Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

THE QUALITY SERVICE FOR PATIENTS OF BPJS WITH ANTENATAL PATIENTS SATISFACTION IN THE COMMUNITY HEALTH CENTERS IN TEGAL CITY Meyliya Qudriani; Nilatul Izah; Nora Rahmanindar
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1678

Abstract

The Social Insurance Administration Organization or known as BPJS is one form of social protection to ensure the community in order to realize the provision of health insurance and meet the health needs of the community. To realize the 1945 Constitution, article 28 and Law no. 36 of 2009, the government must provide health services that are equitable, fair, and affordable for the people of Indonesia. In the service of pregnant women patients will get satisfaction in the service at the health center both independently and in collaboration, therefore every pregnant woman needs to require at least four visits during the antenatal period, namely one visit during the first trimester, one visit during the second trimester and two times visit during the third trimester. The purpose of this study was to determine the quality of BPJS patient services with antenatal care patient satisfaction at the Community Health Center in Tegal City. The study design was descriptive-analytic with the cross-sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the Community Health Center in Tegal City in July 2019. The sampling technique used in this study was the accidental sampling technique, with the total sample obtained was 70 respondents. The results of this study are the characteristics of respondents about BPJS ownership obtained; all respondents already have BPJS (100%), most respondents were at the gestational age 4-6 months gestation (42.9%), and most respondents were multipara (61.4%). The satisfaction of pregnant women in terms of tangibility, reliability, assurance, responsiveness, and empathy, most respondents were satisfied with ANC services at the Community Health Center in Tegal City.Keywords: BPJS, antenatal care, quality
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI DENGAN STATUS GIZI IBU NIFAS DI PUSKESMAS JATINEGARA TAHUN 2018 Nora Rahmanindar; Ulfatur Rizqoh
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1139

Abstract

Ibu nifas sangat pentingmembutuhkan asupan gizi yang berkualitas sesuai dengan jumlah kebutuhan. harus tetap memprioritaskan asupan makanan yang bergizi tinggi selama masa-masa pemulihan setelah melahirkan, atau saat masa nifas. Selain untuk mempercepat proses pemulihan, asupan makanan sehat juga membantu memperlancar produksi ASI. Nutrisi yang dikonsumsi harus bermutu tinggi, bergizi dan cukup kalori. Kalori bagus untuk proses metabolisme tubuh, kerja organ tubuh, proses pembentukan ASI. Kekurangan gizi pada ibu nifas yaitu produksi ASI berkurang, luka dalam persalinan tidak cepat sembuh, proses pengembalian rahim dapat terganggu, anemia, dapat terjadi infeksi.Jenis rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalahDeskriptif Analitik, rancangan penelitian cross sectional study, teknik yang di gunakan dalam pengambilan sampel ini adalah total  sampling dengan 45 responden. Dianalisis dengan menggunakan Chi-Square, tingkat kemaknaan α<0,05.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0,043) dansikap ibu nifas (p=0,013) dimana (α=0,05) dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi ibu nifas dengan status gizi ibu nifas. Disarankan bagi ibu nifas sebagai tolak ukur untuk lebih banyak mencari informasi lebih tentang statusgizi, Selama proses masa nifas hendaknya ibu dapat bersikap positif selalu memenuhi kebutuhan nutrisi selama nifas dengan mengkomsumsi makanan yang mempunyai nutrisi yang baik serta lengkap sehingga mempunyaistatus gizi yang baik untuk ibu nifas. Kata kunci            : ibu nifas, nutrisi, status gizi
PENGARUH PENYULUHAN PROGRAM ISI PIRINGKU TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DAN PERILAKU IBU DALAM MANANGANI BALITA GIZI BURUK Nora Rahmanindar; Riska Arsita Harnawati
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 7 No 2 (2020): November
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v7i2.235

Abstract

Derajat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari berbagai faktor yang meliputi indikator umur harapan hidup, angka kematian, angka kesakitan dan status gizi masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan yaitu dengan memperbaiki status gizi masyarakat terlebih pada balita. Balita termasuk kelompok paling rentan terhadap masalah gizi jika ditinjau dari sudut masalah kesehatan dan gizi, sedangkan pada masa ini mereka mengalami siklus pertumbuhan dan perkembangan yang relatif pesat. Istilah ''Isi Piringku'' dengan gizi seimbang perlu diperkenalkan dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam satu porsi makan, setengah piring diisi oleh sayur dan buah, setengahnya lagi diisi dengan sumber protein (baik nabati maupun hewani) dengan proporsi lebih banyak daripada karbohidrat. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui Pengaruh Penyuluhan Program Isi Piringku Terhadap Peningkatan Sikap Dan Perilaku Dalam Menangani Balita Gizi Buruk DI Puskesmas Margadana. Metode penelitian yang digunakan yaitu Quasy eksperimen dengan rancangan one grup pretest-post test, dan menggunakan teknik acidental sampling, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Juli 2020, sampel yang digunakan dalam penelitian ini 35 ibu yang mempunyai balita. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner untuk pengukuran sikap dan perilaku ibu dalam menangani gizi buruk. Hasil penelitian ini Analisis dengan uji Wilcoxon diperoleh P Value 0,002 < α 0,05 maka HO ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan program isi piringku terhadap peningkatan sikap ibu dalam menangani balita gizi buruk pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan program isi piringku. Analisis dengan uji Wilcoxon diperoleh P Value 0,000 < α 0,05 maka HO ditolak dan H1 diterima dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh penyuluhan program isi piringku terhadap peningkatan perilaku ibu dalam menangani balita gizi buruk pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan program isi piringku. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adanya pengaruh penyuluhan program isi piringku terhadap peningkatan sikap dan perilaku ibu dalam menangani balita gizi buruk pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan program isi piringku. melakukan evaluasi terhadap program yang dilakukan dan lebih memperhatikan metode pendidikan dan media yang digunakan agar informasi yang akan disampaikan dapat diterima dengan mudah sehingga dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, bahkan mengubah perilaku masyarakat.
The THE IMPACT OF THE COVID-19 PANDEMIC ON THE ONLINE LEARNING PROCESS OF STUDENTS POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA Nora Rahmanindar
Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Vol 8 No 1 (2021): Mei
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/medikes.v8i1.262

Abstract

Di Indonesia, beberapa kampus dan sekolah mulai menerapkan kebijakan kegiatan belajar mengajar dari jarak jauh atau kuliah online. Semua orang mengambil jarak demi memutus rantai penularan COVID-19. Korban akibat wabah covid-19, tidak hanya pendidikan di tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Stanawiyah, dan Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, tetapi juga perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan dampak dari pandemik COVID-19 terhadap proses pembelajaran online. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode diskriptif. Pengabdilan sampel menggunakan accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020 pada mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Harapan Bersama Tegal dengan jumlah responden 623 mahasiswa/mahasiswi. Proses pembelajaran mahasiswa dilakukan secara daring dan luring. Mayoritas pembelajaran daring hanya dilaksanakan untuk pembelajaran teori saja sedangkan praktikum mayoritas dilakukan untuk pembelajaran praktek. Pembelajaran teori yang dilakukan daring menunjukkan kondisi psikologis mahasiswa baik (tidak stress) namun saat teori maupun praktek dilakukan secara luring mahasiswa mengalami gangguan psikologis yang secara langsung mempengaruhi penerimaan materi pembelajaran
Peningkatan Pengetahuan Tentang Metode Bermain Aktif Pada Kelompok Guru Untuk Meningkatkan Perkembangan Anak Di Tk Miftahul ‘Ulum Kabupaten Tegal Riska Arsita Harnawati; Nora Rahmanindar; Vivin Avianti Oktavia
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 5 No 2 (2021): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v5i2.16249

Abstract

One method that can improve children’s development is the active play method. Active play is an activity to get pleasure by involving the limbs. In this activity, children will play an active role by involving various aspect to respond. Apart from parents children can play with teachers at school. Teachers are an important group in the process og child development especially pre-school age, the purpose oh this community servise is to increase teacher knowladge about activity play which is beneficial for the child’s development process. This community servise activity is carried out in 3 stages (coordination with school), the implementation stage (conducting counseling) and the evaluation stage. This activity was carried out at PAUD/TK Miftahul ‘Ulum Tegal Regency. The result of this activity is an increase in teacher knowladge about active play methods in pre-school age children and the hope is that there is a suitability in children and increased development in children, especially pre-shcool age.
PENINGKATAN PERSEPSI GIZI PADA REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN ANEMIA DI SMK 1 KOTA TEGAL Juhrotun Nisa; Nora Rahmanindar; Riska Arsita Harnawati
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.037 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v2i1.1277

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, khususnya di negara berkembang. Sekitar 50-80% anemia di dunia disebabkan kekurangan zat besi. Prevalensi anemia pada remaja wanita (usia 15-19 tahun) sebesar 26,5% dan pada wanita subur sebesar 26,9%. Berdasarkan hasil Riskesdas 2013, proporsi anemia di Indonesia pada kelompok umur 5-14 tahun adalah sebesar 26,4%. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan persepsi gizi pada remaja dalam upaya pencegahan kejadian anemia. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan Hb serta memberikan informasi terutama tentang anemia dan gizi seimbang. Setelah informasi diberikan diharapkan dapat meningkakan pengetahuan tentang gizi seimbang dan mengurangi kejadian anemia pada remaja putri terutama di SMK 1 Kota Tegal. Kata Kunci : Anemia, Gizi Remaja
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PIJAT OKSITOSIN DI PESURUNGAN LOR KOTA TEGAL Nora Rahmanindar; Juhrotun Nisa; Riska Arsita Harnawati
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.947 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i2.960

Abstract

AbstrakPemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan menurut Riskesdes hanya 40,6 %, jauh dari target nasional yang mencapai 80%.  Sehingga banyak ibu yang memberikan susu formula pada bayinya. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai upaya – upaya yang dapat dilakukan untuk memperbanyak ASI termasuk salah satunya adalah pijat oksitosin menjadi salah satu penyebab ibu memutuskan memberikan susu formula. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pijat oksitosin. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan informasi dan pendidikan kesehatan terutama tentang ASI, fisiologi laktasi, mitos – mitos selama menyusui, penyebab produksi ASI rendah, upaya memperbanyak ASI, pijat oksitosin. Kegiatan ini diberikan kepada ibu nifas yang memiliki bayi 0 – 6 bulan, sehingga dapat memberikan contoh cara melakukan pijat oksitosin secara langsung. Setelah informasi dan pendidikan kesehatan diberikan diharapkan dapat meningkatkan produksi ASI ibu nifas serta meningkatkan cakupan pemberian ASI di Pesurungan Lor.  Kata kunci : Pengetahuan, IbuNifas, Pijat Oksitosin
Perbandingan Metode Audio Dan Audio Visual Terhadap Pengetahuan Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pada Remaja Putri Izza Swestivioka; Iroma Maulida; Nora Rahmanindar
SEAJOM: The Southeast Asia Journal of Midwifery Vol 5 No 2 (2019)
Publisher : AIPKIND (Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.176 KB) | DOI: 10.36749/seajom.v5i2.68

Abstract

Breast self-examination is a simple and good filtration technique for early detection of symptoms of breast disorders. Counseling is a necessary intervention to improve knowledge about SADARI. The purpose of this research is to know the influence of media types of communication with the knowledge in the young women in a high school in TEGAL. This was a Quasi Experimental Study. The population of this research is 60 young girls. The sampling method is taken randomly. Respondents were divided into two groups: the group of students who got information through audio visual media (video) and the group who got information through audio. Statistical analysys using T test. The results of this study showed that both types of extension methods affect the knowledge with Independent Sample T-Test obtained significance value 0.000 (P value < 0.05). The average knowledge in the group is 85.70 while the group that uses audio media has an average knowledge with a score of 73.83. This research demonstrates the implementation of awareness about Breast self examination on young girls can increase knowledge in about signs and symptoms of disorders in the breast.