Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas dan Kandungan Jenis Asam Lemak dalam Minyak yang Dipanaskan dengan MetodeTitrasi Asam Basa dan Kromatografi Gas Budi Untari; Miksusanti; Al Ainna
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.802 KB)

Abstract

Asam lemak bebas merupakan parameter penentu mutu minyak goreng sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam lemak bebas pada minyak goreng serta untuk melihat kandungan asam lemak pada minyak goreng akibat pengaruh pemanasan. Penentuan kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa dan kandungan asam lemak dilakukan dengan metode kromatografi gas. Sampel dipanaskan dengan variasi waktu 5 dan 15 menit dengan masing-masing suhu 80, 100, 150 dan 200°C. Kadar asam lemak bebas dikatakan normal atau aman jika tidak melebihi nilai kadar asam lemak bebas SNI yaitu 0,30%. Hasil analisis kadar asam lemak bebas kontrol masih aman atau normal <0,30%, sampel waktu 5 menit masih aman atau normal <0,30%. Sampel waktu 15 menit dengan suhu 80 dan 100°C masih aman atau normal. Sampel suhu 150 dan 200°C tidak aman atau tidak normal >0,30%. Waktu pemanasan dan suhu pemanasan dapat meningkatkan kadar asam lemak bebas. Hasil analisis kromatografi gas kandungan asam lemak kontrol (sebelum pemanasan) terdapat 17 jenis asam lemak dengan kandungan tertinggi asam oleat 44,39% dan asam palmitat 38,28%. Sampel yang paling rusak yaitu waktu pemanasan 15 menit dengan suhu 200°C memiliki 17 jenis asam lemak dan kandungan asam oleat menurun menjadi 41,86% sedangkan asam palmitat meningkat menajadi 39,28%. Berdasarkan analisis SPSS dan Minitab lama waktu pemanasan dan tinggi suhu pemanasan berpengaruh nyata terhadap peningkatan kadar asam lemak bebas dari minyak goreng.