Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

ISLAMIC EDUCATION SYSTEM AND CHARACTER EDUCATION AT INTEGRAL ELEMENTARY SCHOOL OF LUQMAN HAKIM BOJONEGORO Siti Ermawati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 5, No 2 (2018): July
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v5i2.186

Abstract

This research was conducted at Integral Elementary School of Luqman Hakim Bojonegoro by analyzing its Islamic education system and its implementation in building the students’ characters. It employed qualitative approach by descriptive method in a case study type. The data were collected through interview and documentation using method and source triangulation as data validity test. The data analysis technique was interactive analysis method. The research results showed that (1) the Islamic education system applied at this school was combining diniyah and academic achievement. This elementary school emphasizes on Al Qur’an and science, (2) the implementation of Islamic education in building the students’ characters is actualized in the classroom learning activity (combining Al Qur’an and science), the teachers’ exemplary in educating the students during the teaching process both inside and outside the classroom, one of which is by having extracurricular that implementing the character education values.  Keywords: Islamic Education System, Character Education. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pendidikan Islam dan implementasinya dalam membentuk karakter siswa pada SD Integral Luqman Hakim Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, sedangkan jenis penelitian ini adalah studi kasus. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Uji validitas data yang digunakan adalah trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1), Sistem pendidikan Islam yang diterapkan di SD Integral Luqman Hakim, yakni dengan memadukan pendidikan Islam yang unggul dalam diniyah dan unggul dalam akademik, SD Integral luqman hakim mengedepankan pembelajaran yang berbasis Al-qur’an dan sains (2) Implementasi pendidikan Islam dalam membentuk karakter siswa di SD Integral luqman hakim terwujud dalam kegiatan pembelajaran dikelas (perpaduan Al-qur’an dan sains), serta keteladanan pengajar dalam mendidik siswa – siswi yang tidak ada diwujudkan dalam pembelajaran di dalam kelas dan diluar kelas, misalnya seperti ekstrakulikuker yang mengimplentasi nilai-nilai pendidikan karakter.Kata Kunci: Sistem, Pendidikan, Karakter
The Framework of Cooperative Problem-based Learning (Co-PBL) to Promote Verbal Creativity in EFL Writing: Is It Feasible? M. Ali Ghufron; Siti Ermawati
JURNAL ARBITRER Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Masyarakat Linguistik Indonesia Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ar.5.2.81-93.2018

Abstract

One of the influential factors that could affect students’ writing skill is verbal creativity (VC). As an attempt to promote VC in EFL writing, two learning models i.e. cooperative learning and problem-based learning are incorporated and modified. This study was aimed at: (1) describing the structure of the framework of Co-PBL in order to promote VC in EFL writing; and (2) evaluating the feasibility of the framework of Co-PBL in EFL writing class. To achieve the goals of this study, a descriptive explanatory research was applied. It involves the EFL writing teachers and the first and second-grade students of English Education Department of a private university in East Java, Indonesia. The data were gathered through Focus Group Discussion (FGD), observation, semi-structured interview, and questionnaire. Incorporating cooperative learning (CL) and problem-based learning (PBL) results in the Co-PBL framework to guide the students through PBL cycles based on CL principles. The Co-PBL framework was also modified by inserting learning activities which could promote VC in EFL writing in each phase or cycle of PBL. Further, it was also confirmed that the Co-PBL framework is feasible to be implemented in EFL writing class. These findings, then, might have significant implications for EFL writing teachers and students.
PENILAIAN AUTENTIK DAN RELEVANSINYA DENGAN KUALITAS HASIL PEMBELAJARAN (PERSEPSI DOSEN DAN MAHASISWA IKIP PGRI BOJONEGORO) Siti Ermawati; Taufiq Hidayat
Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial Vol 27, No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL
Publisher : Department of Accounting Education, Faculty of Teacher Training and Education Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2317/jpis.v27i1.5123

Abstract

The research aimed to 1) analyze the implementation of authentic assessment at Institute of Teaching and Education (IKIP) PGRI Bojonegoro and 2) identify lecturers and students perception on the impact of authentic assessment toward the quality of students learning outcome. This research was qualitative research using case study approach. The data collection methods were in-depth interview in focus group discussion (FGD) with lecturer and students; and documentation. The data validity examination was triangulation method. The interactive analysis method was used to analyze data. The research found that: 1) Some lecturers of IKIP PGRI Bojonegoro had already implemented authentic assessment method in the learning process. 2) Authentic assessment method was believed very appropriate by the lecturer and students to be implemented in the learning process because this method had many positive impact, especially to students. However, this authentic assessment technique more focused on the learning outcome quality improvement in students than the student’s achievement.
PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE TELEGRAM DALAM PEMBELAJARAN PAI Siti Ermawati; Cahyo Hasanudin
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Intelegensia - Vol. 09 No. 2 Juli-Desember 2021
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v9i2.2845

Abstract

Abstract               COVID-19 pandemic has changed the entire order of human life which has a major influence in all aspects, including the education aspect. For this reason, lecturers are expected to be more innovative in presenting learning in class, one of which is by developing learning media, one of which is the use of mobile applications that are familiar to students. The purpose of this study is to describe the use of the telegram mobile application in PAI learning and the advantages and disadvantages of the telegram mobile application in PAI learning. This type of research is a qualitative research, the subjects of this research are students who take courses in Religious Education in semester 1. Research data is collected through instruments in the form of questionnaires and documentation. Research data were analyzed by interactive method. The results showed that the use of telegram as a learning medium was responded positively by students, they stated that using the telegram mobile application was a new innovation in supporting the learning process during the covid 19 pandemic, and learning PAI courses became interesting, easy and improved the quality of learning outcomes. Thus the use of telegram as a medium for PAI learning can be considered for use in future learning.Keywods: Learning; Telegram; PAIAbstrak            Pandemi covid 19 telah mengubah seluruh tatanan perikehidupan manusia yang berpengaruh besar disegala aspek, termasuk dalam aspek pendidikan. Untuk itu dosen diharapkan dapat lebih berinovasi dalam menyajikan pembelajaran dikelas, salah satunya dengan mengembangkan media pembelajaran, yakni salah satunya dengan pemanfaatan Aplikasi mobile yang tidak asing bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penggunaan Aplikasi mobile telegram dalam pembelajaran PAI dan kelebihan dan kekurangan Aplikasi mobile telegram dalam pembelajaran PAI. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, subjek penelitian ini adalah mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Pendidikan Agama di semester 1. Data penelitian dikumpulkan melalui instrument berupa angket dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemanfataan telegram sebagai media pembelajaran direspon positif oleh mahasiswa, mereka menyatakan bahwa dengan penggunaan aplikasi mobile telegram adalah inovasi baru dalam menunjang proses pembelajaran dimasa pandemi covid 19, dan pembelajaran mata kuliah PAI menjadi menarik, mudah dan meningkatkan kulitas hasil pembelajaran. Dengan demikian pemanfaatan telegram sebagai media pembelajaran PAI dapat dipertimbangkan untuk digunakan dalam pembelajaran dimasa depan.Kata kunci: Pembelajaran; Telegram; PAI
Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Melalui Pembuatan Kerajinan Bunga Dari Bahan Dasar Sabun Mandi di Desa Kedaton Kecamatan Kapas. Rika Pristian Fitri A; Ali Mujahidin; Meiga Ratih T.; Siti Ermawati; Putri Novitasari
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/j-adimas.v9i2.2373

Abstract

Kegiatan ekonomi kreatif merupakan salah satu upaya peningkatan pendapatan rumah tangga dengan cara halal. Salah satu kegiatan ekonomi kreatif adalah membuat kerajinan bunga dari sabun mandi. Tujuan dilakukan program pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan masyarakat desa Kedaton dalam membuat kerajinan bunga dari bahan dasar sabun mandi sehingga dapat meningkatkan nilai ekonominya. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi melalui metode ceramah, dan diskusi. Selain itu juga dilakukan demonstrasi pembuatan Bunga dari bahan dasar sabun mandi kepada ibu rumah tangga secara langsung. Pelaksanaan pelatihan ini ada beberapa tahap yaitu tahap persiapan, sosialisasi, simulasi, dan pelatihan pembuatan bunga. Pelatihan pembuatan kerajinan bunga dari bahan dasar sabun mandi dilakukan di rumah warga Desa Kedaton, pada hari selasa tanggal 13 Juli 2021 dan hari rabu tanggal 14 Juli 2021. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 15 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga desa Kedaton. Hasil dari pelatihan ini yaitu peserta mempunyai pengetahuan dan pengalaman dalam membuat kerajinan bunga dari bahan dasar sabun mandi. Selain itu, peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan mereka berniat akan mengaplikasikan dalam kehidupan sehingga dapat membantu peningkatan perekonomian keluarga mereka. Adapun manfaat dalam pelatihan ini yaitu menghasilkan karya berupa bunga mawar dan bunga lili dari bahan dasar sabun mandi.           Keywords: Ekonomi kreatif, Kerajinan bunga dan Sabun mandi
Implementasi Blended Learning Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik Siti Ermawati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2332

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the application of Moodle-Based blended learning in Learning Development of Learners. This study focuses on two main studies, namely the application of blended learning and how it affects students. The research was carried out in one of the classes in the English Education Study Program of IKIP PGRI Bojonegoro for 14 meetings which were attended by 30 students. Data collection techniques used include; interviews, observations, and documentation. The results of this study indicate that (1) the application of Moodle-based blended learning in Learning Development of Learners runs smoothly, (2) most students (86.2%) agree that the use of Moodle-based blended learning helps them understand the learning material. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan blended learning Berbasis Moodle pada pembelajaran Perkembangan Peserta Didik. Studi ini berfokus pada dua kajian utama yaitu penerapan blended learning dan bagaimana dampaknya bagi mahasiswa. Penelitian dilaksanakan di salah satu kelas pada program studi pendidikan Bahasa Inggris IKIP PGRI Bojonegoro selama 14 Pertemuan yang diikuti oleh 30 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain; wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa (1) penerapan blended learning berbasis Moodle dalam pembelajaran Perkembangan Peserta Didik berjalan dengan lancar, (2) sebagian besar mahasiswa (86,2%) setuju bahwa penggunaan blended learning berbasis moodle membantu mereka memahami materi pembelajaran.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran 3D dengan Memanfaatkan Media Pop Up dan Aplikasi “Momentcam Kartun & Stiker” bagi Guru MTs. Bahrul Ulum Bulu Balen Cahyo Hasanudin; Fathia Rosyida; Siti Ermawati; Taufiq Hidayat
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.021 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v2i2.305

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this service is so that 1) Teacher of Mts. Bahrul Ulum can operationalize the momentCam application, 2) Teacher of Mts. Bahrul Ulum can make 3D understanding media through pop ups. The method of implementation in this service is 1) Conducting pretest, 2) counseling and coaching, 3) holding postes, and organizing reflection. The service scheme starts from the pre-service, dedication and post-service steps. The results of dedication show the teachers in MTs. Bahrul Ulum can be a Momencam application and can make pop up media, this can be seen from the results of the posting In addition, teachers can create their own media and they will implement the results of this service program to students. The conclusions in this service are the teachers at Mts. Bahrul Ulum can create 3D learning media. Keywords: 3D learning media, momentcam application media, pop up media, teacher. ABSTRAKTujuan pengadian ini adalah agar 1) Guru Mts. Bahrul Ulum dapat mengoprasionalkan aplikasi momentCam, 2) Guru Mts. Bahrul Ulum dapat membuat media pembelajaran 3D melalui pop up. Metode pelaksanaa pada pengabdian ini adalah 1) mengadakan pretes, 2) penyuluhan dan pembimbingan, 3) Mengadakan postes, dan mengadakan refleksi. Skema pengabdian dimulai dari langkah prapengabdian, pengabdian, dan pascapengabdian. Hasil pengabdian menunjukkan guru-guru di MTs. Bahrul Ulum bisa mengoperasikan aplikasi momentcam dan dapat membuat media pop up, hal ini dapat dilihat dari hasil postes. Selain itu guru dapat menciptakan media sendiri dan mereka berkomitmen untuk menerapkan hasil program pengabdikan ini kepada peserta didik. Simpulan dalam pengabdian ini adalah guru-guru di Mts. Bahrul Ulum dapat membuat media pembelajaran 3D. Kata kunci: Media pembelajaran 3D, media aplikasi momentcam, media pop up, guru.
DAUR ULANG BOTOL BEKAS MENJADI PIGGY BANKS UNTUK MENGASAH KREATIVITAS DAN MEMOTIVASI SISWA UNTUK MENABUNG Siti Ermawati; Taufiq Hidayat; Ima Isnaini Taufiqur Rohmah; Fitri Nurdianingsih; Ali Mujahidin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 1, No 1 (2017): Oktober
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.093 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v1i1.103

Abstract

The rubbish is the waste of goods that are not needed by the community. However, it does not mean that rubbish does not have any utility at all. Actually, used bottles can be recycled into a variety of creative products. Unfortunately, just a few people are willing to exploit the potential of the rubbish, so its existence becomes useless, and even just pollute the environment. This community service program aims to hone the creativity of students in recycling the bottles into unique piggy banks and improving students' movements to save their money. The method used in this program is Participatory Rural Appraisal (PRA). The participants are the students of class 5 SDN Prigi 1 (n=14). The steps of program implementation include; 1) counseling, 2) demonstration, 3) tools provision, 4) practice, and 5) evaluation. The results of the program are the partisipant’s understanding and skill in recycling the bottles into unique and creative piggy banks. Some piggy bank products produced by participants include; a turtle-shaped pig, an owl, and a plane. Students are expected to be more motivated to save their from an early age.Keywords: Recycle, Used bottles, Piggy banks ABSTRAKSampah merupakan sisa atau buangan dari barang yang tidak diperlukan oleh masyarakat. Meskipun demikian, bukan berarti sampah tidak memiliki kegunaan sama sekali. Botol bekas sebenarnya bisa didaur menjadi berbagai produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi. Persoalannya, sangat sedikit orang dapat mememanfaatkan potensi sampah sehingga keberadaannya menjadi sia-sia dan bahkan menjadi limbah yang mencemari lingkungan. PKM ini bertujuan untuk mengasah kreativitas siswa dalam mendaur ulang botol bekas menjadi Piggy Banks dan meningkatkan movitasi siswa untuk menabung. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Peserta PKM terdiri dari siswa Kelas V SDN Prigi 1 yang berjumlah 14 Orang. Langkah-langkah pelaksanaan PKM meliputi; 1) penyuluhan, 2) demonstrasi, 3) pemberian bantuan alat, 4) praktek, dan 5) evaluasi. Hasil dari kegiatan PKM ini adalah pemahaman dan keterampilan siswa dalam mendaur ulang botol bekas menjadi piggy bank unik dan kreatif. Beberapa produk piggy bank yang dihasilkan siswa antara lain; piggy bank berbentuk kura-kura, burung hantu, dan pesawat. Dengan hasil ini, siswa diharapkan dapat lebih termotivasi untuk menabung sejak usia dini.Kata Kunci: Daur ulang, Botol bekas, Piggy banks