Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pemanfaatan Aplikasi Web dan Mobile sebagai Penunjang Pengurusan Izin Mendirikan Bangunan Kecamatan Baso, Agam Fajril Akbar; Alvi Dwi Wahyuni; Husnil Kamil
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 4, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v4i2.2018.73-80

Abstract

Kecamatan Baso merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Kecamatan Baso diberi wewenang untuk memberikan pelayanan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi warganya. Dalam proses pelaksanaannya, sistem pelayanan IMB yang sedang berjalan belum optimal. Masyarakat atau pemohon harus berulang kali ke kantor camat untuk mengurus permohonan IMB dan mengecek status permohonannya. Pembuatan dokumen IMB, kwitansi pembayaran, dan rekap laporan pembayaran IMB masih dilakukan dengan cara pengumpulan berkas fisik. Hasil survey lapangan rentan kesalahan dalam perhitungan retribusi karena mash berupa dokumen kertas. Oleh karena itu perlu penerapan otomasi proses dengan komputerisasi dalam proses pengurusan IMB. Penggunaan perangkat lunak berbasis web dan mobile direkomendasikan untuk penyelesaian permasalahan pengurusan IMB di Kecamatan Baso. Metode pengembangan perangkat lunak menggunakan metode waterfall. Beberapa fungsional tersebut diantaranya yaitu dapat mencetak dokumen yang terkait dengan pemrosesan IMB, membuat rekap laporan pembayaran IMB, fitur untuk melakukan survey lapangan ditetapkan sebagai kebutuhan fungsional aplikasi. Sistem dikembangkan dengan model MVC dengan menggunakan Laravel. Pengujian terhadap aplikasi dilakukan secara blackbox testing dan User Acceptance Testing (UAT). Pengujian UAT dilakukan oleh staf kecamatan dan masyarakat. Hasil pengujian blackbox testing didapatkan sistem yang dibangun telah sesuai dengan dengan hasil analisis kebutuhan penggunan.
Implementasi Openbravo pada Proses Transaksi Penjualan, Produksi dan Sistem Inventory (Studi Kasus PT. NUSANTARA BETA FARMA) Fajril Akbar; Ricky Akbar; Mardaleni .; Netti .
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v1i1.2015.1

Abstract

PT. Beta Farma Nusantara (NBF) is a company that produces and sales of drugs and cosmetics. NBF has 1 factory and many administrative offices that located in many big cities in Indoenesia. NBF consists of the production division, sales division, inventory division, human resource management, finance and quality control division. Nowadays, every business processes within each division are separately processed and it caused ineffective and inefficiency. Enterprise Resource Planning (ERP) is an information system solution that can integrate all bussines process of the company using computerization. The proposed system used Openbravo as system integrator, automation and it had multi-site capability. In this research, we focussed to implement the system only in sales, production and inventory division at NBF.  The experiment is validated by comparing existing reports with reports generated with Openbravo. We also measured the running time using exising system and the proposed system. The result show the generated report has the same format and it takes less processing time with an average running time of the business processes in the system of sales, production and inventory NBF are   ± 5 minutes.
Ekstraksi Basis Pengetahuan Ke Dalam Basisdata Graf Menggunakan Graf Property Wahyudi Wahyudi; Fajril Akbar
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 5, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v5i1.2019.41-48

Abstract

Salah satu jenis commonsense knowledge adalah basis pengetahuan, yaitu kumpulan fakta dan informasi umum yang diketahui manusia. Basis pengetahuan yang tersedia sangat banyak, kami memilih Yago karena Yago menggabungkan beberapa sumber data menjadi sebuah ontologi. Fakta fakta ini saling terhubung sehingga representasi data graf adalah representasi data yang paling tepat untuk ini. Kita perlu melakukan ekstraksi basis pengetahuan kedalam basisdata graf supaya bisa digunakan untuk berbagai macam aplikasi lainnya. Tools basisdata graf Neo4j dipilih karena bisa melakukan penyimpanan dan pemrosesan graf dan bersifat opensource. Algoritma GPE digunakan untuk melakukan ekstraksi basis pengetahuan kedalam basisdata graf. Penelitian yang kami lakukan menghasilkan sebuah basisdata graf dengan jumlah node : 6.519.734 dan edge yang dihasilkan 18.724.395. Pengujian menggunakan query dengan berbagai permasalahan graf berhasil dilakukan dan memberikan hasil yang diharapkan
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI SEBARAN RUMAH TANGGA MISKIN KELURAHAN PUHUN TEMBOK BUKITTINGGI Suryamen, Haris; Fithriyyah, Ulfa; Akbar, Fajril
SISFO Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bukittinggi merupakan salah satu kota besar di Sumatera Barat dengan angka kemiskinan yang tinggi.Bukittinggi menempati urutan ke empat tertinggi Sumatera Barat dengan 4.96% dari jumlah penduduknya adalah penduduk miskin. Bukittinggi tercatat memiliki 2.694 rumah tangga miskin yang tersebar di 3 kecamatan dengan 24 kelurahan. Kelurahan Puhun Tembok menempati urutan ketiga tebanyak bagi rumah tangga miskin. 163 rumah tangga miskin yang ada tersebar pada wilayah yang memiliki luas kurang lebih 70,9 km2. Lokasi yang tersebar dan informasi setiap rumah tangga miskin yang tidak akurat mengakibatkan program pengentasaan kemiskinan menjadi tidak tepat sasaran. Oleh karena ini dibangunlah sistem informasi berdasarkan lokasi rumah tangga miskin Kelurahan Puhun Tembok yang berbasis web. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode waterfall. Aplikasi memiliki 7 kebutuhan fungsional, diantaranya pencarian rumah tangga miskin berdasarkan RW, bantuan yang diterima, pencarian rumah tangga miskin terdekat serta rute menuju rumah tangga miskin. Fungsional aplikasi diuji oleh 5 orang penguji. Hasil pengujian menunjukkan 7 kebutuhan fungsional yang dirancang telah dipenuhi oleh aplikasi.
Penerapan Aplikasi Berbasis Web Untuk Monitoring Pengobatan Pasien Gangguan Jiwa Pada UPT Puskesmas Pasar Usang Ricky Akbar; Fajril Akbar; Wardatul Alifah
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 7, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v7i3.2021.130-137

Abstract

Monitoring pengobatan pasien gangguan jiwa adalah pemantauan yang dilakukan oleh pemegang program kesehatan jiwa terhadap pelaksanaan prosedur pengobatan yang dilakukan oleh pasiennya. Selama ini proses pelaksanaan kegiatan monitoring pengobatan pasien gangguan jiwa pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Pasar Usang, Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman belum berjalan dengan baik karena faktor pengelolaan data pasien yang masih dilakukan secara manual. Hal ini menyebabkan penanggung jawab program kesehatan jiwa kesulitan dalam mencari data pasien gangguan jiwa dan tidak memperoleh informasi tentang jadwal kunjungan berobat pasiennya. Selain itu susahnya mengetahui pasien-pasien yang tidak melakukan proses pengobatan secara teratur ke puskesmas (pasien home visit). Sehingga dapat mengakibatkan semakin tingginya tingkat kekambuhan penyakit pasien gangguan jiwa pada UPT Puskesmas Pasar Usang. Maka salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membangun dan menerapkan sebuah aplikasi untuk dapat melakukan monitoring pengobatan pasien gangguan jiwa. Metodologi penelitian yang digunakan adalah studi literatur sebagai landasan teori dari data penelitian sebelumnya, pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan pengumpulan dokumen. Sementara itu metodologi yang digunakan untuk pengembangan aplikasi adalah Waterfall dengan tahapan requirements definitions, system and software design, implementation, dan system testing. Dengan diterapkannya Aplikasi monitoring pengobatan pasien gangguan jiwa berbasis web ini, maka proses monitoring yang berjalan di puskesmas dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya.
Penentuan Konsentrasi Dan Volume Demulsifier Pada Proses Pengolahan Minyak Di CGS - 1 Pt. Chevron Pacific Indonesia Duri,Riau Pasaribu, Ade Susanto; Fadli, Ahmad; Akbar, Fajril
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober Tahun 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Central Gathering Station (CGS - 1), a facility to process fluid that is pumped from the production wells in duri city. Fluid flowing into the CGS - 1 will be separated into water, oil and solids, then the fluid is heated using a heat exchanger so that the separation between oil and water is better, but the heat is not enough for separation because of the persistence of the emulsion. For that use a chemical called demulsifier that serves to solve the water in oil emulsion so that the quality of oil in accordance with its terms. Emulsion enormous influence in lowering the quality of the oil  .Proper demulsifier concentration and sampling were both very helpful to reach the expected quality of the oil . The study was conducted to determine the concentration and volume of demulsifier on oil processing in CGS-1 with demulsifier reinjection method with variations of volume 1,0 ml to 5,5 ml and the variation of concentration of 50% to 100%, with samples taken from the incoming fluid CGS-1 with Basic Sediment and water cut 92% . After the sample was separated obtained 20% of water cut, then conducted research with injecting demulsifier with some variation of the above and the most optimal results obtained by the injection of 5,0 ml with a concentration of 70% water cut can lose up to 0.9%  Keywords: emulsion, injection, demulsifier, water cut
Sintesis Hidroksiapatit Dari Precipitated Calcium Carbonate (PCC) Cangkang Telur Itik Melalui Proses Sol-Gel Dengan Variasi Rasio Reaktan Ca/P Dan Waktu Aging Luckita, Gema Kesa; Azis, Yelmida; Akbar, Fajril
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 5 (2018): Edisi 2 Juli s/d Desember 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Precipitated Calcium Carbonate (PCC) is a product of nature material that contain calcium carbonate, like duck eggshell. PCC producted by precipitation process with high purity. Hydroxyapatite (HAp) is a crystalline molecule composed of phosphorus and calcium with molecular formula is Ca10(PO4)6(OH)2. Hydroxyapatite is a bioceramic which is widely used as bone graft or teeth, catalyst, and adsorbent. This research aims to study the effect of reactant ratio of Ca/P and aging time on synthesized HAp and to find the best condition of reactant ratio of Ca/P and aging time of hydroxyapatite synthesis in this method. In this research, hydroxyapatite was done by sol-gel method through from PCC formation path from duck egg shell which has 99.6% content. The variations given in this research are the reactant ratio of Ca/P (1.67 and 1.77) and aging time ( 16, 20, 24, 28, and 32 hours). The synthesized hydroxyapatite was analyzed by Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy – Energy Dispersive X-Ray (SEM-EDX). The result showed that the reactant ratio of Ca/P and aging time has effects on the synthesized hydroxyapatite characteristics. The result of FTIR analysis shows that in each sample there are groups of PO43-, OH-, and CO3- which indicate that apatite compound has been formed. The XRD analysis results show that the synthesized hydroxyapatite has X-Ray pattern and the highest intensity peak at angle of 2θ which is very similar to the standard hydroxyapatite from ICDD data (International Centre of Diffraction Data). The optimum condition of reactant ratio of Ca/P and aging time was obtained at the reactant ratio of Ca/P 1.67 and aging time during 32 hours due to the X-Ray pattern and the highest intensity peak at angle of 2θ very similar to the standard hydroxyapatite and having the smallest diameter than other conditions which is 26.8909 nm. The result of SEM-EDX analysis show the hydroxyapatite morphology in the form of agglomerate with molar ratio of Ca/P 1.57 .Keywords : aging, hydroxyapatite, sol-gel method, PCC, synthesis.
Ubiquitous Sensor Networks: Efisiensi Sistem Kontrol Cairan Infus Pasien Rawat Inap RAHMADYA, BUDI; SISKA, MIRA; AKBAR, FAJRIL
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 5, No 2 (2017): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v5i2.232

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang sistem kontrol cairan infus pada pasien dengan memanfaatkan teknologi sensor networks dan mikrokontroler arduino uno.  Sensor yang digunakan adalah sensor Ultrasonik HC-SR04 yang difungsikan untuk mendeteksi sisa cairan infus. Data yang terbaca oleh sensor dikirimkan menggunakan jaringan nirkabel/wireless dari Transmitter (Tx) di ruang pasien ke Receiver (Rx) di ruang perawat dengan menggunakan modul wireless Xbee S2. Efisiensi dari sistem kontrol yang dibuat yaitu ketika sensor mendeteksi cairan infus mendekati batas habis cairan yang telah ditentukan maka motor yang berada pada selang infus akan berfungsi untuk menutup aliran cairan infus pada selang. Dari simulasi yang dilakukan, didapatkan hasil presentasi error ketinggian cairan infus sebesar 1.96% dan presentasi error volume cairan sebesar 2.16%. Performa dari modul wireless Xbee S2 juga di ujicoba dengan mengirimkan data dari Xbee end device ke Xbee coordinator dalam penelitian ini. Kata kunci: Infus, Sensor Networks, Sensor Ultrasonik HC-SR04, Xbee S2 dan Mikrokontroler Arduino Uno.ABSTRACTThis research discusses about intravenous fluids Control System on Patients, utilizing sensor network technology and Arduino Uno microcontroller. We used  HC-SR04 Ultrasonic sensors to detect the review time intravenous fluids. The sensors data is readable by transmitted using wireless network/wireless from Transmitter (Tx) in Patients Into Space Receiver (Rx) at nurse room with using XBee wireless device S2. The efficiency of the control system were made, namely when the sensor detects the approaching limits of intravenous fluids discharged liquid that has been determined then the motor that was on the infus line will serve to close the infusion fluid flow in the line. In our simulations we found, the findings obtained Presentation intravenous fluids altitude error is 1.96% and presentations volume Liquid error is 2.16%. The performance of network devices XBee S2 have been tried, wireless data from the XBee end devices coordinator in this research. Keywords: Infusion, Sensor Networks, HC-SR04 Ultrasonic Sensor, XBee S2 And Microcontroller Arduino Uno.  
Sintesis Hidroksiapatit Dari Precipitated Calcium Carbonate (PCC) Cangkang Telur Ayam Ras Melalui Proses Sol Gel Dengan Variasi Waktu Reaksi Dan Waktu Aging Audrya, Helsa; Azis, Yelmida; Akbar, Fajril
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 5 (2018): Edisi 1 Januari s/d Juni 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydroxyapatite is a bioceramic widely used as bone and dental grafting, catalyst and adsorbent. Hydroxyapatite is a calcium phosphate compound that can be synthesized from natural sources having calcium content such as eggshells. Chicken eggshell is a waste has a 96.6% CaCO3 content. This study aims to synthesize hydroxyapatite through the formation of Precipitated Calcium Carbonate (PCC) from chicken eggshell. The research began with an eggshell calcination to form CaO which then made into PCC by carbonation method. PCC as a source of calcium was synthesized into hydroxyapatite using sol gel process varying reaction time (2; 3; 4 hours) and aging time (60; 65; 70 hours). The synthesized hydroxyapatite was analyzed by Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), X-ray Diffraction (XRD), Scanning Electron Microscopy (SEM), Energy Dispersive X-Ray (EDX) and Brunaur, Emmett and Teller (BET). The FTIR spectrums showed PO43- and OH- groups that indicate the forming of calcium phosphate compound. The XRD patterns showed the formation of hydroxyapatite compound from the 2θ angle corresponding to the data of ICDD 01-073-6113. Hydroxyapatite synthesized at 4 hours reaction time and 70 hours aging time gave the best results with hexagonal crystal structure, crystal size of 26.91 nm, surface area of 43.272 m2/g and Ca/P ratio of 1.7.Keywords: aging, carbonation, PCC, sol-gel method.
Analisa Pengaruh Suhu Pada Sulfate Reducing Bacteria (SRB) Yang Menyebabkan Korosi Internal Di Pipa Minyak Chevron Duri Satria, Hengky Darma; Akbar, Fajril; Muria, Sri Rezeki
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains Vol 2, No 2 (2015): Wisuda Oktober Tahun 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Teknik dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Oil pipeline in PT. Chevron Pacific Indonesia has been periodically protected with scale inhibitor injection, scale remover, coating and pigging, however it was still found internal corrosion issues that caused by SRB (Sulfate Reducing Bacteria). In effort to control growth of SRB, the research was conducted to determine the correlation between temperature of crude oil to the growth of SRB population. Variations in crude oil samples from 20 production wells, which was the actual temperature directly measured in the field, then Bart Test was conducted in laboratory to measure SRB population in every day within 8 days. The results showed that SRB population was not found for crude oil sample from production well with temperature above 150°F, while with temperature under 150°F SRB population can be found in vary population. pH range of all samples was still stay in pH range for the SRB life.Key words: Bart Test, corrosion, crude oil, pipe, production well, SRB (Sulfate Reducing Bacteria).