Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MULTILITERASI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Febrina Dafit
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2017): JIPPSD
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.189 KB) | DOI: 10.24036/jippsd.v1i1.7937

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan siswa SD yang masih kurang dalam memahami bacaan secara kritis dan kreatif pada pembelajaran membaca. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran multiliterasi terhadap kemampuan membaca siswa SD. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah eksperimen kuasi dengan desain non-equivalent control group pretest posttest. Data yang dikumpulkan untuk menjawab pertanyaan penelitian yaitu data hasil pretest dan posttest kemampuan membaca dari siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pemberian tes yaitu tes obyektif pendekatan pilihan ganda (multiple choice) dan essai. Perlakukan (treatment) yang diberikan adalah model pembelajaran multiliterasi pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol tidak belajar dengan model pembelajaran multiliterasi. Hasil skor rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 18,76, sedangkan skor rata-rata posttest siswa kelas kontrol adalah 16,04. Dari hasil penulisan tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran multiliterasi memberikan pengaruh pada kemampuan membaca siswa SD. Kata kunci: Pembelajaran multiliterasi, kemampuan membaca  THE EFFECT OF TEACHING MULTILITERACY MODEL IN READING SKILL OF ELEMENTARY STUDENTS Abstract This study is backed by the lack of competence of elementary students in terms of comprehending a text critically and creatively in teaching reading. The method used in the study  is quasi-experiment for which its design is non-equivalent control group pretest posttest.  The collected data that answer the research questions is derived from pretest and posttest of reading skill shown both students from the experiment and control class. The  technique of test is objective test approaches, multiple choice and essay for reading skill. Teaching multiliteracy model as the treatment in this research is applied for the experiment class but the control class is not. The everage score of posttest in reading skill for the students in the experiment class showed 18,76 and the students in the control class showed 16,04. The result of study points out that teaching multiliteracy model gives an effect for the students in reading skill. Keywords: learning multiliteracy model, reading skill
IMPLEMENTASI MODEL MULTILITERASI PADA PROSES PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Dafit, Febrina
JURNAL SEKOLAH Vol 1, No 2 (2017): Maret 2017
Publisher : JURNAL SEKOLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Implementasi Model Mulitiliterasi Pada Proses Pembelajaran Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini untuk menelaah dan mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD setelah menggunakan model multiliterasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian kelas IV SDN04 Andaleh Kecamatan Luhak, Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran multiliterasi mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bacaan. Oleh karena itu, pembelajaran multiliterasi dapat dipertimbangkan sebagai salah satu model pembelajaran dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa SD.Kata kunci: membaca pemahaman, model multiliterasi, siswa SD
Keefektifan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa SD dengan Model Pembelajaran Multiliterasi Dafit, Febrina
GERAM Vol 5 No 1 (2017): GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low ability of writing creative skill of elementary students become the background of this research. The purpose of this study is to review and describe the effectiveness of creative writing skills of elementary students with multiliteration learning model. Creative writing is a way or process of ideas, or messages that contain added value, uniqueness, and is the original work of the author. Learning multiliteracy is a learning that constantly uses language skills to learn and form a complex understanding of other knowledge, related knowledge in the process of inquiry and as a means of building knowledge, building meaning, channeling ideas, and expressing ideas to generate creative and critical ideas for knowledge Already owned to be communicated to others. The method used in this research is quasi experiment with non-equivalent control group pretest posttest design. Data collected to answer research question that is data of pretest and posttest result of writing ability of fourth grader of elementary school. Techniques to measure the ability to write creative essay techniques. The result of posttest average score of writing ability of experiment class student is 9,04, meanwhile posttest average score of writing student ability of class of control is 7,38. From the results of these studies show that students creative writing ability is effective with in learning multiliteracy model
Analisis Pemahaman Mahasiswa PGSD Terhadap Nilai Karakter Bangsa Dalam Mata Kuliah Pendidikan Karakter Dea Mustika; Febrina Dafit
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2019): JIPPSD
Publisher : Jurusan PGSD FIP UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.191 KB) | DOI: 10.24036/jippsd.v3i1.106373

Abstract

This research aims to investigate the students' understanding of the values of national character in the subject of character education in elementary school. This research used a descriptive quantitative approach. This research was conducted at the PGSD study program, FKIP, Riau Islamic University. The population of this research included 128 sstudents of class 2017. 56 students were taken as research samples using proportional simple random techniques for an error rate of 10%. The method of data analysis uses descriptive analysis by describing the opinions of respondents based on the answers of the questionnaire instruments tested. The results of the study indicate that PGSD students' understanding of national character values is good. This is indicated by the overall end result for eighteen national character values is 82% in the good category.
Keefektifan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa SD dengan Model Pembelajaran Multiliterasi Febrina Dafit
GERAM Vol. 5 No. 1 (2017): GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low ability of writing creative skill of elementary students become the background of this research. The purpose of this study is to review and describe the effectiveness of creative writing skills of elementary students with multiliteration learning model. Creative writing is a way or process of ideas, or messages that contain added value, uniqueness, and is the original work of the author. Learning multiliteracy is a learning that constantly uses language skills to learn and form a complex understanding of other knowledge, related knowledge in the process of inquiry and as a means of building knowledge, building meaning, channeling ideas, and expressing ideas to generate creative and critical ideas for knowledge Already owned to be communicated to others. The method used in this research is quasi experiment with non-equivalent control group pretest posttest design. Data collected to answer research question that is data of pretest and posttest result of writing ability of fourth grader of elementary school. Techniques to measure the ability to write creative essay techniques. The result of posttest average score of writing ability of experiment class student is 9,04, meanwhile posttest average score of writing student ability of class of control is 7,38. From the results of these studies show that students creative writing ability is effective with in learning multiliteracy model
Analisis Kesulitan Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Online di Sekolah Dasar Rose Winda; Febrina Dafit
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38941

Abstract

Saat ini hasil belajar anak belum bisa dikatakan berhasil secara optimal dimana bagi anak slow learner, pembelajaran daring bukanlah solusi yang baik. hal ini didukung oleh tidak semua orang tua dan guru berperan secara optimal. Masalah ini menjadi salah saru alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji peran guru dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar matematika anak slow learner di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif, dengan desain penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian digunakan peneliti ada 3 yaitu satu guru mata pelajaran .matematika, satu orangtua anak ABK, dan satu kepala sekolah. Mengunakan wawancara online dan metode observasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyederhanaan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru yakni adanya perlakuan khusus di kelas, guru selalu memantau tugas-tugas anak slow learner, dan adanya video pembelajaran matematika yang di kirimkan oleh guru via whatsapp. Adapun peran orang tua yakni merupakan pendidik bagi anak, orangtua sebagai pelindung anak, anak prioritas orangtua, dan orangtua mengetahui kondisi anak ketika di rumah. Adapun peran kepala sekolah yakni kepala sekolah membimbing guru dalam proses pembelajaran, dan adanya evaluasi untuk guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa guru, orangtua, dan kepala sekolah sangatlah berpengaruh dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learner.
Peningkatan Kreativitas Mahasiswa Dalam Pembuatan Alat Peraga IPA Menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek Dea Mustika; Febrina Dafit; Vany Sinthya
SALIHA: Jurnal Pendidikan & Agama Islam Vol. 3 No. 1 (2020): SALIHA : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : STAI Terpadu Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is a classroom action research. This study aimed to describe the improvement of student creativity in the creation ofscience teaching aids using project-based learning. Stage of research includes planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were students of the fourth semester class A which consists of 43 students. Data collected using observation sheet and test question. Data were analyzed descriptively. The results of the study showed that there was an increase in student creativity in making science teaching aids using project-based learning
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI PADA TEMA 9 SUBTEMA 2 SISWA KELAS V SDIT AL MADINAH DUMAI Meyshi Ziya Dwi Putri; Febrina Dafit
Jurnal Tunas Bangsa Vol 8 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/tunasbangsa.v8i2.1647

Abstract

The purpose of this research is to develop animated video learning media on theme 9 sub-theme 2 class V, make it easier for teachers to deliver learning materials. This research method uses development research with ADDIE development model. This research was conducted in three stages: 1) the analysis phase consisted of curriculum analysis, teacher and student analysis, and media analysis; 2) the design stage, namely the design of animated video learning media using the kinemaster application; 3) the development stage, namely producing learning media that have been designed at the design stage. In addition to media production, the researcher also developed a research instrument, namely a validation sheet. The results of this study indicate that the animated video learning media meets the very feasible criteria, in learning 1 the results are 94,85%, in learning 2, the results are 95% and in learning 3, the results are 95%. Abstrak Tujuan pelitian ini yaitu untuk mengembangan media pembelajaran video animasi pada tema 9 subtema 2 kelas V, mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu 1) tahap analisis terdiri dari analisi kurikulum, analisis guru dan siswa, dan analisis media; 2)tahap desain yaitu rancangan media pembelajaran video animasi dengan menggunakan aplikasi kinemaster; 3) tahap pengembangan yaitu memproduksi media pembelajaran yang telah dirancang pada tahap desain. Selain produksi media, peneliti juga menyusun instrumen penelitian yaitu lembar validasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi memenuhi kriteria sangat layak, pada pembelajaran 1 memperoleh hasil 94,85%, pembelajaran 2 memperoleh hasil 95% dan pembelajaran 3 memperoleh hasil 95%. Kata Kunci:Media pembelajaran, video animasi, tema 9
Analisis Kesulitan Guru dalam Penggunaan Media Pembelajaran Online di Sekolah Dasar Winda, Rose; Dafit, Febrina
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.38941

Abstract

Saat ini hasil belajar anak belum bisa dikatakan berhasil secara optimal dimana bagi anak slow learner, pembelajaran daring bukanlah solusi yang baik. hal ini didukung oleh tidak semua orang tua dan guru berperan secara optimal. Masalah ini menjadi salah saru alasan penelitian yang bertujuan untuk mengkaji peran guru dan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar matematika anak slow learner di masa pandemi covid-19. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif, dengan desain penelitian yang digunakan merupakan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian digunakan peneliti ada 3 yaitu satu guru mata pelajaran .matematika, satu orangtua anak ABK, dan satu kepala sekolah. Mengunakan wawancara online dan metode observasi untuk mengumpulkan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah penyederhanaan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru yakni adanya perlakuan khusus di kelas, guru selalu memantau tugas-tugas anak slow learner, dan adanya video pembelajaran matematika yang di kirimkan oleh guru via whatsapp. Adapun peran orang tua yakni merupakan pendidik bagi anak, orangtua sebagai pelindung anak, anak prioritas orangtua, dan orangtua mengetahui kondisi anak ketika di rumah. Adapun peran kepala sekolah yakni kepala sekolah membimbing guru dalam proses pembelajaran, dan adanya evaluasi untuk guru. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa guru, orangtua, dan kepala sekolah sangatlah berpengaruh dalam mengatasi kesulitan belajar anak slow learner.
Analisis Kompetensi Sosial Guru Kelas Vb Sdn 001 Pasar Lubuk Jambi Kab. Kuantan Singingi Julita, Vita; Dafit, Febrina
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v4i2.39334

Abstract

Kompetensi guru salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainnya tujuan pembelajaran dan pendidikan di sekolah, guru harus memiliki kompetensi yang akan digunakan di dalam mengajar di sekolah salah satunya kompetensi sosial guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kompetensi sosial guru kelas VB. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek data pada penelitian ini adalah 1 guru kelas VB , kepala sekolah, 2 rekan guru dan 2 siswa kelas VB. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data mengunakan model milles and Huberman dengan tahapan, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru kelas VB sudah kategori sangat  baik dan sesuai dengan komponen kompetensi sosial seorang guru yaitu (1) Bersikap inklusif, bertindak objektif, serta tidak diskriminatif karena pertimbangan jenis kelamin, agama, ras, kondisi fisik, latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi. (2) Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat. (3) Beradaptasi di tempat bertugas di seluruh wilayah republik Indonesia yang memiliki keragaman sosial budaya. (4) Bersosial dengan komunitas profesi sendiri dan profesi lain secara lisan maupun tulisan atau bentuk lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah guru kelas VB sudah memiliki kompetensi yang sangat  baik dan sesuai dengan indikator kompetensi sosial Permendiknas No 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru.