Claim Missing Document
Check
Articles

Pemodelan Matematis Beban Tersebar Sebagai Beban Terpusat pada Sistem Distribusi 20 kV untuk Studi Aliran Daya Gina, I Made; Nrartha, I Made Ari
Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2008): MARET 2008
Publisher : Institute of Research and Community Outreach

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.45 KB) | DOI: 10.9744/jte.8.1.8-15

Abstract

Load flow study on distribution system sometime is not effective for radial power system, which have many distributed loads. This un-effectiveness caused by the bus model for distribution transformer is a load bus in a load flow study. A mathematical model for representing distributed load as lumped load is needed for reducing distributed loads. This research is subjected to make a distribution load model as lumped load by using mass center formula (TPM model) based on lumped load model, [5] Cheng and Shirmohammadi. This models are validated using MATPOWER ver. 3.0.0 load flow to compare model outputs and real condition outputs of distributed loads. Output variables of research is sending power (Ps), sending reactive power (Qs), voltage magnitude (Vr) and angle (r). Validation of these models use standard distribution system (SPLN) and implemented on Gunung Sari Feeder, Lombok. Results of research are TPM model has better than CS95 model. TPM model has error percentage : Ps 0.8780%, Qs 0.6860%, Vr 0.2782% and r 0.637375%. CS95 Model has error percentage: Ps 1.6222%, Qs 1.1843%, Vr 0.8080% and r 7,0762% on standar distribution system (SPLN). Implemented these models on Gunung Sari Feeder, TPM model also has better than CS95 Model. TPM model has error percentage: Ps 0.5155%, Qs 1.0417%, Vr 0% and r 2.0875%, CS95 model has error percentage: Ps 0.5155%, Qs 1.0417%, Vr 0.3566% and r 25.5249%. Abstract in Bahasa Indonesia: Studi Aliran daya pada sistem distribusi kadangkala tidak efektif untuk kasus sistem distribusi radial yang memiliki gardu distribusi cukup banyak. Ketidakefektifan ini disebabkan model bus untuk gardu distribusi merupakan bus beban dalam studi aliran daya. Diperlukan model matematis beban (gardu distribusi) tersebar sebagai beban terpusat untuk mengurangi gardu distribusi tersebar. Pada penelitian ini diusulkan pemodelan matematis beban terpusat menggunakan rumusan titik pusat massa (TPM) dengan acuan model beban terpusat, [5]Cheng dan Shirmohammadi. Model diuji dengan aliran daya MATPOWER versi 3.0.0. untuk validitas model diukur dengan % error (daya terkirim (Ps dan Qs), magnitude dan sudut tegangan terima) dengan kondisi real (beban tersebar). Sistem distribusi yang diacu adalah Sistem Distribusi Standar (SPLN) dan diimplemetasikan pada Penyulang Gunung Sari, Lombok. Hasil penelitian menunjukkan untuk berbagai konfigurasi sistem distribusi 20 kV SPLN, Model TPM lebih baik dari Model CS95 karena % errornya lebih kecil yaitu TPM Ps 0.8780%, Qs 0.6860%, Vr 0.2782% dan r 0.637375%. Model CS95 Ps 1.6222%, Qs 1.1843%, Vr 0.8080% dan r 7.0762%. Implemetasi pada Penyulang Gunung Sari, Model TPM juga juga lebih baik yaitu Ps 0.5155%, Qs 1.0417%, Vr 0% dan r 2.0875%. Model CS95 Ps 0.5155%, Qs 1.0417%, Vr 0.3566% dan r 25.5249%. Kata kunci : beban tersebar, beban terpusat, titik pusat massa, sistem distribusi 20 kV dan aliran daya
PERAMALAN BEBAN LISTRIK JANGKA PENDEK PADA SISTEM KELISTRIKAN LOMBOK DENGAN FUZZY TIME SERIES (FTS) Ida Ayu Mas C. Dewi; I Made Ari Nrartha; I Made Budi Suksmadana
DIELEKTRIKA Vol 3 No 1 (2016): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.276 KB)

Abstract

Tenaga listrik adalah salah satu kebutuhan dasar masyarakat pada era modern ini. Besarnya konsumsi listrik pada suatu waktu tidak dapat dihitung secara pasti. Jumlah konsumsi listrik yang tidak tentu dan tanpa diperkirakan terlebih dahulu dapat berpengaruh pada kesiapan dari unit pembangkit untuk menyediakan pasokan listrik kepada konsumen. Oleh karena itu, dibutuhkan peramalan beban listrik jangka pendek dalam pengoperasian suatu sistem tenaga listrik. Metode yang digunakan pada peramalan beban listrik jangka pendek pada tugas akhir ini adalah fuzzy time series. Model peramalan dengan fuzzy time series kemudian dibandingkan dengan model peramalan moving average. Kedua model ini kemudian digunakan untuk meramalkan beban listrik jangka pendek pada Sistem Kelistrikan Lombok dengan data beban listrik selama bulan Oktober 2013. Error rata-rata peramalan beban listrik jangka pendek bulan Oktober menggunakan metode fuzzy time series yaitu 5.31%, sedangkan dengan metode moving average 5.99%. Kata Kunci : Peramalan Beban Listrik, Peramalan Jangka Pendek, Fuzzy,Relational, Fuzzy Time Series
RANCANG BANGUN SMART kWh METER 3 FASE DENGAN KOMUNIKASI SMS GATEWAY Ida Bagus Fery Citarsa; I Made Ari Nrartha; Rahman Hidayat
DIELEKTRIKA Vol 7 No 2 (2020): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v7i2.246

Abstract

Smart kWh meter 3 fase yang dirancang merupakan sebuah alat ukur energi listrik 3 fase yang dapat berkomunikasi dengan penggunanya sehingga memudahkan dalam pengoperasiannya. Alat ini nantinya dapat diletakkan di gardu distribusi PLN untuk mengetahui berapa energi yang disalurkan. Hasil pengujian Smart kWh meter 3 fase yang dirancang menunjukkan bahwa selisih pengukuran antara sistem monitoring yang dibuat dengan alat ukur Watt Meter DW-6163 memiliki persentase kesalahan (error) rata-rata yang rendah untuk Vrms, Irms, Daya, dan Factor daya berturut-turut pada fase R, S, dan T. Berdasarkan nilai error dihasilkan, alat yang diancang termasuk golongan kelas 1.0 menurut standar IEC No. 13B-23 dan dapat digunakan pada panel 50 kVA. Selain itu waktu rata-rata yang dibutuhkan oleh smart kWh meter untuk mengirimkan data ke pengguna cukup singkat dari 10 kali pengiriman data yang dilakukan.
VISUALISASI PENGASUTAN MOTOR INDUKSI TIGA FASE BERBASIS PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL Sultan Sultan; Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha
DIELEKTRIKA Vol 4 No 1 (2017): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.738 KB)

Abstract

Motor induksi merupakan motor yang paling umum digunakan pada berbagai peralatan industri. Popularitasnya karena rancangannya yang sederhana, murah dan mudah didapat, dan dapat langsung disambungkan ke sumber daya AC. Motor induksi tiga fase kapasitas besar membawa permasalahan pada sistem dan peralatan yang terhubung ke sistem listrik atau pada motor itu sendiri, yaitu saat motor induksi tersebut diasut. Arus pengasutan motor induksi bisa mencapai 6-7 kali arus nominal motor (arus beban penuh motor) yang dapat menyebakan drop tegangan yang besar pada sistem bahkan bisa tidak bekerjanya motor induksi yang diasut. Metoda pengasutan dibutuhkan untuk mengurangi arus asut yang tinggi seperti metoda Y/D. Perkembangan metoda kontrol pada industri seperti PLC (Programmable Logic Conrol), membuat penggunaan pengawatan pada metoda pengasutan motor induksi lebih sedikit dan kalau ada kesalahan fungsi dapat diketahui secara cepat serta dapat dipantau fungsi kerja masing-masing peralatan. Penggunaan PLC dapat mengurangi ukuran panel yang digunakan dan rangkaian lebih sederhana. Kondisi ini menyebabkan industri-industri besar beralih menggunakan PLC untuk semua keperluan pengasutan motor dan kontrol-kontrol peralatannya. Penelitian ini berhasil membuat sebuah modul yang dapat digunakan untuk pengasutan motor induksi tiga fase berbasis PLC. Kontrol PLC pada pengasutan motor induksi tiga fase pada penelitian ini memerlukan rangkaian kabel yang lebih sedikit dari pada kontrol konvensional, kepresisian waktu dan hasil kontrol yang lebih pasti dengan kesalahan kontrol yang lebih kecil.
ANALISIS PENGARUH UNIT PEMBANGKIT TERSEBAR TERHADAP STABILITAS DINAMIS SISTEM TENAGA Agung Budi Muljono; I Made Ari Nrartha
Jurnal Teknologi Elektro Vol 8 No 1 (2009): (January - June) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.923 KB)

Abstract

Deregulasi pada sistem tenaga saat ini membawa kecenderungan untuk membangun unit-unit pembangkit yang letaknya tersebar dekat dengan pusat-pusat beban. Unit ini umumnya berkapasitas kecil berbeda dengan kondisi sistem lama yaitu pembangkit berkapasitas besar terletak terpusat (lumped). Beroperasinya unit pembangkit tersebar membawa kecenderungan transfer daya inter dan antar area menjadi berkembang. Hal ini mengakibatkan perubahan titik operasi pembangkitan dan pola aliran daya yang akan menyebabkan masalah pada stabilitas dinamis sistem. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh unit pembangkit tersebar terhadap stabilitas dinamis sistem tenaga. Pada penelitian ini dibuat dan diuji program untuk stabilitas dinamis dengan program aplikasi MatPower 3.0 dan MATLAB 7.0.4. Pembangkit tersebar (DG) yang diteliti adalah PLTM yang masuk ke salah satu bus pada sistem 14 bus dan 4 pembangkit. Hasil penelitian menunjukkan sistem yang diteliti berada  pada kondisi stabil untuk beban puncak dan gangguan penambahan beban 10%. Pengaruh DG membawa dampak perbaikan pada pembangkit yang terhubung langsung dengan DG rata-rata sebesar 0.2280 pu (0.26 %), tetapi memberikan respon keterlambatan  nilai settling time terhadap gangguan rata-rata sebesar 13,84 detik.
PERANCANGAN SOFT STARTING PADA MOTOR INDUKSI TIGA PHASE MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER ATMEGA328 Rizki Ardiansyah; I Made Ari Nrartha; I Made Budi Sukmadana
DIELEKTRIKA Vol 2 No 2 (2015): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1724.812 KB)

Abstract

Motor induksi adalah mesin listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Motor induksi tiga phase tipe sangkar bajing banyak digunakan karena konstruksi yang sederhana dan perawatan yang mudah. Kendala operasi motor induksi ini adalah arus pengasutannya mencapai lima sampai tujuh kali arus nominal, sehingga diperlukan suatu metode pengasutan untuk mengatasi hal tersebut. Metode soft starting pada penelitian ini memberikan tegangan input ke motor secara bertahap. Pemberian tegangan input diatur menggunakan triac yang ditrigger dengan mikrokontroler Atmega328. Rangkaian Soft starting digunakan pada saat pengasutan, dan motor terhubung secara langsung ke sumber tenaga ketika running. Penelitian ini menghasilkan modul soft starting untuk kapasitas motor 1 kW. Arus pengasutan dalam kondisi tanpa beban didapatkan 2.19 A, dan kondisi berbeban 5.80 A. Arus pengasutan tersebut masih lebih kecil dibandingkan dengan arus pengasutan secara langsung yaitu 6.59 A dalam kondisi tanpa beban, dan 8.61 A pada kondisi berbeban. Kata Kunci : Motor Induksi Tiga Phase, Soft Starting, Triac, Mikrokontrroller ATMega328 ABSTRACT Induction motors is an electrical machines that convert electrical energy into mechanical energy. Three phase squirrel cage induction motor a widely used because it has a simple construction, and easy maintenance. Operating it’s problem is a starting currents that are five to seven times the nominal current. Therefore, we need a method to overcome this it.Soft starting method in this research is provides an input voltage to the motor gradually. Giving the input voltage is set using a triac triggered by the microcontroller ATmega328. Soft starting circuit is used at starting time, and the motor connected directly to the power source while it’s running.The result of this research is soft starting module for 1kW motor capacity. Starting current in the no-load condition is 2.19 A, and 5.80 A on the load condition. Starting current is still smaller than the direct starting current is 6.59 A in the no-load condition, and 8.61 A on the load condition. Keywords : Three Phase Induction Motor, Soft Starting, Triac, Mikrokontroller ATMega328
PERBANDINGAN UNJUK KERJA BERBAGAI TIPE BUS DISTRIBUTED GENERATION BERDASARKAN LOKASI DAN KAPASITAS OPTIMAL MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Nrartha, I.A.M Nrartha, I.A.M; Muljono, A.B Muljono, A.B; Sultan Sultan; Ginarsa Ginarsa
SENTIA 2015 Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.457 KB)

Abstract

Perkembangan pemanfaatan energi alternatif disamping energi konvensional untuk pembangkit energi listrik seperti energi surya, energi panas bumi, energi angin, energi air menyebabkan banyak terbangun pembangkit listrik yang letaknya tersebar (distributed generation/DG). DG pada sistem tenaga listrik dapat dimodelkan ke dalam berbagai tipe bus tergantung dari jenis generator yang digunakan. Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) dan pembangkit diesel yang menggunakan generator sinkron dapat dimodelkan sebagai bus kontrol tegangan (bus tipe PV), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) yang menggunakan generator  induksi dapat dimodelkan sebagai bus injeksi daya aktif dan reaktif (bus tipe PQ), sedangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat dimodelkan sebagai bus injeksi daya aktif (bus tipe P). Penelitian ini memilih lokasi pada bus 33 kV dari sistem IEEE 30 bus untuk penempatan dan penentuan kapasitas optimal DG dengan berbagai tipe bus menggunakan algoritma genetika. Hasil penelitian menunjukkan DG dengan bus tipe P, selain mengurangi rugi daya aktif juga dapat mengurangi rugi daya reaktif pada sistem. Perbaikan profil tegangan dan reduksi rugi daya terbaik diperoleh dari kombinasi bus DG tipe PQ, PQ, PQ, pada bus ke-19, bus ke-30 dan bus ke-18.
Identifikasi dan Pengolahan Kandungan Harmonisa Sinyal Arus pada Beban Listrik Mobile Berbasis Arduino UNO A B Muljono; I.M.A Nrartha; I.M. Ginarsa; I.M.B Suksmadana
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2017.9.2.3

Abstract

Kemajuan dan gaya hidup praktis membawa dampak pemakaian charger untuk beban-beban listrik mobile semakin banyak. Charger adalah beban non-linear yang memberikan dampak distorsi sinyal arus yang cukup tinggi pada sistem tenaga. Kandungan harmonisa sinyal arus pada beban-beban listrik mobile perlu dikaji untuk mendapatkan Total Harmonic Distortion current (THDi) dan Distortion Factor (DF). Penelitian ini adalah mendesain sebuah sistem untuk mengidentifikasi dan mengolah kandungan harmonsa sinyal arus berbasis Arduino UNO pada beban listrik mobile. Sensor arus yang digunakan adalah Current Transfromer (CT) koil. Hasil pembacaan sensor diteruskan ke komputer melalui port serial dan ditampilkan dalam bentuk GUI pada MATLAB. Diperoleh hasil kandungan harmonisa yang tinggi pada frekuensi harmonisa kelipatan ganjil dari frekuensi dasar 50 Hz berturut-turut, yaitu: 87,44%, 72,62%, 53,12%, 38,06%, 28,02%, 22,54%, 18,33%, 14,59%, dengan rerata THDi sebesar 142,69% dan rerata DF sebesar 0,57. 
UJI KELAYAKAN MINYAK BIJI KETAPANG SEBAGAI BAHAN ISOLASI CAIR TRANSFORMATOR Julia Kamilatin; Warindi Warindi; I Made Ari Nrartha
DIELEKTRIKA Vol 8 No 1 (2021): DIELEKTRIKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/dielektrika.v8i1.260

Abstract

Transformator merupakan suatu peralatan listrik yang berfungsi untuk merubah tegangan arus bolak-balik dari satu level ke level lainnya. Di dalam trafo khususnya trafo daya terdapat oli trafo yang berfungsi sebagai pendingin yang menyalurkan panas ke sirip trafo serta sebagai alat pemadam busur api jika terjadi percikan api pada lilitan trafo. Minyak transformator umumnya diperoleh dari minyak bumi yang semakin berkurang seiring berjalannya waktu dan kurang ramah lingkungan, sehingga diperlukan alternatif lain untuk mengatasinya. Penelitian kelayakan minyak biji ketapang sebagai bahan isolasi cair transformator bertujuan untuk mengetahui kelayakan minyak biji ketapang berdasarkan spesifikasi minyak trafo bekas yang diijinkan (SPLN 49-1: 1982 dan IEC 60296: 2012). Pengujian ini dilakukan dengan beberapa jenis pengujian yaitu pengujian kadar air, densitas, viskositas, dan pengujian tegangan tembus. Dari hasil pengujian diperoleh kadar air minyak biji ketapang 10 mg/kg, nilai densitas 0,921 gram/cm3, nilai viskositas 14,665 cSt dan nilai tegangan tembus 68,9 kV. Dari hasil tersebut, berdasarkan spesifikasi minyak isolasi cair transformator, minyak biji ketapang masih belum memenuhi standar dilihat dari nilai densitas minyaknya
Dynamic Stability Improvement of Multimachine Power Systems using ANFIS-based Power System Stabilizer Agung Budi Muljono; I Made Ginarsa; I Made Ari Nrartha
TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 13, No 4: December 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/telkomnika.v13i4.2049

Abstract

Modern power system are very vurnerable to against load fluctuation during their operation. Load fluctuation identified as small disturbance is important to test dynamic (small signal) stability. This research is focused on improvement of multimachine dynamic stability by using ANFIS-based power system stabilizer (proposed PSS). ANFIS method is proposed because the ANFIS computation is more efective than Mamdani fuzzy computation. Simulation results show that the proposed PSS is able to maintain the dynamic stability by decreasing peak overshoot (Po) to the value -3,37´10-5 pu/pu and accelerating settling time (St) to the time 4.01 s for rotor speed deviation Machine-2. Also, the Po is decreased to the value -3,37´10-5 pu/pu and the St is accelerated to the time 3.98 s for rotor speed deviation Machine-3.