Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN LEACHATE PADA PROSES PENGOMPOSAN DOMESTIC BIOWASTE SECARA ANAEROB Budianto, Gregorius Prima Indra; Primadevi, Susan; Nugroho, Rahmat Budi
Techno Jurnal Ilmu Teknik Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Techno Volume 16 No 2 Oktober 2015
Publisher : UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengomposan domestic biowaste dan leachate dijalankan dalam kondisi anaerob dengan sistem batch. Proses dijalankan dalam 3 set komposter dengan volume yang sama namun perbandingan komposisi bahan baku yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji proses pengolahan domestic biowaste dan leachate dalam proses pengomposan. Hasil yang diperoleh, penambahan leachate dapat mempercepat proses pengomposan karena leachate mengandung sejumlah mikroorganisme yang dibutuhkan dalam proses pengomposan. Selain itu, leachate juga mengandung senyawa xenobiotik. Oleh karena itu penggunaan leachate dengan kadar 50% memberikan hasil lebih efektif jika dibandingkan dengan penggunannya dengan kadar 100%.Kata kunci: leachate, domestic biowaste, pengomposan, anaerob
MODEL MATEMATIKA UNTUK ANALISIS KUANTITATIF PRODUKSI PLANT GROWTH-PROMMOTING RHIZOBACTERIA DALAM LOW-COST SUBSTRAT DENGAN PROSES ANAEROB Mathematical Model for Quantitative Analysis of Plant Growth-Promotting Rhizobacteria’s Production on Low-Cost Substra Gregorius Prima Indra Budianto; Susan Primadevi; Rahmat Budi Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1627

Abstract

Plant Growth-Promotting Rhizobacteria (PGPR) adalah kelompok bakteri menguntungkan yang secara aktif mengkolonisasi daerah perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembuatan PGPR dalam low-cost substrat berdasarkan model matematis. Proses pembuatan PGPR dijalankan dalam kondisi anaerob dengan sistem batch. Hasil yang diperoleh adalah proses produksi PGPR dalam low-cost substrat dapat didekati dengan persamaan contois, nilai parameter kinetika terkait pertumbuhan yang meliputi , 12Ksx"> dan masing-masing sebesar 3,4556, 1189,8333 dan 0,0582 dan perbandingan optimum proses produksi PGPR asal akar bambu dalam low-cost substrat adalah 1 : 1 dengan waktu tinggal padatan (SRT)selama 10 hari. Kata kunci: model matematika, plant growth-prommoting rhizobacteria, proses anaerob ABSTRACT Plant Growth-Prommoting Rhizobacteria (PGPR) are advantageous bacteria consorcium that actively colonized on the rhizosfer. The objective of this research is investigate PGPR’s production on low-cost substrat using mathematical model. This research was conducted in batch anaerobic system. The result is PGPR’s production on low-cost substrat could be simulated with Contois’s Model, growth kinetics parameters values that include 12μm"> , 12Ksx"> and 12YXS"> are 3,4556; 1189,8333 and 0,0582 respectivelyand the optimum composition of PGPR’s production from bamboo’s root on low-cost substrat is 1 : 1 with Solids Retention Time (SRT) is 10 days. Key words: anaerobic process, mathematical model, plant growth-promotting rhizobacteria’s
INTRODUKSI TEKNOLOGI PRODUKSI KOMPOS DARI JERAMI PADI DAN VINASSE Mulyani, Happy; Ifandari, Ifandari; Nugroho, Rahmat Budi
Jurnal Abdimas Vol 22, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jerami padi buangan aktivitas pertanian mitra I (Kelompok Tani Ngombakan II) utamanya baru dimanfaatkan dalam kondisi segar sebagai pakan ternak. Produksi 200 L pupuk organik cair  guna pemenuhan kebutuhan lahan pertanian di Desa Ngombakan tiap musim tanamnya yang hanya memerlukan 12,5% volume vinasse hasil buangan produksi alkohol mitra II (UKM Industri Alkohol Ngombakan) tiap harinya membuat pencemaran masih rawan terjadi. Kompos pun baru diproduksi oeh kedua mitra sebagai hasil samping produksi pupuk organik cair tersebut dengan kuantitas hanya 18,6 kg. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa introduksi teknologi produksi kompos dari jerami padi dan vinasse kepada kedua mitra tersebut sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pupuk organik berkualitas dan murah secara mandiri merupakan strategi efektif pemecahan masalah-masalah tersebut. Proses inttoduksi dilakukan menurut tahapan 1) introduksi alat (mesin pencacah jerami dan drum hidrolisis jerami padi), 2) sosialisasi kegiatan introduksi proses produksi kompos dari jerami padi dan vinasse, dan 3) demonstrasi dan praktik langsung proses produksi kompos dari jerami padi dan vinasse. Hasil kegiatan ini adalah kedua mitra secara bersinergi menjadi mampu melakukan produksi kompos yang berkualitas dari bahan baku jerami padi dan vinasse.
Prevalensi Nematoda Usus Golongan Soil Transmitted Helminth (STH) Pada Kuku Dan Feses Petani Sayuran Di Desa Ngagrong Kecamatan Ampelkabupaten Boyolali Siti Umamah; Rahmat Budi Nugroho
Journal of Health (JoH) Vol 7 No 2 (2020): Journal of Health - July 2020
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.782 KB) | DOI: 10.30590/joh.v7i2.190

Abstract

The development of endemic diseases such as worm infections that are transmitted through soil is strongly influenced by climatic conditions in tropical Indonesia. The worms included in the Soil Transmitted Helminth are Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura and Hookworm (Necator americanus and Ancylostoma duodenale). Ngagrong is a village in the highlands in Boyolali Regency. The majority of the population works as farmers, especially vegetable farmers. It is suspected that the habit of farmers while working who sometimes do not use personal protective equipment such as gloves and footwear in the form of sandals or shoes that directly contact with the soil and eat food without first washing their hands can give them a risk of worm infection. Intestinal Nematodes of Soil Transmitted Helminth in vegetable farmers In Ngagrong Village, Ampel Subdistrict, Boyolali Regency, Central Java.This research was conducted at the Parasitology Laboratory of the Faculty of Health Sciences, Setia Budi University, Surakarta in January 2019. The samples taken were stools and nails of 30 vegetable farmers in Ngagrong Village, Ampel Subdistrict, Boyolali Regency. The technique used is directly with lugol dyes in faecal samples and sedimentation (deposition) with 0.25% NaOH in nail samples. The results of the examination obtained from 30 faecal samples of vegetable farmers were found to have a positive percentage of results found in 3.33% of the Soil Transmitted Helminth Intestinal Nematodes, namely Hookworm worm eggs. In the nail sample, negative results were not infected with the parasitic Transmitted Helminth Soil Group with a percentage of 100% of the 30 nail samples examined.
UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOLIK UMBI AKAR BATU (Coccinia grandis L.Voight) TERHADAP BAKTERI SALMONELLA SP Rizal Maarif Rukmana; Rahmat Budi Nugroho; Dwi Admani Wisnumurti
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8390

Abstract

AbstractSalmonella sp are bacteria that often infect human and animal. This type of bacteria can cause Salmonellosis in human. Previous research has been carried out on secondary metabolites of plants as medicinal ingredients. One of the plants that has potential as a medicine is stone Akar Batu (Coccinia grandis L Voight). This study aims at examining the antibacterial activities of ethanolic extract of stone Akar Batu on Salmonella sp. The extraction method was carried out by maceration and the solvent used was ethanol 96%. Antibacterial activity was conducted using diffusion method. Identification of compound groups of extracts was done by reacting extracts with various chemical reagents. The results showed that stone of Akar Batu powder had a moisture content of 5.99% and a yield of 1.76%. The identification results of ethanolic extract of stone Akar Batu chemical group indicated that the extract contained flavonoids, alkaloids, saponins and tannins. The results of antibacterial activity test have revealed that ethanolic extract of stone Akar Batu can inhibit Salmonella sp.
UJI AKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK ETANOLIK UMBI AKAR BATU (Coccinia grandis L.Voight) TERHADAP BAKTERI SALMONELLA SP Rukmana, Rizal Maarif; Nugroho, Rahmat Budi; Wisnumurti, Dwi Admani
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 6, No 2: September 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v6i2.8390

Abstract

AbstractSalmonella sp are bacteria that often infect human and animal. This type of bacteria can cause Salmonellosis in human. Previous research has been carried out on secondary metabolites of plants as medicinal ingredients. One of the plants that has potential as a medicine is stone Akar Batu (Coccinia grandis L Voight). This study aims at examining the antibacterial activities of ethanolic extract of stone Akar Batu on Salmonella sp. The extraction method was carried out by maceration and the solvent used was ethanol 96%. Antibacterial activity was conducted using diffusion method. Identification of compound groups of extracts was done by reacting extracts with various chemical reagents. The results showed that stone of Akar Batu powder had a moisture content of 5.99% and a yield of 1.76%. The identification results of ethanolic extract of stone Akar Batu chemical group indicated that the extract contained flavonoids, alkaloids, saponins and tannins. The results of antibacterial activity test have revealed that ethanolic extract of stone Akar Batu can inhibit Salmonella sp.
PERINTISAN USAHA BERSAMA DI BIDANG PRODUKSI PUPUK ORGANIK BAGI GABUNGAN KELOMPOK PETANI TANI MAKMUR DAN UKM INDUSTRI ALKOHOL NGOMBAKAN Happy Mulyani; Ifandari Ifandari; Rahmat Budi Nugroho
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v5i1.16288

Abstract

Organic wastes disposal without sufficient treatment by both Tani Makmur Association Farmer Groups and Alcohol Industry Small and Medium Enterprises in Ngombakan Village and chemical fertilizer application has indicated paddy soil quality decrease in surrounding area. IbM’s implementation as joint business pioneering trial in their organic wastes based fertilizer production is an effective strategy to solve those problems. Mainly, the activity purpose is to transfer technology of organic fertilizer production method from vinasse, cow dung, rice straw, and paddy soil. Thetechnologywhich be transferred consist ofvinasse pre-treatment, rice straw and paddy soil-based bioactivator production and propagation, organic fertilizer production using double composting method from vinasse, cow dung, and rice straw with rice straw and paddy soil-based bioactivator, and its organic fertilizer products application into rice plant. The techology transfer methods used are giving talks & discussion, demonstration & practice, and accompaniment. Event was attended by 25 participants from Tani Makmur Association Farmer Groups and 6 participants from Ngombakan Alcohol Industry Small and Medium Enterprises. In this activity, given 4 liquid organic composter having capacity 60 L, 10 L of bioactivator (consortium of Azotobacter, phosphate solubilizing bacteria, and sellulolitic bacteria), bioactivator propagation tools, 2 pre-treatment vinasse drums having capacity 200 L, and leaflet for each transfer tecnology topics. Results of activity showed an increased the ability to do vinasse pre-treatment for Ngombakan Alcohol Industry Small and Medium Enterprises, and to propagate bioactivator, to produce organic fertilizers, and to apply its products to their rice plant field for the farmers. Keywords:Bioactivator, Cow Dung, Organic Fertilizer, Rice Straw, Vinasse
Aktivitas Mencari Makan Lebah pekerja, Trigonasp (Hymenoptera: Apidae) di Gunungkidul Rahmat Budi Nugroho; RC Hidayat Soesilohadi
Biomedika Vol 8 No 1 (2015): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.962 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v8i1.193

Abstract

Lebah tanpa sengat, Trigona sudah lama dikenal masyarakat dan berpotensi untuk dikembangkan karena banyaknya tanaman sumber pakan yang tumbuh di Gunungkidul, Yogyakarta.Tujuan penelitian ini untuk mempelajari perilaku mencari pakan lebah Trigona. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2012-Maret 2013 di Nglipar Gunungkidul. Aktivitas harian lebah pekerja T.iridipennis keluar dan masuk sarang berbanding lurus dengan suhu dan intensitas cahaya, dan berbading terbalik dengan kelembaban udara. Hubungan antar jumlah individu dan aktivitas lebah pekerja T.iridipennis keluar dan masuk sarang dengan faktor suhu, intensitas cahaya dan kelembaban udara masing-masing digambarkan dalam model kuadratik melalui persamaan y = -2.58223x1 – 0.01311x2 – 3.6711x3 + 428.2948 dan y = 1.500706x1 – 0.0159x2 – 2.6193x3 + 226.9533.
Identifikasi Macam Sumber Pakan Lebah Trigona sp (Hymenoptera: Apidae) di Kabupaten Gunungkidul Rahmat Budi Nugroho; RC Hidayat Soesilohadi
Biomedika Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2098.824 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v7i2.184

Abstract

Potensi peningkatan produksi madu dan propolis yang dihasilkan oleh lebah tanpa sengat (Trigona) sangat besar, karena banyaknya tanaman sumber pakan yang tumbuh di Kab. Gunungkidul, Yogyakarta. Keberadaan jenis lebah Trigona ini belum banyak diketahui oleh masyarakat terutama di daerah Gunungkidul. Tujuan penelitian untuk mempelajari keragaman dan karakteristik tanaman pakan Trigona. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2012 - Maret 2013 di desa Nglipar kab. Gunungkidul. Identifikasi polen yang diambil dari sarang Trigona menunjukkan bahwa ada 13 jenis tanaman yang menjadi sumber pakan Trigona, akan tetapi hanya 3 jenis polen yang cocok dengan polen yang diambil dari bunga di sekitar sarang yaitu Carica papaya, Nephelium longan, dan Cosmos caudatus. Hal ini diduga karena polen yang ada di sarang merupakan polen yang dikoleksi oleh leba dari periode berbunga sebelumnya, sehingga tidak terdapat banyak kecocokan dengan polen yang diambil dari tanaman disekitar sarang karena beberapa tanaman tidak menghasilkan bunga pada saat pengambilan sampel.
Pengaruh Ekstrak Etanolik Bekatul Beras Hitam (Oryza sativa L. Cv Woja Laka) terhadap Berat Badan Tikus Putih (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) Diabetik Rahmat Budi Nugroho; Rinda Binugraheni; Rizal Maarif Rukmana
Biomedika Vol 10 No 1 (2017): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.461 KB) | DOI: 10.31001/biomedika.v10i1.225

Abstract

Diabetes melitus merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Beberapa gejala dari penyakit diabet adalah: banyak minum, banyak kencing dan berat badan menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi ekstrak etanolik bekatul beras hitam (Oryza sativa L. cv Woja Laka) yang paling baik dalam meningkatkan berat badan tikus putih jantan (Rattus norvegicus Berkenhout, 1769) yang menderita diabetik. Manfaat dari penelitian ini adalah memberikan informasi terkait tanaman fungsional yang dapat meningkatkan berat badan pada penderita diabetik. Metode ekstraksi bekatul beras hitam dengan maserasi. Rancangan penelitian dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan terdiri dari kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, 3 kelompok uji ekstrak bekatul beras hitam masing-masing dengan dosis 75 mg/200 g BB, 150 mg/200 g BB dan 225 mg/200 g BB. Semua kelompok perlakuan diinduksi aloksan kecuali kelompok kontrol normal. Ekstrak bekatul diberikan selama 21 hari terakhirmasa penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanolik bekatul beras hitam mampu meningkatkan berat badan tikus putih yang menderita diabet. Kosentrasi yang paling baik untuk meningkatkan berat badan tikus putih jantanyang menderita diabet adalah 225 mg/ 200 g BB.