Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KEJADIAN ANEMIA PADA SANTRIWATI DI PONDOK PESANTREN DAARU ULIL ALBAAB KABUPATEN TEGAL Umriaty Umriaty; Juhrotun Nisa; Puji Tri Astuti
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 11, No 01 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v11i01.2792

Abstract

Anemia merupakan salah satu faktor penyebab tidak langsung kematian ibu hamil. Kejadian anemia pada remaja yg tidak tertangani dengan baik dapat menimbulkan masalah pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Santriwati merupakan sasaran dalam program pencegahan anemia pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka anemia santriwati di Pondok Pesantren Modern Daaru Ulil Albaab serta untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh pengelola Pondok Pesantren untuk mencegah terjadinya anemia pada santriwati. Penelitian menggunakan pendekatan mix method atau campuran antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu santriwati yang berjumlah 60 orang. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan didapatkan sejumlah 49 santriwati sebagai responden. Untuk memperoleh data kualitatif tentang upaya pencegahan anemia pada snatriwati, peneliti melakukan wawancara mendalam kepada pengurus Pondok Pesantren dan juga santriwati.Hasil penelitian menunjukkan 71% santriwati mengalami menarche pada usia normal (10-14 tahun), siklus mentruasi santriwati sebagian besar teratur yaitu 59%. Santriwati dengan pengetahuan baik tentang anemia yaitu sebesar 53,1%, dan mempunyai sikap yang positif sebesar 89,8%. Sebanyak 18% santriwati mengalami anemia.
STUDY FENOMENOLOGI PERSEPSI REMAJA TENTANG HIV/AIDS DI SMK YPE SLAWI KABUPATEN TEGAL Evi Zulfiana; Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i2.1357

Abstract

Permasalahan pada remaja terutama pada HIV/AIDS menyangkut pengetahuan yang tidak lengkap dan tidak tepat tentang HIV/AIDS. sebagian besar pemahaman salah terkait HIV/AIDS. Dari data dinas kesehatan kabupaten Tegal tahun 2017 jumlah penderita HIV sebanyak 421 kasus, sedangkan penderita AIDS sebanyak 291 kasus. Kasus HIV pada remaja sebanyak 25 kasus dan kasus AIDS pada remaja sebanyak 3 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja tentang HIV/AIDS di SMK YPE Slawi. Sampel yang diambil secara purposive sampling,  Sampel pada penelitian ini adalah informan utama siswa (1 orang ) dan siswi (2 orang ) kelas XII. Sedangkan informan triangulasi dalam penelitian ini adalah guru BK (1 orang). Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif.Pengumpulan data dilakukan  dengan teknik wawancara mendalam sesuai dengan pedoman wawancara. Hasil penelitian Dari 3 jawaban informan utama sebagian besar dapat menjawab dengan benar akan tetapi pada pertanyaan cara penularan dan pencegahan HIV/AIDS dari ketiga informan tidak dapat menjawab dengan benar dikarenakan hasil pernyataan dari ketiga informan belum pernah ada yang sosialisai mengenai pengetahuan HIV/AIDS. Dari jawaban informan triangulasipun menyatakan belum pernah ada yang sosialisasi tentang HIV/AIDS. Upaya dari sekolah untuk mencegah HIV AIDS dengan cara bekrja sama dengan dinas kesehatan untuk mengadakan sosialisasi khususnya tentang HIV/AIDS. Kata Kunci : persepsi, pengetahuan HIV/AIDS
PERTUMBUHAN BAYI BERDASARKAN FREKUENSI DAN DURASI MENYUSU Juhrotun Nisa; Umriaty Umriaty; Meyliya Qudriani
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 4, No 1 (2020): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v4i1.163

Abstract

Bayi ASI eksklusif berpeluang mengalami pertumbuhan normal 1,62 kali lebih besar dibandingkan bayi ASI non eksklusif, tetapi berat badan bayi dapat menurun salah satu penyebabnya dipengaruhi oleh faktor frekuensi pemberian ASI dan jumlah ASI yang diperoleh, termasuk energi dan zat gizi lainnya yang terkandung didalam ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan frekuensi menyusu dan durasi menyusu dengan pertumbuhan bayi. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional, dimana populasinya adalah bayi usia 0 s/d 6 bulan yang menjalani ASI Ekslusi. Teknik pengambilan sample dengan accidental sampling dan teknik analisa dengan chi square. Hasil penelitian menujukan bahwa 90.9% frekuensi menyusu bayi lebih dari 8 kali perhari, dengan durasi menyusu lebih dari 15 menit setiap kali menyusu sebanyak 87.9% dan berat badan bayi berada di pita kuning sebanyak 6.1%. Tidak terdapat hubungan antara frekuensi menyusu dan durasi menyusu dengan pertumbuhan bayi. Kata kunci: Frekuensi Menyusu, Durasi Menyusu, Pertumbuhan Bayi.
EFFECT OF ACTIVE PLAY METHOD ON PRE-SCHOOL CHILDREN SOCIAL AND FINE MOTOR DEVELOPMENT Riska Arsita Harnawati; Evi Zulfiana; Juhrotun Nisa
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v10i1.2286

Abstract

Playing activities made children enjoy themselves and are carried out independently and involve various aspects to respond to and develop their social. This study aimed to determine the effect of active play on preschool-age children's social and fine motoric development at Miftahul Ulum Kindergarten, Tegal Regency. The design used in this research was a pre-experimental design with a pre-post test design, which aimed to determine the effect of independent variables on the dependent variable. Data analysis was performed using non-parametric statistical tests using the Wilcoxon test. The study results obtained p = 0.016, which shows active play affects preschool-age children's social and fine motoric development. Thus, this study's results can be used to increase knowledge and knowledge about the effect of active play on pre-school children's social development. Keywords: Active Play, Social Development.
THE EFFECTS OF GADGETS ON THE OCCURRENCE OF ANEMIA IN TEENAGE GIRLS Juhrotun Nisa; Adevia Maulidya Chikmah; Riska Arsita Harnawati
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v9i1.1653

Abstract

The prevalence of anemia in Indonesia, namely in teenager women, was 26.50% and in women of childbearing age by 26.9%. In addition to eating patterns, teenagers were now starting to depend on the development of existing technology. Lifestyle had an impact on the incidence of anemia. The purpose of this study was to determine the effect of gadgets on the incidence of anemia in teenager girls. This research was an analytical survey study with a cross-sectional design, conducted from June to August 2019 at SMK 1 Kota Tegal. The sampling technique used was total sampling with a sample of 40 young women in the Department of Catering. Data collection in this study used a questionnaire, while data analysis was carried out univariate and bivariate with chi-square. The results showed that the use of gadgets for 4-5 hours/day had anemia as much as 55.6%, and 78.9% of anemia in the use of gadget 2-3 hours/day. The use of gadgets with a duration of 4-5 hours/day and poor eating patterns as much as 88.9% and 57.9% of respondents on the duration of use of 2-3 hours/day. There is an influence between the duration of the use of gadgets on eating patterns (p-value = 0.005), and there is an influence between the use of gadgets on the incidence of anemia (p-value = 0.037). The more widespread use of gadgets, it is necessary to have support from across sectors such as teachers and parents always to remind and limit smartphone usage. Keywords             : Gadgets, anemia
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Tentang Gizi Seimbang Untuk Anak Prasekolah di Masa Pandemi Istiqomah Dwi Andari; Juhrotun Nisa; Ilma Ratih Zukrufiana
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v4i3.3218

Abstract

Anak usia sekolah merupakan sumber daya manusia yang juga sebagai aset negara bagi keberhasilan pembangunan bangsa. Anak usia sekolah berusia 7-12 tahun, memiliki fisik lebih kuat, mempunyai sifat individual dan aktif. Pengaruh makanan terhadap perkembangan otak, apabila makanan tidak cukup mengandung zat-zat gizi yang dibutuhkan dan keadaan ini berlangsung lama, akan menyebabkan perubahan metabolism dalam otak berakibat terjadi kekurangan gizi yang menyebabkan pertumbuhan badan terganggu, badan lebih kecil. Jumlah sel dalam otak berkurang dan terjadi ketidakmatangan serta ketidaksempurnaan organisasi biokimia dalam otak. Kondisi ini mempunyai pengaruh terhadap perkembangan kecerdasan anak. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk melakukan sosialisasi dengan membekali orang tua untuk mengetahui pentingnya gizi seimbang untuk kecerdasan anak. Kegiatan dilakukan disalahsatu MI Bina Amanah Kabupaten Tegal Tanggal 10-11 Juli 2021 diikuti oleh Orang Tua Siswa Kelas 1 dan 2 dengan jumlah peserta 20 Orang tua. Dilakukan sebagai sarana untuk melakukan skreaning terhadap orang tua siswa dengan meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang untuk anak sekolah dasar. 
PENINGKATAN PERSEPSI GIZI PADA REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEJADIAN ANEMIA DI SMK 1 KOTA TEGAL Juhrotun Nisa; Nora Rahmanindar; Riska Arsita Harnawati
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 2, No 1 (2019): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.037 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v2i1.1277

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi di dunia, khususnya di negara berkembang. Sekitar 50-80% anemia di dunia disebabkan kekurangan zat besi. Prevalensi anemia pada remaja wanita (usia 15-19 tahun) sebesar 26,5% dan pada wanita subur sebesar 26,9%. Berdasarkan hasil Riskesdas 2013, proporsi anemia di Indonesia pada kelompok umur 5-14 tahun adalah sebesar 26,4%. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk meningkatkan persepsi gizi pada remaja dalam upaya pencegahan kejadian anemia. Kegiatan ini dilakukan dengan cara pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan Hb serta memberikan informasi terutama tentang anemia dan gizi seimbang. Setelah informasi diberikan diharapkan dapat meningkakan pengetahuan tentang gizi seimbang dan mengurangi kejadian anemia pada remaja putri terutama di SMK 1 Kota Tegal. Kata Kunci : Anemia, Gizi Remaja
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT HIV PADA REMAJA DILINGKUNGAN POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA KOTA TEGAL Nilatul Izah; Juhrotun Nisa; Evi Zulfiana; Meyliya Qudriani; Seventina Nurul Hidayah
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.786 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i2.951

Abstract

AbstrakPerkembangan permasalahan Human Immunodeficiency Virus (HIV) danAcquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) semakin lama semakin mengkhawatirkan baik dari sisi kuantitatif maupun kualitatif. Usia remaja merupakan usia yang paling rentan terinfeksi HIV/AIDs dan Penyakit Menular Seksual (PMS) lainnya. Bahkan, dalam jangka waktu tertentu, ketika perempuan remaja menjadi ibu hamil, maka kehamilannya dapat mengancam kelangsungan hidup janin/bayinya. Data Dinas Kesehatan Kota Tegal menyebutkan jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 230 dengan rincian 111 menderita HIV, 119 AIDS, dan 44 meninggal dunia. 61,1 persen dari total jumlah penderita HIV/AIDS yang tercatat masih tergolong usia produktif antara 20 hingga 39 tahun. Data tersebut terbagi menjadi dua, yakni 31,5 persen dengan usia berkisar 20-29 tahun dan 29,6 persen lainnya tergolong usia produktif 30-39 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat inidilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyakit menular seksual dan deteksi dini terhadap penyakit HIV.  Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan informasi dan pendidikan kesehatan terutama tentang penyakit menular seksual dan pemeriksaan HIV. Kegiatan ini dilakukan pada mahasiswa di lingkungan Politeknik Harapan Bersama yang terdiri dari 7 program studi. Hasil pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengatahuan tentang penyakit menular seksual dan hasil pemeriksaan HIV negatif. . Kata kunci : Pengetahuan, Deteksi Dini, Penyakit Menular Seksual, HIV
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PIJAT OKSITOSIN DI PESURUNGAN LOR KOTA TEGAL Nora Rahmanindar; Juhrotun Nisa; Riska Arsita Harnawati
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.947 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i2.960

Abstract

AbstrakPemberian ASI eksklusif pada bayi selama 6 bulan menurut Riskesdes hanya 40,6 %, jauh dari target nasional yang mencapai 80%.  Sehingga banyak ibu yang memberikan susu formula pada bayinya. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai upaya – upaya yang dapat dilakukan untuk memperbanyak ASI termasuk salah satunya adalah pijat oksitosin menjadi salah satu penyebab ibu memutuskan memberikan susu formula. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu nifas mengenai pijat oksitosin. Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan informasi dan pendidikan kesehatan terutama tentang ASI, fisiologi laktasi, mitos – mitos selama menyusui, penyebab produksi ASI rendah, upaya memperbanyak ASI, pijat oksitosin. Kegiatan ini diberikan kepada ibu nifas yang memiliki bayi 0 – 6 bulan, sehingga dapat memberikan contoh cara melakukan pijat oksitosin secara langsung. Setelah informasi dan pendidikan kesehatan diberikan diharapkan dapat meningkatkan produksi ASI ibu nifas serta meningkatkan cakupan pemberian ASI di Pesurungan Lor.  Kata kunci : Pengetahuan, IbuNifas, Pijat Oksitosin
Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Tentang Pemanfaatan Susu Kambing Bagi Bayi dan Balita Istiqomah Dwi Andari; Adevia Maulidya Chikmah; Juhrotun Nisa; Riska Arsita; Desy Fitrianingsih
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v5i1.3220

Abstract

Politeknik Harapan Bersama sebagai salah satu perguruan Tinggi yang mempunyai tugas Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu melaksanakan pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dalam rangka mewujudkan visi misi Politeknik Harapan Bersama Menjadi Politeknik Unggul,  Berjiwa Kewirausahaan, Berbasis Kearifan Lokal yang Berdaya Saing Global Tahun 2035. Melalui Pusat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Harapan Bersama mengemban tugas untuk meningkatkan pendapatan unit Usaha susu kambing di Desa Pagongan, proses pengabdian masyarakat dilakukan oleh Dosen dalam rangka meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kandungan gizi dan bidang usaha sehingga harapan dapat meningkatkan taraf hidup pengusaha susu Kambing yang berada di Desa Pagongan Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Meningkatkan pengetahuan ibu-ibu dan pengusaha susu kambing utuk mengetahui dan memberikan informasi mengenai manfaat susu kambing bagi bayi dan balita.