Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENERAPAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN UNTUK EVALUASI KINERJA DOSEN BERBASIS WEB DI STMIK AMIKOM PURWOKERTO Berlilana Berlilana
Telematika Vol 5, No 1: Februari (2012)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.154 KB) | DOI: 10.35671/telematika.v5i1.217

Abstract

Analytical hierarchy process dalam system penunjang keputusan untuk evaluasi kinerja dosen untuk menentukan hasil evaluasi kinerja adalah salah satu aplikasi dari decision support system (DSS).Aplikasi ini di buat untuk membantu managemen di STMIK AMIKOM Purwokerto untuk menentukan hasil evaluasi kinerja dosen.Dengan aplikasi ini diharapkan bisa menentukan proses kinerja dosen,dan rekomendasi menjadi lebih efektif dan efisien dalam pemrosesan data.
Effects of Relationship Quality on Citizen Intention Use of E-government Services: An Empirical Study of E-government System Berlilana Berlilana; Taqwa Hariguna; Min Tsai Lai
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 8, No 6: December 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.768 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v8i6.pp5127-5133

Abstract

This study aims to explain the concept of relationship quality on citizen intention use of e-Government service. We have built 5 hypotheses. The result of 5 hypotheses is positive and significant impact. In building citizen relationship, we build two antecedent they are perceived e-Government usability and perceived e-Government credibility. The method we use in this research is empirical, with 366 valid respondents.
PROSEDUR PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UNIT SIMPAN PINJAM KOPERASI PEGAWAI ”SATRIA BATARA” PT. BANK BTN (Persero) CABANG PURWOKERTO Berlilana Berlilana
Pro Bisnis Vol 2, No 1: Februari (2009)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.123 KB) | DOI: 10.35671/probisnis.v2i1.283

Abstract

Koperasi Pegawai ”Satria Batara” merupakan sebuah koperasi yang beranggotakan Karyawan dilingkungan PT. Bank BTN (Persero) Cabang Purwokerto. prosedur penyusunan Laporan Keuangan yaitu setiap kegiatan operasional yang terjadi dikoperasi tersebut, mecakup transaski yang terjadi khususnya pada Unit Simpan Pinjam dibuatkan buktinya. Bukti-bukti tersebut kemudian dicatat dalam buku kas kasir oleh petugas kasir, baru dimasukkan dalam buku harian kas. Setelah dicatat dalam buku harian kas, lalu dibuat rekapan. Hasil rekapan itu dicatat dalam buku rekap harian kas. Petugas kasir tidak hanya mencatat bukti yang berasal dari pembayaran yang dilakukan melal ui koperasi, tetapi mencatat bukti yang berasal dari laporan petugas Bank BTN. Bukti itu berisi catatan bahwa si peminjam atau juru bayar sudah melakukan pembayaran melalui Bank. Dari bukti-bukti tersebut oleh petugas kasir dicatatdalam buku harian memorial, baru dibuatkan rekapan. Hasil rekapan buku harian memorial dicatat dalam buku rekapan harian memorial. Akhir dari pencatatan angka-angka yang berasal dari buku rekapan harian kas dan buku rekapan harian memorial, kemudian dicatat dalam buku besar. Proses akhir dari kegiatan itu, adalah menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan meliputi Neraca dan Laporan Rugi Laba
E-TUNG (EDUGAME BERHITUNG) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK ANAK TK Anggi Zahriyatun Anisa; Berlilana Berlilana; Tri Astuti
Telematika Vol 7, No 2: Agustus (2014)
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.673 KB) | DOI: 10.35671/telematika.v7i2.246

Abstract

Taman kanak-kanak (TK) adalah salah satu bentuk satuan pendidikan anakusia dini pada jalur pendidikan formal y ang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak usia 4 (empat) sampai 6 (enam) tahun. Kurikulum TKditekankan pada pemberian rangsangan pendidikan untuk membantupertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memilikikesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Tujuan TK membantu anakdidik mengembangkan berbagai potensi baik psikis maupun fisik y ang meliputimor al dan nilai-nilai agama, sosial, emosional, kognitif, bahasa, fisik atau motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar. Semuaini dirancang untuk mengembangkan day a berpikir serta peranan anak di dalam kehidupanny a. Kegiatan belajar mengajar di taman kanak-kanak ini dibuat sedemikian rupa sehingga para peserta didik bisa belajar sambil bermain. Beberapa tahun terakhir tengah marak perangkat bergerak ataumobile device. Device tersebut mencakup berbagai aplikasi multimedia termasukmult imedia pembelajaran. Salah satu perangkat mobile y ang paling pesat adalahhandphone. Fungsi handphone sekarang ini semakin berkualitas, selain sebagaialat komunikasi, handphone juga di fungsikan sebagai alat pembelajaran. Hal ini tak lepas dari penggunaan sistem operasi pada handphone y ang sedang maraksaat ini y aitu seperti Android. Android merupakan sistem operasi y angterbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendirisecara bebas, salah satuny a pembuatan aplikasi E-tung untuk anak TK, metodepengembangan sistem y ang digunakan adalah metodologi MultimediaDevelopment Life Cycle (MDLC) versi Luther-Sutopo. Aplikasi E-tungmerupakan aplikasi interaktif dengan tujuan sebagai media pendukung danalternatif pembelajaran materi pengenalan angka dan berhitung untuk anak TK.
Implementasi Simple Additive Weighting dan Weighted Product pada Sistem Pendukung Keputusan untuk Rekomendasi Penerima Beras Sejahtera Berlilana Berlilana; Fandhi Dhuga Prayoga; Fandy Setyo Utomo
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 5, No 4: Agustus 2018
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2428.333 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201854768

Abstract

Salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan di Indonesia yaitu membuat program beras sejahtera (RASTRA). RASTRA merupakan program dari pemerintah berupa bantuan beras bersubsidi untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah. Permasalahan yang terjadi yakni banyaknya kriteria penilaian yang digunakan dalam pedoman RASTRA dan penduduk miskin di suatu area/wilayah seringkali menyulitkan proses penentuan Keluarga Penerima Manfaat yang berhak menerima RASTRA pada Musyawarah desa/kecamatan. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan sistem penunjang keputusan menggunakan model matematika Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP) untuk memberikan rekomendasi penerima RASTRA. Terdapat empat tahapan penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian, yaitu analisis kebutuhan perangkat lunak, desain perangkat lunak, pengembangan, dan pengujian perangkat lunak. Berdasarkan hasil pengujian, hasil perhitungan nilai preferensi SAW memiliki performa yang lebih baik daripada WP karena SAW mampu meminimalisir nilai preferensi alternatif yang sama. Hal ini tampak dari perankingan alternatif berdasarkan hasil perhitungan SAW sejumlah 13 peringkat, dan WP sejumlah 10 peringkat. AbstractOne of the government's efforts to overcome the poverty problem in Indonesia is to make the program "Beras Sejahtera" (RASTRA). RASTRA is a government program of subsidised rice to help low-income communities. The problems which occur are the number of assessment criteria used in the RASTRA guidelines and the poor in an area/region often complicate the process of determining the Beneficiary Family who are eligible to receive RASTRA at the village/sub-district deliberation. The purpose of this research is to design and develop decision support system using Simple Additive Weighting (SAW) and Weighted Product (WP) mathematical model to give the recommendation of RASTRA recipient. There are four research stages to achieve the research objectives, namely software requirements analysis, software design, development, and software testing. Based on the test results, the calculation of SAW preference values has better performance than WP because SAW can minimise the value of the same alternative preferences. This can be seen from the alternative ranking based on the calculation of SAW of 13 ranks, and WP 10 rank number.