Muhammad Sidin Ali
Jurusan Fisika, FMIPA Universitas Negeri Makassar Kampus UNM Parangtambung Jln. Daeng Tata Raya, Makassar, 90224

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA KELAS XI MIA SMA NEGERI 5 PINRANG Ihwan, Muh Al; Sari, Salamang Salmiah; Ali, Muhammad Sidin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.672 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes hasil belajar fisika untuk materi Kesetimbangan dan Dinamika Rotasi, Elastisitas dan Hukum Hooke, Fluida Statik, Fluida Dinamik, Suhu dan Kalor, Teori Kinetik Gas serta Termodinamika. Dari tujuh Kompetensi dasar pada kelas XI MIA semester ganjil, dari 105 butir soal terdapat 103 butir soal valid hasil validasi teoretik oleh 2 pakar, 103 butir soal valid dengan koefisien konsistensi internal sebesar 0,98 setelah validasi empirik dari 103 butir soal diperoleh 62 butir soal valid setelah dilakukan uji coba sebanyak 2 kali. Pada ujicoba awal diperoleh 69 butir soal valid, pada ujicoba akhir diperoleh 62 butir soal yang valid dan diperoleh nilai reabilitas tes sebesar 0,93.tingkat kesukaran soal 7 butir soal (11,29%) pada kategori sukar, 55 butir soal (88,71%) pada kategori sedang. Untuk daya pembeda 3 butir soal (4,83%) terdapat pada kategori cukup, 18 butir soal (29,03%) pada kategori baik, dam 41 butir soal (66,12%) terdapat pada kategori sangant baik. efektivitas pengecoh semua pengecoh telah berfungsi dengan baik karena tidak terdapat pengecoh yang dipilih kurang dari 5 peserta didik (5%).Sehingga ke 62 butir soal tes hasil belajar fisika yang dikembangkan valid secara teoretik dan reliabel serta layak digunakan.
EFEKTIVITAS PENERAPAN DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN SAINS BERORIENTASI INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 13 MAKASSAR Destalina, Destalina; Ali, Muhammad Sidin; Palloan, Pariabti
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.218 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9405

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian true experiment dengan desain posttest only control design yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran terhadap pemahaman konsep fisika peserta didik antara kelas yang diajar dengan pembelajaran discovery learning dengan kelas yang diajar menggunakan pembelajaran langsung. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA 1 dan XI IPA 4 di SMA Negeri 13 Makassar semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Hasil analisis deskriptif diperoleh rata-rata skor pemahaman konsep kedua kelas tersebut berada pada kategori tinggi. Selain itu, varians dan standar deviasi dari kelas eksperimen diperoleh 7,46 dan 2,73 sedangkan untuk kelas kontrol sebesar 12,63 dan 3,55. Hal ini menunjukkan bahwa sebaran data kelas kontrol lebih besar dibandingkan kelas eksperimen. Hasil analisis inferensial parametrik, diperoleh bahwa rata-rata skor hasil tes pemahaman konsep fisika yang diajar menggunakan model discovery learning lebih besar dari pada rata-rata skor hasil tes pemahaman konsep fisika yang diajar menggunakan pembelajaran langsung. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning pada pembelajaran sains berorientasi inquiry lebih efektif dibandingkan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan pemahaman konsep fisika peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 13 Makassar.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DASAR MATEMATIKA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 1 MAKASSAR TAHUN AJARAN 2010/2011 Hasan, Hasan; Palloan, Pariabti; Ali, Muhammad Sidin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.46 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v7i2.949

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan dasar matematika siswa, motivasi belajar fisika dan hasil belajar fisika siswa serta untuk mengetahui ada tidaknya hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dasar matematika siswa dan motivasi belajar fisika dengan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makassar baik sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan pengambilan sampel pengacakan.Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa skor pengetahuan dasar matematika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makasar  berada pada kategori tinggi, skor motivasi belajar fisika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makassar berada pada kategori tinggi, dan hasil belajar fisika siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Makassar berada pada kategori tinggi. Sedangkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan tingkat hubungan positif yang signifikan antara variabel bebas dan variabel tak bebas baik sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama Kata kunci : Penelitian ex-post facto, motivasi belajar fisika, hasil belajar fisika, statistik deskriptif, statistik inferensial.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 4 MAKASSAR Yanti, Dewi Tika; Ali, Muhammad Sidin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.643 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif teknik TSTS terhadap aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik serta perbedaan antara aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS dan yang diajar dengan model pembelajaran konvensional pada kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar. Penelitian ini adalah penelitian true experimental design dengan desain penelitian posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 4 Makassar tahun ajaran 2016/2017 yang terdiri dari 7 kelas dengan jumlah 260 orang peserta didik. Pengambilan sampel secara simple random sampling menghasilkan XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah peserta didik masing?masing 32 orang. Variabel independen dalam penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif teknik TSTS dan model pembelajaran konvensional, sedangkan variabel dependennya adalah aktivitas dan hasil belajar fisika peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh dari posttest yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial serta uji hipotesis. Hasil analisis aktivitas belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori aktif dengan skor rata?rata 81.97 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori cukup aktif dengan skor rata?rata 60.53. Hasil belajar fisika peserta didik yang diajar dengan teknik TSTS berada pada kategori tinggi dengan skor rata?rata 15.22 sedangkan peserta didik yang diajar dengan model konvensional berada pada kategori tinggi dengan skor rata?rata 14.34. Kata kunci : Teknik TSTS, model konvensional, aktivitas belajar fisika, hasil belajar fisika
PERANAN STRATEGI PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKEP Suryadi, Ahmad; Ali, Muhammad Sidin; Rusli, Muhammad Aqil
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.487 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i2.1480

Abstract

. This research employed True-Experimental research. It aimed to: (1) know the level of students’ physics conceptual understanding who were taught by implementing cognitive conflict instructional strategy (2) know the level of students’ physics conceptual understanding who were taught by implementing conventional instructional strategy (3) know the significant difference of students who were taught by implementing cognitive conflict instructional strategy and conventional instructional strategy in relation to their physics conceptual understanding. The variables of this research were cognitive conflict instructional strategy in which conventional instructional strategy as the independent variable and physics conceptual understanding of the students as the dependent variable. The research design was Post Test Only Control Group Design. The population of this research was class XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Pangkep, from which class XI IPA 4 was chosen as experimental class and XI IPA 1 as control class. The number of the sample was 27 students of experimental class and 23 students of control class. At the end of the lesson, the students were provided a test in the form of physics conceptual understanding test to measure the students’ understanding of physics conceptual itself on the aspects of translation, interpretation, and extrapolation. The data analysis of this research employed descriptive statistic and inferential statistics analysis. Descriptive analysis results showed that the score of students’ physics conceptual understanding of experimental class taught using cognitive conflict instructional strategy in high category. The score of students from control class with conventional instructional strategy high category. The result of inferential analysis showed that there was a significant difference between the students’ physics conceptual understanding of who were taught with cognitive conflict instructional strategy and conventional instructional strategy.Penelitian ini adalah True Eksperiment yang bertujuan untuk: (1) mengetahui besarnya pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif (2)  mengetahui besarnya pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konvensional (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara  pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif dan strategi pembelajaran konvensional. Variabel yang diteliti adalah strategi pembelajaran konflik kognitif dan strategi pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas dan pemahaman konsep pembelajaran fisika sebagai variabel tak bebas. Desain penelitian adalah post test only control group design. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI IPA Madrasah Aliyah Negeri Pangkep, dengan sampel XI IPA 4 berjumlah 27 sebagai kelas eksperimen dan XI IPA 1 berjumlah 23 sebagai kelas control. Pada akhir pembelajaran peserta didik diberi tes berupa tes pemahaman konsep fisika untuk mengukur pemahaman konsep fisika peserta didik dari aspek translasi, interpretasi, dan ekstrapolasi. Analisis data hasil penelitian ini menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor pemahaman konsep fisika peserta didik kelas eksperimen yang diajar dengan menggunakan strategi pembelajaran konflik kognitif berada pada kategori tinggi. Sedangkan, pada kelas kontrol dengan strategi pembelajaran konvensional juga berada pada kategori tinggi. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan strategi pembelajaran konflik kognitif dengan strategi pembelajaran konvensional.Kata Kunci:konflik kognitif, pemahaman konsep, pembelajaran konvensional