Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALYSIS OF EFFECTIVENESS AND PARKING LEVY GAP IN MALANG REGENCY Martha Ignatia Hendrati; Hadi Sumarsono
Journal of Economics, Business, & Accountancy Ventura Vol 15, No 1 (2012): April 2012
Publisher : STIE Perbanas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14414/jebav.v15i1.61

Abstract

In connection with the efforts to promote and explore the sources of local revenues, the governmentof Malang Regency has now been trying to increase the revenues. This effort is intendedto make the local government not to be dependent much on the central government.This study attempts to analyze the effectiveness the problems that exist in parking fees in orderto see the real potential and some suggestions for policies related to the increase of thelocal government income. It was conducted in Malang regency, which was chosen by meansof a purposive random sampling. It shows as the following. (1) The potential of Malang Regencyparking levy is totally up to Rp 1,618,939,100. It can be compared with the realizationof 2009 that was up to the figure of Rp 225,842,000, and therefore the effectiveness is13.95%; (2) The results of the SWOT analysis showed that the position of an increase of incomein parking levies and service market is in quadrant 2 (two), this means a dominance ona combination of factors both strengths and barriers. It is suggested that the government increaseof the effectiveness of withdrawal by doing some efforts as described in this study.
MODEL PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DALAM USAHA MEMPERSIAPKAN DIRI MEMASUKI DUNIA KERJA MELALUI SINERGI PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT PEDESAAN Dl WILAYAH KABUPATEN GUNUNG KIDUL Rubino Rubiyanto; Hadi Sumarsono; Abdul Ghofur; Haryanto -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tepus dan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. Pada tahun pertama (2003) digunakan pendekatan survey dibantu dengan metode observasi dan wawancara untuk memperoleh data potensi desa, penjaringan remaja putus sekolah dan jenis keterampilan yang diinginkan. Disimpulkan jumlah remaja putus sekolah (drop-out) sebanyak 1289 orang, dengan sebaran tingkat SDsebarryak 275 orang, tingkat SLTP 490 orang dan tingkat SLTA 524 orang. Berdasar angket need assesment diperoleh jenis keterampilan yang diinginkan meliputi 20 orang memilih kecakapan menjahit, 20 orang kecakapan perbengkelan (motor), 18 orang memilih keterampilan pertukangan (kayu), 11 orang keterampilan salon kecantikan, 9 orang memilih ketrampilan menyablon, 8 orang ternak ayam, 6 orang keterampilan elektro, 6 orang home industri, 6 orang keterampilan lain  (komputer, servis elektronik).Pada tahun kedua (2004) dengan sinergi pemberdayaan potensi masyarakat pedesaan dilakukan action research sesuai dengan hasil  need assesment tahun pertama.Kesimpulan awal ditahun kedua,  1)  life skill sangat bermanfaat bagi  remaja drop-out, 2) remaja drop-out  tumbuh  semangat  berwira  usaha, 3) terdapat 6 KUP ( Kelompok Usaha Produktif) di dua  Kecamatan,  yaitu 1 KUP bengkel sepeda motor di Keeamatan Tepus, 4 KUP menjahit,  1 KUP emping mlinjo, I KUP rias penganten.
Dampak Relokasi Pasar Tradisional Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang di Pasar Kertosono Kabupaten Nganjuk Ermita Yusida; Frada Nadya Megatara Putra; Hadi Sumarsono
Ecoplan Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/ecoplan.v4i1.233

Abstract

This study aims to determine traders' responses regarding the relocation policy of Kertosono Market, accessibility to the Kertosono Market before and after relocation, the impact of the relocation of Kertosono Market social-economic conditions of traders. This research is quantitative descriptive. The population in this study were all traders who sell at Kertosono Market. The results showed that 83.07% of respondents did not agree with the relocation. Accessibility to Kertosono Market before and after relocation was 63.07% of the respondents' residences were> 1 km away before relocation, 55.38% were> 1 km out after relocation. The impact of relocating Kertosono Market on the social-economic conditions was 92.30% of respondents were comfortable selling, 7.69% encountered problems, 96.92% were able to advance, and after relocation, namely 84.61% of respondents were uncomfortable when selling, 15.38% found no issues, 92.30% were unable to progress. After relocation, the economic condition of traders increased by 81.53% in the very low classification, decreasing 33.84% in the high category. Therefore, capital assistance for small traders is very much needed. So, in addition to providing capital assistance, the government should also offer training in the form of financial planning and digital marketing so that traders can expand their business. In the future, there needs to be a particular study regarding the comparison of traders in traditional markets and modern markets.
PENGARUH VARIABEL SIKAP DALAM MEMODERASI HUBUNGAN PERTIMBANGAN MORAL TERHADAP MINAT MUZAKKI DALAM MEMBAYAR ZAKAT PROFESI (Studi Empiris di Kabupaten Ponorogo) Tri Ardianto; Tegoeh Hari A; Hadi Sumarsono
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/iso.v2i1.188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh pertimbangan moral terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi, mengetahui pengaruh sikap terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi, dan mengetahui  sikap dalam memperkuat pengaruh pertimbangan moral terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi. Objek dalam penelitian ini adalah muzakki yang terdaftar di lembaga zakat wilayah Kabupaten Ponorogo yang sebelumnya telah ditentukan oleh peneliti. Jumlah sampel yang diambil adalah 100 responden dari seluruh lembaga yang telah dipilih yaitu LAZ Ummat Sejahtera Ponorogo, LAZIS Muhammadiyah Ponorogo dan Yatim Mandiri Ponorogo. Data dari hasil jawaban responden tersebut diolah dengan aplikasi Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan moral berpengaruh positif signifikan terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi, sikap berpengaruh positif signifikan terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi, akan tetapi variabel sikap gagal memoderasi hubungan antara pertimbangan moral terhadap minat muzakki dalam membayar zakat profesi.
Pengaruh kualitas pelayanan exterior dan interior terhadap kepuasan konsumen (studi Kasus pada Caffe Jiero Wadangan Jl. Bali No. 17 Madiun) Lahuri Lahuri; Hadi Sumarsono; Siti Chamidah
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.155 KB) | DOI: 10.24269/iso.v3i1.235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan, exterior, daninterior terhadap kepuasan” konsumen. Populasi penelitian ini adalah konsumen caffe jierowedangan Madiun. Tekniknpengambilannsampelnyangndigunakan adalahninsidentalsampling,nsehinggandiperoleh 90 responden yang dijadikan sebagainsampelnpenelitian.Metodenstatistiknyangndigunakannadalahnpengujiannsecaranparsial, simultan untuk mengujipengaruhnsecaranlangsung kualitas pelayanan, exterior dan interior terhadap kepuasankonsumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitasn pelayanannberpengaruhpositif dannsignifikan terhadapnkepuasan konsumen,exterior tidak berpengaruhndan negatifterhadap struktur modal, dan interior berpengaruhnpositifndannsignifikan terhadapnkepuasankonsumen. Hasil penelitian secara simultan kualitasnpelayanan, exterior, dan interiorberpengaruhnsignifikannterhadapnkepuasan konsumen.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL ELEKTRONIK INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN EKONOMI UNTUK KELAS X LINTAS MINAT EKONOMI SMA LABORATORIUM UM KOTA MALANG Lilik Sufiyah; Hadi Sumarsono
Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol.8 No.2 Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.063 KB)

Abstract

Good learning process and balanced course will emphasize the mutual interaction between teachers and students with teaching materials and media utilizing existing learning as a learning resource. Existing learning resources such as books or print modules but still minimal pemanfaataan technology. Therefore, innovation is needed in order to facilitate the learning process is the utilization of information and communication technologies, one of which is altering the packaging print modules into interactive electronic module. This research is a product development research in the form of interactive electronic media learning modules and tested for class X students across the economic interests SMA Laboratorium UM Malang. The model used in the development of instructional media is procedural model that refers to the Borg & Gall development model that has been modified according to the needs of researchers to outline the steps to be followed to produce the final product. The results of this study are: (1) media learning modules interactive electronic has been fit for use after passing the validation of expert materials and expert instructional media, (2) the results of testing the use of the subject of the trial is that there is a difference in value between before taught with instructional media module interactive electronic after learning modules taught with interactive electronic media.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL ELEKTRONIK INTERAKTIF PADA MATA PELAJARAN EKONOMI UNTUK KELAS X LINTAS MINAT EKONOMI SMA LABORATORIUM UM KOTA MALANG Lilik Sufiyah; Hadi Sumarsono
Jurnal Pendidikan Ekonomi (Economic Education Journal) VOL 8, NO.2, OKTOBER 2015
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.063 KB)

Abstract

Good learning process and balanced course will emphasize the mutual interaction between teachers and students with teaching materials and media utilizing existing learning as a learning resource. Existing learning resources such as books or print modules but still minimal utilization technology. Therefore, innovation is needed in order to facilitate the learning process is the utilization of information and communication technologies, one of which is altering the packaging print modules into interactive electronic module. This research is a product development research in the form of interactive electronic media learning modules and tested for class X students across the economic interests SMA Laboratorium UM Malang. The model used in the development of instructional media is procedural model that refers to the Borg & Gall development model that has been modified according to the needs of researchers to outline the steps to be followed to produce the final product. The results of this study are: (1) media learning modules interactive electronic has been fit for use after passing the validation of expert materials and expert instructional media, (2) the results of testing the use of the subject of the trial is that there is a difference in value between before taught with instructional media module interactive electronic after learning modules taught with interactive electronic media.
PENGARUH EXPERIENTAL MARKETING,KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN WARDAH PADA MAHASISWI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO Aprilia Widya Kurniawati; Hadi Sumarsono; Umi Farida
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.495 KB) | DOI: 10.24269/iso.v2i2.194

Abstract

Manusia pada hakikatnya memiliki banyak kebutuhan untuk menjaga kelangsungan hidupya, salah satunya kosmetik yang merupakan kebutuhan wanita, hal tersebut akan menciptakan potensi pasar yang sangat besar di industri kosmetik, konsumen dalam melakukan pembelian produk biasanya melihat kualitas produk, dan citra mereknya. PT Paragon Technologi and Innovation adalah salah satu perusahaan yang memproduksi kosmetik. Dilihat dari data top brand penjualan kosmetik wardah selalu mengalami pertumbuhan setiap tahunnya, pertumbuhan pada tahun 2014 13,0%, tahun 2015 14,9% dan tahun 2016 naik 15,5% dapat diketahui kenaikan pada tahun 2014 ke tahun 2015 lebih tinggi dibandingkan kenaikan pada tahun 2015 ke 2016. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh  Experiental Marketing,kualitas produk, citra merek terhadap Loyalitas Konsumen Wardah pada Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Ponorogo tahun akademik ganjil  2017/2018 yang menggunakan produk kecantikan Wardah yang berjumlah 3112. Sampel dihitung menggunakan rumus Simple rondom sampling sebanyak 130 responden. Metode analisis data penelitian ini menggunakan Regresi Linier Berganda dengan tingkat signifikan sebesar 5%.”Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiental marketing dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen tetapi citra merek tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen. Simpulan dari penelitian ini adalah konsumen dalam membeli sebuah produk tidak hanya melihat citra merek  karena menurut mereka tidak semua konsumen beranggapan wardah mempunyai reputasi yang bai,dan juga desain  yang menarik sehingga konsumen menilai bahwa membeli produk wardah tidak bedasarkan citra merek, dan experiental marketing dan kualitas produk merupakan salah satu penentu loyalitas konsumen karena fitur experiental marketing yaang baik, dan kualitas produk “yang bagus akan menciptakan loyalitas konsumen, jadi semakin tinggi experiental marketing dan kualitas produk yang dimiliki  maka akan meningkatkan loyalitas konsumen.
PENGARUH PERSEPSI RISIKO, KEPERCAYAAN, DAN KEAMANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE DI BUKA LAPAK (Studi Kasus Pada Komunitas Buka Lapak Ponorogo) NAHLA RAHMA YUNITA; HADI SUMARSONO; UMI FARIDA
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2019): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.289 KB) | DOI: 10.24269/iso.v3i1.243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi risiko, kepercayaan, dan keamanan terhadap keputusan pembelian online di Buka Lapak. Perkembangan teknologi yang pesat memberikan dampak yang besar bagi berbagai aspek, tidak terkecuali pada dunia bisnis. Mengingat banyaknya situs jual beli online yang ada di dikenal oleh masyarakat sebagai contoh adalah Buka Lapak. Buka lapak merupakan marketplace yang memberikan keuntungan perusahaan, penjual ataupun konsumen.Penelitian ini menggunakan uji validitas dan reliabilitas, regresi linier berganda dan r square. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi risiko secara parcial berpengaruh terhadap keputusan pembelian, dengan nilai signifikan 0,001, kepercayaan secara parcial berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan 0,005, dan keamanan secara parcial berpengaruh terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,002.Kata Kunci : Persepsi Risiko, Kepercayaan, Keamanan, Keputusan Pembelian.
PENTINGNYA PENERAPAN MODEL SERVICE QUALITY (SERVQUAL) DALAM PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN JASA PENGIRIMAN BARANG PADA KANTOR POS PONOROGO Nikita Irani Prima; Sujiono sujiono; Hadi Sumarsono
ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.23 KB) | DOI: 10.24269/iso.v2i2.190

Abstract

Persaingan antar industri jasa semakin ketat terutama di era digital sekarang ini. Kantor Pos Ponorogo sebagai salah satu perusahaan BUMN dalam bidang jasa logistik pengiriman barang harus bisa menjaga dan meningkatkan kualitas layanannya agar dapat mengatasi persaingan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan yang lebih subyektif dengan cara melakukan pengukuran indikator masalah pelayanan jasa pengiriman barang menggunakan model servqual dan menganalisis aktivitas perusahaan yang harus diperbaiki dalam pelayanan jasa pengiriman barang di kantor pos Ponorogo dengan teori rantai nilai (value chain). Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan model servqual dan analisis aktivitas menggunakan teori value chain perusahaan dapat meningkatkan daya saing dengan mengurangi masalah dalam hal pelayanan dan aktivitas perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan nilai rata-rata servqual gap 5 paling besar yaitu -1,88 pada dimensi reliability yang artinya tidak sesuai dengan harapan pelanggan sedangkan dari analisis menggunakan teori value chain dapat diketahui bahwa aktivitas primer pada indikator service di kantor Pos Ponorogo memerlukan perbaikan.