Tri Djoyo Budiono
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PESAN DAKWAH GUS MIFTAH DALAM PERNIKAHAN ATTA-AUREL Eka Anjani; Tri Djoyo Budiono
INTELEKSIA - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 3 No 1 (2021)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.256 KB) | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v3i1.145

Abstract

: Khotbah nikah sangat penting dalam walimatul ursy karena khotbah nikah menjadi pesan-pesan pernikahan yang berharga dalam membangun keluarga berdasarkan nilai-nilai Islam, tidak hanya bagi pengantin melainkan bagi undangan yang hadir. Sedangkan pemahaman tentang pembangunan keluarga juga terdapat perbedaan, mulai dari kedudukan suami-istri dalam keluarga dan poligami atau monogami. Tujuan tulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pesan dakwah Gus Miftah dalam ceramah pernikahan Atta-Aurel. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, sedangkan metode pengumpulan datanya adalah studi pustaka dan metode analisis menggunakan analisis wacana Teun A. Van Dijk. Dalam analisisnya, ditemukan struktur makro bahwa suami itu harus menjaga rumah tangganya agar tercipta ketentraman. Salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan yang akan dihadapi dalam berumah tangga adalah dengan saling mengalah, saling menerima kekurangan kelebihan, dan saling memaafkan satu dengan yang selainnya. Pesan tersebut disampaikan dalam skema pendahuluan, isi dan penutup. Sedangkan aspek struktur mikro didapatkan pesan bahwa, suami harus memuliakan istri dengan memberikan nafkah serta menghormati pendapatnya dalam pengambilan keputusan. Pada struktur mikro, Gus Miftah lebih menekankan latar-maksud dibandingkan detil, aspek sintaksis koherensi, sebab akibat, dan penggunaan kalimat berita, tanya, dan perintah. Serta juga memanfaatkan intonasi serta metafora perumpamaan sebagai sarana penyampaiannya.
POLA ARGUMENTASI DALAM METODE DAKWAH MUJADALAH NABI IBRAHIM Tri Djoyo Budiono
INTELEKSIA - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 2 No 1 (2020)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.723 KB) | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v2i1.75

Abstract

Mujadalah menjadi salah satu metode para nabi dalam menyebarkan Islam. Dalam mujadalah atau debat, argumentasi mempunyai peran penting untuk menentukan keunggulan suatu pendapat dibandingkan yang lain. Salah satu argumentasi mujadalah yang bisa dijadikan pelajaran adalah mujadalah Nabi Ibrahim yang terdapat dalam Al-Qur’an. Tujuan tulisan ini ingin mengetahui pola argumentasi dalam mujadalah Nabi Ibrahim. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dan studi pustaka. Hasil kajian tulisan ini menunjukkan bahwa pola argumentasi dalam mujadalah Nabi Ibrahim bila dilihat dengan teori argumentasi Stephen Toulmin adalah: 1) Pernyataan (claim) yang dibangun senantiasa berkaitan dengan aspek tauhid, bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Menolak Tuhan selain Allah yakni patung-patung; 2) Dalam semua mujadalahnya, Nabi Ibrahim menggunakan pola argumentasi kelima, bangunan argumentasinya kuat disertai dengan serangan pemikiran (rebuttal) yang sulit dibantah; 3) Ketika berhadapan dengan masyarakatnya yang awam, Nabi Ibrahim menggunakan pendekatan empiris, sedangkan ketika berhadapan dengan ayahnya dan Raja Namrud, Nabi Ibrahim menggunakan pendekatan rasional; 4) Nabi Ibrahim dalam menyampaikan rebuttal, tidak selalu ada elemen backing ataupun modal qualifier. 5) Ketika lawan debatnya tidak mampu menjawab argumen serangan Nabi Ibrahim, mereka menggunakan serangan ancaman psikis maupun fisik, Nabi Ibrahim membalasnya dengan bahasa yang baik dan memohon pertolongan Allah.
Dinamika Komunikasi Persuasif dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam Pada Bank Sampah Songolikoer Tri Djoyo Budiono
INTELEKSIA - Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v4i1.214

Abstract

Dalam pemberdayaan masyarakat islam, teknik komunikasi persuasif sangatlah dibutuhkan. Penelitian ini mengambil rumusan masalah Bagaimanakah Teknik Komunikasi Persuasif dalam Pemberdayaan Masyarakat Islam di Bank Sampah Songolikoer? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bantuk teknik komunikasi persuasif yang dilakukan oleh pengurus Bank Sampah Songolikoer dalam menjalankan tahapan pemberdayaan masyarakat islam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif lapangan. Pengambilan data dengan wawancara dan pengamatan langsung dilapangan. Hasil penelitian ini didapatkan teknik komunikasi persuasif yang dilakukan pada tahapan pemberdayaan Bank Sampah Songolikoer antara lain pada tahap pertama, penyadaran, Teknik komunikasi persuasif yang digunakan adaah teknik ganjaran, teknik tataan. Tahap kedua, yang merupakan tahap transformasi kemampuan, teknik komunikasi persuasif yang digunakan adalah teknik ganjaran, teknik asosiasi, dan teknik red herring. Tahap ketiga yang merupakan tahap peningkatan kemampuan intelektual, kecakapan-ketrampilan, teknik komunikasi persuasif yang digunakan adalah teknik ganjaran. Temuan penelitian ini, teknik ganjaran menjadi teknik komunikasi persuasif yang dominan digunakan dalam pemberdayaan masyarakat di Bank Sampah Songolikoer.