Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Depik Jurnal

Kualitas perairan Natuna pada musim transisi Mariska Astrid Kusumaningtyas; Rikha Bramawanto; August Daulat; Widodo S. Pranowo
Depik Vol 3, No 1 (2014): April 2014
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1156.73 KB) | DOI: 10.13170/depik.3.1.1277

Abstract

Abstrak. Perairan Natuna, khususnya pada Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD) I diprioritaskan untuk mendukung kegiatan perikanan berkelanjutan, sehingga penting diketahui kualitasperairannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kualitas air berdasarkan parameter fisika maupun kimia sebagai basis data terkini mengenai kualitas perairan Natuna pada musim transisi. Penelitian dilakukan di 31 stasiun pada bulan November 2012. Parameter kualitas air yang diukur antara lain kecerahan, derajat keasaman (pH), oksigen terlarut, suhu, salinitas, padatan tersuspensi total atau Total Suspended Solids (TSS) dan nutrien (nitrat, fosfat, silikat). Parameter pH, oksigen terlarut, suhu, dan salinitas diukur secara in-situ menggunaan alat water quality meter (TOA-DKK), kecerahan diukur menggunakan secchi disk, sedangkan sampel air di bawa ke laboratorium untuk dianalisis konsentrasi nutrien dan TSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai kisaran kecerahan yaitu 2-20,9 (m), pH 8,09-8,27, oksigen terlarut 6,34-7,96 (mg/l), suhu 29,2-30,6 (°C), salinitas 27,9-30,4 (PSU), TSS 3-26 (mg/l), nitrat 0,005-0,078 (mg/l), fosfat 0,005-0,015 (mg/l) dan silikat 0,045-0,704 (mg/l). Hasil penelitian dibandingkan dengan baku mutu air laut untuk biota laut berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004. Berdasarkan hasil penelitian, kondisi perairan Natuna masih tergolong baik untuk menunjang kehidupan biota laut.Kata kunci: Parameter kimia; Parameter fisika; Natuna; musim transisi