Santoso, Samuel Irwan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peranan Konseling Pastoral dalam Gereja bagi Pemulihan Kesehatan Rohani Jemaat Santoso, Samuel Irwan
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 4, No 2: Agustus 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.156 KB) | DOI: 10.53827/lz.v4i2.47

Abstract

This study specifically outlines the role of pastoral counseling in the church for the restoration of the spiritual health of the church. This paper uses qualitative methods with a literature study approach. The description in this article describes that the interpersonal relationships between counselors and their consensual. Counseling comes from the Latin "Concilium" which means with or with and taking or holding. Pastoral counseling serves to heal the whole human being therefore pastoral counseling helps the "wounded", to survive and go through a state in which they recovered to their original condition. In applying pastoral counseling to the congregation a counselor must understand how he or she should deal with the consequences. This is so that the counselor does not rush to blame or confront a person sharply and directly in the early stages of counseling. A good Christian pastor or counselor should put his or her function first rather than his office, for without real realization of the duty of responsibility one cannot be said to be a good shepherd or counselor. AbstrakKajian ini secara spesifik menguraikan mengenai peran konseling pastoral dalam gereja bagi pemulihan kesehatan rohani jemaat. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Uraian pada artikel ini menjelaskan bahwa hubungan timbal balik (interpersonal relationship) antara konselor dengan konselenya.  Konseling berasal dari bahasa Latin “Consillium” yang berarti dengan atau bersama dan mengambil atau memegang. Pastoral konseling berfungsi untuk menyembuhkan manusia seutuhnya karena fungsi konseling pastoral untuk menolong orang yang “terluka”, agar bertahan dan melewati suatu keadaan yang di dalamnya pemulihan kepada kondisi semula. Di dalam menerapkan konseling pastoral kepada jemaat seorang konselor harus memahami bagaimana seharusnya ia menghadapi konselinya. Ini bertujuan agar konselor tidak terburu-buru mempersalahkan atau mengkonfrontasi dengan tajam seseorang pada tahap permulaan konseling. Seorang gembala atau konselor Kristen yang baik harusnya lebih mengutamakan fungsinya daripada jabatannya, karena tanpa realisasi nyata dari tugas tanggung jawab yang diembannya seseorang tidak dapat dikatakan sebagai gembala atau konselor yang baik.