Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Mobile and Forensics

Visualisasi Informasi Website International Conference Berdasarkan Web-Quality Framework Pangistu, Lalu Arfi Maulana; Azhari, Ahmad; Aktawan, Agus
Mobile and Forensics Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1282

Abstract

Konferensi merupakan pertemuan yang bertujuan untuk bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Dengan adanya perkembangan teknologi membuat manusia berfikir untuk dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Salah satunya yaitu membuat sistem konvensional menjadi sistem yang terkomputerisasi. Dengan memanfaatkan fasilitas website yang terhubung ke internet, pihak penyelenggara konferensi dapat lebih efektif untuk melakukan penyebaran informasi, registrasi, submisi, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan konferensi.Pentingnya pengukuran kualitas pada website menjadi tolak ukur dalam meningkatkan kinerja sesuai dengan visi dan misi dari penerapan website. Pada penelitian ini, penulis merancang sistem informasi pada konferensi internasional berbasis website. Metodologi pengembangan website yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC). Metode pengujian kualitas website menggunakan 4 metode pengujian, diantaranya Alpha Test, SUS, UAT, dan UEQ. Sistem ini menghasilkan sistem informasi konferensi internasional berbasis website yang bekerja dengan baik dengan hasil pengujian alpha test sebesar 92%, menampilkan informasi yang sesuai dengan hasil pengujian SUS sebesar 73%, dapat diterima masyarakat dan layak ditunjukkan dari hasil pengujian UAT sebesar 75%, dan pengujian User Experience (UX) mendapatkan penilaian yang masuk ke dalam kategori “baik” dari hasil pengujian UEQ.
Ekstraksi Logis Forensik Mobile pada Aplikasi E-Commerce Android Anwar, Nuril; Akbar, Son Ali; Azhari, Ahmad; Suryanto, Imam
Mobile and Forensics Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1791

Abstract

Pesatnya perkembangan aplikasi android, terutama aplikasi di bidang e-commerce dan transaksi jual beli online yang populer di Indonesia, memaksa pengguna untuk memberikan izin untuk menggunakan fitur dan layanan aplikasi selama pemasangan dan pasca pemasangan. Kurangnya pemahaman pengguna akan resiko dari izin akses yang diminta oleh aplikasi sebelum atau setelah melakukan instalasi menjadikan celah pada keamanan data pengguna untuk mengakses fitur pada perangkat smartphone seperti kamera, media penyimpanan, kontak, akun dan fitur lainnya. Logical Extraction Method menjadi metode yang digunakan untuk mendapatkan data aplikasi dengan mengakusisi seluruh data file sistem pada smartphone menggunakan bantuan tools MOBILedit Forensic, TWRP (Team Win Recovery Project), dan Aplikasi Migrate. Akusisi data dari masing-masing aplikasi akan diambil Android Package File (APK) yang digunakan untuk proses analisis secara statis dengan menggunakan Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tiga aplikasi teratas e-commerce terdapat 51 izin akses dan dari tiga aplikasi e-commerce terpopuler di Indonesia dengan tingkat keamanan paling berbahaya dengan 49 izin akses, 7 izin akses normal dan 1 izin akses tanda tangan. Aplikasi lazada terdapat 21 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna sedangkan aplikasi Tokopedia terdapat 4 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna dan aplikasi Blibli.com terdapat 1 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna. Berdasarkan temuan celah keamanan dapat disimpulkan bahwa aplikasi e-commerce yang digunakan oleh penggunanya memungkinkan pula disisipi sebuah malware atau virus sejenis yang berpeluang dalam penggambilan data pribadi penggunanya.  The rapid development of android applications, especially applications in the field of e-commerce and online buying and selling transactions that are popular in Indonesia, force users to give permission to use the features and services of the application during installation and post-installation. Lack of user understanding of the risk of access permissions requested by the application before or after installation creates a gap in the user's data security to access features on smartphone devices such as cameras, storage media, contacts, accounts, and other features. Logical Extraction Method is a method used to obtain application data by acquiring all system file data on smartphones using the help of MOBILedit Forensic tools, TWRP (Team Win Recovery Project), and Migrate Applications. Data acquisition from each application will be taken by Android Package File (APK) which is used for the static analysis process using Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Based on the results of an analysis conducted on the top three e-commerce applications there are 51 access permits and of the three most popular e-commerce applications in Indonesia with the most dangerous level of security with 49 access permits, 7 normal access permits, and 1 signature access permit. The Lazada application has 21 dangerous access permits that the user does not know while the Tokopedia application has 4 dangerous access permits that the user does not know and the Blibli.com application has 1 dangerous access permit that the user does not know about. Based on the findings of a security hole, it can be concluded that the e-commerce application used by its users also allows the insertion of a malware or virus that has the opportunity to capture the user's personal data.
Probabilitas Bernoulli Untuk Cluster Status Sekolah Menengah Atas Di Indonesia Purwaningsih, Tuti; Azhari, Ahmad; Purnaramadhan, Riza
Mobile and Forensics Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1953

Abstract

Di pedesaan, biasanya sekolah negeri begitu banyak diminati karena biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Namun pada kenyataan, banyak orang tua memilih sekolah swasta untuk mendapatkan fasilitas belajar lebih nyaman baik dari sekolah maupun dari pengajarnya. Unsur-unsur pendidikan menjadi penentu keberhasilan proses peningkatan mutu pendidikan dalam pencapaian tujuan pendidikan di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pembagian cluster terkait jumlah sekolah negeri dan swasta tingkat sekolah menengah atas tiap provinsi di Indonesia dengan menerapkan model probabilitas Bernoulli. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa persebaran cluster menggunakan model probabilitas Bernoulli pada jumlah sekolah negeri tingkat menengah atas di indonesia memiliki 5 cluster dan banyak tersebar di bagian Indonesia wilayah tengah dan timur. Sedangkan pada jumlah sekolah swasta tingkat menengah atas di indonesia memiliki 6 cluster dan banyak tersebar di bagian pulau jawa. Provinsi-provinsi yang masuk ke wilayah cluster tersebut berarti memiliki karakteristik yang mirip yang dimilikinya sehingga mengelompok kedalam satu kelompok yang sama. In rural areas, public schools are usually in great demand because of the relatively affordable costs of education. But in fact, many parents choose private schools to get more comfortable learning facilities from both the school and the teachers. The elements of education are the determinants of the success of the process of improving the quality of education in achieving educational goals in educational units. This study aims to detect the division of clusters related to the number of public and private high school level schools in each province in Indonesia by applying the Bernoulli probability model. Based on the analysis that has been done, it can be concluded that the distribution of clusters using the Bernoulli probability model is that the number of senior high school public schools in Indonesia has 5 clusters and many are scattered in the central and eastern parts of Indonesia. Meanwhile, the number of high school private schools in Indonesia has 6 clusters and many are scattered in parts of the island of Java. Provinces that are included in the cluster area mean that they have similar characteristics so that they are grouped into the same group.
Visualisasi Informasi Website International Conference Berdasarkan Web-Quality Framework Pangistu, Lalu Arfi Maulana; Azhari, Ahmad; Aktawan, Agus
Mobile and Forensics Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v1i2.1282

Abstract

Konferensi merupakan pertemuan yang bertujuan untuk bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Dengan adanya perkembangan teknologi membuat manusia berfikir untuk dapat bekerja lebih efektif dan efisien. Salah satunya yaitu membuat sistem konvensional menjadi sistem yang terkomputerisasi. Dengan memanfaatkan fasilitas website yang ke internet, pihak penyelenggara konferensi dapat lebih efektif untuk melakukan penyebaran informasi, registrasi, submisi, dan kegiatan lain yang berhubungan dengan konferensi.Pentingnya pengukuran kualitas pada website menjadi tolak ukur dalam meningkatkan kinerja sesuai dengan visi dan misi dari penerapan website. Pada penelitian ini, penulis merancang sistem informasi pada konferensi internasional berbasis website. Metodologi pengembangan website yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Life Cycle (SDLC). Metode pengujian kualitas website menggunakan 4 metode pengujian, diantaranya Alpha Test, SUS, UAT, dan UEQ. Sistem ini menghasilkan sistem informasi konferensi internasional berbasis website yang bekerja dengan baik dengan hasil pengujian alpha test sebesar 92%, menampilkan informasi yang sesuai dengan hasil pengujian SUS sebesar 73%, dapat diterima masyarakat dan layak ditunjukkan dari hasil pengujian UAT sebesar 75%, dan pengujian User Experience (UX) mendapatkan penilaian yang masuk ke dalam kategori "baik" dari hasil pengujian UEQ.
Ekstraksi Logis Forensik Mobile pada Aplikasi E-Commerce Android Anwar, Nuril; Akbar, Son Ali; Azhari, Ahmad; Suryanto, Imam
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1791

Abstract

Pesatnya perkembangan aplikasi android, terutama aplikasi di bidang e-commerce dan transaksi jual beli online yang populer di Indonesia, memaksa pengguna untuk memberikan izin untuk menggunakan fitur dan layanan aplikasi selama pemasangan dan pasca pemasangan. Kurangnya pemahaman pengguna akan resiko dari izin akses yang diminta oleh aplikasi sebelum atau setelah melakukan instalasi menjadikan celah pada keamanan data pengguna untuk mengakses fitur pada perangkat smartphone seperti kamera, media penyimpanan, kontak, akun dan fitur lainnya. Logical Extraction Method menjadi metode yang digunakan untuk mendapatkan data aplikasi dengan mengakusisi seluruh data file sistem pada smartphone menggunakan bantuan tools MOBILedit Forensic, TWRP (Team Win Recovery Project), dan Aplikasi Migrate. Akusisi data dari masing-masing aplikasi akan diambil Android Package File (APK) yang digunakan untuk proses analisis secara statis dengan menggunakan Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan pada tiga aplikasi teratas e-commerce terdapat 51 izin akses dan dari tiga aplikasi e-commerce terpopuler di Indonesia dengan tingkat keamanan paling berbahaya dengan 49 izin akses, 7 izin akses normal dan 1 izin akses tanda tangan. Aplikasi lazada terdapat 21 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna sedangkan aplikasi Tokopedia terdapat 4 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna dan aplikasi Blibli.com terdapat 1 izin akses berbahaya yang tidak diketahui pengguna. Berdasarkan temuan celah keamanan dapat disimpulkan bahwa aplikasi e-commerce yang digunakan oleh penggunanya memungkinkan pula disisipi sebuah malware atau virus sejenis yang berpeluang dalam penggambilan data pribadi penggunanya. The rapid development of android applications, especially applications in the field of e-commerce and online buying and selling transactions that are popular in Indonesia, force users to give permission to use the features and services of the application during installation and post-installation. Lack of user understanding of the risk of access permissions requested by the application before or after installation creates a gap in the user's data security to access features on smartphone devices such as cameras, storage media, contacts, accounts, and other features. Logical Extraction Method is a method used to obtain application data by acquiring all system file data on smartphones using the help of MOBILedit Forensic tools, TWRP (Team Win Recovery Project), and Migrate Applications. Data acquisition from each application will be taken by Android Package File (APK) which is used for the static analysis process using Tools Forensic MobSF (Mobile Security Framework). Based on the results of an analysis conducted on the top three e-commerce applications there are 51 access permits and of the three most popular e-commerce applications in Indonesia with the most dangerous level of security with 49 access permits, 7 normal access permits, and 1 signature access permit. The Lazada application has 21 dangerous access permits that the user does not know while the Tokopedia application has 4 dangerous access permits that the user does not know and the Blibli.com application has 1 dangerous access permit that the user does not know about. Based on the findings of a security hole, it can be concluded that the e-commerce application used by its users also allows the insertion of a malware or virus that has the opportunity to capture the user's personal data.
Probabilitas Bernoulli Untuk Cluster Status Sekolah Menengah Atas Di Indonesia Purwaningsih, Tuti; Azhari, Ahmad; Purnaramadhan, Riza
Mobile and Forensics Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v2i1.1953

Abstract

Di pedesaan, biasanya sekolah negeri begitu banyak diminati karena biaya pendidikan yang relatif terjangkau. Namun pada kenyataan, banyak orang tua memilih sekolah swasta untuk mendapatkan fasilitas belajar lebih nyaman baik dari sekolah maupun dari pengajarnya. Unsur-unsur pendidikan menjadi penentu keberhasilan proses peningkatan mutu pendidikan dalam pencapaian tujuan pendidikan di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi pembagian cluster terkait jumlah sekolah negeri dan swasta tingkat sekolah menengah atas tiap provinsi di Indonesia dengan menerapkan model probabilitas Bernoulli. Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa persebaran cluster menggunakan model probabilitas Bernoulli pada jumlah sekolah negeri tingkat menengah atas di indonesia memiliki 5 cluster dan banyak tersebar di bagian Indonesia wilayah tengah dan timur. Sedangkan pada jumlah sekolah swasta tingkat menengah atas di indonesia memiliki 6 cluster dan banyak tersebar di bagian pulau jawa. Provinsi-provinsi yang masuk ke wilayah cluster tersebut berarti memiliki karakteristik yang mirip yang dimilikinya sehingga mengelompok kedalam satu kelompok yang sama. In rural areas, public schools are usually in great demand because of the relatively affordable costs of education. But in fact, many parents choose private schools to get more comfortable learning facilities from both the school and the teachers. The elements of education are the determinants of the success of the process of improving the quality of education in achieving educational goals in educational units. This study aims to detect the division of clusters related to the number of public and private high school level schools in each province in Indonesia by applying the Bernoulli probability model. Based on the analysis that has been done, it can be concluded that the distribution of clusters using the Bernoulli probability model is that the number of senior high school public schools in Indonesia has 5 clusters and many are scattered in the central and eastern parts of Indonesia. Meanwhile, the number of high school private schools in Indonesia has 6 clusters and many are scattered in parts of the island of Java. Provinces that are included in the cluster area mean that they have similar characteristics so that they are grouped into the same group.