Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENILAIAN KINERJA KARYAWAN BAGIAN PERSONALIA BERDASARKAN KOMPETENSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DAN RATING SCALE Tenny Sylvia; Arif Hidayat; Shyntia Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.096 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu mendapatkan bobot kriteria kompetensi dengan metode ANPdan mendapatkan hasil penilaian kinerja karyawan dengan menggunakan rating scale.AnalyticNetwork Process (ANP) merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengukur bobot kriteria kompetensi penilaian kinerja karyawan dengan melibatkan keterkaitan antar kriteria. Dari hasil pembobotan dengan ANP, diperoleh bobot untuk kelompok kompetensi keterampilan teknis (0.079), kelompok kompetensi kepribadian/penampilan (0.339), kelompok kompetensi keterampilan mengurus tugas (0.069), dan kelompok kompetensi hubungan kerja (0.513). Berdasarkan hasil penilaian terhadap 7 karyawan bagian personalia didapatkan hasil bahwa 4 karyawan memiliki kinerja tinggi sedangkan 3 karyawan lainnya memiliki kinerja sesuai standar.Kata kunci : Analytical Network Process, karyawan, kinerja, rating scaleAbstract The purpose of this research is to get the weight criteria for competence with ANP method and get the employee's performance appraisal using the rating scale. Analytic Network Process (ANP) is one method that can be used to measure the competency criteria weights with performance appraisal involves the relationship between the criteria. From the results of the ANP weighting, obtained weight for technical skills competency group (0.079), personality/appearance competency group (0.339), task manage skills competency group (0.069), and labor relations competency group (0.513). Based on an assessment of 7 employees of human resources departement department showed that 4 employees have high performance while the 3 other employees have adequate performance.Keywords : Analytical Network Process, employee, performance, rating scale
PERAMALAN PERMINTAAN DENGAN PENDEKATAN MARKETING MIX PADA PRODUK KERIPIK APEL MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Laella Mallini; Wike Agustin Prima Dania; Shyntia Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.452 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan hasil peramalan permintaan produk keripik apel menggunakan metode Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi volume penjualan. Metode JST dapat dilatih untuk mempelajari dan menganalisis pola data masa lalu dan berusaha mencari suatu formula atau fungsi yang akan menghubungkan pola data masa lalu dengan keluaran yang diinginkan saat ini. Salah satu algoritma pelatihan JST yang dapat dimanfaatkan dalam menyelesaikan sistem peramalan adalah propagasi balik (backpropagation). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil arsitektur jaringan single hidden layer terbaik yaitu 4-9-1 (4 neuron input, 9 neuron hidden layer, 1 neuron output). Nilai Mean Square Error (MSE) yang diperoleh sebesar 2185,004. Rata-rata persentase kesalahan hasil simulasi peramalan permintaan pada periode Januari – Mei 2014 adalah sebesar 3,18%.Kata kunci: Algoritma Pembelajaran, Backpropagation, MSEAbstract The purpose of this research is to obtain the outcome forecast of the apple chip product demand using Artificial Neural Network (ANN) method with considering the affect factors againts to sales voIume. The ANN method can be trained to study and to analize the past pattern data as well as to find a formula or function that will connect the past pattern data to the current expected outcome. One of ANN training algoritma that can be used to solve this forecast system is backpropagation. Based on the conducted research, the result obtained is generate the best hidden singIe network architecture layer 4- 9-1 (4 input neurons, 9 hidden Iayer neurons, 1 output neuron). The value of Mean Square Error (MSE) is 2185,004. The average percentage errors as the result of demand forecast simulation during the period of January - May 2014 is 3,18%.Keywords: Learning Algorithm, Backpropagation, MSE
PERENCANAAN STRATEGI PENGEMBANGAN RESTORAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT DAN METODE QSPM (QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIKS) (STUDI KASUS RESTORAN BIG BURGER MALANG) Nyimas Ekinevita Putri; Retno Astuti; Shyntia Atica Putri
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.456 KB)

Abstract

Abstrak Bisnis makanan merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan karena makanan menempati urutan teratas dalam pemenuhan kebutuhan pokok manusia. Seiring dengan perkembangan jaman, kecenderungan orang untuk makan di luar rumah semakin meningkat dengan berbagai alasan praktis, ekonomis maupun prestige. Konsep yang ditawarkan kepada konsumen berbeda-berbeda salah satunya yaitu restoran makanan yang menyajikan menu beragam dan cepat saji. Ketatnya persaingan restoran, mengharuskan pengelola restoran memanfaatkan peluang yang ada. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alternatif perencanaan strategi dan prioritas strategi pengembangan Restoran Big Burger Malang. Penelitian ini menggunakan matriks Internal Eksternal (IE), Matriks Strenght, Weakness, Opportunity dan Threat (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Matrik IE dan SWOT digunakan untuk perencanaan alternatif strategi sedangkan matrik QSPM digunakan untuk penentuan strategi prioritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan yaitu penetrasi pasar dan pengembangan produk. Prioritas strategi dengan nilai Total Attractive Score tertinggi adalah meningkatkan mutu dan menjaga kehalalan pangan. Kata kunci : restoran, QSPM, strategi, SWOT AbstractFood business or culinary business is one of prospective business because the food is main priority of basic human needs fulfillment. The tendency of people to eat outside the home has increased by a variety reasons such as practical, economic and prestige. The concept offered to consumers are different, one of which isa restaurant that serves a variety of food and fast food. Tight competition makes restaurant managers take opportunities on it. The purpose of this study were to determine alternative of strategy planning and the priority of strategy development at Big Burger Restaurant Malang. This research used Internal Eksternal (IE) Matrix, Strenght, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) Matrix and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). IE and SWOT matrix were used to determine alternative strategies while QSPM was used to determine priority strategy. Based on the results, the strategies that can be applied were market penetration and product development. Priority strategy with the highest Total Attractive Score was improving the quality and keeping halal food. Keywords : restaurant, QSPM, strategy, SWOT