Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pemberian Pemahaman Kepada Masyarakat Tentang Pelaksanaan Haji dan Umrah di Masa Pandemi Covid-19 Nasrul Hakim; Dedi Wahyudi; Abidah Khairunnisa; Suci Hikma Jayanti
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.543 KB) | DOI: 10.32332/d.v3i2.3082

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Metro di Desa Sumber Rejo Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat bertujuan untuk menggali potensi yang ada di desa tersebut. Tim berusaha bersosialisasi secara baik dengan masyarakat sekitar dan mengikuti setiap aturan yang ada di Desa Sumber Rejo. Selama beberapa hari tim pengabdian mengidentifikasi masalah di Pekon (desa) Sumber Rejo, Tim pengabdian menemukan berbagai macam permasalahan, salah satunya tentang pelaksanaan ibadah haji dan umrah. Sebelum melakukan perjalanan haji atau umrah ke Baitullah, calon jamaah diberikan bimbingan manasik terlebih dahulu oleh Kementrian Agama atau bisa melalui kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah, gunanya mengikuti manasik ini adalah agar calon jamaah dapat mempelajari rukun dan syaratnya selama menjalani ibadah haji dan umrah. Dalam hal ini masyarakat mengalami (1) minimnya pengetahuan tentang manasik haji; (2) kurangnya pengetahuan seperti apa pelaksanaan manasik haji. Melalui bimbingan manasik haji dan umrah, calon jamaah dilatih praktek dan teori dalam perjalanan haji. Dalam kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian Kata kunci: Manasik, Pengabdian masyarakat, dan Pemberdayaan\
Pemberdayaan Masyarakat Masa Pandemi COVID-19 di Desa Sumberejo Pesisir Barat Dedi Wahyudi; Nasrul Hakim; Wiwik Handayani; Aliyandi Aliyandi
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Januari-Juni 2021
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.043 KB) | DOI: 10.32332/d.v3i1.3080

Abstract

Abstrak Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa berada di Desa Sumberejo Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat. Selain melakukan kegiatan pengabdian juga menggali potensi yang ada di desa tersebut. Tim pengabdian berbaur dengan masyarakat dan mengikuti peraturan-peraturan yang ada di desa. Masa pandemi seperti sekarang mempersulit semua lini mulai dari kebutuhan sosial maupun kebutuhan ekonomi yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat, maka perlu pendalaman dan analisis yang cukup tajam terhadap permasalahan ini. Mayoritas masyarakat Desa Sumberejo memenuhi kebutuhan ekonomi dengan bercocok tanam seperti pisang, jagung, pepaya, kelapa, cabai, serta hasil bumi lainnya. Dalam hal ini dibutuhkannya suatu usaha diseminasi aturan, pelatihan soft skill, edukasi dalam mendistribusikan semua hasil cocok tanam sehingga masih tetap pada norma sosial, agama, hukum, dan tidak dirugikan pihak agen maupun pengecer dagangan. Kata Kunci: Pengabdian Masyarakat, Peraturan, dan Hukum Ekonomi Syariah
KONSTRUKSI PENDIDIKAN KELUARGA SEBAGAI PIONIR DERADIKALISASI PAHAM AGAMA Dedi Wahyudi; Novita Kurniasih
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol 3 No 2 (2018): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.189 KB) | DOI: 10.25217/jf.v3i2.365

Abstract

The spread of radicalism is increasingly widespread among the public. Cases of radicalism religious languid actually occurs. The purpose of this research was to formulate education family to be a deradicalization effort for religion understanding. The family as the Foundation of a country can be seen leading guard in an attempt to deradicalization religion understanding. This paper used a variety of sources the library in writing. Based on this research is qualitative research library. As for the results of this research is to use proper parenting and internalization of positive values as well as the quantity of understanding religion in accordance with the principles of Islam rahmatan lil ' alamin family education can make an effort to deradicalization religion understand.
Penerapan Strategi Role Models dalam Pembelajaran Al-Qur'an dan Al-Hadits di SDIT Wahdatul Ummah Dedi Wahyudi; Wiwin Oktaviana; Rahmiyati Rahmiyati; Anggia Riskika Okta
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Tarbawiyah
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/tarbawiyah.v5i2.3742

Abstract

In this study, it can be seen the phenomenon of children today who are reluctant to study the Qur'an or hadith. They show more interest in interesting applications found on their respective gadgets. The role of parents is also very much needed in the introduction of the Qur'an and hadith, so that they can know, learn, understand, and begin to apply them in everyday life. In addition to the education of both parents, children must also receive education from the teaching staff. The point is that children can get to know the outside world from other people, namely educators or teachers other than from the family. Education itself must be given to them so that they have a broad enough understanding so that their thinking is not narrow. Al-Qur'an and Al-Hadith should indeed be taught to them from an early age so that they can know the guidelines of human life. In addition, the lesson taken from these two instructions is that children can distinguish between right and wrong in being kind to their family and others, all of which have been recorded in the Qur'an and Al-Hadith. In Yosodadi village, there are many children who still want to learn the Qur'an or recite the Koran, but there is a lack of teaching staff so that educators at SDIT Wahdatul Ummah must maximize the teaching process. And the Messenger of Allah is the best example of an educator who must be an example for all mankind, including educators.
UPAYA PEMBENTUKAN AKHLAK PESERTA DIDIK DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BANDONGAN Dedi Wahyudi; Rani Hidayaturohmah
Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4 No 2 (2018): Elementary
Publisher : Jurusan PGMI FTIK IAIN Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.236 KB)

Abstract

This paper is based on the problems of students, especially at the level of elementary education that follows the learning process of the bandongan model. Bandongan is a method using a circular sitting system with the teacher around the students, and still uses a very classic traditional method in his time. This article was made because of the many well-known and varied learning models, but it still did not last long in the current era. The purpose of this paper is to strive for the formation of the morality of students so that they are better and can be a reference point in teaching morality subjects. The method of taking this learning model is by literature study and field study.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Akidah Akhlak dengan Menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Naturalistik Eksistensial Spiritual Dedi wahyudi; Nelly Agustin
Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2018): Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.223 KB) | DOI: 10.24042/atjpi.v9i1.2605

Abstract

The purpose of this study was to find out based on the existential spiritual naturalistic learning model and student learning outcomes. This research is included in the type of research design literature. References obtained in the form of books, journals, articles, and other scientific works. The writing style used in this study is descriptive. This writing is done with an analytical approach and comparison between library sources that have been obtained. Using this naturalistic existential-based expression model can improve student learning outcomes. Both learning outcomes from aspects of cognitive (knowledge), affective aspects (morals) and psychomotrik aspects (skills / skills). The intelligence of students has the potential to improve learning outcomes. No exception on the subject Akidah Akhlak, which is in need of understanding and implementation of the contents of teaching materials. Such intelligence is naturalistic existential and spiritual. It is concluded that these three intelligences are dominantly average owned by the students. When associated with subjects of moral aqid and learning model, existential natural and spiritualistic intelligence is very relevant to teaching materials and learning frames. It appears that student learning outcomes are increasing with the use of this existential spiritualistic-based naturalistic learning model. Increased learning results seen from good morals and good students in accordance with existing norms. Also seen from the results of understanding through the evaluation of side.
Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Ceringin Asri Dalam Mengembangkan Potensi Desa Dedi Wahyudi; Nasrul Hakim; Ahmad Rofii
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): Januari - Juni 2020
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.774 KB)

Abstract

Tulisan ini disusun berdasarkan pada hasil kegiatan pengabdian di Desa Ceringin Asri, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, selama 40 hari. Desa Ceringin Asri merupakan wilayah yang masih termasuk perkampungan dan dalam bidang agama yang masih perlu pendampingan. Potensi masyarakat Desa Ceringin asri, terletak pada semangat belajar baik dari kalangan anak-anak maupun remaja dengan diadakannya pengabdian berwujud Kuliah Pengabdian Masyarakat ini, Dari hasil kegiatan yang telah dilaksanakan terdapat keberhasilan yang telah diraih yaitu bertambahnya motivasi para remaja untuk melanjutkan pendidikan, dan memberikan motivasi belajar kepada peserta didik TPA. Saat merencanakan dan implementasi kegiatan, terdapat sejumlah kendala yang kami hadapi, antara lain: (1) Kurangnya kendaraan dan akses jalan yang curam; (2) Kurangnya dana untuk melaksanakan kegiatan yang direncanakan; (3) Kurangnya waktu dalam memaksimalkan kegiatan.
PARTICIPATORY LEARNING AND ACTION: PERAN LEMBAGA PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DI ERA NEW NORMAL Dedi Wahyudi; Nasrul Hakim; Naning Elwandari
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.994 KB)

Abstract

Lembaga Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga merupakan suatu peran penting untuk keberlangsungan masyarakat desa di masa New Normal saat ini. Tujuan nya diharapkan sebagai bentuk untuk tetap memberikan perkembangan untuk desanya. Lembaga ini mampu menjadi sebuah aspirasi yang mampu membangun dan mengarahkan masyarakat desa untuk lebih baik lagi untuk kedepannya. Lembaga ini juga mampu menjadi sebuah wadah bagi perempuan-perempuan desa untuk melakukan sebuah gerakan kreatifitas dan memiliki keterampilan. Sehingga dapat menjadikan sebuah keberhasilan pada kegiatan yang dilakukan dan memperoleh keuntungan dalam kegiatannya. Lembaga PKK ini mempunyai berbagai program di dalamnya yaitu ada 10 program: penghayatan dan pengalaman pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat. Kreasi yang diberikan lembaga PKK harus mengenalkan teori ekonomi kreatif sebagai tambahan untuk menghasilkan berbagai macam manfaat yang di dapat dalam kegiatan PKK. Lembaga ini telah memberikan pelatihan pada program pendidikan dan keterampilan di lingkungan masyarakat desa Bumi Jawa Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur Lampung. Yaitu memberikan pelatihan dan keterampilan pada pembuatan pada kreasi bunga dari kain stoking. Kreasi bunga dari kain stoking ini mampu menjadi sebuah peluang yang besar. Peluang ini mampu dijadikan sebuah usaha bagi ibu-ibu rumah tangga di desa Bumi Jawa. Sehingga dalam New Normal saat ini peran PKK dan kreatifitas menjadi sangat berarti dalam menjaga kestabilan ekonomi dan pendapatan bagi masyarakat desa Bumi Jawa.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu Kelompok Lansia di Desa Sumberejo Pesisir Barat Dedi Wahyudi; Nasrul Hakim; Tri Winarti; Linda Septiyana
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): Juli-Desember 2021
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.236 KB) | DOI: 10.32332/d.v3i2.3081

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan tim dosen dan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Metro di Desa Sumberejo Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat yang merupakan daerah dengan penduduk yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani kebun. Komoditas hasil bumi di sini yang paling banyak adalah pisang dan pepaya. Setelah melakukan identifikasi masalah ditemukanlah hal-hal yang menjadi fokus dari kajian tersebut. Dimana daerah ini merupakan salah satu daerah yang baru saja mengalami pemekaran dengan segala prasarana dan fasilitas yang ada terbatas bahkan belum dapat dikatakan memadai. Dari segi pendidikan tenaga medis dan lain sebagainya masih dikatakan kurang. Bahkan yang menjadi tenaga kerja pendidik dan tenaga medis kebanyakan berasal dari daerah lain atau bukan asli dari masyarakat di sini. Menurut hasil wawancara kepada salah satu warga hal tersebut terjadi sebab masyarakat di daerah ini masih sedikit kesadarannya dalam segi pendidikan. Mereka cenderung lebih memilih bekerja di kebun yang merupakan mata pencaharian pokok masyarakat di sini. Karena hal itulah perlu adanya pengoptimalisasian kader-kader yang bergerak di bidangnya seperti kesehatan khususnya kesehatan kelompok lanjut usia (lansia). Sebab di daerah ini banyak terdapat lansia yang masih sedikit kesadaran mengenai kesehatan. Padahal sudah ada wadah dan prasarana yang disediakan melalui posyandu lansia. Peran kader sangat dibutuhkan untuk menyadarkan atau menumbuhkan kesadaran dalam diri masyarakat khususnya lansia melalui usaha optimalisasi peran kader posyandu lansia di Desa Sumberejo. Kata Kunci: Kader posyandu, Pengoptimalan
INITIATING RELIGIOUS MODERATION EDUCATION IN THE ERA OF MANUSCRIPT-BASED EDUCATION 4.0: HERMENEUTIC ANALYSIS OF SERAT WEDHARAGA Khotijah Khotijah; Dedi Wahyudi; Nawang Wulandari; Faisal Mahmoud Adam Ibrahim
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 26 No 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.719 KB) | DOI: 10.32332/akademika.v26i2.3803

Abstract

Education must continue to adapt to changes to educate the younger generation for the dynamics of industrial revolution 4.0. Religious moderation is practiced in a variety of ways, most notably in education. Reintroducing the Indonesian nation's old writings is one technique to impart religious moderation instruction to the younger generation. With the richness of cultural works that Indonesia has such as ancient manuscripts, it should be able to lead people to live in harmony and peace. However, as a result of the growth of the industrial revolution 4.0, what is happening in our Indonesian life nowadays reveals that many deeds lead to violence and criminality in the name of religion. This study aims to investigate the concept of religious moderation education in the era of manuscript-based education 4.0, which is done using Serat Wedharaga's hermeneutic analysis approach. Researchers will use all available data and analysis to demonstrate how Serat Wedharaga, the work of Raden Ngabehi Ranggawarsita, presents a concept linked to moderation education, which is critical in today's society in the education 4.0 era. This research is based on qualitative data. The data sources in this study consist of two kinds of data, namely primary data sources in the form of Serat Wedharaga manuscript, and secondary data in the form of books, photos, documents, journals, and previous research results that are relevant or related to primary data and research themes. After conducting an in-depth study, it is found that Serat Wedharaga incorporates educational principles such as andragogy education and the value of self-regulation, which includes honesty, tepasalira (tolerance), awas lan eling (cautiousness), and rejecting rumor. The educational values in Serat Wedharaga are relevant to the concept of religious moderation in the education 4.0 era.