Damanik, Jon Mister R.
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH AJARAN GNOSTIK DALAM KEKRISTENAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF SEJARAH GEREJA Damanik, Jon Mister R.
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 2, No 1 (2018): Agustus 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.505 KB) | DOI: 10.53827/lz.v2i1.9

Abstract

Ajaran gnostik adalah suatu ajaran yang mengajarkan tentang penyangkalan karya Allah di bumi ini, juga menyangkal karya keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus. Ajaran gnostik pada yang lahir abad ke 2 berusaha meracuni pemikiran manusia supaya tidak percaya kepada Tuhan dan menyelewengkan kebenaran. Padahal jika ditelusuri bahwa pengajaran gnostik bersumber dari Alkitab tetapi mereka skeptis terhadap kebenaran yang ada dalam Alkitab. Tetapi dalam perjalanannya bahwa ajaran gnostik ini tidaklah bertahan hingga saat ini karena gereja-gereja pada masa itu mengatakan bahwa gnostik itu menyimpang dari ajaran Tuhan. Tidaklah dapat disangkali bahwa jemaat Tuhan berkali-kali mendapatkan tantangan baik dalam fisik seperti penganiayaan maupun dalam pengajaran. Tidaklah menyurutkan kepercayaan mereka kepada Tuhan dapat dikatakan bahwa darah syahid adalah benih gereja itu terbukti bahwa kesetiaan orang-orang Kristen pada masa itu memberikan teladan dan banyak orang menjadi percaya kepada Yesus. Rasul Paulus di hadapan Agripa dalam menyampaikan kesaksiannya dan diakhir kesaksiannya Kisah Para Rasul 26:28 jawab Agripa:”hampir-hampir saja kau yakinkan aku menjadi Kristen! Dan Paulus menjawab: Aku berdoa kepada Allah supaya segera atau lama bukan engkau saja, tetapi semua orang lain yang hadir di sini dan mendengarkan perkataanku menjadi sama seperti aku, kecuali belenggu-belenggu ini. Suatu perkataan yang indah disaat dalam keadaan yang sulit bahwa nama Yesus selalu dikumandangkan.
Dampak Dikeluarkannya Edik Milano 313 bagi Kebebasan Gereja Damanik, Jon Mister R.
LOGON ZOES: Jurnal Teologi, Sosial dan Budaya Vol 4, No 1: Pebruari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Erikson-Tritt Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.9 KB) | DOI: 10.53827/lz.v4i1.23

Abstract

Church history is not an outdated or outdated writing, but church history has an important role to play. Because in the history of the church there are important parts that can be used as a teaching for the church today. Chrestus is a term for followers of Christ, and Christians are used as an outlet for pleasure when they are persecuted, pitted against hungry animals, used as torches to light the garden, nearly 250 years of persecuted Christians have not been given freedom by the state even if there is a problem -problems like a fire whose cause is Christians because they do not worship their gods so that the gods are angry. The Edik Milan is a decree issued in 313 which greatly influenced the church's freedom to carry out religious activities. The meaning of Edik is: "an order carried out by the ruler." Milan is "the Roman state where Roman rule ruled." With the issuance of this Edict of Milan by Konstantin the Great, the ruler of the Roman empire gave a glimmer of hope in freedom of worship. Events that have occurred in the church in the past are a motivation for the church to keep carrying out the command of the Lord Jesus, namely to make all nations become His disciples. The church exists today because there was a church in the past, hope to continue learning about history because from history there will be a lot to know about what happened in the past as a positive lesson in the present.AbstrakSejarah Gereja bukan suatu tulisan yang tidak berlaku atau yang sudah usang, tetapi sejarah gereja memiliki peranan penting untuk dipelajari. Karena dalam sejarah gereja terdapat bagian-bagian yang penting untuk dapat dijadikan sebagai suatu pengajaran bagi gereja masa kini. Chrestus adalah suatu sebutan untuk pengikut Kristus, dan orang-orang Kristen dijadikan sebagai pelampiasan kesenangan pada saat mereka dianiaya, diadu dengan binatang lapar, dijadikan obor sebagai penerang taman, hampir 250 tahun orang-orang Kristen dianiaya tidak diberikan kebebasan oleh negara bahkan jika ada masalah-masalah seperti kebakaran yang penyebabnya itu adalah orang Kristen karena mereka tidak menyembah dewa mereka sehingga dewa murka. Edik Milan adalah suatu Surat Keputusan yang dikeluarkan pada tahun 313 yang sangat berpengaruh bagi kebebasan gereja untuk melaksanakan kegiatan ibadah-ibadah. Arti Edik adalah: ”perintah yang dilakukan oleh penguasa.” Milan adalah ”negara Roma tempat pemerintahan Romawi berkuasa.” Dengan dikeluarkan Edik Milan ini oleh Konstantinu Agung penguasa kekaisaran Romawi memberikan secercah harapan dalam kebebasan dalam melaksanakan ibadah. Peristiwa yang pernah terjadi pada gereja pada masa dulu adalah suatu motivasi bagi gereja untuk tetap menjalankan perintah Tuhan Yesus yaitu untuk menjadikan semua bangsa menjadi murid-Nya. Gereja ada pada hari ini karena ada gereja pada masa lalu, harapan teruslah belajar tentang sejarah karena dari sejarah akan banyak diketahui apa yang terjadi pada masa lalu sebagai suatu pembelajaran yang positif pada masa kini.