Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PUSAT SENI RUPA MODERN DI BANDUNG Iskandar, Alfajri Suryadi; Nugraha, Yudi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pusat seni rupa merupakan wadah yang menampung aktivitas kesenian, terutama seni rupa dalam mewujudkan dan menggelar karya para seniman sehingga ada komunikasi antara seniman dan penikmat/pengamat seni. Dengan adanya Pusat seni rupa sebagai sarana dan prasarana seni ini  diharapkan dapat menjadi pemicu perkembangan dunia seni rupa di Indonesia terutama di kota Bandung. Selain itu juga sebagai tempat hiburan yang edukatif, serta dapat menjadi pilihan wisata baru bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Pusat seni rupa dapat juga diwakilkan oleh kata pameran atau gallery yang dalam kamus besar bahasa indonesia artinya adalah ruangan atau gedung tempat memamerkan benda atau karya seni dan sebagainya dan juga dimana suatu hasil karya seni rupa tersebut dapat menjadi nilai jual tersendiri bagi pengunjung atau peminatnya. Kata kunci : Abstract Expresionism, Modern, Seni Rupa
RUMAH SAKIT UMUM TIPE A DI MALANG, JAWA TIMUR Rinaldy, Ferry; Nugraha, Yudi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini perbandingan populasi penduduk di Indonesia dengan jumlah kamar rumah sakit dan tenaga medis yang tersedia tidak sebanding. Beberapa indikator-indikator kesehatan di Provinsi Jawa Timur masih memerlukan penanganan secara lebih serius, Jawa Timur merupakan penyumbang jumlah kematian yang cukup tinggi bagi angka kematian  Indonesia. Dengan luas yang dimiliki pada saat ini Jawa Timur hanya memiliki beberapa Rumah Sakit kelas A sebagai rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis dan subspesialis luas oleh pemerintah, rumah sakit ini telah ditetapkan sebagai tempat pelayanan rujukan tertinggi (top referral hospital) atau disebut juga rumah sakit pusat untuk menangani banyaknya penduduk. Malang menjadi kota terbesar ke dua memiliki jumlah penduduk dan penyebaran penduduk terbanyak. Pada penelitian ini dilakukan  perancangan Rumah Sakit Umum Tipe A di Malang  dengan tema Serenity , yaitu kedamaian dan ketenangan  batin dan konsep perancangan ekologis, yaitu proses pendekatan desain arsitektur yang menggabungkan alam dengan teknologi, menggunakan alam sebagai basis desain dan perbaikan lingkungan. Dengan melakukan pendekatan ini, diharapkan dapat menciptakan sebuah bangunan yang menyatu dengan alam, mengoptimalkan cahaya, pengudaraan alami, penghijauan lingkungan bangunan dan unsur alami lainnya sehingga memberikan efek kenyamanan visual sehingga memberikan ketenangan bagi pasien yang sedang berada dalam pemulihan.  Kata Kunci : Angka Kematian, Penduduk, Rumah Sakit Umum Tipe A Malang, Serenity.
MALL DAN APARTMENT DI SEMARANG Siwi, Dyah Ayu Purbo; Nugraha, Yudi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 15, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah populasi penduduk di kota Semarang mengakibatkan  pemenuhan hunian perlu diperhatikan. Salah satu alternatif dalam pemenuhan hunian adalah dibangunnya apartment yang dilengkapi dengan fasilitas Mall. Fungsi mall atau pusat perbelanjaan tidak sekedar sebagai tempat berbelanja, tetapi sudah merupakan tempat rekreasi bagi masyarakat. Hal ini sesuai dengan lokasi rencana pembangunan Mall dan Apartment yang berada di kawasan Pantai Marina yang memiliki banyak pengunjung rekreasi. Tema dan konsep yang diangkat dalam perencanaan pembangunan mall dan apartment ini adalah oasis. Diharapkan dengan penerapan tema dan konsep ini dalam desain pembangunan mall dan apartment menjadikan daya tarik tersendiri bagi kawasan ini dan dapat menarik pengunjung serta masyarakat sekitar untuk datang. Kata Kunci: Apartment, Mall, Semarang
VIRTUAL REALITY TECHNOLOGY APPLICATION FOR CONSERVATION ARCHITECTURE BUILDING Bahar, Yudi Nugraha
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 13, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development of visualization and simulation technology through the Virtual-Reality (VR) is now very advanced in terms of quality of output (graphics, sound, touch), the ease, efficiency and user psychology equipment. Problems tend to arise in the development of advanced systems as early innovation in particular to the disciplines of architecture. This paper discusses the use of VR in the field of architecture, especially with regard to the preservation of historical heritage or digital preservation and conservation. So far many of the reconstruction of buildings and historical district tend to be made in 2D or video display and it is considered to be quite informative in terms of the generated virtual environment. But it is limited in terms of interaction and visualization with details and full-scale immersive quality that can only be provided by VR technology. VR allows heritage sites reconstructed with highly accurate, 3D models, interactive and real-time can be presented. Finally look so real that will facilitate feedback from anyone in particular building stakeholders. Keywords : Architecture, Conservation, Virtual-Reality
Formulasi Perencanaan Terpadu Untuk Pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Tanjung Lesung Veronika Widi Prabawasari; Yudi Nugraha Bahar; Rehulina Apriyanti; Wahyu Prakosa
Lakar: Jurnal Arsitektur Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/lja.v5i1.12732

Abstract

Dengan posisi KSPN Tanjung Lesung yang strategis ini maka dipandang perlu menyusun formulasi rencana pengembangan Destinasi Wisata Terpadu sebagai kerangka kerja pembangunan pariwisata yang terpadu dan terintegrasi dengan sektor pembangunan lainnya serta dengan pihak pemerintah daerah (provinsi dan kabupaten) sehingga langkah-langkah pembangunan daerah tujuan wisata Tanjung Lesung dapat dilaksanakan secara terencana oleh berbagai pihak dan dapat saling bersinergi dan komplementer. Untuk mendapatkan keterpaduan perencanaan antar sektor dalam pengembangan destinasi pariwisata, maka metode penelitian ini menggunakan analisis program matrik dan metode superimpose/ teknik overlay. Analisis program matrik untuk mengenali berbagai permasalahan ketidakterpaduan kebijakan yang dihadapi dalam membangun suatu sistem pengembangan wilayah, sedangkan metode superimpose dalam analisis keruangannya terhadap seluruh perencanaan yang ada di Tanjung Lesung dari perencanaan tingkat nasional, regional maupun sektoral. Hasil dari penelitian mendapatkan informasi geospasial baru pengembangan destinasi pariwisata terpadu terkait konfigurasi spasial pengembangan atraksi wisata, konfigurasi konektifitas/aksebilitas ke destinasi wisata dan konfigurasi amenitas.
PENGARUH AKULTURASI PADA MAKNA ORNAMEN BUNGA TERATAI DI MIHRAB MASJID SANG CIPTA RASA CIREBON Schiffer, Lia Rosmala; Suprapti, Atiek; Rukayah, R. Siti; Nugraha, Yudi
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2019.v18i2.2581

Abstract

Masjid Agung Sang Cipta Rasa yang terletak di sisi barat alun-alun di depan Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan salah satu masjid tertua yang ada di Pulau Jawa sebagai peninggalan dari bukti penyebaran agama Islam oleh para Walisongo di Pulau Jawa. Bukti fisik bangunan dari segi arsitektur mempunyai nilai simbolis dan historis dari pengaruh Islam di Cirebon. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan menggunakan teori akulturasi dan makna pada elemen arsitektural berupa ornamentasi pada interior peninggalan bangunan masjid bersejarah. Dan secara arsitektural membahas masjid dengan pendekatan dari pengaruh akulturasi dari Hindu, Budha dan Islam terhadap ornament pada masjid, dengan demikian teori dan metodologi yang digunakan dapat menangkap fenomena akulturasi dalam arsitektur masjid ini melalui penelusuran masjid sebagai Peninggalan arsitektur islam dan dalam proses pengaruh budaya nusantara pada ornamentasi pada bangunan masjid. Analisis data mencakupi: (1) indentifikasi unsur artistik dari objek (seni hias Teratai pada Mihrab bangunan Masjid Agung Sang Cipta Rasa), konfigurasi elemen rupa dan bentuk, dan kaitannya dengan pengaruh dari Hindu-Budha-Mesir ; (2) tahap interpretasi makna ornamen, yaitu pengaruh akulturasi dengan pertimbangan berbagai gejala visual. Dapat dibuat kesimpulan bahwa memang dari tahun pembuatannya, Masjid Sang Cipta Rasa dibangun pada 1489 M, pada masa itua dalah masa peralihan masa pra-Islam ketika Jawa masih dikuasai Mataram Hindu ke masa Kerajaan Raja-raja Islam dengan persebaran agam Islam melalui para Walisongo di Pulau Jawa. Dimasa peralihan inilah masjid dibangun dengan toleransi kepada kebudayaan sekitar yaitu terlihat dengan masih adanya pengaruh Hindu Budha Mesir pada tampilan ornament bunga Teratai pada masjid ini.
ANALISIS OPTIMALISASI FUNGSI PADA REDESAIN KANTOR KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA KOTA BOGOR Maulana, Yudhistira; Bahar, Yudi Nugraha
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 18, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2019.v18i2.2700

Abstract

Olahraga merupakan kegiatan olah fisik dan mental yang berfungsi meningkatkan karakter generasi muda dalam mengembangkan bakat untuk meraih prestasi, serta mengharumkan nama bangsa. Cabang-cabang olahraga dinaungi oleh Komite untuk lebih terorganisir dan berdaya saing. Mengembangkan suatu prestasi tidak hanya faktor manusianya tapi juga harus didukung oleh fungsi prasarana. Fungsi penting ini tidak dapat dilakukan oleh Lembaga pusat saja, tetapi juga dibantu oleh lembaga cabang di daerah seperti Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kota Bogor. Kondisi awal pada fungsi kantor KONI Bogor tidak mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi para atlet, kinerja Wasit, Pelatih dan Manajer, guna mewujudkan prestasi keolahragaan nasional menuju prestasi internasional. Posisi dalam tapak, pemanfaatan ruang interior, prasarana pendukung dan kesan tampilan bangunan semuanya tidak lagi representatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yakni penulis melakukan studi langsung ke lokasi objek guna mempelajari, dan mengumpulkan data. Data dan informasi kemudian dibuatkan konsep-konsep rancangan untuk dirumuskan solusi bangunannya. Olahan hasil dari proses analisis data, ditransformasikan menjadi sebuah konsep redesain. Hasil dari optimalisasi ini me-redesain beberapa fungsi kantor KONI kota Bogor berfokus pada ruang yang mengembangkan potensi dan bakat para atlet. Redesain pada kantor KONI kota bogor mengakomodasi fungsi dan efektifitas ruang untuk menambah kinerja para pengelola dan mencukupi kebutuhan atlet agar maksimal berprestasi.
ANALISIS RANCANGAN TEMATIK MALL PELAYANAN PUBLIK KOTA DEPOK Bahar, Yudi Nugraha; Dwiputri, Gaby Damara
UG Journal Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Depok sebagai penyangga Kota Jakarta memiliki kebutuhan layananadministratif publik yang makin tinggi. Kota Depok sendiri memiliki beragam bidangpelayanan publik yang ditawarkan oleh kepemerintahan daerah untuk mempermudahaktifitas masyarakat. Namun layanan-layanan publik tersebut kian terasa tidakefisien, sehingga solusinya sebua wadah penunjang baru atau sebuah kantor pelayananpublik satu pintu berupa Mal Pelayanan Publik. Pelayanan terpadu satu pintu dalamkonsep mall ini mewadahi kegiatan penyelenggaraan perizinan dan nonperizinanyang dilakukan dalam satu tempat. Tema perancangan yang diangkat yaitu Reliability.Makna kehandalan tersebut dimulai dari pemilihan lokasi tapak yang strategis,pengolahan akses dan konsep rancangan bangunan yang mampu menyelesaikanpermasalahan pelayanan publik, serta memenuhi aspek estetika. Konsep-konseprancangan tematik kemudian dikonkritkan dalam desain yang representatif.Berdasarkan filosofi tema rancangan tersebut, bangunan memiliki kesan kokoh, kuat,dipercaya namun tetap memiliki keindahan. Esensi dasar aplikasi rancangan, yakni:visual consistency, pengunaan bentuk-bentuk stabil, dan terbuka, serta mudah diakses.Kata Kunci: Pelayanan Publik, Reliability, Satu Pintu