Maria Dewi Astuti
Department of Chemistry, Lambung Mangkurat University, Banjarbaru, South Kalimantan 70713

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ISOLASI DAN UJI TOKSISITAS SENYAWA AKTIF DARI EKSTRAK METILENA KLORIDA (MTC) LENGKUAS PUTIH (Alpinia galanga (L)Willd) Jayanti, Nolika Wiji; Astuti, Maria Dewi; Komari, Noer; Rosyidah, Kholifatu
CHEMISTRY PROGRESS Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/cp.5.2.2012.774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi senyawa hasil isolasi ekstrak metilena klorida lengkuas putih, Alpinia galanga (L) Willd berdasarkan data spektra UV-Vis dan spektra IR, serta menentukan nilai Lethal Concentration (LC)50 senyawa aktif hasil isolasi. Pemisahan ekstrak metilena kloridamenggunakan kromatografi kolom gravitasi (KKG) menghasilkan 220 vial yang digabung menjadi 12 fraksi gabungan (fraksi A-L). Uji Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) menunjukkan fraksi I berpotensi sebagai antikanker. Fraksi I dimurnikan lebih lanjut menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) preparatif hingga didapatkan 3 fraksi (I1, I2, dan I3). Fraksi I1 dan I2 diuji kemurniannya dengan KLT tiga sistem eluen dan KLT dua dimensi, menghasilkan senyawa murni, I1 dan I2. Senyawa I1 didapat sebanyak 3,67 mg padatan berwarna kuning dan senyawa I2 didapat sebanyak 6,97 mg padatan berwarna putih. Spektra UV-Vis senyawa I1 menunjukkan adanya cincin aromatik. Spektra IR senyawa I1 menunjukkan adanya gugus –OH, -C=O, -CH alifatik dan –C-O. Senyawa I1 diduga kuat sebagai senyawa flavonoid golongan flavon. Spektra UV-Vis senyawa I2 menunjukkan adanya kromofor -C=C yang tidak terkonjugasi. Spektra IR senyawa I2 menunjukkan adanya gugus –CH alifatik, –C=O, –C=C dan –C–O. Senyawa I2 diduga kuat golongan triterpenoid. Uji toksisitas dilakukan pada senyawa I2 dengan metode Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) diperoleh nilai LC50 sebesar 62,4979 ppm. Senyawa I2 berpotensi sebagai antikanker.Penelitian ini bertujuan untuk melakukan karakterisasi senyawa hasil isolasi ekstrak metilena klorida lengkuas putih, Alpinia galanga (L) Willd berdasarkan data spektra UV-Vis dan spektra IR, serta menentukan nilai Lethal Concentration (LC)50 senyawa aktif hasil isolasi. Pemisahan ekstrak metilena kloridamenggunakan kromatografi kolom gravitasi (KKG) menghasilkan 220 vial yang digabung menjadi 12 fraksi gabungan (fraksi A-L). Uji Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) menunjukkan fraksi I berpotensi sebagai antikanker. Fraksi I dimurnikan lebih lanjut menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) preparatif hingga didapatkan 3 fraksi (I1, I2, dan I3). Fraksi I1 dan I2 diuji kemurniannya dengan KLT tiga sistem eluen dan KLT dua dimensi, menghasilkan senyawa murni, I1 dan I2. Senyawa I1 didapat sebanyak 3,67 mg padatan berwarna kuning dan senyawa I2 didapat sebanyak 6,97 mg padatan berwarna putih. Spektra UV-Vis senyawa I1 menunjukkan adanya cincin aromatik. Spektra IR senyawa I1 menunjukkan adanya gugus –OH, -C=O, -CH alifatik dan –C-O. Senyawa I1 diduga kuat sebagai senyawa flavonoid golongan flavon. Spektra UV-Vis senyawa I2 menunjukkan adanya kromofor -C=C yang tidak terkonjugasi. Spektra IR senyawa I2 menunjukkan adanya gugus –CH alifatik, –C=O, –C=C dan –C–O. Senyawa I2 diduga kuat golongan triterpenoid. Uji toksisitas dilakukan pada senyawa I2 dengan metode Brine Shrimps Lethality Test (BSLT) diperoleh nilai LC50 sebesar 62,4979 ppm. Senyawa I2 berpotensi sebagai antikanker.
SENYAWA FENOLAT DARI KAYU BATANG Garcinia picrorhiza Miq Astuti, Maria Dewi; Ersam, Taslim
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa biflavonoid, 5,7,4,3",5",7",12-heptahidroksi-12-metilhidrofuran-(3,4)-3,8"-biflavanon (1), dan benzofenon, 2,2,4-trihidroksibenzofenon (2), telah diisolasi dariekstrak etilasetat kayu batang Garcinia picrorhiza Miq (Clusiaceae). Ekstrak etilasetatdifraksinasi dengan metode kromatografi berulang. Penentuan struktur dilakukanberdasarkan data spektroskopi (UV, IR, 1H-NMR dan 13C-NMR) dan perbandinganspektrum dengan biflavonoid dan benzofenon ynag telah dikenal. Dilakukan pula ujiaktivitas antioksidan (metode DPPH) senyawa hasil isolasi.Kata Kunci: biflavonoid, benzofenon, Garcinia picrorhiza Miq, Clusiaceae.
PENENTUAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BULBUS BAWANG DAYAK (Eleutherine americana Merr.) Kuntorini, Evi Mintowati; Astuti, Maria Dewi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 1 (2010)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekstraksi dan penentuan aktivitas antioksidan ekstrak bulbus bawang dayak (Eleutherineamericana Merr) yang berasal dari Banjarbaru telah dilakukan. Bulbus bawang dayakdiekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol. Metode DPPH digunakanuntuk menentukan aktivitas antioksidan ekstrak. Ekstrak etanol menunjukkan aktivitasantioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 25,3339 μg/ml.Kata Kunci: bawang dayak, Eleutherine americana Merr, aktivitas antioksidan, ekstraketanol
ISOLASI SENYAWA ANTIOKSIDAN DARI KULIT BATANG TUMBUHAN BINJAI (Mangifera caesia) Rosyidah, Kholifatu; Siska, Siska; Astuti, Maria Dewi
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan isolasi senyawa antioksidan dari kulit batang tumbuhan binjai (M. caesia). Aktivitas antioksidan senyawa hasil isolasi memiliki nilai IC50 sebesar 202,0 ppm yang lebih kecil dibandingkan dengan IC50 vitamin C sebesar 3,7 ppm.Kata kunci: binjai, M.caesia, senyawa antioksidan, isolasi
IMOBILISASI 1,8-DIHIDROXYANTHRAQUINON PADA SILIKA GEL MELALUI PROSES SOL-GEL Astuti, Maria Dewi; Nurmasari, Radna; Mujiyanti, Dwi Rasy
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang imobilisasi silika gel dengan 1,8 Dihidroxyanthraquinone melalui proses sol-gel dan karakterisasinya. Kajian yang dilakukan meliputi sintesis dan karakterisasi silika terimobilisasi 1,8 Dihidroxyanthraquinone. Metode yang digunakan ialah metode sol-gel. Karakterisasi silika gel dilakukan dengan spektrofotometer inframerah (FTIR) dan difraktometer sinar-X (XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silika terimobilisasi 1,8 Dihidroxyanthraquinone berhasil dibuat yang ditunjukkan oleh munculnya serapan inframerah dari gugus fungsional –OH, C=O, C-C dan C-H,. Data XRD menunjukkan bahwa struktur silika terimobilisasi 1,8 Dihidroxyanthraquinone semakin bersifat kristal hampir menyerupai senyawa organik sebagai agen pemodifikasi silika gel.Kata kunci : silika gel, imobilisasi, 1,8 Dihidroxyanthraquinone, sol-gel
Uji Antioksidan Senyawa Terpenoid Dari Fraksi M-17 Ekstrak Metilena Klorida Kulit Batang Tumbuhan Kasturi (Mangifera casturi) Prayitno, Budi; Rosyidah, Kholifatu; Astuti, Maria Dewi
JURNAL PHARMASCIENCE Vol 3, No 1 (2016): JURNAL PHARMASCIENCE
Publisher : JURNAL PHARMASCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang isolasi senyawa dari ekstrak metilen klorida telah dilakukan. Hasil analisis diduga senyawa tersebut adalah senyawa (23-E)-27-nor-3β-hidroksisikloart-23-en-25-on. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan terhadap radikal DPPH. Uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikril hidrazil). Vitamin C digunakan sebagai kontrol positif. Senyawa 1 memiliki nilai IC50 sebesar 6.751 ppm dan IC50 vitamin C sebesar 2,98 ppm, sehingga senyawa ini tidak aktif antioksidan.  Kata kunci: Mangifera  casturi., antioksidan, triterpenoid