Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Topoisomerase dalam Proses Biologi Sel Indri Windarti
JUKE Unila Vol 3, No 01 (2013)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4784.775 KB)

Abstract

~
Pengaruh Herbisida Paraquat Diklorida Oral terhadap Hati Tikus Putih Muhartono Muhartono; Yolanda Fratiwi; Indri Windarti; Susianti Susianti
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 2 (2015): JURNAL KESEHATAN
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.061 KB) | DOI: 10.26630/jk.v6i2.89

Abstract

Penggunaan herbisida paraquat diklorida oleh para petani sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil produksi pada sektor pertanian. Herbisida paraquat diklorida sering digunakan secara sembarangan dan tidak memperhatikan label peringatan. Herbisida yang masuk ke dalam tubuh melalui oral dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ, salah satunya adalah hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian herbisida paraquat diklorida per−oral terhadap pembengkakan hepatosit dan kongesti sinusoid hati. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur Sprague dawley yang dibagi menjadi 5 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus yang diberi perlakuan selama 2 hari dengan dosis yang berbeda, yaitu K1 merupakan kelompok kontrol, K2, K3, K4, dan K5 diberi herbisida paraquat diklorida 25 mg/kgBB, 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 200 mg/kgBB. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor pembengkakan hepatosit dan kongesti sinusoid mengalami peningkatan. Hasil uji Kruskal Wallis yang dilanjutkan uji Post Hoc Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antar kelompok perlakuan p=0,001. Pemberian herbisida paraquat diklorida per-oral dapat menyebabkan pembengkakan hepatosit dan kongesti sinusoid hati tikus. Kata Kunci: Hati Tikus Putih, herbisida paraquat diklorida, kongesti sinusoid, pembengkakan hepatosit.
Characteristic Of Breast Cancer In Young Women In H. Abdul Moeloek Hospital Bandar Lampung Indri Windarti
JUKE Unila Vol 4, No 07 (2014)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.641 KB)

Abstract

~
Ekspresi Topoisomerase II α pada Diffuse Large B Cell Lympho-ma dan Hubungannya dengan Respon Terapi Indri Windarti; Endang SR Hardjolukito; Maria Francisca Ham; Tubagus Djumhana Atmakusuma; Wulyo Rajabto
Majalah Patologi Indonesia Vol 22 No 3 (2013): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.276 KB)

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Kemoterapi pilihan untuk Diffuse Large B Cell Lymphoma (DLBCL) adalah regimen yang mengandung doksorubisin. Doksorubisin merupakan obat kemoterapi golongan antrasiklin yang bekerja sebagai anti Topoisomerase II (Top2). Penelitian sebelumnya terhadap galur sel tumor menunjukkan bahwa ekspresi Topoisomerase II α (Top2A) yang tinggi berhubungan dengan sensitifitas terhadap antrasiklin yang tinggi pula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekspresi protein Top2A pada DLBCL dan hubungannya dengan respon terapi. Metode Studi potong lintang dilakukan terhadap 38 kasus DLBCL dengan pulasan CD20 positif, yang telah mendapat kemoterapi minimal 4 siklus. Imunohistokimia dilakukan pulasan terhadap protein Top2A dengan menggunakan H-score. Hasil Ekspresi Top2A ditemukan pada 37 dari 38 kasus (97%) dengan kisaran H-score 101,5-215,0 dan median 124,1. H-score nilai Top2A dikatakan tinggi jika H-score lebih dari 124,1. Analisis statistik menunjukkan bahwa ekspresi Top2A pada DLBCL tidak berhubungan bermakna dengan respon terapi (p=0,670). Kesimpulan Ekspresi Top2A dan respon terapi tidak memiliki hubungan bermakna. Ekpresi Top2A pada DLBCL tidak dapat dijadikan prediktor respon terapi. Kata kunci: DLBCL, Doksorubisin, ekspresi Top2A, respon terapi. ABSTRACT Background Standard of chemotherapy for Diffuse Large B Cell Lymphoma (DLBCL) is a regimen containing doxorubicin. Doxorubicin is a component of anthracycline based chemotherapy that work as anti Topoisomerase II (Top2). Previous study on tumor cell lines showed that high expression of Topoisomerase II α (Top2A) was related to higher sensitivity to anthracycline as well. The aim of this study is to know the expression of Top2A and its relation to treatment response. Methods A cross-sectional study on 38 which DLBCL cases CD20 positive that have been treated with at least 4 cycles of chemotherapy. The immunohistochemical staining was performed on Top2A protein assesed using H-score. Results Expression of Top2A protein were found in 37 of 38 (97%) cases (H-score range: 101.5-215.0 and median 124.1). Value Top2A was defined as high if H-score more was higher than 124.1. Statistical analysis showed that Top2A expression in DLBCL was not significantly related to treatment response (p=0.670). Conclusion There was no significant relation between Top2A expression and treatment response. Top2A expression in DLBCL cannot be used as a predictor of treatment response. Key words: DLBCL, Doxorubicin, Top2A expression, treatment response.
PERANAN MEDIA DALAM PEMBELAJARAN Rika Lisiswati; Oktadoni Saputra; Indri Windarti
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.327 KB) | DOI: 10.26630/jk.v6i1.37

Abstract

Rika Lisiswanti1, Oktadoni Saputra2, Indri Windarti31,2,3Departemen  Patology Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas Lampunge-mail: rika_lisiswanti@yahoo.com Abstrak: Peranan Media Dalam Pembelajaran. Penggunaan berbagai macam media, baik media cetak, elektronik atau lainnya dapat meningkatkankan perhatian pembelajar serta meningkatkan pemahaman dan retensi pengetahuan jika media tersebut didisain dan dibuat secara tepat. Penggunaan media berdasarkan teori belajar Mayer, landasan filosofis, teknologi dan empiris. Penggunanaan media harus sesuai dengan disain pengajaran. Pemilihan media harus disesuaikan juga dengan tujuan pembelajaran yang akan dicapai, siapakah pembelajarnya atau pesertanya, dimana tempatnya. Serta memperhatikan syarat-syarat penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran sangat penting dalam memberikan infomasi ataupun  pengajaran. Media dapat meningkatkan ketertarikan para pembelajar sehingga informasi mudah diterima. Kata Kunci: media pembelajaran, multimedia
Pengaruh Herbisida Paraquat Diklorida Oral Terhadap Hati Tikus Putih Muhartono Muhartono; Yolanda Fratiwi; Indri Windarti; Susianti Susianti
Jurnal Ilmu Kedokteran Vol 9, No 1 (2015): Jurnal Ilmu Kedokteran
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.295 KB) | DOI: 10.26891/JIK.v9i1.2015.41-46

Abstract

The use of herbicide paraquat dichloride by farmers, is one of effort to increase the production in agricultural sector.Herbicide paraquat dichloride often used by farmers carelessly and there was caution ignorance. Herbicide causemuch adverse effect to organs, especially in liver through oral. The purpose of this study is to determine the effect oforal herbicide paraquat dichloride to hepatocyte swelling and sinusoidal congestion in liver of male rats (Rattusnovergicus) Sprague dawley strain. In this experimental study, 25 male rats (Rattus novergicus) Sprague dawleystrain are divided randomly into 5 group and treated for 2 days. K1 is group of controlled, K2, K3, K4, K5 are givenherbicide paraquat dichloride 25 mg/kgBW, 50 mg/kgBW, 100 mg/kgBW, and 200 mg/kgBW. The results showedthat the average number of hepatocyte swelling and sinusoidal congestion in liver was increasing. In Kruskal Wallistest and Post Hoc Mann Whitney test found significant difference p=0.000 (p<0.005). There are significant effect oforal paraquat dichloride to hepatocyte swelling and sinusoidal congestion in liver of male rats (Rattus novergicus)Sprague dawley strain.