Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) PADA DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (DPPKAD) KABUPATEN TEGAL Aulia Lorie Pangestika; Yeni Priatna Sari
Prosiding Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2016 Pengembangan Sumber Daya Lokal Berbasis IPTEK Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL IPTEK TERAPAN 2016
Publisher : Prosiding Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2016 Pengembangan Sumber Daya Lokal Berbasis IPTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas penerapan sistem informasi merupakan hasil yang di peroleh dari suatu instansi mencerminkan sejauh mana instansi tersebut mampu menghasilkan laporan keuangan secara tepat waktu, lengkap, akurat dan dapat diandalkan sesuai ketentuan yang berlaku serta mendorong terwujudnya pemerintah yang baik dan penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah berbasis teknologi informasi. Permaslahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah efektivitas penerapan SIMDA pada Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kab.Tegal. Objek yang diteliti adalah hasil penerapan SIMDA. Model analisis yang digunakan adalah analisis Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan mengukur seberapa jauh target kauntitas, kualitas dan ketepatan waktu dengan melihat makin besar target yang dicapai makin tinggi efektivitasnya. Hasil analisis efektivitas sistem informasi manajemen daerah pada dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kab.Tegal diperoleh bahwa Laporan keuangan yang dihasilkan SIMDA dapat dipahami oleh masyarakat, para wakil rakyat, investor dan pemerintah, dan laporan keuangan yang dihasilkan SIMDA relevan, Andal dan dapat diperbandingkan, pada tahun 2008 sebelum diterapkannya SIMDA Peraturan Bupati untuk tahun anggaran 2008 dapat diterbitkan pada 23 Januari tahun 2008 setelah adanya SIMDA pada tahun 2014 Peraturan Bupati untuk tahun anggaran 2015 dapat diterbitkan pada 31 Desember 2014. Dan sistem informasi yang dihasilkan Sistem Informasi Manjamen Daerah Berdasarkan hasil dengan pendekatan fenomenologi adalah efektif. Kata Kunci : Efektivitas, SIMDA, DPPKAD, Kabupaten Tegal
Metode Pendeteksian Fraud di Indonesia Yeni Priatna Sari; Hetika Hetika; Aryanto Aryanto
Journal of Applied Accounting and Taxation Vol 4 No 2 (2019): Journal of Applied Accounting and Taxation (JAAT)
Publisher : Pusat P2M Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.983 KB) | DOI: 10.30871/jaat.v4i2.1275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari berbagai macam metode pendeteksian kecurangan yang dilakukan oleh para peneliti di Indonesia, baik di perusahaan ataupun pada entitas sektor publik. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan studi literatur dari berbagai penelitian tentang kecurangan yang ada di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mengambil data dari studi literasi atas penelitian tentang kecurangan di berbagai entitas di Indonesia. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan dan tambahan wawasan kepada seluruh pihak termasuk manajemen perusahaan, auditor, dan pengguna laporan keuangan tentang berbagai macam metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi kecurangan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) – BARANG MILIK DAERAH (BMD) PADA DPPKAD KABUPATEN PEMALANG Annafia Utami; Yeni Priatna Sari
Monex: Journal of Accounting Research Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v6i1.454

Abstract

Sistem Informasi Manjemen Daerah (SIMDA) – Barang Milik Daerah (BMD) adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola barang milik daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Sistem Informas i Manajemen Daerah (SIMDA) – Barang Milik Daerah (BMD) pada DPPKAD Kabupaten Pemalang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan kuesioner, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digun akan adalah analisis statistik deskriptif yang mengacu pada nilai interval yang ada untuk mengukur efektivitas dan mendeskripsikan hasil dari pengukuran tersebut. Dari hasil analisis data yang dihitung berdasarkan masing-masing indikator diperoleh;Pertama, Kualitas Sistem memperoleh 3,2. Kedua, Kualitas Informasi memperoleh 3,3. Ketiga, Kualitas Pengelolaan memperoleh 3,4. Keempat, Kepuasan Pengguna Sistem memperoleh 3,2. Dan indikator terakhir, Kinerja Pengelolaan memperoleh 2,9. Dari beberapa indikator tersebut diperoleh rata-rata variabel sebesar 3,2 yang berada pada nilai interval 2,45 – 3,2 dan menunjukkan efektif. Jadi, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan Sistem Informasi Manjemen Daerah (SIMDA) – Barang Milik Daerah (BMD) pada DPPKAD Kabupaten Pemalang sudahefektif.Kata kunci: Efektivitas, SIMDA-BMD
Workshop Literasi Digital menggunakan Reference Manager pada Masa Pandemi Covid-19 Oman Somantri; Yeni Priatna Sari
ETHOS (Jurnal Penelitian dan Pengabdian) Vol 9 No.2 (Juni, 2021) Ethos: Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Sains & Teknologi
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/ethos.v9i2.7049

Abstract

Abstract. The level of knowledge of students and lecturers who are still not sufficiently knowledgeable in finding appropriate reference sources in making scientific papers is still happening at the Harapan Bersama Polytechnic. Currently, the number and quality of citation sources for writing a bibliography of a student's scientific work that is produced is about 80% unsuitable which results in not infrequently students and lecturers who still need to increase their knowledge of digital literacy. The proposed community service activity is a workshop activity to increase knowledge and ability in examining library sources as a literature study of scientific papers. In this activity, the reference manager introduction material was given as a tool to find library sources. The method used in this activity is to use the synchronous method through online media. The training provided provides increased knowledge for students and lecturers to better understand and be able to use Mendeley's reference management software as a tool in their search for digital literacy. The results of the evaluation of activities through interviews with participants, it shows that there is an increase in knowledge and a very good response from the training participants and wants the next training to be carried out again.Keywords: Increased Knowledge, Mendeley, Reference Manager, Workshop, Literation DigitalAbstrak. Tingkat pengetahuan mehasiswa dan dosen yang masih belum cukup pengetahuan dalam pencarian sumber referensi yang tepat dalam pembuatan karya tulis ilmiah masih terjadi di Politeknik Harapan Bersama. Saat ini, jumlah dan kualitas sumber sitasi penulisan daftar pustaka sebuah karya ilmiah yang dihasilkan sekiar 80% belum sesuai yang mengakibatkan tidak jarang mahasiswa dan dosen masih perlu meningkatkan pengetahuan tentang literasi digital. Kegiatan pengabdian masyarakat yang diusulkan adalah sebuah kegiatan workshop untuk menambah pengetahuan dan kemampuan dalam menelaah sumber pustaka sebagai studi pustaka karya ilmiah. Pada kegiatan tersebut diberikan mengenai materi pengenalan reference manager sebagai alat untuk mencari sumber pustaka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode sinkron melalui media online. Pelatihan yang diberikan memberikan peningkatan pengetahuan bagi mahasiswa dan dosen agar lebih memahami dan dapat menggunakan software pengelola referensi Mendeley sebagai alat bantu dalam pencarian literasi digital. Hasil evaluasi kegiatan melalui wawancara dengan peserta menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan respons yang sangat baik dari peserta diklat dan menginginkan agar workshop selanjutnya dilaksanakan kembali.Kata Kunci: Mendeley, Peningkatan Pengetahuan, Reference Manager, Workshop, Literasi Digital
The Determinants Factors of Capital Expenditure Jouzar Farouq Ishak; Yeni Priatna Sari; Yevi Dwitayanti; Hasbi Assidiki Mauluddi
Ilomata International Journal of Tax and Accounting Vol 2 No 2 (2021): April 2021
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.714 KB) | DOI: 10.52728/ijtc.v2i2.224

Abstract

This study examines the determinant factors of capital expenditure government, through local own-source revenue, revenue sharing fund, general allocation fund, and special allocation fund. The data was collected from 23 provincial government in Indonesia. The method used is multiple regression in provincial government in 2010-2019. The regression results support all hypotheses, but not the fourth hypothesis. This study shows that provincial government can not to be autonomous and need funding from central government. This study offers a robust link between local own-source revenue and balance fund by examining how their interaction produces a variation in the level of capital expenditure.
ANALISIS PENGUNGKAPAN HRA (HUMAN RESOURCES ACCOUNTING) PADA PERBANKAN DI ASIA Yeni Priatna Sari; Sunandar Sunandar; Muhammad Alfian
Monex: Journal of Accounting Research Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v5i2.420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengungkapan Human Resources Accounting yang dilakukan oleh perbankan di Asia.  Populasi dalam penelitian ini adalah Perbankan Asia yang telah melakukan go publik selama kurang lebih 5 sampai dengan 10 tahun.  Dan sampel dalam penelitian ini adalah 10 perusahaan yang terpilih memperoleh predikat terbaik dari Asian Bankers Association. Penelitian ini m  enggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan pengolahan data dengan menggunakan statistik deskriptif untuk melihat rata-rata keberadaan 16 indikator yang diperoleh dari penelitian Mamun, 2009.  Ke empatbelas indikator tersebut adalah seperate HRA statement, total value of human resource, number of employee, human resource policy, training and development, management succession plan, employment report, employees value addition, human resources development fund, employees/ workers fund, employee catagories, managerial remuneration, retirement benefits, performance recognition, superannuation fund, other employees benefit.Hasil dari penelitian ini adalah dari tingkat pengungkapan tertinggi adalah tentang kategori karyawan, managerial remuneration, dan other employee benefits. Sedangkan pengungkapan yang tidak diungkapkan oleh semua perusahaan adalah human resources development fund dan total value of human resource.Keywords : disclosure, human resource accounting, banking in asia
Edukasi Pasar Modal Solusi Investasi Generasi Melenia Bagi Siswa SMK NU 01 Ma’arif Suradadi Kabupaten Tegal Krisdiyawati Krisdiyawati; Yeni Priatna Sari; Naila Hanum; Imam Hasan
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v4i3.2775

Abstract

Pasar Modal adalah suatu pasar untuk mempertemukan antara investor dan emiten dalam bursa efek  sebagai sarana perusahaan publik untuk instrumen keuangan jangka panjang. Disebutkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 terkait Pasar Modal merupakan  pasar modal sebagai kegiatan yang bersangkutan untuk melakukan Penawaran Umum dan perdagangan Efek. Selama Pandemik covid19 berdasarkan data statistik publik yang diliris bulan Januari 2021 PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyatakan bahwa adanya peningkatan jumlah investor pasar modal meningkat secara signifikan. Semua kalang mulai mengenal pasar modal terkecuali anak-anak SMK/SMA yang masih kurang berminat. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat adalah memberikan edukasi pasar modal sebagai solusi investasi generasi melenia agar lebih meningkatkan pengetahuan dan wawasan investasi agar siswa lebih efektif untuk masa mendatang dengan menabung saham. Kegiatan ini dalam bentuk edukasi langsung kepada siswa SMK NU 01 Ma’arif Suradadi Kabupaten Tegal. Pada tanggal 9-10 Juni 2021 bertempat di SMK NU 01 Ma,arif Suradadi Kabupaten Tegal. Diharapkan setelah adanya edukasi  siswa dapat secara langsung untuk mendaftar pembukaan rekening saham agar jumlah investor milenia mulai bertambah di Bursa Efek Indonesia.
Upaya Peningkatan Pemahaman Kewajiban Perpajakan Pada Pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kota Tegal Ida Farida; Sunandar Sunandar; Yeni Priatna Sari
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.775 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i1.685

Abstract

Industri Kecil dan Menengah (IKM) tidak akan pernah lepas dari istilah  perpajakan. Mengingat pentingnya pajak bagi Negara Indonesia maka diupayakan agar masyarakat Indonesia khususnya para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kota Tegal semakin banyak yang memahami tentang pajak khususnya Pajak Penghasilan (PPh) orang pribadi. Pelatihan pengisian SPT pajak PPh orang pribadi merupakan salah satu upaya yang dilakukan agar para pelaku Industri Kecil dan Menengah  (IKM) semakin mengerti akan pentingnya pemenuhan kewajiban perpajakan karena Undang-undang (UU) perpajakan di Indonesia terus mengalami perubahan. perhitungan Pajak Penghasilan (PPh) baik wajib pajak badan maupun wajib pajak pribadi mulai tahun 2009 harus mengacu pada UU PPh baru. Wajib pajak yang tidak ber-NPWP akan dikenakan wajib pajak yang lebih tinggi. Perubahan ini pasti akan berdampak pada masyarakat dengan semakin banyaknya warga Negara yang ber-NPWP. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan peserta mampu memahami pokok-pokok perubahan dari UU perpajakan yang baru.Kata Kunci : IKM, SPT PPh Orang Pribadi, NPWP, Perpajakan.
Mengelola Keuangan Usaha Secara Praktis dengan Aplikasi Keuangan Berbasis Android pada Usaha Manufaktur di Kota Tegal Hetika Tika; Yeni Priatna Sari; Ida Farida; Ririh Sri Harjanti
MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Maret
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/matappa.v3i1.476

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tegal mengenai pentingnya penyusunan laporan keuangan dan memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan secara praktis dengan aplikasi berbasis android yaitu aplikasi akuntansi “UKM-ID”. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan pelaku UMKM terkait dengan permasalahan yang dihadapi selama ini dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap yaitu perencanaan, implemetasi dan pendampingan (monitoring). Secara garis besar kegiatan pengabdian ini meningkatkan kesadaran pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan keuangan, dan berkontribusi dalam peningkatan ketrampilan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan.The purpose of this community service activity is to provide education to SMEs in the City of Tegal about the importance of preparing financial reports and provide training in preparing financial reports in a practical manner with an android-based application that is the application of "UKM-ID Accounting". The method used in this service is training and assistance in preparing financial reports. The data collection method in this community service activity is through observation and interviews with SMEs actors related to problems encountered so far in conducting business. This service activity is carried out through three stages, namely planning, implementation and assistance (monitoring). Broadly speaking, this service activity increases the awareness of SMEs to carry out financial records, in addition to these activities contribute to improving the skills of SMEs in preparing financial statements.
Upaya Peningkatan Ketrampilan Menyusun Laporan Keuangan Bagi Pengurus Koperasi Batik Tegalan Cempaka Mulya Hetika Hetika; Yeni Priatna Sari; Ririh Sri Harjanti
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1339.087 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i1.684

Abstract

Koperasi adalah organisasi bisnis yang dioperasikan untuk kepentingan bersama dengan tujuan untuk kesejahteraan anggota. Koperasi Batik Cempaka Mulya merupakan koperasi yang didirikan oleh masyarakat Kampung Batik Tegalan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota. Harapan dari koperasi batik cempaka mulya adalah tersedianya seluruh keperluan membatik di koperasi batik sehingga dapat memfasilitasi para pengrajin batik. Koperasi batik membutuhkan dukungan dari pihak lain khusunya terkait dengan pembiayaan. Dukungan pembiayaan yang dibutuhkan oleh Kelompok Usaha Bersama Batik Tegalan telah direspon oleh pihak Pembiayaan BNI Kota Tegal, namun untuk mendapatkan pembiayaan dari BNI koperasi batik harus menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban keuangan, sehingga pengurus koperasi batik membutuhkan dukungan dari pihak akademisi untuk mendapatkan pelatihan penyusunan laporan keuangan koperasi. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan koperasi batik Cempaka Mulya. Metode pengumpulan data kegiatan pengabdian ini adalah melalui observasi dan wawancara dengan pengurus koperasi serta dinas terkait. Secara garis besar kegiatan pelatihan ini dapat dinyatakan berhasil dilihat dari antusiasme para pengurus koperasi selama proses pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Selain itu kegiatan pelatihan ini dapat berkontribusi dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan pengurus koperasi serta membantu Disperindag Kota Tegal dalam program pembinaan Kelompok Usaha Bersama Batik.Kata kunci—pelatihan, laporan keuangan, koperasi