Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Managing Innovation and Collaboration towards Sustainable Post-Mining Land Reclamation: Systematic Literature Review Muhardi Muhardi; Cici Cintyawati
Journal of Governance Volume 7 Issue 1: (2022)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jog.v7i1.14521

Abstract

Abstract: Post-mining land reclamation is getting more attention from many parties since it is perceived as a solution for creating more sustainable mining lands in Indonesia. Reclaiming mining land can reduce negative impacts and create more productive lands to generate more economic benefits. Collaboration and innovation from various parties such as the government, communities, private companies, and other stakeholders are needed to achieve this goal. This study explores data and information related to post-mining land reclamation alternatives by applying the concept of collaboration (co-creation) and innovation among stakeholders. The method used in this research is Systematic Literature Review. This method aims to review the relevant literature through a systematic process. There are 11 articles used as a source of literature review, which is grouped based on concepts and discussions following the topics raised in this study. The results of this study are a post-mining land reclamation idea and the concept of collaboration between the stakeholders to realize a sustainable post-mining land reclamation in Indonesia.Keywords: post-mining land; collaboration; innovation; sustainability
PENGARUH STRES KERJA DAN KUALITAS TERHADAP TURNOVER INTENTION PERAWAT DI MASA PANDEMI COVID-19 Galih Nadhova Imana; Muhardi Muhardi
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v5i1.2117

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) caused by infection with severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-Cov-2) has been declared a pandemic since March 2020. COVID-19 has had an impact on increasing the workload and risk on nurses, thus affecting the level of stress and quality of life of nurses. The purpose of this study was to determine the effect of work stress and quality of life on nurses' turnover intention. This study used an observational analytic design with a cross-sectional design with proportional stratified random sampling of the population of inpatient nurses. The number of samples was 215 respondents using the WHOQOL-Brief Questionnaire and a validated questionnaire. The results showed that the average score of work stress was 3.40 (enough), the average quality of life score was 2.59 (low), and the average score was 3.44 (high). Partial analysis of the work stress variable has a significant and positive impact on turnover intention, while the quality of life variable has a significant and negative impact on turnover intention. Meanwhile, the simultaneous analysis shows that the variables of work stress and quality of life have an impact on turnover intention. This is because during the COVID-19 pandemic there was an increase in workload, work risk and anxiety from nurses. In addition, nurses experience rest disturbances, and a decrease in social activities so that this encourages nurses to leave their jobs during this COVID-19 period.
Analisis Pasar Perspektif Mahasiswa Baru Ditinjau dari Visi, Misi, Bauran Pemasaran, dan Citra Institusi Pendidikan Tinggi Muhardi Muhardi
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jstat.v9i2.998

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya visi dan misi, aspek-aspek bauranpemasaran, dan citra sebagai aspek-aspek penilaian bagi masyarakat atau pasar sasaran (targetmarket) dalam memilih suatu institusi pendidikan tinggi. Data yang digunakan dalam penelitian inidikumpulkan melalui dua cara, yaitu data primer dan sekunder. Beberapa kesimpulan yang dapatdiambil dari hasil dan pembahasan penelitian ini sebagai berikut: (1) Visi dan misi yang dimiliki atauditawarkan merupakan salah satu aspek penilaian bagi masyarakat atau pasar sasaran (targetmarket) dalam memilih suatu institusi pendidikan tinggi, (2) Bauran pemasaran yang terdiri dari (a)program pendidikan yang ditawarkan, (b) biaya pendidikan, (c) promosi yang dilakukan, dan (d)lokasi institusi pendidikan tinggi, baik secara parsial maupun secara komprehensif merupakanaspek-aspek yang berkontribusi bagi masyarakat atau pasar sasaran dalam melakukan penilaianuntuk memilih suatu institusi pendidikan tinggi, (3) Dari keempat aspek bauran pemasaran tersebut,dua aspek yang menjadi alasan dominan bagi pasar sasaran untuk memilih institusi pendidikanyang diteliti ini, yaitu aspek lokasi dan program pendidikan yang ditawarkan, (4) Citra suatu institusipendidikan tinggi yang terbentuk menjadi salah satu alasan bagi masyarakat atau pasar sasarandalam memilih suatu institusi pendidikan tinggi.
Perilaku Ekonomi Rumah Tangga Petani Miskin Tanaman Pangan di Jawa Barat: Analisis dan Simulasi Kebijakan Yuhka Sundaya; Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 27, No.1, Year 2011 (Accredited by Dikti)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.029 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v27i1.312

Abstract

This research aims to build an economic model of poor peasant households (rumah tangga petani miskin, or RTPM)  for further  analysis concerning their consumption behavior, production and participation in agricultural product market. The research also conducted simulations to test models of economic policies in order to reduce RTPMs by applying mathematical programming approach.  The research resulted in some findings. First, though RTPM production has reached the optimum level, but its magnitude is less than required to meet their basic needs. Second, three types of policies should be applied to reduce the amount of RTPMs.Riset ini bertujuan membangun model ekonomi Rumah Tangga Petani Miskin (RTPM) untuk dianalisis perilaku konsumsi, produksi, dan partisipasinya dalam pasar produk pertanian.  Riset ini juga melakukan simulasi pengujian model kebijakan ekonomi guna mengurangi jumlah RTPM dengan mengaplikasikan pendekatan pemrograman matematis. Sejumlah temuan dihasilkan oleh riset ini. Pertama, model simulasi berhasil mengidentifikasi delapan komoditi makanan yang gagal dipenuhi RTPM. Kendati tingkat produksi RTPM maksimal, namun magnitude-nya masih belum memenuhi kebutuhan dasar. Kedua, model simulasi memperlihatkan tiga jenis kebijakan yang perlu diterapkan untuk mengurangi jumlah RTPM, yaitu: pricing, peningkatan ukuran pertanian multi-aktivitas, dan peningkatan peran isteri petani dalam kegiatan di luar pertanian.
Paradigma Boros dalam Kegiatan Ekonomi Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 21, No. 1, Tahun 2005 (Terakreditasi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.818 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v21i1.165

Abstract

Kegiatan ekonomi (economic activity) sesungguhnya sudah ada semenjak kehadiran manusia di muka bumi ini. Demikian pula dengan aktivitas ekonomi tersebut akan terus berlangsung selama manusia di muka bumi ini ada. Tidak ada seorang pun hidup di dunia yang luput dan tidak membutuhkan suatu aktivitas ekonomi, selama dia membutuhkan sesuatu untuk hidupnya maka dia berarti memerlukan aktivitas ekonomi. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup atau ekonominya tersebut, manusia atau sebuah keluarga dihadapkan pada berbagai pilihan atau alternatif tindakan dan cara-cara yang ditempuhnya. Tindakan dan cara yang bagaimana yang akan diambilnya akan sangat ditentukan dan dipengaruhi oleh sejauhmana nilai-nilai yang diyakini seseorang tertanam dalam dirinya. Sikap berlebih-lebihan dalam memenuhi kebutuhan hidup bukanlah tindakan yang baik, karena cara tersebut tidak sesuai dengan prinsip ekonomi yang benar dan juga syariah Islam. Agama Islam melalui Al-Qur’an dan As-sunnah telah mengajarkan bagaimana memenuhi kebutuhan ekonomi secara sederhana, seimbang atau layak, dalam arti tidak berlebih-lebihan (israf) atau boros dan juga tidak kikir dalam menggunakan harta dan dalam berkonsumsi, baik untuk dirinya, keluarga, maupun untuk amal kebajikan lainnya.
Aspek-Aspek Keunggulan Bersaing Perguruan Tinggi Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 20, No. 2, Tahun 2004
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.018 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v20i2.135

Abstract

Tulisan ini menguraikan tentang berbagai faktor kekuatan persaingan yang dapat mempengaruhi keunggulan bersaing industri pendidikan atau perguruan tinggi, dan aspek-aspek utama keunggulan bersaing suatu perguruan tinggi. Faktor-faktor kekuatan persaingan tersebut dapat meliputi antara lain: adanya kekuatan pendatang baru, kekuatan dari pengguna jasa pendidikan, adanya produk substitusi, kekuatan pemasok, dan persaingan antar perguruan tinggi yang sudah ada. Sedangkan keunggulan suatu perguruan tinggi yang dimaksudkan yaitu dapat dibentuk melalui tiga aspek utama keunggulan bersaing, yaitu: keunggulan biaya menyeluruh atau efisiensi biaya, keunggulan diferensiasi, dan keunggulan fokus. Keunggulan fokus selanjutnya dapat di bagi ke dalam fokus biaya dan fokus diferensiasi. Suatu perguruan tinggi yang mempunyai keunggulan bersaing dengan menekankan pada satu aspek atau sub aspek keunggulan, belum tentu aspek tersebut menjadi suatu keunggulan pada perguruan tinggi lainnya. Karena itu, aspek keunggulan yang mana yang paling baik untuk diimplementasikan suatu perguruan tinggi tertentu, akan sangat tergantung pada pertimbangan terbaik dari pihak-pihak yang terlibat dan berkepentingan dengan suatu perguruan tinggi itu sendiri, yang tentunya disesuaikan pula dengan berbagai faktor lingkungan persaingannya.
Pengentasan Kemiskinan dalam Membangun Masyarakat Madani Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 16, No. 3, Tahun 2000
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.167 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v16i3.18

Abstract

Untuk membangun masyarakat madani dibutuhkan komitmen seluruh lapisan masyarakat secara sinergi dan tidak dapat dilakukan secara parsial. Salah satu upaya untuk menuju terbentuknya masyarakat madani adalah dengan mengentaskan kemiskinan yang terjadi di masyarakat itu sendiri.Mengentaskan kemiskinan berarti menekan angka kemiskinan sekecil mungkin. Masyarakat yang mempunyai karsa (daya dan upaya) yang kuat adalah masyarakat yang mampu menekan angka kemiskinan itu sekecil mungkin. Dengan karsa dan adab (moral) yang kuat ini Insya Allah kita akan menuju ke arah kemandirian masyarakat yang tangguh yang sesuai dengan cita-cita dari masyarakat madani yaitu yang beradab dan berkarsa tinggi.
The Role of Leaders in Building Islamic Work Ethos Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 33, No. 2, Year 2017 [Accredited by Ristekdikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.973 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v33i2.2414

Abstract

The background of this research is the well-practiced Islamic working ethos in Bandung Islamic University as an Islam-based education institution. This finding drives strong motivation to acknowledge the subject behind the implementation success. Because of that, the primary goals of this research are to analyze employees’ working ethos in the Islam-based education institution, and the role of middle-line and first-line leaders to form the employees’ working ethos. This research utilized a case study method with a descriptive approach, where the employees of Bandung Islamic University’s Post-Graduate Program as respondents. Primary data collected through interview, meanwhile secondary data was gathered from administration documents. The result reveals that the employees working ethos is on a decent level, by the involvement of Ruhul Islam existence. There is a significant role of middle-line and first-line leaders in building the employees’ working ethos, which are respectively dominated by legitimate power, and referent power utilization.
Keterpaduan Unsur Lembaga, Dosen dan Mahasiswa pada Perguruan Tinggi Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 16, No. 1, Tahun 2000
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.704 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v16i1.8

Abstract

Dalam menghadapi era persaingan bebas, semua sektor termasuk perguruan tinggi harus mempersiapkan diri. Daya saing sebuah perguruan tinggi ini tidak akan terlepas dari keterpaduan tripartite (meliputi unsur lembaga, dosen dan mahasiswa) sebagai bagian integral dari perguruan tinggi tersebut. Kelemahan salah satu unsur dapat mempengaruhi unsur yang lainnya. Oleh sebab itu ketiganya harus membentuk suatu sinergi melalui manajemen kualitas terpadu, agar diperoleh kualitas pendidikan yang baik serta mampu bersaing di tingkat regional dan global.
Kontribusi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Bangsa Indonesia Muhardi Muhardi
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 20, No. 4, Tahun 2004 (Terakreditasi)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.065 KB) | DOI: 10.29313/mimbar.v20i4.153

Abstract

Sumber daya manusia merupakan aset utama dalam membangun suatu bangsa. Ketersediaan sumber daya alam (natural resources) yang melimpah dan adanya sumber daya modal serta teknologi yang semakin canggih, tidak akan mempunyai kontribusi yang bernilai tambah, tanpa didukung oleh adanya sumber daya manusia (human resources) yang berkualitas. Dengan demikian, peningkatan kualitas suatu bangsa sesungguhnya bertumpu pada peningkatan kualitas sumber manusianya, dan hanya akan dapat dicapai salah satunya melalui penekanan pada pentingnya pendidikan. Ini artinya pendidikan mempunyai kontribusi yang sangat berharga dan signifikan dalam meningkatkan kualitas suatu bangsa, tentunya juga bagi bangsa Indonesia. Untuk mengoptimalkan kontribusi pendidikan tersebut terhadap peningkatan kualitas bangsa ini, semua pihak (stakeholders) mempunyai kontribusi yang penting termasuk pengelola pendidikan itu sendiri, pihak swasta, pemerintah, dan masyarakat pada umumnya. Dalam hal pengelola pendidikan selayaknya industri pendidikan harus dipandang sebagai noble industry (industri mulia) yang harus dikelola secara profesional, dengan berorientasi pada kualitas pendidikan dan sesuai dengan tujuan mulia pendidikan itu sendiri, yaitu untuk menciptakan manusia yang bermartabat dan berakhlak mulia. Pemerintah di sisi lain harus mempunyai komitmen kesungguhan untuk berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, demikian pula dengan masyarakat harus menyadari akan kontribusi pendidikan bagi kemajuan dan kemakmuran masa depan bangsa ini, agar menjadi bangsa yang lebih maju.