Muhrin, Muhrin
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Akhlak Kepada Allah Swt. Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.792 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4855

Abstract

Ajaran Islam yang bersifat universal harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara totalitas. Penerapan tersebut tentu berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang kepada Tuhan, rasul-Nya, sesama manusia dan lingkungan sekitarnya.Khusus penerapan akhlak seorang hamba kepada Tuhan-Nya akan terlihat dari pengetahuan, prilaku dan gaya hidup yang dipenuhi dengan kesadaran tauhid kepada Allah SWT, hal itu bisa dibuktikan dengan berbagai perbuatan amal shaleh, ketaqwaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.Begitu juga bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW seperti dengan melaksanakan Sunnahnya, kemudian saling menghormati sesama manusia dan menjaga kelestarian lingkungan alam. Untuk itulah dalam menata kehidupan, diperlukan norma dan nilai, diperlukan standar  ukuran untuk menentukan apakah perbuatan dan tindakan yang dipilih itu baik atau tidak, benar atau salah, sehingga yang dilihat bukan hanya kepentingan diri sendiri, melainkan juga kepentingan orang lain, kepentingan bersama, kepentingan umat manusia secara keseluruhan. Dan untuk itulah setiap individu dituntut untuk memiliki moral yang baik atau akhlakul karimah. Kata Kunci: Akhlak, Allah Swt.
PERANAN GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.412 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3099

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan cangihnya teknologi, sudah banyak anak-anak yang meleceng perilakunya terutama anak-anak yang berada di daerah kota. Kebanyakan anak-anak yang berada dikota lebih cendrung menguunakan internet untuk hal yang tidak penting, contohnya saja banyak terjadi siswa yang sering menggunakan internet di hape untuk bermain serta membuka hal-hal yang tidak senonoh. Di bandingkan dengan anak-anak yang berada di desa, anak-anak yang berada didesa belum begitu banyak mengetahui tentang medsos dan hidup dalam lingkungan keluarga yang ketat dengan nilai agama dan budaya.Peranan guru dalam pembinaan siswa yaitu harus menanamkan dalam diri siswa tersebut nilai-nilai agama dan budaya yang sesuai dengan ajaran islam. Budaya juga harus diperhatikan karena dengan budaya yang baik akan mencerminkan akhlak yang baik. Kata Kunci: Guru, Pembinaan Akhlak, Peranan, Siswa
Akhlak Kepada Diri Sendiri Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.142 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3768

Abstract

Dewasa ini moral bangsa ini semakin hancur dan hilang hal ini terbukti dengan adanya perilaku-perilaku amoral yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia terutama kaum muda. Sikap amoral yang sekarang semakin merajalela di kehidupan masyarakat dan malah sudah dianggap biasa dan wajar dalam kehidupan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari kesalahan orang tua dalam mendidik anaknya yang membiarkan begitu saja tanpa dibekali adanya pengetahuan- pengetahuan agama yang dijadikan pedoman hidup dalam mengarunggi kehidupanya didunia.Salah satu kunci utama dalam membenahi akhlak bangsa ini yaitu dengan menitikberatkan pada lingkungan keluarga dan perlu penyadaran terhadap setiap keluarga bahwasanya pendidikan akhlak terutama pendidikan akhlak penting untuk diajarkan dan ditanamkan dalam diri seorang anak. Dalam proses penanaman nilai akhlak ini haruslah pertama kali ditanamkan nilai-nilai akhlak terhadap diri sendiri karena semua hal itu dimulai dari diri kita sendiri, setelah diri kita benar-benar tertanam nilai akhlak maka secara otomatis dapat menjalar dalam aspek-aspek kehidupan yang lain. Kata Kunci: Akhlak, Diri, Sendiri