Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas II SMA Negeri 2 Mataram Bahtiar, Bahtiar
INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan Vol 14 No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1465.864 KB) | DOI: 10.24090/insania.v14i2.330

Abstract

From a recent research in psychology, revealed that IQ is not only factor that affect learning performance. One of other factor is emotional intelligence (EQ). This article explore the relation between EQ and learning performance, based on survey at 2nd grade State High school (SMAN 2) Mataram. Emotional intelligence is one’s capability to recognize and manage emotion, self-motivation, recognize others emotion (empathy), and ability to build relation (cooperation) with others. Learning performance is learning outcome from learning activity that measured and rated academically at report figure. SQ scale used here based on Daniel Goleman theory. The result is that there are relation between emotional intelligence and learning performance. 
SIFAT KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO KOMPOSIT ALUMINIUM/ALUMINA DENGAN METODE METALURGI SERBUK Setiadi, Iwan; Hamzah, Muhammad Sadat; Bahtiar, Bahtiar
Jurnal MEKANIKAL Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Mekanikal Juli 2018
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.736 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur sintering terhadap sifat kekerasan Brinell dan struktur mikro komposit aluminium/alumina. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah serbuk dan alumina merek Nippon Light Metal. dengan komposisi (% fraksi berat) Al₂O₃ 99,7%, CaO 0%, Fe₂O₃ 0,009%, MgO 0%, Na₂O 0,03%, K₂O 0%, SiO₂ 0,01%, TiO₂ 0%, H₂O 0,26%, LOI 0,03 %.Dalam penelitian ini serbuk aluminium sebagai matriks dan serbuk alumina sebagai penguat,  proses pembuatan spesimen serbuk alumina di kalsinasi dengan temperatur 200OC, selanjutnya alumina yang telah dikalsinasi diayak dengan mesin sieve shaker untuk mendapatkan serbuk halus dengan menggunakan empat ukuran ayakan yaitu 90, 75, 63 dan 53 µm, selanjutnya serbuk aluminium/alumna dimixing selama 180 menit menggunakan mixer tabung dengan komposisi aluminium 94% yang ditambahkan alumina 6% dengan penambahan alkohol untuk penghomogenannya. Pembentukan sampel dengan cara kompaksi dengan menggunakan metode uniaksial pada tekanan 260 Mpa, kemudian disinter dengan variasi temperatur 450OC, 475OC dan 500OC, ditahan selama 30 menit dengan laju kenaikan suhu 10OC permenit. Pengujian yang dilakukan meliputi, pengujian kekerasan Brinell dan struktur mikro.Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin rendah teperatur sintering akan meningkatkan nilai kekerasan metode Brinell bahan Al 94% + Al2O3 6% dengan suhu sintering 450OC diperoleh nilai kekerasan tertinggi yaitu 1.325 BHN nilai kekerasan pada suhu 475OC diperoleh nilai kekerasan 0.465 BHN dan nilai kekerasan paling rendah pada suhu 500OC yaitu 0.441 BHN. Selain itu peningkatan suhu sintering akan berpengaruh terhadap bahan aluminium karena peningkatan suhu sintering kemudian diikuti pendinginan secara perlahan akan berakibat menurunkan nilai kekerasan aluminium.Kata kunci : Keramik, alumina, kekerasan, kompaksi, mixing, sintering, struktur mikro
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KETAKUTAN SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN FISIKA PADASISWAKELAS XI SMA NEGERI 2 MATARAM Bahtiar, Bahtiar
Jurnal PIJAR Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal PIJAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar yang dicapai siswa pada umumnya dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal, Faktor lain yang sangat menentukan adalah faktor tujuan dan target pembelajaran, faktor guru, faktor situasi kelas, faktor murid, dan faktor metode pembelajaran. Jika faktor-faktor di atas diabaikan maka cenderung prestasi belajar siswa sangat rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMAN 2 Mataram. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan angket yang sudah diuji validitas dan reliabilitas soalnya. Hasil penelitian ini diolah dengan menggunakan statistik deskriptif pada sampel 135 siswa yang di ambil secara purposive samplingmenunjukanbahwa faktor-faktor penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMA Negeri 2 Mataram adalah faktor metode pembelajaran 64,44%, faktor guru 62,96%, faktor murid 55,56%, faktor tujuan dan  target  pembelajaran  53,33%,  dan  faktor  situasi  kelas  51,85%.  Ini  berarti  faktor-faktor  di  atas  harus  di laksanakan oleh seorang guru supaya tidak ada kesan siswa menganggap bahwa pelajaran fisika adalah pelajaran yang  sulit,  membosankan  dan  menakutkan.  Dari  hasil  penelitian  dapat  simpulkan  bahwa  faktor  penyebab ketakutan siswa terhadap mata pelajaran fisika pada siswa kelas XI SMAN 2 Mataram adalah faktor tujuan dan target pembelajaran, faktor guru, faktor situasi kelas, faktor murid, dan faktor metode pembelajaran.
ANALISIS KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA KOMERSIL YANG MENDAPATKAN PROSES PACK CARBURIZING DENGAN ARANG CANGKANG KELAPA SAWIT Bahtiar, Bahtiar; Iqbal, Muhammad; Arisandi, Defri
Jurnal MEKANIKAL Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Mekanikal Januari 2017
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.741 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekerasan dan struktur mikro pada baja komersil yang mendapatkan proses pack carburizing dengan arang cangkang kelapa sawit. Pada penelitian ini spesimen dibagi menjadi lima bagian yaitu raw material, spesimen KQA (karburasi quenching air), spesimen KQO (karburasi quenching  oli), spesimen KQAT (karburasi quenching air tempering), serta spesimen KQOT (karburasi quenching oli tempering). Media karbon yang digunakan adalah arang cangkang kelapa sawit dengan persentase berat 75,25% dan CaCO3 sebesar 24,74% sebagai katalisnya. Proses pack carburizing dilakukan pada temperatur 950°C dengan waktu penahanan selama 2 jam, kemudian dilakukan pengujian kekerasan dan pengamatan struktur mikro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium pengujian bahan Jurusan Teknik Mesin dan Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.Hasil pengujian kekerasan vickers menunjukan nilai kekerasan yang tertinggi berada pada spesimen KQA (karburasi quenching air) sebesar 504,92 kg/mm² dan nilai kekerasan untuk KQO (karburasi quenching oli) sebesar 442,08 kg/mm². Sedangkan spesimen KQAT (karburasi quenching air tempering) didapatkan nilai 420,03 kg/mm², dan spesimen KQOT (karburasi quenching oli tempering) sebesar 381,76 kg/mm². Media quenching  menunjukkan perbedaan yang signifikan pada setiap spesimen. Pada pengamatan strukrut mikro terlihat bahwa butiran perlit pada raw material lebih kasar dari butiran ferit sedangkan pada spesimen yang mendapatkan perlakuan memperlihatkan bentuk struktur butir perlit dan ferrit yang hampir seimbang.Kata Kunci : Pack carburizing, arang cangkang kelapa sawit, sifat mekanis, baja komersial. 
PENGARUH TEMPERATUR TUANG DAN KANDUNGAN SILICON TERHADAP NILAI KEKERASAN PADUAN Al-Si Bahtiar, Bahtiar; Soemardji, Leo
Jurnal MEKANIKAL Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.046 KB)

Abstract

Research on the effect of temperature and silicon content cast on the value of Al-Si alloy violence done by re-casting of the alloy Al-0.24% Si. The temperature variation with temperature castings made ​​71, 760 and 810oC. The addition of silicon content is done by adding alloys Al-0.24% Si alloy ADC 12. From the results of the study concluded that the temperature did not cast a significant influence on increasing the value of violence. Effect of the addition of silicon content increases the value of the product of violence cast Al-0, 24Si at 33.67 to 56.06 BHN on silicon content of 2.66% for a temperature of 710oC cast. Hardness value at a temperature of 760OC castings for silicon content of 0.24% by 34.59 BHN also experienced an increase in the silicon content of 2.66% to 50.81 BHN hardness value. BHN hardness value of 36.55 at a temperature of 810 OC cast for the silicon content of 0.24% increased to 54.24 BHN on silicon content of 2.66%.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN MINYAK PELUMAS SAE 40 PADA PROSES QUENCHING DAN TEMPERING TERHADAP KETANGGUHAN BAJA KARBON RENDAH Bahtiar, Bahtiar; Iqbal, Muh.; Supramono, Supramono
Jurnal MEKANIKAL Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.15 KB)

Abstract

Abtstract: The Effect of Lubricating Oil SAE 40 As Cooling Media of Quencing and Tempering Processes on Strenghth of Low Carbon Steel. This study was conducted to determine the effect of  lubricating oil SAE 40 as cooling media of quenching and tempering process on the mechanical properties of low carbon steel. Quenching process is done for 7 min, 1 and 2 hours holding times at 925 ℃. Furthermore, tempering process consumes 14 minutes, 1 and and 2 hours holding times at 450 ℃. The raw material for the steel specimen is ST 42. Charpy impact test using a method based on ASTM standards E23-02. The results of impact testing the highest impact toughness values obtained for the heat treatment process then diquencing is 2033 KJ / m 2, at 925oC with a heating holding time 7 minutes, the lowest value is 523 KJ / m 2. The results of testing the highest impact toughness values obtained for the heat treatment process then diquencing and given treatment at a temperature of 450 ℃ tempering at 2607 KJ / m 2, at 925oC with a heating holding time 7 minutes and tempering holding time of 14 minutes, the lowest value is 776 KJ / m 2 , at 925oC with a heating holding time 2 hours minutes and tempering holding time is 2 hours. Keywords: queccing, tempering, cooling media, lucricating oil & strenghth
Influence of Rice Seed Replanting Growth (Oryza sativa L.) Inpari-4 Varieties with Giving Frequency of Sound Waves Bahtiar, Bahtiar; Widodo, Chomsin S.; Santoso, Didik R.
Natural B, Journal of Health and Environmental Sciences Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Natural B, Journal of Health and Environmental Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.459 KB) | DOI: 10.21776/ub.natural-b.2015.003.01.7

Abstract

Has done research that aims to examine the influence of sound wave frequency of rice seeds of the shoots phase. Rice seeds Inpari-4 varieties planted at four growing medium in the sterofoam box with the treatment of the different frequncies of 10 Hz, 4 kHz, 7 kHz, 30 kHz and one growing medium without sound treatment which serves as the control plants.  The test parameters were often observed as an indicator of plant, a lot of leaves, wet and dry weight of roots, root lenght, moisture content and test unison is growing. The result showed that there is a sound wave frequency value responded well by rice seed shoots in the process so that its growth into the optimal frequency of 4 kHz. 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT (NUMBERED HEAD TOGETHER) MENGGUNAKAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA Bahtiar, Bahtiar; Musanni, Musanni; Hapipah, Laelatul
Prisma Sains : Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram Vol 1, No 1: June 2013
Publisher : IKIP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.791 KB) | DOI: 10.33394/j-ps.v1i1.518

Abstract

This study aims to determine the effect of cooperative learning type NHT (Numbered Head Together) Using Concept Map to physics learning outcomes of VIII grade students og state MTs. 3 Mataram Academic Year 2012/2013. The hypothesis proposed is there is influence of cooperative learning type NHT (Numbered Head Together) using concept map to physics learning result of VIII grade MTs 3 Mataram students Academic Year 2012/2013 Lesson. Type of research used is Quasy experiment. The population in this research is all VIII grade students of state MTs. 3 Mataram. The sample was taken by purposive sampling technique that is VIIIB class as experimental class and VIIIE class as control class in state MTs. 3 Mataram. The data was collected in study by giving pre-test and post-test to the sample class student. Data collection techniques using objective tests that have been tested for validity, reliability, difficulty index, differentiation, and spotting function. Based on the analysis results of pre-test data obtained the average value of the experimental class is 50.4 and the control class is 51.8. Post-test results showed the average experiment class is 73.51 and the control class is 62.42. The sample student's post-test data were analyzed using t-statistical calculations. Based on the result of data analysis using t-statistic obtained t count 4,13 and t table 1.99. From the results obtained t count> t table at 5% error level, this indicates that Ha accepted and Ho rejected. Based on the results of N-Gain test in the experimental class obtained an increase of 0.47 while in the control class there was an increase of 0.22. The improvement of the students' learning outcomes in the experimental class is classified into the medium category and the control class fall into the low category. Thus, the improvement of students' learning outcomes in the experimental class is higher than the control class (0.47> 0.22). This means that the application of cooperative learning model type NHT (Numbered Head Together) using concept map gave a significant contribution to physics learning outcomes of VIII grade students of State MTs. 3 Mataram on the subject of energy and effort.
Preferensi Habitat Kerang Coklat (Modiolus modulaides) pada Perairan Bagian Dalam dan Luar Teluk Kendari Sulawesi Tenggara Musni, La Ode; Ramli, Muhammad; Bahtiar, Bahtiar
JSIPi (Jurnal Sains dan Inovasi Perikanan) (Journal of Fishery Science and Innovation) Vol 1, No 1 (2017): JURNAL SAINS dan INOVASI PERIKANAN
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.719 KB) | DOI: 10.33772/jsipi.v1i1.6632

Abstract

Kerang Modiolus modulaides termasuk family Mytilidae dan mempunyai nilai ekonomis.  Berbagai aktivitas pengambilan serta pemanfaatannya sampai saat ini masih dilakukan dengan mengeksploitasi langsung tanpa kegiatan pengelolaannya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi, kepadatan kerang Modiolus modulaides terhadap lingkungannya.  Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan interval waktu sehari sekali, di 7 stasiun mulai bulan Februari-Juni 2015.  Total kerang coklat yang ditemukan sebanyak 1.453 individu.  Data kepadatan dan distribusi kerang dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan rumus yang telah baku.  Hasil analisis distribusi kemudian dilakukan uji lanjutan dengan chi kuadrat (χ2) sedangkan preferensi habitat kerang coklat (Modiolus modulaides) dianalisis dengan Principle Componen Analysis (PCA) dan Coresponden Analysis (CA) melalui program XLSTAT 2014.  Kepadatan kerang coklat berkisar 6,33-32,20 ind/m2.  Hasil analisis kelas ukuran kerang terdistribusi dalam 12 kelas yaitu kerang ukuran kecil (muda), kerang ukuran sedang (dewasa) dan kerang ukuran besar (tua), yang masing-masing terdistribusi berturut-turut 0,2-4,65 cm, 4,7-7,6 cm dan 7,65-8,7 cm.  Peningkatan jumlah kepadatan kerang berkorelasi terhadap tingkat kekasaran substrat dan kehadiran vegetasi lamun dan mengrove sementara pengelompokkan kerang berhubungan dengan tipe substrat, arus, serta interaksinya dengan organisme bentik lain.  Preferensi habitat kerang Modiolus modulaides dikarakteristikkan oleh substrat pasir sangat kasar, butiran pasir halus, serta interaksinya dengan kondisi fisik, kimia dan biologi perairan (arus, khlorofil-a, TOM, oksigen terlarut, suhu, kecerahan) serta kehadiran vegetasi lamun dan mangrove.       Kata kunci: Kerang coklat, preferensi habitat, kepadatan, distribusi ukuran 
HUBUNGAN POLITIK ANTARKERAJAAN: GOWA DENGAN BONE, SOPPENG, WAJO (TELLUMPOCCO) Bahtiar, Bahtiar
Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.183 KB) | DOI: 10.36869/wjsb.v10i2.12

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antar Kerajaan Gowa dengan Wajo. Kemudian kajian ini menggunakan metode sejarah dengan melalui empat tahap, yaitu: heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi, penjelasannya dengan menggunakan deskriptif analitis. Dari hasi penelitian menunjukkan hubungan Gowa dengan Wajo dimulai dimana Gowa merupakan kerajaan yang cukup besar, sehingga dengan kekuatan dan kebesarannya berhasil menaklukkan kerajaan-kerajaan lainnya termasuk Kerajaan Wajo. Dengan demikian status Wajo sebagai palili bagi Gowa. Wajo sangat setia dan taat dalam  menjalin hubungan dengan Gowa, karena baginya Gowa lebih baik dan lebih jelas dibanding dengan Bone. Meskipun pada awalnya Wajo melakukan perlawanan terhadap Gowa dengan dibantu Bone, dan Soppeng namun Gowa tidak terkalahkan. Bahkan Bone Soppeng Wajo membentuk persekutuan (tellumpoccoe) untuk menghadapi Gowa, namun tidak berhasil, sehingga Wajo menjadi ata (budak) bagi Gowa. Bahkan ketiga kerajaan ini diserang (musu selleng) untuk memeluk Islam. Hubungan keduanya terjalin sangat baik berbagai perjanjian antar kedua kerajaan ini, demikian juga dengan peperangan Gowa dengan Bone, Wajo, ikut membantu Gowa.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W admin admin, admin Ahmad Fudholi Ahmad Mustafa Alimin Alimin, Alimin Allison, Enda Maimia Taesa Ambo Upe Angriani, Sri Anoesyirwan Moeins Ansaar, Ansaar Arisandi, Defri Arsyad, Muh. Asis, Abdul Asri, Laelatul Asriyana, Asriyana AUTA, Tanko Titus Badi’ah, Atik Bahari Bahari, Bahari Baharuddin Baharuddin Bakri Yusuf, Bakri Boimau, Adriana Chomsin S. Widodo Dalle, Ambo Damsid, Damsid Damsid, H. Darvin, Darvin Dewi ANGGRAENI Dewi Anggraini Dewi Krisnawati, Dewi Dewiyanti, Dewiyanti diah, mohammad Didik R. Santoso Efendi, Irpan Efridani Lubis Ernita, Nevi Faizal Nur, Syukma Rhamadani Gusrin, Gusrin Hapipah, Laelatul Harahap, Hapendi Hardjito, Koekoeh Heru Santoso Wahito Nugroho, Heru Santoso Wahito Hetty, Hetty Hijra Hijra, Hijra Hos, H. Jamaluddin I Putu Suiraoka, I Putu Ibrahim, Ilyas Irnawati Irnawati Iskandar Muda Jamaluddin Jamaluddin Jannah, Hanani Firdhotul Jasman Jasman Jaya, Isma Zul Abdillah Jer, La Juhaepa, Juhaepa La Anadi, La La Ode Dirman, La Ode Lalu A Didik Laobu, Alyan Larisu, Zulfiah Leo Soemardji Mamoh, Kamilus Marhadi, Akhmad Megawati Megawati Mekuo, Hadi Miharja, Ediyar Moita, H. Sulsalman Muh. Iqbal Muhammad Aminuddin, Muhammad Muhammad Fajar Purnama, Muhammad Fajar Muhammad Ramli Muhammad Rivai Muhammad Sadat Hamzah Muhammad Saleh Muhammad Zohri, Muhammad Munsir, Munsir Musanni Musanni, Musanni Musni, La Ode Muzyiana, Wa Ode Namangdjabar, Odi L. Nasaruddin Nasaruddin Nasir, Muh Neni, Neni Nirmawati, Nirmawati Nopriyanto, Dwi Nur Rahmah Nur'aini, Nur'aini Nurfarida, Nurfarida Oetama, Dedy ONGGANG, FRANSISKUS SALESIUS Purnama, Muhammag Fajar Putra, Adi Mandala Rabani, La Rada, Satya Rahmadani, Wildan Rahmadhani, Siti Ramlah Ramlah Ratna Supiyah, Ratna Ridwan, Harnina Rismayanti Rismayanti Riyani, Siti Roslan, Hj. Suharti Ruminem, Ruminem Sadila, La Safilu Safilu Sainuddin, Sainuddin Samsugito, Iwan Sanglar Polnok, Sanglar Sarah, Waode Bunga Sari, Rita Puspa Sarina, Wa Ode Sarmadan Sarmadan, Sarmadan SARNIATI, SARNIATI Sarpin Sarpin, Sarpin Sawaludin, La Ode Sawaludin Selasa, Pius Seniwati, Tuti Setiadi, Iwan Setiawan Setiawan Sholichin Sholichin, Sholichin Sri Utami Suharty Roslan, Suharty Sukmana, Mayusef Sulsalman Moita, Sulsalman Sunarto Sunarto Suparji Suparji, Suparji Supiah, Hj Ratna Supramono Supramono Supriyono, Vincentius syafiudin, Wasian Tantri Palupi Tanzil Tanzil, Tanzil Tawulo, Megawati A. Topo Jers, La Ode Tuwu, Darmin Usman Usman Wa Ode Sifatu, Wa Ode Wahyudi, Farizal Wahyurianto, Yasin Widia Wati, Widia Yudi Yulius Zulfiani, Ida Zulzaman, Zulzaman