Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

VARIASI MEDIA PENDINGIN PADA THERMOELETRIC GENERATOR YANG MEMANFAATKAN PANAS BUANG AIR CONDITIONER Mustafa, Mustafa; Basri, Muhammad Hasan; Demak, Reyhan Kiay
Jurnal MEKANIKAL Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Mekanikal Juli 2018
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.081 KB)

Abstract

Panas buang pada air conditioner merupakan energy berkualitas rendah yang terbuang cuma-cuma ke lingkungan, kalor yang terbuang tersebut dapat dimanfaatkan untuk memanaskan modul thermoelektik generator (TEG) akan tetapi modul tersebut perlu didinginkan pada sisi lainnya agar tercipta perbedaan temperature pada kedua sisi modul.Pada penelitian ini dilakukan eksperimen dengan memanfaatkan dua media pendingin yaitu air dan refrigerant yang keluar dari evaporator pada sebuah heat exchanger tipe liquid plate yang besrfungsi sebagai heat sink.Hasil pengujian menunjukkan kinerja terbaik didapatkan pada media refrigerant dimana open circuit voltage (Voc) dan Short circuit current (Isc) yang dihasilkan dari 10 modul yang disusun seri adalah 9,31 Volt dan 270.8 mA dengan selisih temperature 21.08 oC, dan pada media pendingin air Voc 7,5 Volt , Isc 200,2 mA dengan selisih temperature 17,5 oC Kata Kunci: Air Conditioner, Thermoelectric generator, media pendingin, air, refrigerant
ANALISIS PRESTASI TURBIN GT-1510 BORSIG PADA UNIT UTILITY KALTIM I Basri, Muhammad Hasan; Sam, Alimuddin
MEKTEK Vol 8, No 1 (2006)
Publisher : MEKTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.791 KB)

Abstract

This research aim to analyses how far labour capacity or performance from GT-1510 Borsig turbine in Kaltim-1 utility unit. From the analysis can such component to prediction from turbine of degradation of performance so that requaire to conducted action by turbine component replacement or treatment and also is when done by overhaul.
KARAKTERISTIK KAVITASI PADA POMPA SENTRIFUGAL Muis, Abdul; Muchsin, Muchsin; Basri, Muhammad Hasan
Jurnal MEKANIKAL Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Mekanikal Juli 2019
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.467 KB)

Abstract

Kavitasi adalah merupakan fenomena perubahan zat cair menjadi uap pada saat mengalir. Kejadian tersebut terindikasi dengan timbulnya gelembung uap, vibrasi dan suara bising. Pada pompa, kavitasi dapat menimbulkan turunnya unjuk kerja pompa serta merusak bagian-bagian pompa jika berlangsung dalam waktu yang lama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kavitasi pada pompa sentrifugal dengan memvariasikan tekanan isap, bukaan katup dan putaran pompa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi tekanan pada dinding pompa yang dianggap mendekati tekanan sepanjang shroud impeller membentuk kurva parabola dengan tekanan terendah pada sisi yang terdekat dengan suction eye impeller. Kavitasi akan terjadi seiring dengan turunnya NPSHa sistem dengan menurunkan tekanan isap hingga level tertentu yang juga dipengaruhi oleh putaran pompa dan bukaan katup discharge pompa. NPSHa kavitasi atau NPSHr pompa uji adalah 6.9 meter.Kata Kunci : Kavitasi, Pompa Sentrifugal, Angka Thoma, NPSH
PENGARUH RADIUS SUDU KUARTAL TERHADAP KINERJA TURBIN ANGIN SAVONIUS Anwar, Khairil; Basri, Muhammad Hasan; Rofiq, Ibnu
Jurnal MEKANIKAL Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Mekanikal Juli 2018
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.389 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan variasi radius sudu kuartal pada sisi cekung sudu utamanya terhadap kinerja yang dihasilkan turbin angin savonius. 3 model turbin angin savonius yang digunakan pada penelitian ini yang masing-masing modelnya memiliki variasi yang berbeda-beda seperti turbin model 1 dengan penambahan variasi sudu kuartal yang radiusnya masing-masing 4.3 cm dan 3.1 cm, turbin model 2 dengan penambahan variasi sudu kuartal yang radiusnya masing-masing 4.5 cm dan 3.5 cm, serta turbin model 3 dengan tipe konvensional yang tanpa menggunakan sudu kuartal.Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa variasi turbin angin savonius yang menghasilkan kinerja terbaik ada pada turbin model 1 dengan penambahan variasi sudu kuartal yang radiusnya masing-masing 4.3 cm dan 3.1 cm dengan nilai koefisien daya yang dihasilkan mencapai 0.201 pada fungsi TSR 0.134 dan nilai koefisien torsi yang dihasilkan sebesar 1.806 pada fungsi TSR 0.082. Sedangkan pada turbin model 2 dengan penambahan variasi sudu kuartal yang radiusnya masing-masing 4.5 cm dan 3.5 cm, nilai koefisien daya yang dihasilkan mencapai 0.194 pada fungsi TSR 0.125 dan nilai koefisien torsi yang dihasilkan sebesar 1.617 pada fungsi TSR 0.076, serta pada turbin model 3 dengan tipe konvensional yang tanpa menggunakan sudu kuartal, nilai koefisien daya yang dihasilkan mencapai 0.172 pada fungsi TSR 0.119 dan nilai koefisien torsi yang dihasilkan sebesar 1.548 pada fungsi TSR 0.078.Kata kunci : Turbin Angin Savonius, Sudu Kuartal, Radius, Koefisien Daya, Koefisien Torsi, Tip Speed Ratio.
PENGARUH VARIASI MASSA REFRIGERAN R410A PADA SISI LOW STAGE TERHADAP KINERJA MESIN PENDINGIN CASCADE Basri, Muhammad Hasan; Mustafa, Mustafa; Anwar, Khairil
Jurnal MEKANIKAL Vol 5, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.839 KB)

Abstract

Abtract: The effect of R410 Refrigerant Mass Variation of The Low Stage Side on Performance of Cascade Engine Cooling. The aim of this research is to determine the effect of changes in the mass variation of refrigerant R410A in the Low - Stage Cooling on the coeficient of performance of the cascade refrigeration. The benefits of this research is to contribute valuable knowledge in the field of refrigeration, especially in the areas of health, agriculture and fisheries. The research method used is to perform testing or direct observation of the cascade refrigeration by replacing the stuffing or the mass of refrigerant in the low - stage of cascade system. Variation of refrigerant mass is 180, 190 and 200 gram. Any variations were observed mass of the pressure and temperature at a predetermined test points. The results showed that at the same time the rising in cooling capacity of the machine cascade with increasing refrigerant mass speed. With a mass of 180 gram showed a significant increase in weight compared to other masses, where a higher cooling capacity kW at 0.39 and coefficient of performance is 1.23.   Keywords :  Mesin refrigerasi, cascade, refrigeran R410A
EFEK PERUBAHAN LAJU ALIRAN MASSA AIR PENDINGIN PADA KONDENSOR TERHADAP KINERJA MESIN REFRIGERASI FOCUS 808 Basri, Muhammad Hasan
SMARTek Vol 7, No 3 (2009)
Publisher : SMARTek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.091 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan pengaruh perubahan laju aliran massa airpendinggin pada kondensor terhadap kinerja mesin siklus refrigerasi R633 dan mendapatkansuatu kondisi optimal dan aman dalam pengoperasian mesin. Hasil penelitian menunjukkanbahwa penambahan laju aliran massa air pendingin menyebabkan temperature air keluarturun,tetapi kalor yang dilepaskan ke sekeliling juga naik dan daya kompresor juga naik sertaCOP yang bervariasi. Kondisi optimal dan aman untuk pengoperasian mesin di laboratorium yaitupada laju aliran massa air pendingin di kondensor 20 gr/s dengan laju aliran evaporator 30 gr/sdengan koefisien prestasi 6,0
ANALISIS KEBERADAAN BIJIH BESI MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK 2D DI LOKASI X KABUPATEN LAMANDAU KALIMANTAN TENGAH Basri, Muhammad Hasan; Sota, Ibrahim; Siregar, Simon Sadok
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v11i2.2673

Abstract

Abstrak. Bijih besi adalah salah satu bahan tambang yang sangat dicari karena bernilai ekonomis tinggi. Lamandau merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah dengan potensi Bijih besi yang besar. Penelitian dengan menggunakan metode Geolistrik 2D konfigurasi dipole-dipole dimaksudkan untuk mengetahui batuan yang berasosiasi dengan Bijih besi. Pemboran dimaksudkan untuk mengetahui jenis litologi di lokasi penelitian secara detail dan analisis laboratorium menggunakan AAS dimaksudkan untuk mengetahu kadar Fe yang terdapat pada Bijih besi di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil Geolistrik dan pemboran ditemukan adanya endapan Bijih besi sekunder pada daerah penelitian berupa lempung laterit yang mengandung fragmen batuan beku dan kerikil oksida besi. Bijih besi di lokasi X Kabupaten Lamandau termasuk golongan Bijih besi laterit dengan resisitivitas 1698–5500 Ohm meter dan kadar Fe sebesar 38,37%. Secara umum Bijih besi laterit berada pada kedalaman 0-10 meter dari permukaan dan tersebar di tengah daerah penelitian dengan orientasi Barat daya-Timur laut. Berdasarkan hasil perhitungan diketahui volume Bijih besi pada daerah penelitian sebesar 151.151 m3. Kata Kunci : Bijih besi, Geolistrik,  Lamandau
KINERJA PEMANAS AIR DARI PANAS BUANG AIR CONDITIONER DENGAN HEAT EXCHANGER TIPE SHELL AND TUBE Mustafa, Mustafa; Demak, Reyhan Kiay; Basri, Muhammad Hasan
Jurnal MEKANIKAL Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Mekanikal Juli 2017
Publisher : Jurnal MEKANIKAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.04 KB)

Abstract

Air Conditioner (AC) merupakan perangkat yang berfungsi untuk memindahkan kalor dari temperatur rendah ke temperatur tinggi. Kalor yang diserap dari ruangan yang didinginkan dibuang ke lingkungan melalui perangkat kondensor dalam bentuk panas buang (waste heat). Pada penelitian ini panas buang pada perangkat AC digunakan untuk memanaskan air sehingga panas buang dapat dirubah menjadi energy yang berguna, panas buang pada kondensor dipindah kedalam air menggunakan heat exchanger tipe shell and tube dengan variasi laju aliran air 1, 2 dan 3 LPM. Hasil pengujian selama 3 jam untuk tiap variasi laju aliran menunjukan bahwa desain heat exchanger tersebut dapat menaikkan temperatur 60 Liter air sebanyak 13-14 oC, tidak terdapat pengaruh signifikan dari variasi laju aliran air terhadap laju transfer kalor kedalam air, akan tetapi COP gabungan dari proses refrigerasi dan pemanasan air menunjukan kinerja Sistem dengan laju aliran 1 LPM lebih baik dibangdinkan 2 dan 3 LPM.Kata Kunci: Air Conditioner, Heat recovery, Pemanas Air, Shell and tube, Heat Exchanger.
PENGARUH TEMPERATUR KONDENSOR TERHADAP KINERJA MESIN REFRIGERASI FOCUS 808 Basri, Muhammad Hasan
SMARTek Vol 7, No 1 (2009)
Publisher : SMARTek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.59 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh perubahan tekanan pada condenser dan mendapatkan kondisi kerja yang optimal dalam pengoperasian mesin dengan mensimulasikan temperature condenser. Hasil penelitian menunjukkan kenaikan temperature condenser akan menyebabkan kenaikan daya kompresor, tetapi menurunkan kapasitas refrigerasi sehingga menurunkan koefisien prestasi system refrigerasi. Kerja yang optimal yang cocok digunakan pada mesin refrigerasi focus 808 di laboratorium yaitu pada temeperatur 31oC dengan koefisien prestasi 4,54
RANCANG BANGUN BASIN SILINDER BERPENAMPANG LINGKARAN DENGAN DIAMETER 50 CM PADA GRAVITATION WATER VORTEX POWER PLANT (GWVPP) Moh Abdus Syuhud; Karyadi Karyadi; Muhammad Hasan Basri; Bachtera Indarto
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v7i2.122

Abstract

Gravitational Water Vortex Power Plant adalah jenis green technology yang termasuk dalam kategori pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Basin adalah salah satu komponen yang sangat berpengaruh pada kecepatan aliran vortex. Basin vortex merupakan tabung yang digunakan untuk melihat fenomena vortex yang terjadi pada fluida cair, dengan terjadinya fenomena vortex pada basin yang menggunakan pompa air untuk mengalirkan fluida cair ketabung vortex. Tujuan dari perancangan ini adalah merancang basin silinder dengan diameter 50 cm yang menentukan sistem kerja alat GWVPP agar bisa digunakan untuk mengamati debit air, torsi, daya turbin, dan daya listrik. Alat basin silinder ini dirancang dengan dibuktikan pengambilan data dalam 1 hari selama 5 jam, menghasilkan debit tertinggi 0,82 l/s, torsi tertinggi 0,000024 Nm, daya turbin 0,00081 watt, dan daya listrik 0,87 watt pada pengujian turbin model L 4 sudu, sedangkan debit tertinggi 0,90 l/s, torsi tertinggi 0,000036 Nm, daya turbin 0,00096 watt, dan daya listrik 1,95 watt pada pengujian turbin model S 4 sudu.