Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH KEPEMIMPINAN, KOMPENSASI, DAN KEDISIPLINAN TERHADAP KINERJA TENAGA MAGANG DI PUSKESMAS MANGKOSO KABUPATEN BARRU Amir Amir; Hasmin Tamsah; Ikhsan Kadir
YUME : Journal of Management Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.12 KB) | DOI: 10.2568/yum.v1i3.321

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan pada Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru. Sampel menggunakan metode total sampling, yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Semua sampel berjumlah 30 responden pada Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Wawancara langsung kepada pihak – pihak yang terlibat dengan masalah yang sedang dibahas serta memberikan kuesioner kepada pegawai yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisa regresi linear berganda, Uji T-test, Uji F serta Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil analisis menunjukan bahwa (1) kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja tenaga magang Di Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru (2) kompensasi berpengaruh terhadap kinerja tenaga magang Di Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru (3) kedisiplinanberpengaruh terhadap kinerja tenaga magang Di Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru (4) kepemimpinan, kompensasi, dan kedisiplinan berpengaruh terhadap kinerja tenaga magang Di Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru Kata Kunci: Kepemimpinan, Kompensasi, Kedisiplinan, dan Kinerja Tenaga Magang  ABSTRACTThis research was carried out at Mangkoso Public Health Center in Barru Regency. The sample uses a total sampling method, that is, all members of the population are used as samples. All samples were 30 respondents at Mangkoso Health Center, Barru District. Data collection methods used were direct interviews with parties involved with the issues being discussed and giving questionnaires to employees in accordance with the research conducted. Data analysis was performed using multiple linear regression analysis, T-test, F test and Determination Coefficient Test (R2). The results of the analysis show that (1) leadership influences the performance of apprentices at Mangkoso Public Health Center in Barru District (2) compensation influences the performance of apprentices at Mangkoso Health Center Barru District (3) discipline influences the performance of apprentices at Mangkoso Health Center Barru District (4) leadership, compensation, and discipline influences the performance of apprentices at Mangkoso Health Center Barru District Keywords: Leadership, Compensation, Discipline, and Internship Performance
SISTEM PENGENDALIAN INTERN DALAM UPAYA MENCEGAH TERJADINYA KREDIT MACET PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO). Tbk KANTOR CABANG SINJAI Amir Amir; Andi Ika Nurfika
AkMen JURNAL ILMIAH Vol 15 No 2 (2018): AkMen JURNAL ILMIAH
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Nobel Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the internal control system in an effort to prevent the occurrence of bad loans at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero). Tbk Branch Office of Sinjai. The method of analysis used in this research is descriptive analysis method. The method of analysis by first collecting existing data and then clarified, analyzed and interpreted so as to provide a clear picture of the circumstances under study. The results showed that the internal control system in the effort to prevent the occurrence of bad debts at the Indonesian people's bank (Persero) Tbk Branch Office Sinjai through the stages of internal control, the environment control, risk assessment, control activities, information and communication and monitoring / monitoring has been running very effective. This is evident from all the shared questionnaires. From 19 questions on 20 respondents there are 98% yes and 2% answer no answer. And from the collectibility report for the loan for a year showed 0.93% who experienced bad credit. Which means the level of bad debts at Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Sinjai classified as low because the standard of BI maximum 5%
ANALISIS OPINION SHOPPING, SIZE, LIQUIDITY, KUALITAS AUDIT TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR TEKSTIL DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010-2013 Kevin Martio; Amir Amir
Kompartemen : Jurnal Ilmiah Akuntansi KOMPARTEMEN, Vol. XII No.1, Maret 2014
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/kompartemen.v12i1.1387

Abstract

Opini audit yang diberikan oleh auditor merupakan informasi penting bagi pengguna laporan keuangan Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris mengenai beberapa faktor yang dapat digunakan untuk memprediksi probabilitas opini audit going concern. Variable yang digunakan dalam penelitian ini adalah opinion shopping, size, liquidity, dan kualitas audit. Studi ini pada perusahaan manufaktur sektor tekstil dan garment yang listing di BEI periode 2010-2013. Metode pengambilan Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling dengan 60 sampel yang telah mengalami pengamatan selama 4 tahun. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan regresi logistik. Penelitian ini membuktikan bahwa opinion shopping, size, dan liquidity berpengaruh negatif terhadap opini audit going concern dan dan kualitas audit berpengaruh positif terhadap opini audit going concern. Kata kunci: Opini Audit Going Concern, Opinion Shopping, Size, Liquidity, Dan Kualitas Audit.
ANALISIS PENGKONSUMSIAN BAHAN BAKAR SISTEM SFI (SEQUENTIAL MULTI PORT FUEL INJECTION) PADA MESIN TIGA SILINDER 1000 CC Amir Amir; Ali Rosyidin
Jurnal Teknik Vol 8, No 2 (2019): Juli-Desember 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt.v8i2.1506

Abstract

Motor bakar merupakan salah satu mesin kalor yang banyak digunakan sebagai alat penggerak mula. Kemajuan teknologi menjadikan tingkat kebutuhan penggunaan motor bakar semakin meningkat, tetapi berbanding terbalik dengan adanya persediaan bahan bakar daripada motor bakar tersebut.            Sistem injeksi dirancang untuk mendapatkan nilai yang mendekati ideal pada kondisi mesin. Bahan bakar diinjeksikan dan dalam jumlah yang sudah tepat, sesuai dengan jumlah udara yang masuk ke dalam intake manifold.Semakin lama waktu pemakain suatu mesin, maka akan semakin menurun kemampuan mesin tersebut, dan akan semakin banyak bahan bakar yang hatus dikomsumsi untuk menghasilkan daya yang besar untuk mengatasi diperlukan Inovasi  teknologi  menggunakan  SFI (Sequential multi port Fuel Injection) merujuk kepada gambaran  performance  dari kinerja  yang diperhatikan kebutuhan penggunaan mesin tersebut, diperlukan perawatan secara berkala dan untuk menghemat pengkomsumsian bahan bakar. SFI(Sequential multi port Fuel Injection) Engine menyediakan kira-kira 10% tenaga putaran yang lebih besar setiap kali melakukan percepatan.Kata kunci : Motor Bakar, Fuel Injection, Performance
PERANCANGAN SEPEDA LISTRIK DENGAN PANEL SURYA TIPE J-FEATHER SEBAGAI SUMBER ENERGI Amir Amir; Danies Seda Yuseva; Sumanto Sumanto
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2020 "Peranan Strategis Teknologi Dalam Kehidupan di Era New Normal"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara yang terletak di wilayah garis Khatulistiwa memiliki potensi penyinaran 12 jam setiap hari sepanjang tahun. Semakin menipisnya cadangan minyak bumi membuat manusia harus mencari energi yang terbaharukan. Matahari  merupakan  sumber  energi  yang  potensial  bagi    kebutuhan    manusia,  dimana energi  tersebut  bisa  didapat  dari  panas  yang  merambat  sampai  permukaan  bumi,  atau  cahaya yang  jatuh  sampai  permukaan  bumi. Salah satu ilmuwan yang pernah merancang penelitian terkait sebelumnya ialah Lorenzo Eduardo yang menjelaskan tentang sel  surya  dapat  beroperasi  secara  maksimum  jika  temperatur  sel  tetap  normal  (pada  25 °C),    kenaikan  temperatur    lebih    tinggi    dari    temperatur    normal    pada sel    akan  menurunkan    nilai    tegangan    (Voc).    Setiap  kenaikan    temperatur sel    surya    10  Celsius  (dari  25 °C) akan  berkurang  sekitar  0,4  %  pada  total  tenaga  yang dihasilkan  atau  akan  melemah  dua  kali  (2x)  lipat  untuk  kenaikan  temperatur  Sel  per  10 °C. Teknik analisis yang dilakukan secara kuantitatif (manual) dengan perancangan yang mensimulasikan beberapa jenis sel  surya dan ditarik kesimpulan yang cukup efisien dalam  konsumsi energinya. Perhitungan massa total melibatkan massa pengendara, baterai dsb.  Lalu  perhitungan gaya total dengan meliputi gaya aerodinamik dan gaya menggelinding yang nantinya akan digunakan untuk menghitung torsi. Setelah didapat nilai torsi, maka mulai perhitungan daya dan energi yang dikonsumsi dan efisiensi storage sebagai pemasok listrik. untuk setiap 1 kWh pada panel surya tipe J-Feather dapat menempuh jarak 134,66 km, pada panel surya tipe J-Leaf dapat menempuh jarak 134,06 km dan pada panel surya tipe konvensional dapat menempuh jarak 132,57 km. Meskipun cukup efisien dalam menghasilkan daya, persentase tipe J-Feather cukup kecil dibandingkan tipe lainnya.
STRATEGI PENINGKATAN PAJAK REKLAME, PAJAK RESTORAN, DAN PAJAK HOTEL DI KABUPATEN KOLAKA (STUDI KASUS BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN KOLAKA) Amir Amir; Muhammad Amir; Muhammad Basri
Publica : Jurnal Administrasi Pembangunan dan Kebijakan Publik Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Publica Vol 12 No 1
Publisher : Pascasarjana Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/publica.v12i1.14454

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi peningkatan pajak reklame, pajak restoran dan pajak hotel di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kolaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititf dengan informan berjumlah sebanyak 6 orang yang ditentukan secara purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif model interaktif yang mencakup pengumpulan data yang terintegrasi dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi peningkatan pajak reklame, pajak restoran, dan pajak hotel di Bapenda Kabupaten Kolaka yakni strategi berbasis demokrasi dan akuntabilitas yang mencakup penemuan, penilaian, pembebanan, sensitisasi, pengumpulan, dan kepatuhan, namun strategi-strategi tersebut seluruhnya belum terimplementasi secara optimal dan komprehensif. Kata Kunci: Strategi, Peningkatan, Pajak Daerah
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN KELISTRIKAN ELECTRONIC FUEL INJECTION (EFI) PADA MOTOR BENSIN Amir Amir
Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2018): Motor Bakar : Jurnal Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/mbjtm.v2i2.2721

Abstract

Sains evolution and technology to carry positive effect to humams life. The fastes advance to positive consequence for education, in learn certainly must balanced with autompotive. So that don’t happened asymmetrical between education and automotive industry. This media comparability is basic theory and work method from electrical system with EFI (electronic fuel injetion) technology at fuel system and VTEC (Variable Valve Timing and lift electronic) at valve’s system and ECU (electronic control unit) at electrical system. To project arise electrical system at gasoline engine Honda VTEC as learms media whom efectif, so that students easy to studies work’s system, as either or media for escale proficiences. In to escalateresult of student, so that mature graduate whom skilled proficiencies.
Pengenalan Teknopreneurship Sebagai Solusi Promosi Usaha Kecil Bengkel Vespa amir Amir
Widya Cipta - Jurnal Sekretari dan Manajemen Vol 1, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/widyacipta.v1i1.1405

Abstract

Menjadi seorang pengusaha saja tidak cukup di era teknologi informasi saat ini. Dengan  melibatkan unsur tenologi informasi dalam memasarkan produk / jasa merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk memajukan usaha. Menjadi teknopreneur adalah pilihan yang yang harus di miliki seorang pengusaha dengan beralih ke  promosi aplikasi berbasis internet diharapkan menjadi solusi promosi untuk masalah usaha kecil di bengkel vespa ini. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif menggambarkan makna dari data atau fenomena yang dapat ditangkap dan dijadikan acuan untuk pembuatan artikel ini. Mudah-mudahan, dengan menulis akan lebih banyak teknopreneur muda yang mampu menciptakan banyak pekerjaan dan juga memanfaatkan internet.
ANALISIS KOMPARATIF SISTEM TANAM MONOKULTUR DAN TANAM TUMPANG SARI JAGUNG DAN KACANG-KACANGAN DI SULAWESI SELATAN Sari Intang; Amir Amir; Amiruddin Amiruddin
Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol 24, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/jpptp.v24n3.2021.p309-319

Abstract

Comparative analysis of the feasibility of monoculture maize farming with maize and beans intercropping in South Sulawesi. Optimizing the use of rainfed lowland land in South Sulawesi with corn commodity is still relatively low with a productivity level of 5,49 t/ha. This productivity is still far below the yield potential of superior maize varieties which are at the level of 9-11 t/ha. In the future, the status of agricultural land ownership in Indonesia is relatively narrow due to the population growth rate which has an impact on increasing the conversion of agricultural land for housing and others. encourage farmers to carry out intensification in increasing land productivity, one of which is through planting an intercropping system of corn and beans. This study aims to determine the income comparison between farmers who cultivate corn in monoculture with intercropping of corn and beans. The method of analysis used is the method of financial analysis by calculating the use of costs and income analysis as a consideration for farmers to decide on the selection of technology and innovations that will be adopted in their farming. The results showed that the cost of monoculture corn farming was Rp. 7.200.000, while the intercropping of maize with groundnut, soybean and green beans is Rp. 8.785.000, Rp. 8.015.000, Rp. 8.265.000. The cost of farming in intercropping is higher than the monoculture cropping system, due to the relatively large use of labor in the intercropping system. The income of corn monoculture farmers is 16.737.000 while the income of intercropping beans (peanuts, soybeans and green beans) is Rp. 18.244.000, Rp. 14.860.000, Rp. 16.035.000 The highest intercropping income of corn and peanuts is caused by the high selling price of peanuts compared to the selling prices of other commodities that are simultaneously cultivated, however, in the analysis of the R/C Ratio of corn farming in monoculture the highest (2,32) beat the R/C ratio of peanut intercropping (2,08). This is caused by the use of labor costs in intercropping corn with peanuts which is very high because labor costs in weeding peanuts are done manually. The R/C of soybean intercropping was 1,85 and the R/C of green bean intercropping was 1,94.  Keywords: intercropping, income, monoculture, peanut. ABSTRAK Optimalisasi pemanfaatan lahan sawah tadah hujan di Sulawesi Selatan dengan komoditas jagung masih tergolong rendah dengan tingkat produktivitas 5,49 t/ha. Produktivitas tersebut masih jauh dibawah potensi hasil varietas unggul jagung yang berada pada level 9-11 t/ha. Kedepan status kepemilikan lahan pertanian di Indonesia relatif sempit akibat laju pertumbuhan penduduk yang berdampak pada peningkatan alih fungsi lahan pertanian untuk perumahan dan lainnya. Halini yang mendorong petani untuk melakukan intensifikasi dalam meningkatkan produktivitas lahan, yang salah satu caranya melalui penanaman sistem tumpangsari jagung dengan kacang-kacangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pendapatan antara petani yang berusahatani jagung secara monokultur dengan tumpangsari jagung dengan kacang-kacangan. Metode analisis yang di lakukan adalah metode analisis finansial dengan menghitung penggunaan biaya-biaya dan analisis pendapatan sebagai bahan pertimbangan petani untuk memutuskan pemilihan teknologi dan inovasi yang akan diadopsi dalam usahataninya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, biaya usahatani jagung secara monokultur sebanyak Rp.7.200.000, sedangkan tumpangsari jagung dengan kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau, masing-masinng sebesar Rp.8.785.000, Rp.8.015.000, Rp.8.265.000. Biaya usahatani secara tumpangsari lebih tinggi dibanding dengan sistem tanam monokultur, disebabkan penggunaan tenaga kerja relative banyak pada sistem tumpangsari. Pendapatan petani monokultur jagung Rp.16.737.000,- sedangkan pendapatan tumpangsari kacang-kacangan (kacang tanah, kacang kedelai, dan kacang hijau) masing-masinng sebanyak Rp.18.244.000,  Rp.14.860.000, Rp.16.035.000. Pendapatan tumpangsari jagung dan kacang tanah yang paling tinggi disebabkan harga jual kacang tanah tergolong tinggi dibandingkan dengan harga penjualan komoditas lain yang diusahakan secara bersamaan. Namun, pada analisis R/C Ratio usahatani jagung secara monokultur yang paling tinggi (2,32) mengalahkan hasil R/C rasio tumpangsari kacang tanah (2,08). Hal ini disebabkan oleh penggunaan biaya tenaga kerja pada tumpangsari jagung dengan kacang tanah yang sangat tinggi karena biaya tenaga kerja pada penyiangan gulma tanaman kacang tanah di lakukan secara manual. Hasil R/C tumpangsari kacang kedelai 1,85 dan R/C tumpangsari kacang hijau 1,94.           Kata Kunci: Tumpangsari, pendapatan, monokultur, kacang tanah. 
ANALISIS MANAJEMEN PERKREDITAN UNTUK MENINGKATKAN PROFOTABILITAS PADA PT BANK SULSELBAR DI MAKASSAR Asnira Asnira; Amir Amir; Indrawahyuni Indrawahyuni
INVOICE : JURNAL ILMU AKUNTANSI Vol 1, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.787 KB) | DOI: 10.26618/inv.v1i2.2511

Abstract

Research aims to determine the effectiveness and growth of indigenous revenue in the district Revenue Service Makassar City. This type of research is quantitative descriptive. The population of this research is the financial report of Makassar City District revenue office. Samples taken from the financial report of the Makassar City District revenue office in the last five years, from 2013 until 2017. Data analysis uses the ratio of effectiveness and native revenue growth, indicating that from both analyses of financial ratios are effective.