Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan

KAJIAN DEPOSISI ASAM DI KAWASAN SURABAYA TIMUR Handriyono, Rachmanu Eko; Dewi, Amrita Winaya Shita
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.016 KB)

Abstract

Perkembangan pembangunan yang meningkat pesat berpotensi menyebabkan peningkatan konsumsi energi yang pada akhirnya dapat menimbulkan pencemaran udara. Konsumsi energi berlebih pada pembakaran bahan bakar fosil dapat melepas gas SO2 dan NO2 sehingga terjadi deposisi asam. Deposisi asam dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan yang serius terhadap lingkungan perairan, ekosistem daratn, dan kerusakan struktur bangunan. Studi ini melakukan kajian deposisi asam di Kawasan Surabaya Timur. Kawasan Surabaya Timur merupakan daerah dengan perkembangan yang pesat karena potensi yang ada di wilayahnya seperti industri dan perdagangan, pariwisata, dan permukiman. Parameter pencemar dalam studi ini adalah gas SO2, gas NO2, pH air hujan, nitrat (NO3-), dan sulfat (SO42-). Lokasi pengukuran gas SO2 dan NO2 dan pengambilan sampel air hujan berada di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno karena merupakan padat transportasi, Kawasan Industri SIER Rungkut, dan Semolowaru Indah yang merupakan daerah padat permukiman. Analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Hasil pengukuran pada lokasi sampling menunjukkan bahwa Semolowaru mempunyai konsentrasi gas SO2 dan NO2 yang lebih tinggi daripada Kawasan Industri SIER dan transportasi di Jl. Dr. Ir. Soekarno. Selain itu, koefisien regresi menunjukkan bahwa nitrat (NO3-) lebih berpengaruh dalam menurunkan pH air hujan dibandingkan dengan sulfat (NO3-). Kata kunci: deposisi asam, konsumsi energi, pH
Analisis Konsentrasi CO Pada Kegiatan Industri Pengasapan Ikan Di Tambak Wedi Surabaya Tulandi, Derby Gabriele; Handriyono, Rachmanu Eko
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.107 KB)

Abstract

> Kegiatan industri pengasapan ikan di Tambak Wedi Surabaya turut menyumbang emisi gas CO. Tidakadanya peralatan pengendalian gas buang memicu tingginya emisi gas CO yang dibuang langsung ke udara.Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas udara di kota Surabaya. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis konsentrasi gas CO dari Industri Pengasapan Ikan di Tambak Wedi Surabaya menggunakanpersamaan Gauss. Penelitian ini membutuhkan data konsumsi energi berupa penggunaan listrik dan bahanbakar. Data meterologis berupa arah dan kecepatan angin berasal dari BMKG Perak II Surabaya. Faktormeteorologi untuk memperkirakan dispersi dari gas CO dengan jarak 50 m, 100 m, 300 m, dan 500 m darititik cerobong. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa konsentrasi CO tertinggi di Industri Pengasapan IkanTambak Wedi adalah pada titik pertama yaitu jarak 50 m dari cerobong dengan konsentrasi sebesar5.014,08 µg/m3.
Pemetaan Beban Emisi Co Dari Kegiatan Transportasi Darat Di Kawasan Sidoarjo Utara Zam – Zam, Che Fairuz; Handriyono, Rachmanu Eko
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi energi dari kegiatan transportasi darat di kawasan perkotaan berpotensi menyebabkan meningkatnya emisi gas CO sehingga berdampak pada penurunan kualitas udara di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menghitung beban emisi gas CO dari kegiatan transportasi darat di kawasan Sidoarjo utara. Tujuan penelitian ini adalah inventarisasi emisi gas CO untuk evaluasi beban emisi di kawasan tersebut. Penelitian ini berdasarkan pengukuran panjang jalan dan faktor emisi setiap jenis kendaraan yang melintas di 17 jalan raya kawasan Sidoarjo utara. Jenis kendaraan yang diteliti adalah sepeda motor, mobil, bis, truk, pick-up, dan angkot. Jalan Raya Waru menjadi penyumbang kendaraan terbanyak yang melintas yaitu 19.286 unit/jam. Hasil penelitian menunjukan tingkat beban emisi CO terbesar pada Jalan Raya Waru sebesar 2.52 ton/hari dan beban emisi total sebesar 14,95 ton/hari
ANALISIS PENYEBARAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) DARI SUMBER TRANSPORTASI DI JALAN TUNJUNGAN SURABAYA Setyo, Guruh Annas; Handriyono, Rachmanu Eko
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbesar di perkotaan, salah satunya di Kota Surabaya yang mengalami pertambahan penduduk setiap tahunnya. Hal ini berpotensi meningkatknya jumlah kendaraan bermotor sehingga menghasilkan polusi udara berupa Karbon Monoksida (CO) yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Karbon Monoksida (CO) merupakan salah satu penyumbang polusi udara terbesar yang berasal dari alat transportasi dan perlu diperhatikan terutama di daerah perkotaan yang menjadi sumber terbentuknya polusi udara. Jalan Tunjungan merupakan daerah yang menjadi tempat penelitian dengan waktu penelitian yang dimulai pada jam 07.00 WIB dan 16.00 WIB. Dipilihnya waktu pada jam tersebut dikarenakan meningkatnya jumlah volume kendaraan sehingga terjadi kemacetan, dan diketahui Jalan Tunjungan merupakan jalan utama yang berada di pusat Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian berupa pengukuran langsung dan pemodelan Gauss menggunakan pemetaan penyebaran dengan Software Meti-Lis dan menganlisa udara ambien Karbon Monoksida (CO) yang dihasilkan oleh kendaraan sehingga dapat diketahui konsentrasi gas Karbon Monoksida yang dihasilkan alat transportasi, kualitas udara di Jalan Tunjungan dan dapat mengetahui sebaran gas Karbon Monoksida di Jalan Tunjungan. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui survei dan observasi lapangan pada hari Senin, Rabu, dan Jum’at selama dua minggu pada jam puncak. Hasil pengamatan pada pengukuran langsung menunjukkan bahwa nilai terbesar konsentrasi Karbon Monoksida pada Jalan Tunjungan sebesar 8817 ?g/Nm3. Sedangkan hasil pemodelan Gauss menunjukkan nilai konsentrasi Karbon Monoksida tertinggi di Jalan Tunjungan sebesar 36125,82 ?g/ms. Untuk sebaran dispersi Karbon Monoksida menggunakan software Meti-Lis pada Jalan Tunjungan terjadi pada Kawasan pemukiman di Jalan Tunjungan Gang I – Kawasan Jalan Tanjung Anom.
ANALISIS PENYEBARAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) DARI SUMBER TRANSPORTASI DI JALAN TUNJUNGAN SURABAYA Guruh Annas Setyo; Rachmanu Eko Handriyono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbesar di perkotaan, salah satunya di Kota Surabaya yang mengalami pertambahan penduduk setiap tahunnya. Hal ini berpotensi meningkatknya jumlah kendaraan bermotor sehingga menghasilkan polusi udara berupa Karbon Monoksida (CO) yang berasal dari emisi kendaraan bermotor. Karbon Monoksida (CO) merupakan salah satu penyumbang polusi udara terbesar yang berasal dari alat transportasi dan perlu diperhatikan terutama di daerah perkotaan yang menjadi sumber terbentuknya polusi udara. Jalan Tunjungan merupakan daerah yang menjadi tempat penelitian dengan waktu penelitian yang dimulai pada jam 07.00 WIB dan 16.00 WIB. Dipilihnya waktu pada jam tersebut dikarenakan meningkatnya jumlah volume kendaraan sehingga terjadi kemacetan, dan diketahui Jalan Tunjungan merupakan jalan utama yang berada di pusat Kota Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian berupa pengukuran langsung dan pemodelan Gauss menggunakan pemetaan penyebaran dengan Software Meti-Lis dan menganlisa udara ambien Karbon Monoksida (CO) yang dihasilkan oleh kendaraan sehingga dapat diketahui konsentrasi gas Karbon Monoksida yang dihasilkan alat transportasi, kualitas udara di Jalan Tunjungan dan dapat mengetahui sebaran gas Karbon Monoksida di Jalan Tunjungan. Metode penelitian yang digunakan adalah melalui survei dan observasi lapangan pada hari Senin, Rabu, dan Jum’at selama dua minggu pada jam puncak. Hasil pengamatan pada pengukuran langsung menunjukkan bahwa nilai terbesar konsentrasi Karbon Monoksida pada Jalan Tunjungan sebesar 8817 ?g/Nm3. Sedangkan hasil pemodelan Gauss menunjukkan nilai konsentrasi Karbon Monoksida tertinggi di Jalan Tunjungan sebesar 36125,82 ?g/ms. Untuk sebaran dispersi Karbon Monoksida menggunakan software Meti-Lis pada Jalan Tunjungan terjadi pada Kawasan pemukiman di Jalan Tunjungan Gang I – Kawasan Jalan Tanjung Anom.
KAJIAN DEPOSISI ASAM DI KAWASAN SURABAYA TIMUR Rachmanu Eko Handriyono; Amrita Winaya Shita Dewi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pembangunan yang meningkat pesat berpotensi menyebabkan peningkatan konsumsi energi yang pada akhirnya dapat menimbulkan pencemaran udara. Konsumsi energi berlebih pada pembakaran bahan bakar fosil dapat melepas gas SO2 dan NO2 sehingga terjadi deposisi asam. Deposisi asam dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan yang serius terhadap lingkungan perairan, ekosistem daratn, dan kerusakan struktur bangunan. Studi ini melakukan kajian deposisi asam di Kawasan Surabaya Timur. Kawasan Surabaya Timur merupakan daerah dengan perkembangan yang pesat karena potensi yang ada di wilayahnya seperti industri dan perdagangan, pariwisata, dan permukiman. Parameter pencemar dalam studi ini adalah gas SO2, gas NO2, pH air hujan, nitrat (NO3-), dan sulfat (SO42-). Lokasi pengukuran gas SO2 dan NO2 dan pengambilan sampel air hujan berada di Jl. Dr. Ir. H. Soekarno karena merupakan padat transportasi, Kawasan Industri SIER Rungkut, dan Semolowaru Indah yang merupakan daerah padat permukiman. Analisis data menggunakan model regresi linier berganda. Hasil pengukuran pada lokasi sampling menunjukkan bahwa Semolowaru mempunyai konsentrasi gas SO2 dan NO2 yang lebih tinggi daripada Kawasan Industri SIER dan transportasi di Jl. Dr. Ir. Soekarno. Selain itu, koefisien regresi menunjukkan bahwa nitrat (NO3-) lebih berpengaruh dalam menurunkan pH air hujan dibandingkan dengan sulfat (NO3-). Kata kunci: deposisi asam, konsumsi energi, pH
Pemetaan Beban Emisi Co Dari Kegiatan Transportasi Darat Di Kawasan Sidoarjo Utara Che Fairuz Zam – Zam; Rachmanu Eko Handriyono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan konsumsi energi dari kegiatan transportasi darat di kawasan perkotaan berpotensi menyebabkan meningkatnya emisi gas CO sehingga berdampak pada penurunan kualitas udara di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menghitung beban emisi gas CO dari kegiatan transportasi darat di kawasan Sidoarjo utara. Tujuan penelitian ini adalah inventarisasi emisi gas CO untuk evaluasi beban emisi di kawasan tersebut. Penelitian ini berdasarkan pengukuran panjang jalan dan faktor emisi setiap jenis kendaraan yang melintas di 17 jalan raya kawasan Sidoarjo utara. Jenis kendaraan yang diteliti adalah sepeda motor, mobil, bis, truk, pick-up, dan angkot. Jalan Raya Waru menjadi penyumbang kendaraan terbanyak yang melintas yaitu 19.286 unit/jam. Hasil penelitian menunjukan tingkat beban emisi CO terbesar pada Jalan Raya Waru sebesar 2.52 ton/hari dan beban emisi total sebesar 14,95 ton/hari
Analisis Konsentrasi CO Pada Kegiatan Industri Pengasapan Ikan Di Tambak Wedi Surabaya Derby Gabriele Tulandi; Rachmanu Eko Handriyono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan industri pengasapan ikan di Tambak Wedi Surabaya turut menyumbang emisi gas CO. Tidakadanya peralatan pengendalian gas buang memicu tingginya emisi gas CO yang dibuang langsung ke udara.Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas udara di kota Surabaya. Tujuan penelitian ini adalahmenganalisis konsentrasi gas CO dari Industri Pengasapan Ikan di Tambak Wedi Surabaya menggunakanpersamaan Gauss. Penelitian ini membutuhkan data konsumsi energi berupa penggunaan listrik dan bahanbakar. Data meterologis berupa arah dan kecepatan angin berasal dari BMKG Perak II Surabaya. Faktormeteorologi untuk memperkirakan dispersi dari gas CO dengan jarak 50 m, 100 m, 300 m, dan 500 m darititik cerobong. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa konsentrasi CO tertinggi di Industri Pengasapan IkanTambak Wedi adalah pada titik pertama yaitu jarak 50 m dari cerobong dengan konsentrasi sebesar5.014,08 µg/m3.