clearness, it gives inhibits the organization which wants use GSD but in a rush. Agile methods claim an efficient and the effective approach to software development. This paper reports on how organizations combine the GSD process with agile methods like eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (Agile UP), Feature Driven Development (FDD), and Microsoft Solution Framework Agile (MSF Agile). The paper uses case study to get organization experiences and describe useful practices for the organization that want to implement GSD with an agile method. Keywords: Software Development Lifecycle, Agile, GSD
USER STORY SOFTWARE ESTIMATION:A SIMPLIFICATION OF SOFTWARE ESTIMATION MODEL WITH DISTRIBUTED EXTREME PROGRAMMING ESTIMATION TECHNIQUE Ferdiana, Ridi; Santoso, Paulus Insap; Nugroho, Lukito Edi; Ashari, Ahmad
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 9, No 1, Januari 2011
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.5 KB) | DOI: 10.12962/j24068535.v9i1.a67

Abstract

Software estimation is an area of software engineering concerned with the identification, classification and measurement of features of software that affect the cost of developing and sustaining computer programs [19]. Measuring the software through software estimation has purpose to know the complexity of the software, estimate the human resources, and get better visibility of execution and process model. There is a lot of software estimation that work sufficiently in certain conditions or step in software engineering for example measuring line of codes, function point, COCOMO, or use case points. This paper proposes another estimation technique called Distributed eXtreme Programming Estimation (DXP Estimation). DXP estimation provides a basic technique for the team that using eXtreme Programming method in onsite or distributed development. According to writer knowledge this is a first estimation technique that applied into agile method in eXtreme Programming.
PERSONALIZATION SISTEM E-LEARNING BERBASIS ONTOLOGY Bernard Renaldy Suteja; Suryo Guritno; Retantyo Wardoyo; Ahmad Ashari
Makara Journal of Science Vol 14, No 2 (2010): November
Publisher : Directorate of Research and Community Engagement, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Personalization of Ontology Based E-learning System. Today, a form of technology known as Web 2.0 thatthoroughly supports web-to-web interactions is present. Interactions, such as information sharing in the forms of document sharing (slideshare), picture sharing (flickr), video sharing (youtube), Wikis, and online networking (weblog and web-forum) are principally accomodating community empowerment services. These factors cause the appearance of social interaction through Internet as well as learning interaction and anywhere anytime training which is recently called e-Learning. Basically, e-Learning needs a self-employed learning method and learning habits that emphasize on the learner as the most important role. However, e-learning system which is expected to boost the intensity of selfemployed learning is uncapable to represent the importance. This is proven with the current e-Learning system in Indonesia that only accomodates the delivery of learning materials identical to all active learners, ignores the cognitive aspects and does not offer any approach or experience of interactive self-learning and disregards the aspect of users’ ability to adapt. The proposed e-learning system which is Web 2.0-based utilizes ontology as the representation of meaning of knowledge formed by the learner.
PEMANFAATAN pOWL UNTUK IMPLEMENTASI ONTOLOGY Suteja, Bernard Renaldy; Ashari, Ahmad
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ontology web language merupakan semantic web language untuk merepresentasikan knowledge berbasis web. Walaupun telah banyak tersedia inteface application program dan tools untuk OWL, namun sebuah framework untuk parsing, storing, querying, manipulating, serving and serializing OWL knowledge berbasis web yang dengan mudah dapat dikembangkan untuk aplikasi web hingga saat ini masih belum tersedia. pOWL adalah sebuah platform untuk membangun web semantic yang berjalan dalam bahasa pemrograman PHP, sehingga dapat digunakan sebagai framework untuk membangun aplikasi web semantic.
PEMANFAATAN WEB SERVICES PADA PROTOTIPE INTEGRASI DATA SISWA SMK PENERIMA DANA BANTUAN KHUSUS MURID Irawati, Dyah Ayu; Ashari, Ahmad; Mustofa, Khabib
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan di wilayah Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang tersebar dan terpisah jarak yang jauh sangat tidak efektif dan efisien dalam hal pendistribusian data siswa penerima BKM. Pendistribusian secara online juga tidak membantu pendistribusian data tersebut menjadi mudah karena harus berpindah-pindah dari satu situs ke situs yang lain untuk mengambil data.Penelitian ini bertujuan membangun sebuah teknologi web services yang mampu mengintegrasikan unit data SMK di wilayah Dinas Pendidikan kabupaten Sleman. Dengan toolkit Netbeans 6.0, dibangun di atas server GlassFish v2.0 dan memanfaatkan XML, maka integrasi data dari SMK di Sleman yang memiliki basis data berbeda dapat dilakukan.                 Dengan web service tersebut, dihasilkan sebuah sistem informasi siswa penerima BKM yang merupakan integrasi dari layanan yang berada di SMK. Layanan sistem informasi tersebut dapat menjadi sumber informasi mengenai data siswa penerima BKM bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman.
DCOM, CORBA, JAVA RMI: KONSEP DAN TEKNIK DASAR PEMROGRAMAN Adi Nugroho; Ahmad Ashari
Jurnal Sistem Informasi ##issue.vol## 7, ##issue.no## 2 (2011): Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Faculty of Computer Science Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.528 KB)

Abstract

DCOM, CORBA, dan Java RMI adalah middleware yang memungkinkan komputasi jarak jauh atau komputasi tersebar. Meskipun telah terdapat konsep layanan web dan implementasi yang diterapkan dalam berbagai kasus saat ini, ketiga middleware di atas masih sering digunakan untuk lingkungan yang application-specific, yang membutuhkan performa lebih baik. Paper ini diharapkan akan memberikan gambaran mengenai DCOM, CORBA, dan Java RMI dari konsep hingga perbedaan yang paling mendasar terkait teknik pemrograman. DCOM, CORBA, and Java RMI are middleware that enable remote computing (distributed computing). Although we have Web Service concept and implementation that applied in many cases right now, all three still often used for applications-specific nature, which need the better performance. This paper is intended to give an overview of DCOM, CORBA, and Java RMI, from concept to most fundamental differences related to programming techniques.