Eric Dwi Putra
IKIP PGRI Jember

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DASAR GEOMETRI DENGAN PEMBELAJARAN METODE PENEMUAN TERBIMBING PADA MATA KULIAH GEOMETRI Indah Rahayu Panglipur; Eric Dwi Putra
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.496 KB)

Abstract

Kegiatan pembelajaran tentunya juga harus mempunyai inovatif dan kreatifitas dalam melakukan pengajaran. Salah satunya adalah dengan memilih model atau strategi pembelajaran yang mendukung dan mengarah ketercapaian capaian pembelajaran mata kuliah. Metode penemuan terbimbing (Guided Discovery Learning) memiliki kelebihan dalam hal melibatkan mahasiswa aktif pada proses pembelajaran yang mampu memicu kemampuan berpikir siswa setiap saat dalam KBM, sehingga metode ini lebih sesuai untuk melatih keterampilan berpikir kritis dalam pemahaman konsep. Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitif pedekatan diskriptif. Tujuan yaitu mengetahui pemahaman mahasiswa tentang materi dasar geometri. Adapun subyek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika semester tiga tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 6 orang. Langkah-langkah penelitian ini adalah observasi awal, identifikasi masalah dan menentukan rumusan masalalah, penyusunan instrument penelitian, melakukan validasi, penelitian pada subyek yang telah ditentukan, uji keabsahan data, pengumpulan data hasil penelitian, pemisahan data primer dan skunder, analisis data, pembahasan, dan kesimpulan. Kesimpulkan bahwa analisis pemahaman konsep dasar dengan metode terbimbing dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa dilihat dari hasil yang diperoleh mahasiswa dapat memahami dalam penyelesaian masalah. Selain itu hasil wawancara juga menggambarkan hasil yang sama dari ketiga subyek yang diambil. Semua hasil dari 3 kali tatap muka menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep mahasiswa. Pada tatap muka ke 5 semua mahasiswa masihmendapatkan nilai yang cukup rendah yaitu dengan range 70 – 75, sedangkan pada pertemuanke 6 meningkat pada range 75 – 78, akhirnya pada pertemuan ke 7 semua mahasiswa telah mendapatkan nilai lebih dari sama dengan 80.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTU LKS DENGAN METODE CERAMAH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Eric Dwi Putra; Lutfiyah Lutfiyah
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 2 No 2 (2020): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v2i2.765

Abstract

This study aims to show differences in the learning outcomes of applying mind mapping learning with lectures. This study took a population in Class VIII SMP N Open 1 Gumukmas. The sample in this study was taken randomly, namely class VIII TKA Al Aufa as many as 16 students in the class with mind mapping model with LKS and class VIII TKB Baiturrohman 14 students in the class with conventional method. Data collection used test method. Data analysis technique used descriptive statistical analysis. From the results of the research and data analysis, it can be concluded that there are differences in the learning outcomes of the class with mind mapping model with LKS compared to the class with conventional method. This is evidenced by the average value of the class with mind mapping model with LKS getting 80.25 and the class with conventional method of 68.85.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Melalui Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Assessment Learning Eric Dwi Putra; Ria Amalia
Journal of Education and Learning Mathematics Research (JELMaR) Vol 1 No 1 (2020): Mei 2020
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Wisnuwardhana University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/jelmar.v1i1.17

Abstract

Improved learning will continue to be done to continuously improve the quality of learning. One of the efforts made through discovery learning is based on assessment learning. Collaborating between discovery learning and assessment learning is expected to improve students' critical thinking skills in discrete mathematics courses. Classroom action research conducted in 2 cycles where each cycle carried out as many as 4 (four) meetings. The results showed that a) Implementation of discovery learning based on assessment learning that can improve students' critical thinking skills is carried out in 7 stages, namely stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, generalitation and peer assessment. The seven stages work together to create independent learning and train students' thinking skills. b) Students' critical thinking skills have increased by 33.33%. This percentage indicates that discovery learning based on assessment learning can improve students' critical thinking skills
IDENTIFIKASI LEVEL KINERJA NOVICE MELALUI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (INTERPRETASI, ANALISIS) Indah Rahayu Panglipur; Eric Dwi Putra
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 2 No 1 (2019): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.879 KB) | DOI: 10.33503/prismatika.v2i1.573

Abstract

The aspect that has an important role in education is learning, so it needs to be developed in order to explore the potential in students so that it is expected to create quality graduates from the teaching process that has been implemented by the teacher. Every student can be trained for their critical abilities and always be improved. This type of research used in this study is a qualitative study using a description approach. Subjects were taken based on daily test scores that have been documented by the mathematics teacher. Data collection techniques using tests and interviews. Based on the result of this study known that the level of novice performance through the ability to think critically that the aspect of student interpretation can not present problems according to questions in the form of mathematical language clearly and in the analysis aspect students do not write the information contained in the questions and students can write the concept however is still wrong or incompatible.
Analisis Level Kinerja Practitioner Melalui Aktivitas Belajar Siswa Eric Dwi Putra; Indah Rahayu Panglipur
Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika:Judika Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.007 KB) | DOI: 10.31539/judika.v2i1.700

Abstract

The purpose of the study, determine the level of performance of practitioners through student learning activities. The level of student practitioner performance is seen when solving mathematical problems (story problems) sub-topics of numbers. The research method used is quantitative descriptive. The analysis technique uses validity test and source triangulation. In this study the subjects of class VII students were taken as many as 6 people. Retrieval of data using observations and questions (problems). Data were observed using an observation sheet instrument, while questions with realistic media. The results of the study, the validation of the instrument on the observation sheet using the Va value for the test questions obtained 2.9 results thus the instrument is said to be valid. Based on the results of observations ST satisfies all activities well but in activities related to courage still can not be said to always be brave in responding and asking questions / opinions expressly, SS fulfills 3 out of 6 student activities well. These results are the same for the 2 subjects taken. SR fulfills 5 out of 6 student activities well. These results are the same for the 2 subjects taken. Conclusions, the Practitioner student's level of performance has different levels of fulfillment of critical standards through student learning activities. Students with high ability category (ST) can meet all critical standard indicators while students with medium (SS) and low (SR) ability categories cannot fulfill. Key Words: Performance Level Practitioners, Learning Activities
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika dengan Model Pembelajaran Mind Mapping pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri Terbuka 1 Gumukmas Amiliyah Firdausi; Eric Dwi Putra; Lutfiyah Lutfiyah
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.42 KB) | DOI: 10.31537/laplace.v3i1.313

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan alur pembelajaran oleh guru yang cenderung menggunakan pendekatan teacher center. Hal ini menjadi penyebab siswa mengalami kesulitan dalam hal konsep dan ide-ide pokok pembelajaran yang seharusnya dapat dipahami, sehingga mengakibatkan kurangnya siswa memahami, malas mencatat pelajaran. usaha yang serius perlu dilakukan oleh pengajar agar terjadi peningkatan pemahaman siswa yang dilakukan dengan diterapkannya gaya pembelajaran Mind Mapping. Dilakukannya observasi memiliki tujuan untuk menjelaskan dan menggambarkan gaya pembelajaran Mind Mapping agar bisa menaikkan kinerja belajar siswa kelas VIII SMP Negeri Terbuka 1 Gumukmas dengan materi pembahasan barisan dan deret. Pada penelitian ini, digunakan pendekatan berdasarkan mutu atau kualitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dimulai tanggal 15-29 Januari 2020. Data dikumpukan dengan tehnik pengamatan, tanya jawab, pemberian soal serta foto-foto. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh bahwasannya gaya pembelajaran Mind Mapping yang bisa menaikkan prestasi belajar anak didik pada materi barisan dan deret rombel VIII SMP Negeri Terbuka 1 Gumukmas terdiri dari 6 langkah. Dan hasil observasi menunjukkan terjadinya peningkatan prestasi belajar yang diawali siklus I ke siklus II sebesar 25% serta kegiatan dalam belajar siswa meningkat sebesar 8, 21%.
Efektivitas Pembelajaran Matematika Menggunakan Media Pemberian Tugas Google Form Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Hasil Belajar Siswa Wiwin Indah Lestari; Eric Dwi Putra
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/laplace.v3i2.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan efektivitas pembelajaran matematika menggunakan media pemberian tugas Google Form di masa pandemi Covid-19 terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan angket. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 1 Tajinan Malang dengan jumlah 252 siswa. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa yang tuntas mencapai 75.4% dan berada pada klasifikasi baik; respon siswa terhadap pemberian tugas Google Form berada pada kategori baik. Sehinga dari kedua kategori bisa diambil kesimpulan bahwa pembelajaran matematika dengan menggunakan media pemberian tugas Google Form dimasa pandemi Covid-19 dikatakan efektif
Mengkaji Hasil Evaluasi Calon Pendidik Matematika pada Keterampilan Mengajar dalam Micro Teaching Lutfiyah Lutfiyah; Eric Dwi Putra
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/laplace.v3i2.382

Abstract

Micro Teaching membantu calon pendidik untuk menyiapkan diri sebelum melaksanakan praktek pengalaman lapangan, selain itu merupakan dasar kesiapan diri dalam menyongsong masa depan sebagai guru yang professional. Tujuan dari penelitian, untuk mengetahui secara detail capaian persentase rendah yang terdapat pada 4 indikator dari hasil evaluasi calon pendidik matematika pada keterampilan mengajar dalam Micro Teaching. Jenis penelitian ini deskriprtif kualitatif, Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi, dokumentasi. Analisa data yang digunakan berdasarkan model Miles and Huberman, aktivitas yang dilakukan dengan cara reduksi data, display data dan Kesimpulan. Hasil penelitian bahwa keempat indikator keterampilan mengajar yaitu: 1. Penguatan berupa simbol, 2. Pemberian bantuan, 3. Menganalisis pandangan siswa, 4. Mengorganisasi, M1 dalam evaluasi I dan evaluasi II tidak melakukan keempat indikator tersebut, sedangkan M2 tidak melakukan indikator 1 dan 2 sedangkan indikator 3 dan 4 dilakukan tetapi tidak pada setiap evaluasi. Kesimpulan dari hasil evaluasi calon pendidik matematika pada keterampilan mengajar dari keempat indikator dengan capaian persentase rendah saat praktek Micro Teaching, diakibatkan kelalaian dalam menyampaikan indikator keterampilan mengajar, bukan disebabkan ketidakpahaman praktikan terhadap masing-masing indikator
IDENTIFIKASI PROSES BERPIKIR KONSEPTUAL SISWA SMP MELALUI METODE MIND MAPPING Dwi Noviani Sulisawati; Eric Dwi Putra
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 3 No 1 (2020): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v3i1.1114

Abstract

The importance of emphasizing material understanding, creativity, freedom of expression, and teachers 'understanding of the thinking processes of their students, so with this research, the researcher wants to provide an overview of junior high school students' thinking processes through the mind mapping method which is carried out on 3 subjects with different mathematical abilities. Subjects were selected by purposive sampling according to predetermined criteria. The data was collected using the test method in the form of giving the task of making concept maps about the material being taught by the teacher and interviews about the results of their work. Furthermore, the data was processed using qualitative data analysis which includes reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the analysis, it was found that students with high abilities could fulfill 8 of the 9 indicators. For students with moderate ability, they can meet 7 of the 9 indicators proposed, while students with low abilities were only able to meet 6 of the 9 indicators. But in terms of using colors, students with low abilities were able to use more color variations with gradation techniques. Further research can take other subjects with various variables that are able to support students' thinking processes.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING MATERI BANGUN RUANG SISI LENGKUNG Moh. Robet Syaekhoni; Eric Dwi Putra; Dwi Noviani Sulisawati
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol 3 No 2 (2021): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v3i2.1286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKS berbasis model problem based learning pada materi bangun ruang sisi lengkung ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari pendifinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Instrumen yang digunakan yaitu (1) lembar validasi, (2) observasi keterlaksanaan LKS dalam pembelajaran, (3) aktivitas siswa dan guru, (4) angket respon siswa dan tes hasil belajar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A di SMP As-Syafi’i Rambipuji. Kualitas LKS dilihat dari aspek kevalidan termasuk dalam kategori valid dengan rata-rata skor penilaian ahli materi sebesar 4,18 dan rata-rata skor penilaian oleh ahli media sebesar 4,24 dengan kategori valid. Dilihat dari aspek kepraktisan LKS dinyatakan praktis dengan observasi keterlaksanaan LKS dalam pembelajaran mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,41 dengan kategori tinggi. Dari aspek keefektifan LKS dinyatakan efektif berdasarkan hasil observasi aktivitas siswa mendapatkan skor sebesar 88,1% dengan kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas guru mendapatkan skor sebesar 92,5% dengan kategori baik. Hasil analisis tes hasil belajar dari 25 siswa yang menjadi subjek penilitian 21 (84%) siswa tuntas dan 4 (6%) siswa tidak tuntas. Hasil penilaian angket respon siswa mendapatkan skor rata-rata sebesar 4,07 dengan kategori baik. Dengan demikian LKS yang dikembangkan dinyatakan efektif.