Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KARAKTERISASI STRUKTUR NANO KARBON DARI LIGNOSELLULOSA Pari, Gustan; Santoso, Adi; Hendra, Djeni; Buchari, Buchari; Maddu, Akhirudin; Rachmat, Mamat; Harsini, Muji; Heryanto, Teddi; Darmawan, Saptadi
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 31, No 1 (2013):
Publisher : Pusat Litbang Keteknikan Kehutanan dan Pengolahan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4544.229 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan abad ini dan yang akan datang sudah memasuki teknologi nano. Di bidang hasil hutan, teknologi nano yang dapat dikembangkan di antaranya adalah nano karbon dari bahan berlignoselulosa. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan informasi dan teknologi pengolahan arang sebagai bahan baku nano karbon dari bahan lignoselulosa. Bahan baku lignoselulosa yang digunakan dalam penelitian ini adalah kayu jati, dan bambu yang dikarbonisasi pada suhu 400-500°C menggunakan kiln drum, arang yang dihasilkan dimurnikan dengan jalan dipanaskan pada suhu 800°C selama 60 menit yang sebelumnya didoping dengan logam Zn, Ni dan Cu. selanjutnya dihaluskan menggunakan high energy mechanic (HEM) selama 48 jam. Arang dengan kristalinitas tinggi disintering menggunakan spark plasma pada suhu 1.300°C. Karbon yang dihasilkan diuji sktuktur dan sifatnya menggunakan Py-GCMS, SEM-EDX, XRD,dan sifat elektrik. Hasil penelitian menunjukkan struktur karbon yang terbaik dihasilkan dari arang jati yang dikarbonisasi pada suhu 800°C yang didoping dengan atom Ni pada perbandingan 1:5 yang menghasilkan derajat kristalinitas sebesar 78,98% resistensi (R) 0,17Ω, konduktivitas 175,52 Ω-1m-1. Kualitas nano karbon setelah disintering derajat kristalinitasnya menjadi 81,87%, resistensi (R) 0,01Ω, dan konduktivitasnya sebesar 1067,26 Ω-1m-1. Nano karbon yang dihasilkan dapat dibuat sebagai biosensor, biobatere dan bioelektroda. Sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut.
ANALISIS DIAZINON SECARA DIFERENSIAL PULSA VOLTAMETRI DIBANDINGKAN DENGAN KROMATOGRAFI Setiarso, Pirim; Buchari, Buchari; Noviandri, Indra; Mujahidin, Didin
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 18, No 2 (2011)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian penentuan diazinon dari sampel tanah pertanian di beberapa kecamatan Kabupaten Nganjuk Jawa Timur menggunakan elektroda kerja tembaga amalgam padat (CuSAE) secara diferensial pulsa voltametri (DPV) dibandingkan dengan metode kromatografi. 100 g sampel tanah pertanian yang dihaluskan dengan ukuran 100 mesh diekstraksi menggunakan aseton. Ekstraksi dilakukan menggunakan ekstraktror soxhlet dengan 10 kali sirkulasi. Hasil ekstraksi sebagian ditambahkan surfaktan SDS untuk dianalisis secara voltametri menggunakan elektroda CuSAE dan sebagian dianalisis menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC). Analisis voltametri dilakukan pada pH 3 dengan elektrolit pendukung CaCl 2 menggunakan standar adisi, sedangkan analisis dengan HPLC menggunakan grafik standar. Berdasarkan data voltamogram dan kromatogram yang telah diolah dengan program origin 7.0 menghasilkan perolehan kembali rata-rata diazinon (97.40 ± 1.02) % pada voltametri dan (100.98 ± 7.10) % pada HPLC. Analisis diazinon kedua metode dibandingkan dengan uji t (t hitung = 0.4785 < t tabel = 2.31) sehingga tidak ada perbedaan hasil antara metode voltametri dan HPLC.
Pemisahan Unsur Tanah Jarang ( Ce, La, dan Gd ) dengan Metode Solvent Impregnated Resin menggunakan 1-fenil-3-metil-4-benzoil-5-pirazolon Rohiman, Asep; Buchari, Buchari
Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral Vol 16, No 4 (2015): Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral
Publisher : Pusat Survei Geologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang kaya sumber daya mineralnya, termasuk unsur logam tanah jarang. Sayangnya, teknologi untuk memurnikan unsur tanah jarang tersebut belum mumpuni. Salah satu teknologi terbaru saat ini dalam bidang pemisahan adalah dengan teknik mengimpregnasikan senyawa ekstraktan terhadap resin, yang dikenal dengan metode SIR. Senyawa pirazolon dan turunannya diketahui dapat digunakan untuk mengekstrak sejumlah ion logam salah satunya adalah ion logam tanah jarang. Pada penelitian ini, senyawa HPMBP telah berhasil disintesis. Senyawa tersebut digunakan sebagai ekstraktan untuk mengekstraksi ion logam tanah jarang dengan menggunakan metode SIR. Untuk menentukan kemurnian dan kesesuaian dengan yang diharapkan maka dilakukan karakterisasi baik secara fisik maupun kimiawi terhadap senyawa hasil sintesis tersebut yang meliputi: uji titik leleh, TLC, HPLC, karakterisasi gugus fungsi dengan spektroskopi IR, dan NMR. Tahap berikutnya yaitu penyiapan SIR yang dilakukan dengan cara mengamobilkan senyawa HPMBP pada  Amberlite XAD-16. Rasio berat HPMBP terhadap XAD-16  yang dapat diamobilkan yaitu 3 : 2. Selanjutnya, produk SIR tersebut digunakan untuk ekstraksi La+3, Ce+3, dan Gd+3 dalam media HNO3 0,1 M sebagai fasa air dengan cara batch. Kondisi pH optimum untuk ekstraksi La+3, Ce+3, dan Gd+3 secara berurutan diperoleh pada  pH = 3,1 ; pH = 2,19 dan pH = 1,70.
The Effect of pH and Concentration of KNO3 Solution to the Performance of Nd3+ Ion Selective Electrode Using HPMBP Ionophore Sosidi, Husain; Buchari, Buchari; Noviandri, Indra
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 3, No 3 (2018): JKPK( Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.7 KB) | DOI: 10.20961/jkpk.v3i3.22732

Abstract

The phenyl-3-methyl-4-benzoyl-5-pyrazolone (HPMBP) synthesized and characterized as ionophore in potentiometric analysis of ion selective electrode method (ISE) with polytetrafluoroethylene (PTFE) as the supporting phase. The pH and concentration of the ionic strength adjuster (ISA) were varied to know at the optimum pH and concentration of the ion-selective electrode (ESI) KNO3, thus potential Nd3+ gives the best performance. Before use the PTFE membrane was immersed in a chloroform-HPMBP solution of 1.5-2.0% w/v for 24 h. The pH variation of the buffer solution was adjusted to the pH range of 2-10 using HCl and NaOH solutions, whereas the concentration of KNO3 varies from 10-1 to 10-3 M. The concentration range of Nd3+ is between 10-2 and 10-7 M. The electrode potential measurement results (ENd) obtained the best performance value at pH 4 with KNO3 concentration of 10-2 M, sensitivity (S) 18.39 ± 1.2 mV/decade and response time less than 23 s.
Immobilization of Crude Polyphenol Oxidase Extracts from Apples on Polypyrrole as a Membrane for Phenol Removal Murniati, Anceu; Buchari, Buchari; Gandasasmita, Suryo; Nurachman, Zeily; Hardian, Arie; Triani, Dera
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 24, No 2 (2021): Volume 24 Issue 2 Year 2021
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jksa.24.2.62-69

Abstract

This research aims to make a polypyrrole (PPy) membrane and crude extract of polyphenol oxidase (PPO) as a membrane of mPPy/PPO apple extracts. The membrane of PPy/PPO-apple extract has been synthesized by the electrodeposition method. The electrolyte composition consists of a mixture of 0.10-0.20 M pyrrole (Py) and 50-100% PPO apple extract, which is stable using 50 mM of phosphate buffer solution at pH 6.80-7.00 and room temperature. The electrodeposition process is used 400 mesh steel gauze anode ST-304 and carbon plate cathode. Electrodeposition is carried out at potential = 5.00-6.00 V; current = 0.02-0.25 A; the distance from both electrodes = 1.00-2.00 cm for 300-500 seconds. The results from the deposition of PPy/PPO apple extract of the anode are a membrane of mPPy/PPO-apple extract, with total enzyme activity (U) = (957,1441, 2287 and 1754) using 2.00-5.00 mM phenol as a substrate which is measured based on the UV-visible spectrophotometric method. PPy and mPPy/PPO-apple extracts were characterized by SEM and SEM-EDS. The membrane of mPPy/PPO-apple extract can be used to remove phenol in industrial wastewater samples is 50-65% with a filtration capacity of 500 mL for 2 hours.
PENGEMBANGAN DAN VALIDASI ASESMEN KINERJA DALAM PROYEK MODIFIKASI ALAT PRAKTIKUM KIMIA INSTRUMEN Diawati, Chansyanah; Liliasari, Liliasari; Setiabudi, Agus; Buchari, Buchari
Chemistry in Education Vol 6 No 2 (2017): Terbit Bulan Oktober 2017
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrumen asesmen kinerja yang dirancang untuk mengukur keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru kimia dalam pembelajaran berbasis proyek modifikasi alat praktikum (PBPMAP). Instrumen yang dikembangkan terdiri dari asesmen kinerja produk lembar kerja mahasiswa (LKM), serta asesmen kinerja proses ujicoba alat spektrofotometer sinar tampak (SST) dan spektrofotometer serapan atom (SSA) hasil modifikasi. Butir task disusun berdasarkan indikator keterampilan berpikir kreatif  framework Torrance. Rancangan awal instrumen dikonsultasikan kepada tiga orang ahli berdasarkan tujuan pembelajaran. Instrumen kemudian divalidasi oleh tiga orang ahli di bidang pendidikan kimia. Ujicoba instrumen dilakukan pada mahasiswa tahun ketiga di Program Studi Pendidikan Kimia Provinsi Lampung (N = 35). LKM dan video rekaman ujicoba alat dari salah satu kelompok mahasiswa dinilai oleh tiga orang rater. Skor dari ketiga rater kemudian dianalisis menggunakan Two-Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi intra-kelas instrumen asesmen kinerja ini adalah memadai (ICC = 0,792). Hal ini menunjukkan bahwa instrumen reliabel dan dapat digunakan untuk mengukur kinerja keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. This study aimed to developed and validate the performance assessment instrument designed to measure creative thinking skills of undergraduate pre-service chemistry teacher in project-based learning lab apparatus modification of chemistry of instruments. The instrument was developed consisting of the assessment of product performance, i.e. the student worksheet; and process performance assessment of testing apparatus modified of visible spectrophotometer and atomic absorption spectrophotometer. Task item arranged based on creative thinking skill indicators Torrance?s framework. A preliminary draft of instrument consulted to three experts based on learning objectives. Instruments were validated by three experts in the field of chemical education. The instrument tested to the third year student in Program Studi Pendidikan Kimia Provinsi Lampung (N = 35). Student worksheet and video of testing apparatus modified from one group of students rated by three raters, then analyzed by Two-Way Anova. The results showed that the consistency intra-class correlation  performance assessment instrument is adequate (ICC = 0.792). This results shows that the instrument reliable and can be used to measure the performance of students creative thinking skills.
Mekanisme Transport Lantanum Melalui Membran Cair Berpendukung (SLM) dengan Senyawa Pengemban campuran Tributyl Phosphate (TBP) dan Di(2-Etyl-Hexyl) Phosporic Acid (D2EHPA) Djunaidi, Muhammad Cholid; Buchari, Buchari
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 3, No 1 (2000): Volume 3 Issue 1 Year 2000
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5466.851 KB) | DOI: 10.14710/jksa.3.1.163-170

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang mekanisme transpor logam lantanum melalui membran cair berpendukung (SLM). Sebagai membran pendukung digunakan politetrafluoroetilen (PTFE) yang diaktifkan dengan cara merendamnya dalam campuran senyawa pengemban asam di-2-etilheksilfosfat (D2EHPA) dan tributilfosfat (TBP) dengan pelanit kerosene. Efek sinergi antara kedua senyawa pengemban tersebut dipelajari dengan SLM. Pemantauan konsentrasi logam lantanum di fasa air dilakukan secara spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan natrium alizarin sulfonat (NAS) sebagai senyawa pembentuk warna dan diukur pada panjang gelombang 528 nm. Transpor melalui SLM dipengaruhi oleh gradien konsentrasi, yaitu pH, kekuatan ion, serta senyawa pengemban. Transpor logam lantanum dengan senyawa D2EHPA memperlihatkan keterlibatan ion hidrogen, dan tidak untuk ion nitrat. Hal ini berlawanan dengan TBP. Sedangkan transpor dengan campuran kedua pengemban (perbandingan 0,2 MTBP 0,8 M D2EHPA) memperlihatkan sifat seperti komponen utamanya (D2EHPA). Senyawa pengemban campuran TBP-D2EHPA memberikan efek sinergi denganbertambahnya fraksi mol D2EHPA.
Ekstraksi Lantanum dengan Senyawa Pengemban Tributyl Phosphate (TBP) dan Di(2-Etyl-Hexyl) Phosporic Acid (D2EHPA) dalam Kerosen Djunaidi, Muhammad Cholid; Buchari, Buchari
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 3, No 3 (2000): Volume 3 Issue 3 Year 2000
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4533.356 KB) | DOI: 10.14710/jksa.3.3.208-2017

Abstract

Telah dilakukan penelitian ekstraksi La(III), dengan fasa organik senyawa pengemban tributyl phosphate (TBP) dan di(2-etylhexyl) phosporic acid (D2EHPA) yang dilarutkan dalam kerosene. Ekstraksi dilakukan dengan variasi pH, konsentrasi senyawa pengemban, dan kekuatan ion (nitrat). Pemantauan konsentrasi logam lantanum di fasa air dilakukan secara spektrofotometri UV-Vis dengan menggunakan natrium alizarin sulfonat (NAS) sebagai senyawa pembentuk wama dan diukur pada panjang gelombang 528 nm. Senyawa pengemban D2EHPA dalam transpor logam lantanum memperlihatkan keterlibatan ion hidrogen, tetapi tidak untuk nitrat. Hal ini berlawanan dengan TBP. Campuran TBP dan D2EHPA dengan perbandingan 0,2 M:0,8 memperlihatkan sifat yang mengikuti komponen utamanya (D2EHPA). Senyawa pengemban campuran TBP-D2EHPA memberikan efek sinergi dengan bertambahnya fraksi mol D2EHPA Proses stripping (pemisahan/recovery) dipelajari dengan membandingkan pH fasa penerima 1 dan 3 sedangkan pH larutan air (fasa umpan) adalah 3 Pada pH fasa penerima 1 recovery La yang diperoleh jauh lebih baik daripada pH 3
A New Method of Bio-Catalytic Surface Modification for Microbial Desalination Cell Mardiana, Ummy; Innocent, Christophe; Cretin, Marc; Buchari, Buchari
International Journal of Renewable Energy Development Vol 10, No 2 (2021): May 2021
Publisher : Center of Biomass & Renewable Energy, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijred.2021.34235

Abstract

A microbial desalination cell (MDC) built on a modified surface has been studied for seawater desalination. The goal of this study is to provide and develop a seawater desalination system that does not require energy support by applying a modification of the anode as an electron acceptor. The different potential charges that occur between anode and cathode can serve as the driving force for electrodialysis of seawater, resulting in its desalination. Yeast has been applied as a biocatalyst and neutral red has been chosen as a redox mediator to facilitate the electron transport originating from the bioactivity of cells. Several types of surface modification have been conducted, i.e., biocatalyst-mediator immobilisation and electropolymerisation of neutral red at the anode surface. The optimisation of each device has been characterised by cyclic voltammetry and chronoamperometry. It has also been observed in a microbial fuel cell (MFC), prior to being functioned in the MDC. The concentrations of salt ion migration have been determined by ion exchange chromatography. This study found that the best configuration of a modified surface was obtained from carbon felt coated by polyneutral red film (CF/PNR); this generated the maximum value of all tested parameters: 42.2% of current efficiency; 27.11% of bio-devices efficiency; 92.5 mA m-2 of current density; and 61% of NaCl transport. Moreover, the modified surface could be a promising method for improving anode performance.
PENGARUH PEMBELAJARAN MPBL-ITPAC TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN BERKOMUNIKASI ILMIAH Hernani, Hernani; Permanasari, Anna; Buchari, Buchari; Hendayana, Sumar
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 15, No 2 (2010): JPMIPA: Volume 15, Issue 2, 2010
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v15i2.35999

Abstract

This study aims to determine how influence of modified problem-based learning by Integrated Theory and Practical Analytical Chemistry (MPBL-ITPAC) to critical thinking and scientific communication skills. This research is part of a research and educational development, R D, which uses a quasi experimental method. The program was arranged and implemented on using 45 students of an experimental class, compared with 41 students as a controlled class. The research instrument used was multiple choice test with 5 options to assess critical thinking skills, and written essay test to assess scientific communication skills, in addition to observation sheet was used as supporting instrument to evaluate the development of oral communication skills. The results shows that: (1) In general, the achievement of critical thinking is 52.2% for experimental class, while controlled class is 32.7%, both values differ significantly, (2) In all sub critical thinking skills which includes identifying the criteria answers correct, identify the reasons stated, identifying relevany irrelevancy, using the existing procedure, consider the alternative, giving reasons, making hypotheses, the selection criteria to create solutions, and propose an alternative that allows the achievement of experimental class was significantly higher than control class, (3) the achievement of communication skills is 52.9% for experimental class and 29.2% for controlled class, both values differ significantly, (4) In sub-skills of communication in the form logical argue, put forward the hypothesis, put forward the necessary data types, considerations to take conclusions, and describes the schema tool, experimental class achievement significantly higher than the control class, and (5) development of oral communication skills of students increased at every stage in its path.