Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan

Hubungan antara Self Esteem dan Self Regulation dengan Fear of Missing Out (FOMO) Siswa SMA Naya Sintiawan; Arbin Janu Setiyowati; Ella Faridati Zen
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.317 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i92021p738-745

Abstract

Abstract: This study aims to determine the relationship between self esteem and self regulation with fear of missing out. The research design used is descriptive correlational. The research sample amounted to 154 students obtained through purposive sampling technique. The instruments used are self esteem scale, self regulation scale and fear of missing out scale which have been tested for validity and reliability. The analysis technique used is Pearson Product Moment correlation and multiple correlation. The results showed that there was no relationship between self esteem and self regulation with fear of missing out students of SMA Negeri 7 Malang. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self esteem dan self regulation dengan fear of missing out. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel sampling purposive. Instrumen yang digunakan adalah skala self esteem, skala self regulation dan skala fear of missing out yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan korelasi Pearson Product Moment dan korelasi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara self esteem dan self regulation dengan fear of missing out siswa SMA Negeri 7 Malang.
Hubungan Dukungan Sosial dan Efikasi Diri terhadap Motivasi Berprestasi Siswa SMA Yeni Puspitasari; Blasius Boli Lasan; Arbin Janu Setiyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.798 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i102021p838-846

Abstract

Abstract: This study aims to determine: (1) the relationship of social support to achievement motivation; (2) The relationship of self-efficacy to achievement motivation; (3) The relationship between social support and self-efficacy on achievement motivation (4) The amount of the independent variable's contribution to the dependent. The design of this research is social support and self-efficacy as independent variables, while achievement motivation is the dependent variable. The research population of SMAN 1 Wates students with a sample of 183 students obtained through simple random sampling technique. The research instrument used consisted of a social support scale, a self-efficacy scale, and an achievement motivation scale. The data analysis technique was in the form of descriptive statistics with the results obtained on the social support variable having a percentage value of 74.3 percent in the high category, while in the medium category it was 25.7 percent. The results of self-efficacy get a score of 83.6 percent in the high category, and 16.4 percent in the medium category. Achievement motivation has a value of 79.8 percent, while in the medium category it is 20.2 percent. Then, the effect of the predictor variable on the criteria is 45.4 percent. Overall, it can be seen that there is a significant and positive relationship between social support and self-efficacy together with achievement motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Hubungan dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi; (2) Hubungan efikasi diri terhadap motivasi berprestasi; (3) Hubungan dukungan sosial dan efikasi diri terhadap motivasi berprestasi (4) Besarnya sumbangan variabel independen terhadap dependen. Rancangan penelitian ini yaitu dukungan sosial dan efikasi diri sebagai variabel bebas, sedangkan motivasi berprestasi sebagai variabel terikat. Populasi penelitian siswa SMAN 1 Wates dengan sampel 183 siswa yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari skala dukungan sosial, skala efikasi diri, dan skala motivasi berprestasi. Teknik analisis data berupa statistik deskriptif dengan hasil yang diperoleh pada variabel dukungan sosial mempunyai persentase nilai 74,3 persen kategori tinggi, sedangkan pada kategori sedang 25,7 persen. Hasil dari Efikasi diri mendapatkan nilai sebesar 83,6 persen kategori tinggi, dan kategori sedang 16,4 persen. Motivasi berprestasi memiliki nilai sebesar 79,8 persen, sedangkan pada kategori sedang 20,2 persen. Kemudian, untuk pengaruh variabel prediktor terhadap kriterium yaitu 45,4 persen. Secara keseluruhan dapat diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan sosial dan efikasi diri secara bersama-sama terhadap motivasi berprestasi.
Pengembangan Inventori Adaptabilitas Karier Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Karina Anwar; Arbin Janu Setiyowati; Indriyana Rachmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i52022p432-446

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to produce an inventory of career adaptability of students at SMAN 8 Malang. The research model used is the ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation) development model. The research subjects consisted of 400 students of class XI and XII of SMAN 8 Malang. The instruments used in this study were the material expert test assessment instrument and the linguist test instrument. The data analysis technique from the material and language expert test is quantitative and qualitative. The results of the analysis from material experts and linguists there are several items that need to be improved so that they can produce a decent product. The instrument trial was carried out in two stages. Testing data analysis using the Rasch model through Winsteps software. The results of data analysis showed that the instrument met the unidimensionality requirements. The results of the rating scale analysis show that the use of a four-level scale is appropriate. In general, it can be concluded that the career adaptability inventory has good psychometric attributes so that it can be used to measure the career adaptability level of SMAN 8 Malang students. Abstrak: Penelitian bertujuan menghasilkan inventori adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis-Design-Development-Implementation-Evaluation). Subjek penelitian terdiri atas 400 siswa kelas XI dan XII SMAN 8 Malang. Penggunaan instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen penilaian uji ahli materi dan instrumen uji ahli bahasa. Teknik analisis data dari uji ahli materi dan bahasa adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis dari ahli materi dan ahli bahasa terdapat beberapa item yang perlu diperbaiki sehingga dapat menghasilkan produk yang layak. Uji coba instrumen dilakukan melalui dua tahap. Teknik analisis data menggunakan model Rasch melalui perangkat lunak Winsteps. Hasil analisis data menunjukkan bahwa instrumen memenuhi syarat unidimensionalitas. Hasil analisis rating scale menunjukkan bahwa penggunaan skala empat tingkat sudah sesuai. Secara umum dapat disimpulkan bahwa inventori adaptabilitas karier ini mempunyai atribut psikometris yang baik sehingga inventori ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat adaptabilitas karier siswa SMAN 8 Malang.
Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Home Room Untuk Mengembangkan Pengetahuan Pendidikan Seks Siswa Kelas VII SMPN 15 Malang Octa Ria Anjani; Djoko Budi Santoso; Arbin Janu Setiyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i32023p243-251

Abstract

Abstract: Sex education is an effort to provide knowledge about biological, psychological, social, and moral changes in humans, especially teenagers. One of the purposes of sex education is to provide knowledge about the reproductive organs by teaching spiritual morals so that the reproductive organs are not misused through homeroom technique group guidance. The goal of this research was to see how effective home room technique group counseling services were in developing sex education knowledge for class VII students at SMP Negeri 15 in Malang City. An experimental method is used to design one group pretest-posttest with a sample of 15 students. The research instrument is a Likert scale. A scale of 33 statements is given at the pretest and posttest. Data analysis used the Wilcoxon signed rank test, which has a significance value of 0.001 less than 0.05, meaning that there is a difference between pretest and posttest scores. The statistical test results revealed that there was a significant effect after class VII students at SMP Negeri 15 Malang City received treatment in the form of home room technique group guidance. Abstrak: Pendidikan seks adalah upaya untuk memberikan pengetahuan tentang perubahan biologis, psikologis, sosial, serta moral pada manusia khususnya remaja. Hakikat pendidikan seks salah satunya memberikan pengetahuan mengenai organ reproduksi dengan mengajarkan moral spriritual agar organ reproduksi yang dimiliki tidak disalahgunakan melalui bimbingan kelompok teknik home room. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik home room untuk mengembangkan pengetahuan pendidikan seks siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kota Malang. Penelitian dengan metode eksperimen desain one group pretest-posttets dengan sampel sejumlah 15 siswa. Instrumen penelitian berupa skala linkert. Skala berjumlah 33 pernyataan diberikan saat pretest dan postets. Analisis data menggunakan uji Wilcoxcon yang memiliki nilai siginfikasi 0,001 kurang dari 0,05 artinya terjadi perbedaan skor pretest dan posttest. Hasil uji statistik memaparkan terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan treatment berupa bimbingan kelompok teknik home room pada siswa kelas VII SMP Negeri 15 Kota Malang.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosional dan Academic Burnout dengan Prestasi Belajar Siswa SMPN 2 Pakis Kabupaten Malang Aulia Widya Kirana; Elia Flurentin; Arbin Janu Setiyowati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p291-302

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the relationship between emotional intelligence and academic burnout with learning achievement. This study used correlational research design. The total population of class VIII students of SMP Negeri 2 Pakis is 156 students, the sample is 112 students obtained by the slovin formula with a 5 percent allowance. Sampling using simple random sampling method. Data collection used the emotional intelligence scale adapted by Bantolo (2020), and the academic burnout scale "MBI-SS" adapted by Maharani (2017). Both have been tested for validity and reliability. Measurement of learning achievement used odd mid-term semester scores 2022/2023. The results of this study are that there is no significant relationship between emotional intelligence and academic burnout with learning achievement. The variables of emotional intelligence and academic burnout only contribute 2.8 percent to learning achievement. While the other 97.2 percent is influenced by other factors or variables that are not measured in this study. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau hubungan antara kecerdasan emosional dan academic burnout dengan prestasi belajar siswa. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif non-eksperimen, dengan desain deskriptif korelasional. Total populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Pakis sebanyak 156 siswa, dengan jumlah sampel 112 siswa yang didapatkan dengan rumus slovin tingkat kelonggaran 5 persen. Dalam penentuan sampel, digunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data melalui skala kecerdasan emosional mengadaptasi milik Bantolo (2020), dan skala academic burnout “Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS)” yang diadaptasi dari Maharani (2017). Keduanya telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas. Pengukuran prestasi belajar menggunakan nilai UTS semester gasal 2022/2023. Hasil dari penelitian ini yaitu tidak terdapatnya hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan academic burnout dengan prestasi belajar. Variabel kecerdasan emosional, dan academic burnout hanya berkontribusi sebesar 2,8 persen dengan prestasi belajar. Sedangkan 97,2 persen lainnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak diukur pada penelitian ini.