Tyas Mutiara Basuki
Forestry Research Institute on Watershed Management

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam

INDIKATOR DAN PARAMETER KRITERIA LAHAN UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA SUB-DAS Basuki, Tyas Mutiara
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 11, No 3 (2014): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indikator dan parameter untuk monitoring dan evaluasi (monev) kinerja daerah aliran sungai (DAS) yang ada saat ini cukup yang rumit, sehingga menyulitkan pelaksana di lapang. Untuk itu diperlukan indikator danparameter sederhana namun secara ilmiah dapat diterima.Studi ini ditujukan untuk mengevaluasi  indikator dan parameter kriteria lahan dari pedoman monev DAS yang sudah ada dan mendapatkan indikator danparameter yang lebih mudah penerapannya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan sub-DAS yang terletak dalam Kabupaten dominan, yaitu sub-DAS Samin. Penelitian ini mengevaluasi  kriteria lahan yang ada dibuku Pedoman Monev DAS yang dikeluarkan oleh Ditjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. Untuk menyederhanakan metode yang sudah ada, beberapa skenario  menggunakan beberapa indikator dan parameter dibuat untuk monev kinerja sub-DAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode yang diusulkan menggunakan Indeks Penutupan Lahan (IPL), pengelolaan lahan dan praktek konservasi tanah(CP) menghasilkan skor yang sama dengan metode yang telah ada. Selain itu, alternatif lain yang menghasilkan kategori yang sama adalah menggunakan indikator/parameter IPL, IKPL dan CP, namun penggunaan Indeks Kemampuan Penggunaan Lahan (IKPL) membutuhkan data yang relatif banyak. Evaluasi kinerja sub-DAS Samin dengan menggunakan indikator dan parameter dari metode yang sudah ada dan metode yang diusulkan menunjukkan hasil yang sama yaitu kinerja sub-DAS Samin dikategorikan agak buruk.
KAJIAN KUANTIFIKASI KANDUNGAN KARBON PADA HUTAN TANAMAN JATI Basuki, Tyas Mutiara; Dwi R, Heru; Sukresno, Sukresno
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam Vol 5, No 1 (2008): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHutan menutupi seperempat bagian dari wilayah daratan di dunia dan memainkan peran yang penting di dalam memelihara lingkungan global seperti pencegahan banjir, pengendalian proses pemadang-pasiran dan penyerapan serta fiksasi CO2 . Hutan telah semakin berkurang yang disebabkan oleh kegiatan tebas dan bakar, penebangan pohon secara berlebihan untuk mendapatkan kayu bakar serta kayu komersil, dan oleh konversi dari tanah-tanah hutan menjadi tanah-tanah pertanian. Bumi kita sekarang terbuka terhadap bahaya dari  pemanasan  global.  Dipercayai  bahwa  sejumlah  besar  CO 2   dan  beberapa  Gas  Rumah  Kaca  lain dilepaskan oleh kegiatan-kegiatan ekonomi dan membentuk suatu lapisan sekeliling bumi, yang menahan energi matahari dan mengakibatkan peningkatan dari suhu rata-rata. Perubahan iklim yang disebabkan oleh pemanasan itu telah mendatangkan lebih banyak bencana-bencana alam daripada sebelumnya di berbagai belahan dunia. Memahami situasi demikian, BP2TP-DAS-IBB melakukan studi untuk mengumpulkan dan menganalisis berbagai data guna mengkuantifikasikan kandungan karbon dalam biomassa dengan membuat persamaan allometrik tegakan jati (Tectona grandis LINN) sebagai salah satu jenis unggulan dalam pembangunan hutan tanaman industri. Dalam penelitian ini,  lokasi yang dipilih  adalah hutan tanaman jati pada Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Cepu, Unit II Jawa Tengah. Penelitian yang dilakukan merupakan pengamatan terhadap kondisi yang ada dan tidak melakukan perlakuan. Metode yang digunakan untuk mengetahui rosot karbon dalam tanaman adalah dengan pendekatan IPCC Guidelines. Dalam penelitian ini diasumsikan bahwa jumlah karbon yang dapat diserap dan disimpan oleh tanaman sama dengan jumlah karbon yang terdapat dalam biomassa tanaman tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  persamaan korelasi  antara  umur  tegakan/tanaman dengan  diameter,  berat  kering  total  biomassa dengan diameter, dan kandungan karbon dengan diameter, memberikan nilai koefisien determinasi yang tinggi. Ini berarti, persamaan-persamaan tersebut dapat digunakan untuk mengestimasi kandungan karbon tegakan/tanman jati.