Mohd. Arifullah
Fakultas Ushuluddin IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sikap Calon Intelektual Muslim terhadap Orientalisme: Respons Mahasiswa Prodi KPI Fakultas Ushuluddin IAIN STS Jambi Arifullah, Mohd.; Salim, Agus
Media Akademika Vol 27, No 4 (2012)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini mengemukakan pola sikap Muslim terhadap Barat berdasarkan respon mahasiswa Prodi KPI Fak. Ushuluddin IAIN STS Jambi terhadap kajian orientalisme. Uraian diawali dengan pembahasan konseptual tentang persoalan di seputar orientalisme, mulai dari pengertian hingga respon terhadap orientalisme. Dilanjutkan dengan upaya memotret respon mahasiswa terhadap kajian orientalisme, yang menunjukkan bahwa rata-rata mahasiswa melihat kajian orientalisme secara positif. Walaupun terdapat di antaranya yang melihat secara negatif; tanggapan mahasiswa terhadap objektivitas kajian orientalisme juga terbelah dalam beberapa pandangan, rata-rata mahasiswa melihat orientalisme sebagai kajian objektif, namun terdapat pula mahasiswa yang melihat orientalisme tetap menyisakan pandangan subjektif dalam melihat Islam; latar belakang pendidikan, tingkat pemahaman keagamaan, dan budaya akademik yang dianut mahasiswa merupakan faktor yang menentukan cara pandang mereka terhadap orientalisme. Semakin terbuka budaya akademik mereka akan semakin terbuka pula tanggapan mereka terhadap orientalisme, demikian pula sebaliknya; sikap Islam terhadap orientalisme tidak harus dilakukan melalui cara-cara emosional. Dibutuhkan sikap saling terbuka dan saling memahami.
WACANA TENSI AKAL DAN WAHYU: AKAR DIKOTOMI SAINS DAN AGAMA DALAM TRADISI ISLAM DAN BARAT Arifullah, Mohd.
Tajdid Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akal dan wahyu dalam beberapa tradisi keilmuan dilihat sebagai entitas yang berbeda, keduanya dipahami dalam bahasa dan logika yang unik. Imbasnya akal dan wahyu menjadi entitas yang dilihat secara kontradiktif dan dipahami dalam tensi tertentu. Fenomena ini tentu tidak terjadi secara otomat, hal inilah yang kemudian akan diperlihatkan dalam atrikel ini dalam pendekatan historis-filosofis. Langkah awal yang ditempuh penulis adalah mendudukkan dua akar tradisi yang terbelah, yaitu tradisi keilmuan Islam dan tradisi keilmuan Barat yang masing-masing bermuara pada kuub yang berbeda. Selanjutnya penulis berupaya memotret ruang gerak historis kedua tradisi, yang memunculkan tensi antara akal dan wahyu. Dalam upaya tersebut penulis berupaya memperlihatkan akar dikotomis tensi akal dan wahyu dalam tradisi keilmuan Islam dan Barat modern. Kata Kunci: Akal, Wahyu, Islam, Barat, Normativitas, Modernitas.
Hubungan Sains dan Agama (Rekonstruksi Citra Islam di Tengah Ortodoksi dan Perkembangan Sains Kontemporer) Arifullah, Mohd.
Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Vol 21, No 1 (2006)
Publisher : Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam is now facing some negative image projections from many parties especially if they view Islam from its historical dimension. This article highlights these projections and providing Moslems of how they should behave responding to these charges objectively through self-critic and science-critic. By doing these, we, Moslems, can put these projections infair proportion. These problems are processed employing realism metaphysic approach together with its 3 analytical models namely historical analysis, archeological analysis of thoughts, and deconstructive analysis. The writer uncovers that understanding religion should not merely be based on its textual bases but should also be integrated with many other approctches and dimensions for a holistic understanding of Islam.
ECO-ETHICS SPIRITUAL BERBASIS RELASI ANTARA MANUSIA DAN LINGKUNGAN DALAM NORMATIVITAS ISLAM Arifullah, Mohd.
Tajdid Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia sebagai khalifat al-Lah fi al-Ardh, memiliki kewenangan untuk mendayagunakan dan mengoptimalisasikan potensi sumber daya alam, namun tidak harus dilakukan semata dengan mempertimbangkan aspek ekonomi. Melalui kesadaran seperti ini, dibutuhkan suatu nilai etika tertentu dalam melihat relasi manusia sebagai khalifah Allah dengan  alam/ lingkungan hidup sebagai amanah kekhalifahan manusia. Penulis tertarik untuk menelisik lebih jauh perspektif etika Islam dalam melihat relasi antara manusia sebagai subjek dan lingkungan sebagai objek. Tujuannya adalah memberikan basis konseptual-normatif bagi sebuah tindakan mulia, yaitu pelestarian lingkungan hidup.
RETHINKING ISLAM DAN SAINS: Penelisikan terhadap Hakikat Ilmu dalam Tradisi Islam Arifullah, Mohd.
Tajdid Vol 14, No 1 (2015)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tradisi ilmiah dalam Islam dewasa ini dapat dikatakan mulai muncul kembali, dan semua itu tidak terlepas dari upaya yang telah dilakukan oleh beberapa cendikiawan, intelektual dan juga sarjanawan Islam yang menyerukan “rethinking” Islam yang kemudian berimbas pada pemahaman yang terbuka atas sains, hingga berdampak  pada keterbukaan tradisi ilmiah di dunia Islam dewasa ini. Walaupun hasil yag diharapkan belum sepenuhnya terlihat karena masih adanya pandangan dualis terhadap sains namun besar harapan bahwa resurgensi Islam akan mewujud. Dalam kerangka inilah karya tulis ini dibuat, diawali dari kesadaran tentang adanya malapetaka metafisika yang melanda dunia Islam, hingga membutuhkan upaya “rethinking” Islam. Lebih jauh diutarakan pula pemetaan hubungan sains dan agama, yang kemudian menjadi alat ukur untuk melihat pertumbuhan sains dalam Islam yang fluktuatif. Akhirnya bahasan ditutup dengan uraian tentang redefinisi sain dalam tradisi empiris Islam. Kata Kunci:  Memikirkan Ulang,  Keterbukaan,  Tauhid,  Tradisi Ilmiah
RESPON PARADIGMATIK TRANSMODERNIS- ME: Kritis atas Modernitas dan posmodernitas dalam Pembentukan Paradigma Ilmu Islam Arifullah, Mohd.
Tajdid Vol 14, No 2 (2015)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Respons paradigmatik terhadap bagunan paradigma modern dewasa ini menjadi rangkaian isi dari karya ini, yang mencoba memperlihatkan pergumulan modernitas dan postmodernitas, yang pada akhirnnya mesti dicarikan solusi alternatif. Sebuah solusi yang merupakan sintesa dari keduanya, dan Transmodernitas kemudian penulis angkat sebagai solusi alternatif yang mampu melewati ambang batas keduanya. Ia merupakan proyek kritis dan responsif terhadap unsur negatif kedua paradigma sekaligus proyek konsevasi unsur positif keduanya, melalui upaya mentransendensi modernitas dan menegasi kekacauan postmodernitas. Karya ini akhirnya ditutup dengan bahasan penyinambung tentang transmodernitas dalam perspektif Islam.   Kata kunci: Modernisme, Post-Modernisme, Transmodernisme
Hegemoni Sosial dan Politik Identitas Putra Daerah Jambi Ulum, Bahrul; Jannah, St. Raudhatul; Jannah, St. Raudhatul; Arifullah, Mohd.
al-Daulah: Jurnal Hukum dan Perundangan Islam Vol 7 No 1 (2017): April 2017
Publisher : Prodi Siyasah Jinayah (Hukum Tata Negara dan Hukum Pidana Islam) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.427 KB) | DOI: 10.15642/ad.2017.7.1.223-249

Abstract

Abstract: The article describes social hegemony and political domination of local people identity in Jambi. As elsewhere in Indonesia, Jambi is composed of locals and migrants. There is apparent hegemonic contestation between locals and migrants in Jambi. Migrants seems well-fit in Jambi and play significant role in urban context. In contrast, with exception of people of Kerinci and Malayu Jambi, locals seems to be marginalized especially people from Anak Dalam tribe who still hold on their primordial tradition. In political realm, locality and primordial sentiments still play major role during regional political election.  The structure and use of politics of identity in Jambi is manifested by the occurrence of conflict of interest and sectoral ego which employs three main power instruments; bureaucracy, religion ad law. Keywords: Locals and migrants, conflict, political hegemony, social domination Abstrak: Artikel ini menggambarkan hegemoni sosial dan dominasi politik identitas putra daerah di Provinsi Jambi. Masyarakat Jambi terdiri dari warga pribumi dan pendatang. Hegemoni di masyarakat Jambi antara penduduk pribumi dan pendatang, secara kasat mata, kalangan pendatang tidak mengalami masalah sosial, penduduk pendatang justru memainkan peran penting di pusat-pusat perkotaan, sementara kebanyakan penduduk pribumi, kecuali Suku Kerinci dan Suku Melayu Jambi, menempati posisi yang agak termarjinalkan, terutama Suku Anak Dalam yang masih terlihat enggan untuk mengakomodir kemajuan dalam kehidupan mereka yang lestari. Dalam dimensi politik, isu kedaerahan ataupun sentimen primordialisme dalam kehidupan masyarakat Jambi sangat kentara. Bangunan pola operasionalisasi politik identitas dapat ditemukan pada berbagai realitas yang terjadi pada masyarakat Jambi yang ditunjukkan dari banyaknya benturan kepentingan (conflic of interest) dan fenomena ego sektoral dengan menggunakan tiga instrumen kuasa utama, yaitu (a) kuasa pemerintahan; (b) kuasa agama;  (c) kuasa hukum. Kata Kunci : Putra daerah, hegemoni politik, dominasi sosial.