Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penerapan Model Discovery Learning Berbantuan Media Audiovisual terhadap Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi (Penelitian Tindakan pada Siswa Kelas XI di SMA Dharma Karya UT Kota Tangerang Selatan) Khaerunnisa Khaerunnisa
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.114 KB) | DOI: 10.30651/lf.v2i2.2052

Abstract

Penelitian dengan judul penerapan model discovery learning berbantuan media audiovisual terhadap keterampilan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Dharma Karya UT Kota Tangerang Selatan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Dharma Karya UT pada kelas XI tahun ajaran 2018/2019. Kelas yang dipilih ialah kelas XI MIA 1 berdasarkan sampel yaitu kelas XI MIA 1 yang berjumlah 21 siswa yang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 11 siswa perempuan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian berupa esai sebanyak 3 soal untuk keseluruhan pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian tindakan kelas dengan model discovery learning berbantuan media audiovisual. Hasil penelitian menggunakan rumus rata-rata yaitu terjadi peningkatan pra siklus 65,5 siklus I 75,7, dan siklus II 81,8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model discovery learning dengan berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI SMA Dharma Karya UT.
Nilai-Nilai Akhlak dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata Khaerunnisa Khaerunnisa; Lutfi Syauki Faznur; Liana Meilinda
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.5476

Abstract

Moral Values in Guru Aini Written by Andrea Hirata ABSTRAKPenelitian ini berisi tentang nilai-nilai Akhlak Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Nilai akhlak menjadi fokus utama pada penelitian ini karena akhlak merupakan salah satu pondasi dasar dari sifat manusia yang sangat erat kaitannya dengan perilaku manusia dengan Tuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai akhlak berupa nilai takwa, tawakal, kejujuran, keikhlasan, sabar  dan syukur dari novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Novel tersebut memiliki nilai akhlak yang perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi khazanah keilmuan berkaitan antara agama dan sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis isi. Metode kualitatif ini dapat menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau atau isi komunikasi berupa percakapan, teks tertulis, dan fotografi. Simpulan dari hasil penelitian ini terdapat 6 kutipan dari nilai takwal, 14 kutipan nilai tawakal, 18 kutipan dari nilai kejujuran, 4 kutipan dari nilai keikhlasan, 1 kutipan dari nilai sabar, dan 14 kutipan dari nilai syukur. Kata kunci: Nilai-nilai akhlak, karya sastra, novelABSTRACTThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.Keywords: Akhlak (moral) value, literature, novelThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.
Pendidikan Multikultural di Indonesia Rina Nuryani; Khaerunnisa Khaerunnisa
Jurnal Fascho: Kajian Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 9 No. 2 (2020): Fascho : Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara etimologi, pendidikan multikultural terdiri dari dua kata kunci, yaitu pendidikan dan multikultural. Pendidikan secara sederhana adalah proses pengembangan sikap dan perilaku seseorang atau kelompok melalui pengajaran, pelatihan dan pembinaan. Sedangkan multikultural sendiri diartikan sebagai keanekaragaman budaya yang terdiri dari nilai-nilai, keyakinan, dasar asumsi, sikap, dan perilaku yang dimiliki oleh sekelompok orang. Sejak masa perjuangan meraih kemerdekaan dan hingga merdeka pada tahun 1945, para pendahulu bangsa Indonesia menyadari bahwa Indonesia adalah negara yang memiliki keanekaragaman yang begitu tinggi. Pada Sumpah Pemuda, disebutkan bahwa meskipun Indonesia sangat beragam, tetapi memiliki satu bangsa, satu tumpah darah dan satu bahasa persatuan; Indonesia. Dari sini pula lahir lah "Bhineka Tunggal Ika" yang berarti kesatuan dalam keragaman. Tulisan ini merupakan studi pustaka mengenai pelaksanaan pendidikan multikultural di tingkat sekolah dasar dan menengah di beberapa wilayah di Indonesia berdasarkan tujuh penelitian terdahulu. Hasil dari tulisan ini menunjukkan bahwa implementasi pendidikan multikultural di Indonesia pada saat ini ditunjukkan beberapa kelemahan dan kekurangan yang berlaku. Peningkatan terintegrasi baik dalam kuantitas dan kualitas multikultural pendidikan masih sangat diperlukan. Kata Kunci: Pendidikan, Multikultural, Bhineka Tunggal Ika
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI BERBANTUAN KAHOOT DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT (HIKAYAT) KELAS X Devi Puspita Ayu; Khaerunnisa
Jurnal Fascho: Kajian Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Vol. 10 No. 2 (2021): Fascho : Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan
Publisher : STKIP Muhammadiyah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The background of the research is the low folklore listening skills and the lack of learning models and media applied to class X. It has impact to the students’ scores for under the KKM. This research was conducted during the Covid-19 (coronavirus disease) pandemic which implements distance learning (online) in class X MIPA 2 SMA Nusantara Plus, with total 26 students of the 2020/2021 school year. The research method used in this research is Classroom Action Research (CAR). Learning activities using this articulation model make the learning process easier to listen folklores. Kahoot media known as an attractive and more efficient evaluation media. This research was conducted in two cycles, in each cycle there were two meetings. The results of this study indicate an increase in the ability to listen to saga stories. This can be seen from the results of the pre-cycle average score of 55, cycle I increased to 70 but did not meet the KKM, followed by cycle II with an average value of 86. Thus it can be concluded that the use of Kahoot in articulation learning model can improve folklore listening skills of class X SMA Nusantara Plus. Keywords: articulation learning model, Kahoot, listening skills, folklores
PODCAST LITERA DISA (LITERASI DISABILITAS) SEBAGAI SARANA PEMBENTUK KARAKTER MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Khaerunnisa, Lutfi Syauki Faznur, Wika, Ahmad Fadly, Ratna Dewi Kartikasari, Aida Sumardi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v5i1.883

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi kendala yang dihadapi oleh mahasiswa penyandang tuna netra dalam mengakses referensi di bidang sastra. Kegiatan itu juga sekaligus mendukung Program Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Bantu (Teknologi Asistif) untuk Mahasiswa Berkebutuhan Khusus yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui prosedur pengembangan, kegiatan pengabdian ini menghasilkan produk berupa Podcast Litera Disa. Podcast yang mengalihwahanakan karya sastra itu berisi teori sastra beserta contoh penerapan analisisnya. Baik konten maupun spesifikasi produk telah melalui tahapan penilaian dari ahli dan uji coba kepada pengguna. Dengan Podcast Litera Disa yang dapat diakses dan ditransmisikan melalui perangkat gawai, diharapkan mahasiswa tuna netra yang mendalami sastra dapat terbantu dalam memahami materi kesastraan.
DAMPAK PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI SMA CAHAYA QURAN BOGOR PADA MASA PANDEMI COVID-19 Khaerunnisa Khaerunnisa; Rina Nuryani; Wildan Awaludin; Abu Bakar Fadillah
Pena Literasi Vol 5, No 1 (2022): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.5.1.56-63

Abstract

Pandemi covid-19 melanda Indonesia bahkan ke penjuru dunia. Pandemi ini mempengaruhi dunia pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh SMA Cahaya Quran juga warga belajar dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada era pandemic covid-19. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Dalam pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi pustaka. Responden yang menjadi objek penelitian ini ada lima orang yaitu kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua peserta didik, dan tokoh masyarakat SMA Cahaya Quran. Hasil penelitian menampilkan data berupa kurang setujunya pembelajaran secara jarak jauh, mulai dari kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua peserta didik, serta tokoh masyarakat. Kekuatan signal serta kurangnya menangkap materi menjadi faktor utama kurangnya semangat belajar peserta didik. Orang tua yang belum memahami materi anaknya pun menjadi hambatan untuk membantu mengajari anaknya dalam belajar. Pantauan guru yang kurang, serta fasilitas dari segi aplikasi yang belum maksimal pun turut andil dalam hambatan pembelajaran jarak jauh.
APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA DALAM EVALUASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA GURU SMA DI SUKABUMI Lutfi Syauki Faznur; Khaerunnisa Khaerunnisa; Aida Sumardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.2.2.39-44

Abstract

Di era teknologi moderen saat ini pembelajaran atau proses evaluasi seringkali dianggap tidak efektif dan cenderung subjektif ketika guru memberikan penilaian, dengan keadaan guru yang tidak hanya mendidik peserta didik guru juga diharuskan mengevaluasi peserta didik tersebut kebiasaan yang terjadi dalam proses evaluasi, guru hanya memberikan sebuah kertas lembar jawaban yang harus di isi oleh peserta didik, setelah proses tes selesai dilakukan guru harus menggoreksi kertas lembar jawaban peserta didik tersebut, biasanya menjadi polemik ketika guru harus menggoreksi kertas lembar jawaban tersebut satu persatu dan membutuhkan waktu yang lama untuk menggoreksinya, proses inilah yang menjadi menjadi kendala dalam melihat hasil evaluasi peserta didik,  dengan menggunakan teknologi sangat memungkinkan untuk membantu perkembangan dan kemajuan hasil belajar peserta didik. Melihat minimnya sarana yang dapat membantu peserta didik untuk mengetahui hasil belajarnya, serta memudahkan guru untuk meningkatkan fungsi kegunaan gawai yang digunakan peserta didik. Guru dapat memberikan fasilitas yang mudah digunakan peserta didik untuk mengukur kemampuan belajar salah satunya dengan menggunakan aplikasi kahoot. Aplikasi kahoot dapat digunakan sebagai media evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia. Guru dapat menggunakan aplikasi kahoot sebagai media sarana untuk mengetahui hasil evaluasi peserta didik, serta dalam melakukan evaluasi media kahoot ini sangat mudah diterapkan kepada setiap guru dan siswa akan lebih tertarik dalam mengerjakan soal-soal. untuk itu membelajaran kreatif dan inovatif harus dilakukan oleh guru supaya peserta didik lebih bersemngat dalam proses pembelajarannya.
PEMANFAATAN MEDIA PAPAN CERITA RAKYAT DALAM KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA BIPA LEVEL 6 Putri Utami Dewi Putri; Khaerunnisa
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 4 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Majapahit (UNIM) Mojokerto Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study intends to describe the benefits of using folklore board media in improving the speaking skills of BIPA students from Thailand. This research method uses a qualitative descriptive method which will produce data in the form of a series of words that will form paragraph by paragraph. The data in this study is the use of folklore board media. Data acquisition is done by direct observation. The source of this research is focused on a series of BIPA learning processes with Thai students. The research subjects were BIPA students who joined the learning program carried out by the author. Data collection is in the form of listening and note-taking techniques. The results showed that the folklore board media provided benefits as a means of introducing Indonesian culture in the sociocultural aspect. The benefits of the folklore board media are as follows: (1) learning is packaged in an attractive and communicative way, (2) students are more active in learning, (3) a means of introducing culture, (4) innovation of new and meaningful teaching materials, (5) making it easier for students in his memory. Keywords: BIPA, Speaking Skills, Media.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Melalui Pendekatan Kolaboratif Khaerunnisa Khaerunnisa
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i1.3762

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis ilmiah melalui pendekatan kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta tahun akademik 2019/2020. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan mahasiswa dalam membuat tulisan ilmiah, peneliti memberikan tes produk (membuat karya ilmiah) pada siklus pertama dan siklus kedua. Sebelum memberikan tes pada siklus kedua, peneliti menggunakan pendekatan kolaboratif kepada mahasiswa. Terdapat beberapa jenis kesalahan di antaranya dalam hal gramatikal dan leksikal. Pada siklus pertama, untuk aspek gramatikal sebesar 78,25% dan persentasi kesalahan siklus kedua menjadi 18,25% yang menunjukkan adanya peningkatan sekitar 60%. Sedangkan untuk aspek leksikal siklus pertama sebesar 77,5%, sedangkan pada siklus kedua berkurang menjadi 12,5%. Dengan demikian dalam hal menulis ilmiah menunjukan adanya peningkatan dalam poin leksikal sebesar 65%.  Hasil tes pada siklus kedua menunjukkan adanya peningkatan keterampilan menulis ilmiah dengan menggunakan pendekatan kolaboratif. Kata kunci: karya ilmiah, pendekatan kolaboratif, keterampilan menulisABSTRACTThis research aims to improve scientific writing learning through collaborative learning approach. This research was conducted at Muhammadiyah University of Jakarta in the academic year 2019/2020. To find out the improvement of the students' scientific writing skill, the researchers implemented product tests (making scientific work) in the first cycle and the second cycle. Before giving the test in the second cycle, researchers used collaborative learning for students. There are several types in grammatical and lexical errors. In the first cycle, the grammatical aspect was 78.25% and the percentage of error in the second cycle was 18.25% which showed a percentage increase of around 60%. Whereas for the first cycle aspect, it was 77.5%, while in the second cycle it decreased to 12.5%. Thus in terms of scientific writing shows an increase in lexical points by 65%. The test results in the second cycle showed an increase in scientific writing skills using collaborative learning approach.Keywords: scientific work, collaborative learning, writing skills  
MENGUAK SASTRA DALAM SEJARAH ISLAM Khaerunnisa Khaerunnisa; Dini Septiana
Pena Literasi Vol 3, No 1 (2020): Pena Literasi
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pl.3.1.29-35

Abstract

Sejak dahulu sastra menjadi pendamping sejarah perjalanan Indonesia. Sastra menjadi salah satu wadah untuk mengisahkan setiap tragedi yang terjadi dalam perkembangan Indonesia. Begitu pula dalam sejarah perkembangan Islam yang sering sekali dikisahkan dalam syair-syair. Kata sastra sangat akrab dalam kehidupan masyarakat. Sastra dapat memainkan perannya sebagai media yang menjadi sumber informasi untuk menyampaikan tentang nilai-nilai pendidikan moral dan membudayakan sebauh kisah kegenerasi selanjutnya. Oleh karena itu dalam pembahasan ini akan menguak sastra dan ajaran Islam serta menguak ajaran Islam dan sastra pada saat ini terkhusus di Indonesia. Karya sastra yang kental dengan budaya sering sekali diasumsikan tidak bisa dikaitkan denga agama, dalam pembahasan ini menguak sejarah Islam yang akrab dengan budaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan data yang berasal dari studi pustaka, hasil akan disajikan dengan cara mendeskripsikan hasil yang telah didapat. Sastra sejak dulu sudah digandrungi sebagai alat penyampaian pesan dengan cara memainkan kata-kata sehingga indah dibaca dan didengar. Hasil penelitian ini dapat dipahami bahwa sastra sesungguhnya telah ada pada zaman penyebaran Islam yaitu sebelum Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu yang dapat dibuktikan dari ayat dan kisahat sahabat pada masa itu. Hasil penelitian ini mengungkap sastra sebelum ajaran Islam dan unsur sastra yang terdapat pada kitab suci Alquran. Bangsa Arab pada masa penyebaran Islam memang telah mengenal sastra namun sering disebut pintar bermain kata. Pada masa itu jika seseorang pandai bermain kata indah maka mereka akan menjadi seseorang yang dihargai dan dianggap berintelektual, oleh karena itu manusia pada masa itu setelah Alquran diturunkan banyak yang mengagumi kata demi kata yang terdapat di dalamnya. Dalam penelitian ini terkuak bahwa benar Alquran mengandung nilai-nilai sastra yang terkandung di dalamnya.