Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains Psikologi

HUBUNGAN ANTARA PRASANGKA SOSIAL DAN INTENSI MELAKUKAN DISKRIMINASI MAHASISWA ETNIS JAWA TERHADAP MAHASISWA YANG BERASAL DARI NUSA TENGGARA TIMUR Femita Adelina; Fattah Hanurawan; Indah Yasminum Suhanti
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.277 KB) | DOI: 10.17977/um023v6i12017p1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hubungan antara prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi mahasiswa etnis Jawa terhadap mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Sampel penelitian dipilih dengan purposive sampling. Berdasarkan analisis deskriptif diketahui bahwa prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi berada dalam kategori sedang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara prasangka sosial dan intensi melakukan diskriminasi mahasiswa etnis Jawa terhadap mahasiswa yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.Kata Kunci: prasangka sosial, intensi diskriminasi, mahasiswa Jawa. 
PENELITIAN STUDI KASUS FENOMENOLOGI PERSEPSI KEADILAN PELAKU PEMBUNUHAN ANGGOTA PKI 1965 Kukuh Setyo Pambudi; Indah Yasminum Suhanti
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.523 KB) | DOI: 10.17977/um023v6i12017p22-30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi keadilan pelaku pembunuhan anggota PKI tahun 1965. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan model studi kasus fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah 3 orang, mereka menjadi pelaku pembunuhan anggota PKI 1965. Data primer didapatkan dengan wawancara mendalam. Kemudian data sekunder didapatkan dari informan, studi dokumen, observasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian memperlihatkan subjek memiliki persepsi bahwa pembunuhan anggota PKI merupakan hal yang adil. Persepsi keadilan subjek dijabarkan dalam empat bentuk keadilan, yakni protektif, prosedural, retributif, dan restoratif. Secara protektif, subjek memiliki persespsi keadilan yang menyebutkan bahwa pembunuhan anggota PKI adil karena dilakukan sebagai bentuk perlindungan diri. Selain itu secara prosedural, subjek menilai bahwa pembunuhan anggota PKI adil dengan tidak melangar prosedur yang ditetapkan. Secara retributif dan restoratif subjek menyatakan pembunuhan anggota PKI merupakan bentuk hukuman yang adil dalam upaya memulihkan kondisi sosial dan politik.Kata Kunci : persepsi keadilan, pelaku pembunuhan, peristiwa tahun 1965, studi kasus fenomenologi. 
PERSEPSI SOSIAL PRIA TRANSGENDER TERHADAP PEKERJA SEKS KOMERSIAL Devi Eka Johana; Fattah Hanurawan; Indah Yasminum Suhanti
Jurnal Sains Psikologi Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.391 KB) | DOI: 10.17977/um023v6i12017p16-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara mendalam persepsi sosial transgender terhadap pekerja seks komersial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan model penelitian studi kasus fenomenologi. Partisipan pada penelitian ini adalah tiga pria transgender yang berprofesi sebagai pekerja seks komersial. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin, observasi dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik dan validasi data menggunakan triangulasi sumber dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi sosial pria transgender terhadap pekerja seks komersial adalah seorang wanita yang bekerja memberi layanan seks komersial untuk tujuan pemenuhan ekonomi dan kebutuhan psikologis. Mereka tidak memiliki penampilan fisik menarik secara seksual namun memiliki interaksi sosial dan konsep diri yang baik.Kata Kunci: persepsi sosial, pria transgender, pekerja seks komersial