Fauziah, Alia Rizki
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

CARA MENGATASI INFERIORITAS PADA ATLIT BERPRESTASI PEREMPUAN PENDERITA SKELIOSIS Prabowo, Hendro; Fauziah, Alia Rizki; Mahendra, Nabiel Y.
Jurnal Psikologi Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2021.v14i2.5140

Abstract

Skoliosis menurut National Institute of Arthitis and Musculoskeletal and Skin Disease (NIAMS) USA merupakan kelainan muskuloskeletal yang digambarkan dengan bengkoknya tulang belakang ke arah samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana gambaran mengenai inferioritas pada perempuan penderita skoliosis, (2) faktor-faktor apa saja yang menjadi penyebab inferioritas pada perempuan penderita skoliosis, serta (3) bagaimana gambaran striving for superiority pada perempuan penderita skoliosis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbentuk studi kasus pada seorang atlit berprestasi perempuan penderita skoliosis dengan jenis “S” dengan derajat kemiringan 19 derajat. Hasil dalam penelitian ini  pada gambaran inferioritas meliputi (1) penyakit masa kecil, (2) merasa dibedakan dan kesal, (3) ketakutan terhadap ayahnya, (4) suka menyendiri, (5) merasa psikologisnya tidak sehat dan didiagnosis PTSD, (6) menyerah akan kondisi keluarga, (7) skoliosis, (8) merasa sedih, serta (9) khawatir dengan postur tubuh dan ragu akan kondisinya. Kemudian pada faktor penyebab inferioritas meliputi (1) kekerasan dari ayah, (2) dihukum, dan (3) dibedakan. Selanjutnya, gambaran striving for superiority meliputi (1) les dan bimbel, (2) mengikuti lomba, (3) mendapatkan penghargaan, (4) beladiri, dan (5) termotivasi dari Usain Bolt.
HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA IBU Fauziah, Alia Rizki; Fatimah, Firda Fitri
UG Journal Vol 15, No 9 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang ibu mempunyai tugas penting dalam keluarga dimana dalam menjalankan tugas dapat menemui berbagai macam permasalahan seperti timbul konflik dengan pasangan, lelah dan stres dalam mengurus anak sehingga memengaruhi kesehatan mental ibu. Aspek penting yang diperlukan oleh ibu adalah kesejahteraan psikologis. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis adalah harga diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada ibu. Partisipan dalam penelitian ini berjulah 248 orang ibu. Metode penelitian adalah kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan korelasi product momen pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,673. Artinya terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara harga diri dengan kesejahteraan psikologis pada ibu. Semakin tinggi harga diri maka semakin tinggi kesejahteraan psikologis pada ibu. Sebaliknya, semakin rendah harga diri maka semakin rendah kesejahteraan psikologis pada ibu.
KECENDERUNGAN DEPRESI PASCA MELAHIRKAN PADA IBU PRIMIPARA Fauziah, Alia Rizki
UG Journal Vol 15, No 8 (2021)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kecenderungan depresi pasca melahirkan pada ibu primipara berdasarkan usia ibu, usia bayi, pekerjaan, pendidikan, bantuan orang lain dan siapa yang membantu mengasuh anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Partisipan penelitian berjumlah 80 ibu primipara. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistic deskriptif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa ibu dengan usia 31-35 memiliki kategori sangat rendah, ibu dengan usia bayi 6-9 bulan memiliki kategori rendah, ibu dengan pendidikan terakhir SMP memiliki kategori rendah ke sedang, dan ibu yang tidak dibantu orang lain dalam mengasuh anak memiliki kategori sangat rendah dibandingkan dengan ibu yang dibantu oleh orang lain. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa kecenderungan postpartum depression pada ibu primipara adalah rendah