Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANG UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR Arifin, Bustanol
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 1 (2013): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.944 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v1i1.1523

Abstract

PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANGUNTUK ANAK SEKOLAH DASARBustanol Arifine-mail: bustanol_arifin@yahoo.co.idAbstract:Movement skills in the learning process of physical education in primary schoolsone of which is the basic swimming motion. The reason of the branch pool can be used toachieve the goal of physical education because the pool has many benefits. The benefits ofwhich can assist the growth and development of the body, to socialize and interact with others,increase self-confidence, and can be used as a recreational activity due to cold stimuli canrefresh the body and feelings. Model development of basic swimming motion in primaryschools should be tailored to the stage of growth and development that results are achieved inaccordance with the desired learning objectives. Motion design is basic pool (1) Introduction ofwater covers the child sits alongside a pond, moving both legs on the edge of the pool, movingboth feet with your legs straight, prone lane swimming by moving the legs, go and standalongside a pond, put the head into the water, walk holds a float pond, (2) motion base poolcovers sliding movement, leg movement with a buoy, hand rotary movement, do take thebreath with a swivel arm, coordinating the movements in moving the base pool.Abstrak:Keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasarsalah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakanuntuk mencapai tujuan pendidikan jasmani karena renang memiliki banyak manfaat. Manfaattersebut diantaranya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh, bersosialisasidan berinteraksi dengan orang lain, menambah kepercayaan pada diri sendiri dan dapatdigunakan sebagai kegiatan rekreatif karena rangsangan dingin dapat menyegarkan tubuh danperasaan. Model pengembangan gerak dasar renang di sekolah dasar harus disesuaikan dengantahap pertumbuhan dan perkembangan anak, agar hasil yang dicapai sesuai dengan tujuanpembelajaran yang diinginkan. Desain gerak dasar renang tersebut meliputi (1) Pengenalan air,anak duduk di pinggir kolam, menggerakkan kedua kaki di pinggir kolam, menggerakan keduakaki dengan kaki lurus, tengurap di pinggir kolam dengan menggerakkan kedua kaki, masukdan berdiri di pinggir kolam, memasukkan kepala ke dalam air, berjalan memegang pelampungdi kolam, (2) Gerak dasar renang meliputi melakukan gerakan meluncur, melakukan gerakankaki dengan pelampung, melakukan gerakan putar tangan, melakukan ambil nafas denganputar tangan, melakukan gerak koordinasi gerakan dasar renang.Kata Kunci: gerak dasar renang, sekolah dasar (SD)
PENGEMBANGAN PENGENALAN AIR DENGAN TEKNIK GAYA BEBAS UNTUK SEKOLAH DASAR Arifin, Bustanol
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 6, No 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.051 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7236

Abstract

keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar salah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani adalah karena renang memilki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah. Hasil eval uasi uji coba kelo mpok kecil 78,00% unt uk ahli media,82,08% unt uk a hli Pembelajaran Penjas, 77,79% untuk ahli Renang dan 90,90% untuk ahlipembelajaran penjas. pada uji kelo mpok besar dengan menggunakan 30 siswa dipero lehpersentase 90,15%, berdasarkan hasil tersebut model pengembangan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah dapat di gunakan dalam proses pembelajaran
PENINGKATAN KECERDASAN KINESTETIK MENGGUNAKAN MODIFIKASI PERMAINAN PADA LESSON STUDY DI SD MOH HATTA MALANG Fantiro, Frendy Aru; Arifin, Bustanol; ulum, Bahrul
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol 4, No 2 (2018): November 2018
Publisher : Lecturer at the Faculty of Education, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.4951

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan lesson study ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kecerdasan kinestetik menggunakan modifikasi permainan pada kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengimplementasikan lesson study. Adapun subyek penelitian adalah peserta didik kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang Pengimplementasian lesson study ini dilakukan dalam 4  kali putaran. Tahapan pelaksanaan LS terdiri dari 3 tahapan yaitu: (1) tahap perencanaan (plan), (2) Tahap pelaksanaan (do), serta (3) tahap refleksi (see). Kecerdasan Kinestetik siswa kelas 4 SDN Moh Hatta Data rata-rata nilai siswa pada matapelajaran PJOK pada siklus I 72,5; siklus II 77,13 dan siklus III 78,5. Siklus IV 81,7 Peningkatan dari siklus I ke siklus II 4,63; siklus II  ke siklus III 1,37. Siklus III ke IV 3, 25 Lesson study menyebabkan siswa bersemangat, dalam melakukan kegiatan pembelajaran dan merasa senang sehingga hasil kemampuan gerak kinestetik paserta didik dari siklus I ke siklus IVmeningkat. Kata Kunci: kecerdasan kinestetik, modifikasi permainan, sekolah dasarAbstract: The implementation of this lesson study has the aim of improving kinesthetic intelligence using game modification in grade 4 in Moh. Hatta primery school. This research is a descriptive research by implementing lesson study. The subjects of the study were 4th grade students in Moh. Hatta primery school. The implementation of this lesson study was conducted in 4 rounds. The stages of LS implementation consist of 3 stages: (1) planning stage, (2) Implementation stage (do), and (3) stage of reflection (see). Kinesthetic Intelligence of grade 4 students in Moh Hatta Primary School Average data on student score on Physchal Education learning in cycle I 72,5; cycle II 77.13 and cycle III 78.5. Cycle IV 81,7 Increase from cycle I to cycle II 4.63; cycle II to cycle III 1.37. Cycle III to IV 3, 25 Lesson study causes the students to be excited, in doing the learning activities and feel happy so that the result of kinesthetic ability of the students from cycle I to cycle IV can increased. Keywords: kinesthetic intelligence, game modification, elementary school 
PENGEMBANGAN MEDIA KIJANK (KOMIK INDONESIA, JAWA, DAN AKSARA JAWA) PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR Nurhasanah Nurhasanah; Arif Budi Wurianto; Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 1 No. 4 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v1i4.2798

Abstract

Abstract: This research aim to produce a form of media “KIJANK( comics Indonesia, Java, and Java Script)” that interesting to help student to read java script. This study uses the research of R & D (Research and Development) and the type of research is the development of research. As a source of data, selected 5th grade students of SDN Kedungrejo 1 2014/2015 school year, amounting to 10 students. And 5th grade students of MI Cemorokandang 2014/2015 school year, amounting to 40 students. This study was conducted in August 2014 in two phases, namely the study of small group and large group study. The results showed that the use of media KIJANK can assist students in learning to read Java script. This is evidenced by the results of validation of some experts such as, media expert validation by 84.6%, materials expert validation by 94%, and validation of expert fields of study by 98%. While a small group of trial results showed that 89% of learning to use the media KIJANK in learning the Java language has received a positive response from students and very valid, also feasible to use for learning. And the test results indicate that a large group 94.5% of learning to use the media KIJANK (Comic Indonesia Java and Java script) in learning the Java language is very feasible and valid to use as a learning medium. The results of this study, learning media KIJANK recommended to be used as a reference for the preparation of teaching and tutoring programs as well as develop other learning media that can support the learning process. Reading sklils of java letter, such as wingnyan (h), layar (/), cecek (=), and pangku (\) now is on the decline, so the need for efforts to increase through the use of instructional media. The result of needs analysis through questionnaires and observation showed that 60% of the 40 students are not able to read java letter, so they have difficulty when doing the exam. Abstrak: Kemampuan membaca huruf Jawa, seperti wignyan (h), layar ( /), cecek(=) , dan pangku (\) saat ini sudah mulai mengalami penurunan, sehingga perlu adanya upaya peningkatan melalui pemanfaatan media pembelajaran. Hasil analisis kebutuhan melalui penyebaran angket dan observasi menunjukkan bahwa 60% dari 40 siswa tidak mampu membaca huruf Jawa, sehingga mengalami kesulitan ketika mengerjakan soal ujian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bentuk media “KIJANK (komik Indonesia, Jawa dan aksara Jawa)” yang menarik untuk membantu siswa membaca aksara Jawa. Penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research and Development) dan jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan. Sebagai sumber data, dipilih siswa kelas 5 SDN Kedungrejo 1 tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 10 siswa. Dan siswa kelas 5 MI Cemorokandang tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2014 dalam dua tahap, yaitu penelitian kelompok kecil dan penelitian kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media KIJANK dapat membantu siswa dalam belajar membaca aksara Jawa. Hal ini dibuktikan oleh hasil validasi beberapa ahli antara lain, validasi ahli media  sebesar 84.6%, validasi ahli materi sebesar  94%, dan validasi ahli bidang studi sebesar 98%. Sementara hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa 89% pembelajaran menggunakan media KIJANK dalam pembelajaran bahasa Jawa ternyata mendapat respon positif dari siswa dan sangat valid serta layak digunakan untuk pembelajaran. Dan hasil uji coba kelompok besar menunjukkan bahwa 94.5% pembelajaran menggunakan media KIJANK (Komik Indonesia Jawa dan Aksara Jawa) dalam pembelajaran bahasa Jawa sangat layak dan valid digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian ini, media pembelajaran KIJANK disarankan untuk dipergunakan sebagai acuan penyusunan program pengajaran dan bimbingan belajar serta mengembangkan media pembelajaran lain yang dapat mendukung proses pembelajaran. Kata Kunci : maningkatkan, membaca, huruf Jawa, KIJANK
PENGEMBANGAN MEDIA KIJANK (KOMIK INDONESIA, JAWA, DAN AKSARA JAWA) PEMBELAJARAN BAHASA JAWA KELAS 5 SEKOLAH DASAR Nurhasanah, Nurhasanah; Wurianto, Arif Budi; Arifin, Bustanol
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol 1, No 4 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.832 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v1i4.2798

Abstract

Abstract: This research aim to produce a form of media “KIJANK( comics Indonesia, Java, and Java Script)” that interesting to help student to read java script. This study uses the research of R & D (Research and Development) and the type of research is the development of research. As a source of data, selected 5th grade students of SDN Kedungrejo 1 2014/2015 school year, amounting to 10 students. And 5th grade students of MI Cemorokandang 2014/2015 school year, amounting to 40 students. This study was conducted in August 2014 in two phases, namely the study of small group and large group study. The results showed that the use of media KIJANK can assist students in learning to read Java script. This is evidenced by the results of validation of some experts such as, media expert validation by 84.6%, materials expert validation by 94%, and validation of expert fields of study by 98%. While a small group of trial results showed that 89% of learning to use the media KIJANK in learning the Java language has received a positive response from students and very valid, also feasible to use for learning. And the test results indicate that a large group 94.5% of learning to use the media KIJANK (Comic Indonesia Java and Java script) in learning the Java language is very feasible and valid to use as a learning medium. The results of this study, learning media KIJANK recommended to be used as a reference for the preparation of teaching and tutoring programs as well as develop other learning media that can support the learning process. Reading sklils of java letter, such as wingnyan (h), layar (/), cecek (=), and pangku (\) now is on the decline, so the need for efforts to increase through the use of instructional media. The result of needs analysis through questionnaires and observation showed that 60% of the 40 students are not able to read java letter, so they have difficulty when doing the exam. Abstrak: Kemampuan membaca huruf Jawa, seperti wignyan (h), layar ( /), cecek(=) , dan pangku (\) saat ini sudah mulai mengalami penurunan, sehingga perlu adanya upaya peningkatan melalui pemanfaatan media pembelajaran. Hasil analisis kebutuhan melalui penyebaran angket dan observasi menunjukkan bahwa 60% dari 40 siswa tidak mampu membaca huruf Jawa, sehingga mengalami kesulitan ketika mengerjakan soal ujian. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bentuk media “KIJANK (komik Indonesia, Jawa dan aksara Jawa)” yang menarik untuk membantu siswa membaca aksara Jawa. Penelitian ini menggunakan penelitian R&D (Research and Development) dan jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian pengembangan. Sebagai sumber data, dipilih siswa kelas 5 SDN Kedungrejo 1 tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 10 siswa. Dan siswa kelas 5 MI Cemorokandang tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 40 siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2014 dalam dua tahap, yaitu penelitian kelompok kecil dan penelitian kelompok besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media KIJANK dapat membantu siswa dalam belajar membaca aksara Jawa. Hal ini dibuktikan oleh hasil validasi beberapa ahli antara lain, validasi ahli media  sebesar 84.6%, validasi ahli materi sebesar  94%, dan validasi ahli bidang studi sebesar 98%. Sementara hasil uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa 89% pembelajaran menggunakan media KIJANK dalam pembelajaran bahasa Jawa ternyata mendapat respon positif dari siswa dan sangat valid serta layak digunakan untuk pembelajaran. Dan hasil uji coba kelompok besar menunjukkan bahwa 94.5% pembelajaran menggunakan media KIJANK (Komik Indonesia Jawa dan Aksara Jawa) dalam pembelajaran bahasa Jawa sangat layak dan valid digunakan sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian ini, media pembelajaran KIJANK disarankan untuk dipergunakan sebagai acuan penyusunan program pengajaran dan bimbingan belajar serta mengembangkan media pembelajaran lain yang dapat mendukung proses pembelajaran. Kata Kunci : maningkatkan, membaca, huruf Jawa, KIJANK
Increase Students’ Self-Confidence and Reduce Anxiety During Covid-19: Is Coping Strategy Becomes the Solution? Bustanol Arifin; Setiya Yunus Saputra; Abdurrohman Muzakki; Edi Setiawan; Hasanuddin Jumareng
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022): October 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek strategi coping terhadap peningkatan rasa percaya diri dan penurunan kecemasan. Penelitian ini mengadopsi metode campuran. Tujuh puluh siswa diambil dari sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen kuantitatif untuk mengukur kepercayaan diri dan kecemasan serta wawancara melalui Zoom Meetings sebagai instrumen kualitatif. Analisis data kuantitatif menggunakan IBM SPSS untuk mencari statistik deskriptif, normalitas dan paired sample t-test berfungsi untuk mengetahui perbedaan nilai kepercayaan diri dan kecemasan sebelum dan sesudah intervensi dan analisis data kualitatif melalui pengurutan data berdasarkan kategorisasi berdasarkan kesamaan dan kumpulan frasa serupa dikelompokkan. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa strategi coping efektif dapat meningkatkan rasa percaya diri dan mengurangi kecemasan. Sedangkan hasil kualitatif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa menyatakan rasa percaya diri meningkat dan kecemasan menurun drastis. Penelitian ini menjadi bukti empiris bahwa strategi coping berdampak besar untuk meningkatkan rasa percaya diri, serta menurunkan tingkat kecemasan siswa.
PENGEMBANGAN PENGENALAN AIR DENGAN TEKNIK GAYA BEBAS UNTUK SEKOLAH DASAR Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 6 No. 2 (2018): September 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v6i2.7236

Abstract

keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar salah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakan untuk mencapai tujuan pendidikan jasmani adalah karena renang memilki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah. Hasil eval uasi uji coba kelo mpok kecil 78,00% unt uk ahli media,82,08% unt uk a hli Pembelajaran Penjas, 77,79% untuk ahli Renang dan 90,90% untuk ahlipembelajaran penjas. pada uji kelo mpok besar dengan menggunakan 30 siswa dipero lehpersentase 90,15%, berdasarkan hasil tersebut model pengembangan pengenalan air dengan teknik gaya bebas untuk sekolah dapat di gunakan dalam proses pembelajaran
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RPP BERBASIS TPACK DI SDN GADING KULON 2 KABUPATEN MALANG Bahrul Ulum; Bustanol Arifin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i1.162-168

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SDN Gadingkulon 2 dalam menyusun RPP 1 halaman berbasis TPACK. Kegiatan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK menawarkan empat metoe pelaksanan  melalui kegiatan berikut: 1) Focus Group Discussion (FGD) , 2) Pelatihan penyusunan RPP berbasis TPACK. 3) Pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK, 4) Refleksi dan tindak lanjut. Pelaksanaan pendampingan penyusunan RPP berbasis TPACK ini dilaksanakan secara luring. Pelaksanaan luring didasarkan pada kebijakan pemeberlakuan kehidupan new normal setelah dibukanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) ditengah kondisi pandemik covid 19 yang terjadi di Indonesia. Proses penyampaian materi pendampingan secara luring di awali dengan brainstorming. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang TPACK termasuk framework pengintegrasian teknologi, pedagogi dan konten (materi) beserta komponen-komponen TPACK Pada tahapan akhir Pengabdian dilakukan refleksi dengan mengevaluasi pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, meskipun secara keseluruhan pelaksanaan berjalan lancar.
PENINGKATAN KECERDASAN KINESTETIK MENGGUNAKAN MODIFIKASI PERMAINAN PADA LESSON STUDY DI SD MOH HATTA MALANG Bustanol Arifin; Frendy Aru Fantiro; Bahrul ulum
JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran) Vol. 4 No. 2 (2018): November 2018
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jinop.v4i2.4951

Abstract

Abstrak: Pelaksanaan lesson study ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kecerdasan kinestetik menggunakan modifikasi permainan pada kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan mengimplementasikan lesson study. Adapun subyek penelitian adalah peserta didik kelas 4 di SD Moh. Hatta Malang Pengimplementasian lesson study ini dilakukan dalam 4  kali putaran. Tahapan pelaksanaan LS terdiri dari 3 tahapan yaitu: (1) tahap perencanaan (plan), (2) Tahap pelaksanaan (do), serta (3) tahap refleksi (see). Kecerdasan Kinestetik siswa kelas 4 SDN Moh Hatta Data rata-rata nilai siswa pada matapelajaran PJOK pada siklus I 72,5; siklus II 77,13 dan siklus III 78,5. Siklus IV 81,7 Peningkatan dari siklus I ke siklus II 4,63; siklus II  ke siklus III 1,37. Siklus III ke IV 3, 25 Lesson study menyebabkan siswa bersemangat, dalam melakukan kegiatan pembelajaran dan merasa senang sehingga hasil kemampuan gerak kinestetik paserta didik dari siklus I ke siklus IVmeningkat. Kata Kunci: kecerdasan kinestetik, modifikasi permainan, sekolah dasarAbstract: The implementation of this lesson study has the aim of improving kinesthetic intelligence using game modification in grade 4 in Moh. Hatta primery school. This research is a descriptive research by implementing lesson study. The subjects of the study were 4th grade students in Moh. Hatta primery school. The implementation of this lesson study was conducted in 4 rounds. The stages of LS implementation consist of 3 stages: (1) planning stage, (2) Implementation stage (do), and (3) stage of reflection (see). Kinesthetic Intelligence of grade 4 students in Moh Hatta Primary School Average data on student score on Physchal Education learning in cycle I 72,5; cycle II 77.13 and cycle III 78.5. Cycle IV 81,7 Increase from cycle I to cycle II 4.63; cycle II to cycle III 1.37. Cycle III to IV 3, 25 Lesson study causes the students to be excited, in doing the learning activities and feel happy so that the result of kinesthetic ability of the students from cycle I to cycle IV can increased. Keywords: kinesthetic intelligence, game modification, elementary school 
PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANG UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR Bustanol Arifin
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 1 No. 1 (2013): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.944 KB) | DOI: 10.22219/jp2sd.v1i1.1523

Abstract

PENGEMBANGAN GERAK DASAR RENANGUNTUK ANAK SEKOLAH DASARBustanol Arifine-mail: bustanol_arifin@yahoo.co.idAbstract:Movement skills in the learning process of physical education in primary schoolsone of which is the basic swimming motion. The reason of the branch pool can be used toachieve the goal of physical education because the pool has many benefits. The benefits ofwhich can assist the growth and development of the body, to socialize and interact with others,increase self-confidence, and can be used as a recreational activity due to cold stimuli canrefresh the body and feelings. Model development of basic swimming motion in primaryschools should be tailored to the stage of growth and development that results are achieved inaccordance with the desired learning objectives. Motion design is basic pool (1) Introduction ofwater covers the child sits alongside a pond, moving both legs on the edge of the pool, movingboth feet with your legs straight, prone lane swimming by moving the legs, go and standalongside a pond, put the head into the water, walk holds a float pond, (2) motion base poolcovers sliding movement, leg movement with a buoy, hand rotary movement, do take thebreath with a swivel arm, coordinating the movements in moving the base pool.Abstrak:Keterampilan gerak dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasarsalah satunya adalah gerak dasar renang. Alasan mengapa cabang renang dapat digunakanuntuk mencapai tujuan pendidikan jasmani karena renang memiliki banyak manfaat. Manfaattersebut diantaranya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh, bersosialisasidan berinteraksi dengan orang lain, menambah kepercayaan pada diri sendiri dan dapatdigunakan sebagai kegiatan rekreatif karena rangsangan dingin dapat menyegarkan tubuh danperasaan. Model pengembangan gerak dasar renang di sekolah dasar harus disesuaikan dengantahap pertumbuhan dan perkembangan anak, agar hasil yang dicapai sesuai dengan tujuanpembelajaran yang diinginkan. Desain gerak dasar renang tersebut meliputi (1) Pengenalan air,anak duduk di pinggir kolam, menggerakkan kedua kaki di pinggir kolam, menggerakan keduakaki dengan kaki lurus, tengurap di pinggir kolam dengan menggerakkan kedua kaki, masukdan berdiri di pinggir kolam, memasukkan kepala ke dalam air, berjalan memegang pelampungdi kolam, (2) Gerak dasar renang meliputi melakukan gerakan meluncur, melakukan gerakankaki dengan pelampung, melakukan gerakan putar tangan, melakukan ambil nafas denganputar tangan, melakukan gerak koordinasi gerakan dasar renang.Kata Kunci: gerak dasar renang, sekolah dasar (SD)