Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

IMPACT OF HYPEREMESIS GRAVIDARUM ON PREGNANCY OUTCOMES Mutiara Solechah; Farida Kartini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.677

Abstract

Introduction: Hyperemesis gravidarum (HEG) or continuous nausea and vomiting can result in loss or even death in the mother and fetus. For most women who recover from HEG well, there is clear evidence of an increased risk of pregnancy outcomes.Purpose: The purpose of this scoping review is to map the evidence and conclude the literature about the effects of Hypermesis Gravidarum on pregnancy outcomes.Methods: In this scoping review, we evaluate the emerging evidence that HEG impacts pregnancy outcomes, by using two databases (Pubmed and ScienceDirect).Results: some of the effects of HCG, namely: LBW and Premature, Repetition of hyperemesis gravidarum across generations, Reduction of insulin sensitivity in children in childhood, Risk of placental abruption and increased risk of birth for small for gestational age (SGA), Provides a protective effect on the risk of cleft lip in new babies birth, Delayed nerve development in children, increased blood pressure and abnormal fetal brain development.Conclusion: HEG has an adverse risk to the outcome of pregnancy and can have an impact on the fetus, childhood and adulthood.
RELATIONSHIP OF MATERNAL SELF EFFICACY, SOCIAL SUPPORT WITH POSTPARTUM DEPRESSION Dwi Hartati; Abkar Raden; Farida Kartini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v11i0.676

Abstract

 Introduction: The high level of postpartum depression in postpartum mothers, which can affect the mother's skills in caring for and caring for her baby, requires self-efficacy and maternal social support for post-partum mothers so that the level of postpartum maternal depression can be reduced.Purpose: The purpose of this scoping review is to map available evidence  to the relationship maternal self efficacy, social support with depression postpartum.Methods: In this scoping review, the authors identify studies that explain the relationship between maternal self-efficacy, social support with postpartum depression from three databases (PubMed, Proquest, and Science Direct). Searches are limited to studies published in English and present data for the period 2009-2019. The identified research was reviewed using the PRISMA Flowchart. Studies with quantitative designs related to the relationship maternal self-efficacy, social support with postpartum depression are then selected for review.Results:  From a total of four articles that have been reviewed, two sub-themes are maternal relationship self-efficacy with postpartum depression and relationship social support with postpartum depression.Conclusion:  From this review, some pieces of evidence show that there is a significant relationship between maternal self-efficacy, social support with postpartum depression. All studies included in the review have limitations related to the research design or sample collection procedures
EFEK PIJAT PUNGGUNG TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU PASCA BEDAH SESAR Adinda Putri Sari Dewi; Djaswadi Dasuki; Farida Kartini
Kesmas Indonesia Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Kesmas Indonesia
Publisher : Jurusan Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.151 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efek pijat punggung sebagai salah satu cara dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu pasca bedah sesar. Desain Penelitian yang digunakan adalah Randomized Controlled Trial. Teknik Pengambilan sampel dengan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 27 responden pada masing-masing kelompok (intervensi dan kontrol). Analisis bivariat menggunakan chi square dengan tingkat kemaknaan p<0,05, analisis multivariat menggunakan regresi logistik untuk mengidentifikasi variabel perancu terhadap produksi ASI pasca bedah sesar. Hasil Penelitian menunjukan adanya perbedaan produksi ASI antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan RR sebesar 1,9 (95%CI: 1,097-3,291). Paritas dan frekuensi menyusui mempunyai hubungan yang bermakna dengan produksi ASI pada ibu pasca bedah sesar.Usia ibu, obesitas, waktu rawat gabung tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan produksi ASI.
DAMPAK KEJADIAN PASCA ABORTUS SPONTAN PADA IBU HAMIL Ike Sri Wahyuni; Farida Kartini; Abkar Raden
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.521

Abstract

Latar belakang: Kurangnya informasi tentang abortus spontan serta perawatannya  berkontribusi terhadap penderitaan Ibu pasca-abortus spontan. Dampak psikologis, fisik dan sosial yang dialami ibu sering diabaikan oleh keluarga, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Trauma yang dialami ibu pasca-abortus spontan yang tidak ditangani dengan baik dapat menciptakan konflik pada diri ibu, sehingga dapat mempengaruhi pemulihan serta kesiapan ibu untuk hamil kembali.Tujuan: Untuk meriview mengenai dampak kejadian pasca-abortus spontan pada ibu.Metode: Metode yang digunakan terdiri dari lima tahapan, yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review dengan framework PEOS, mengidentifikasi artikel menggunakan database yang relevan (PubMed, ProQuest dan EBCO), seleksi artikel menggunakan PRISMA dan critical appraisal menggunakan JBI, data charting, menyusun, meringkas dan melaporkan hasil.Hasil: Dari 49 literatur yang diseleksi 15 literatur terseleksi. Tiga tema muncul sebagai hasil dari scoping review yakni abortus spontan dapat menimbulkan dampak psikologis,  fisik dan sosial. Dampak psikologis timbulnya kecemasan, kesedihan, depresi, trauma, rasa bersalah dan merasa disalahkan. Dampak  fisik meliputi adanya  sakit pada perut, perdarahan, syok hemoragik dan infeksi dan dampak sosialnya adalah kurangnya empati dari teman dan keluarga.Kesimpulan: Wanita yang mengalami abortus spontan membutuhkan dukungan sosial dari pasangan, keluarga dan tenaga kesehatan sehingga kesehatan mentalnya terjaga.
PSIKOLOGI IBU BERSALIN DI MASA PANDEMI COVID-19 Putri Lestari; Dwi Ernawati; Farida Kartini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.602

Abstract

Latar Belakang : Psikologi ibu bersalin dapat terganggu karena adanya pandemi covid-19 yang dapat menimbulkan kecemasan dan menyebabkan bahaya dalam kehamilan sehingga akan mempengaruhi kondisi ibu dan bayi.Tujuan: untuk mengetahui psikologi ibu yang bersalin dimasa pandemi covid-19.Metode: Menggunakan scoping review yang diadaptasi dari Arksey O’Malley dengan 5 tahapan yaitu mengidentifikasi pertanyaan scoping review, mengidentifikasi artikel yang relevan, melakukan pencarian artikel yang relevan, memilih artikel, pembuatan bagan data, hasil penyajian data, pembahasan, dan penarikan kesimpulan. Pencarian artikel melalui 4 database yang relevan yaitu  Science Direct, Pubmed dan Willey, dan grey literature melalui Google Scholar di terbitkan dari tahun 2019-2020.Hasil: Berdasarkan artikel yang didapat sebanyak 12 artikel, 10 artikel grade A dan 2 artikel grade B dengan metode kuantitatif. Ada 2 tema yang didapatkan yaitu psikologi ibu bersalin (kecemasan, depresi, stress, dan gangguan kesehatan mental) faktor yang mempengaruhi psikologis ibu bersalin (dukungan keluarga dan tenaga kesehatan).Kesimpulan: Psikologis ibu yang bersalin dimasa pandemic covid-19 dapat meningkatkan  kecemasan, depresi, stress dan gangguan kesehatan mental pada ibu. Faktor yang mempengaruhi psikologis ibu dapat berupa dukungan kelurga dan tenaga kesehatan.