Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III TENTANG PERSIAPAN LAKTASI DI PUSKESMAS SLAWI TAHUN 2015 Dwi Santika Putri; Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v5i2.409

Abstract

ASI merupakan satu-satunya makanan yang sempurna dan terbaik bagi bayi karena mengandung unsur-unsur gizi yang dibutuhkan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi guna mencapai pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal. Pengetahuan merupakan dasar untuk terbentuknya tindakan seseorang, sehingga diharapkan jika ibu mempunyai pengetahuan tentang persiapan laktasi maka ibu akan berperilaku sesuai pengetahuan yang didapatkan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu primigravida trimester III tentang persiapan laktasi di Puskesmas Slawi Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pendidikan SD - SLTP (53,1%), berumur 20-35 tahun (53,1%), dan tidak bekerja (100,0%). Tingkat pengetahuan responden tentang persiapan laktasi sebagian besar berpengetahuan cukup (64,7%), dan sebagian besar suami ibu mendukung dalam melakukan persiapan laktasi (56,3%). Disarankan bagi Ibu hamil untuk dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam melakukan persiapan laktasi sedari masa hamil dengan asuhan yang diberikan oleh tenaga kesehatan dan juga lebih banyak mencari informasi mengenai pengetahuan persiapan laktasi di media massa maupun media cetak. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu Primigravida Trimester III, Persiapan Laktasi
PERILAKU IBU PRIMIPARA DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Ulfatul Latifah; Seventina Nurul Hidayah; Meyliya Qudriani
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 8, No 1 (2019): SIKLUS: Journal Research Midwifery Politeknik Tegal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v8i1.1226

Abstract

Alasan ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif diantaranya ibu primipara dimana menyusui merupakan pengalaman pertama yang tidak mudah diterapkan sehingga akhirnya menyerah dan menggantinya dengan susu formula untuk bayi. Cakupan ASI Eksklusif tertinggi di Kota Tegal ada di Wilayah Puskesmas Tegal Barat sebesar 66,7% namun angka tersebut masih dibawah cakupan nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang mempengaruhi penerapan ASI Eksklusif pada ibu primipara. Penelitian ini menggunaan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dilakukan bulan Maret 2018. Sampel informan diambil secara purposive sampling terdiri dari informan utama dan informan triangulasi Jumlah informan utama 2 orang ibu primipara yang menyusui dan informan triangulasi adalah keluarga dekat ibu. Hasil wawancara didapatkan informasi tentang berbagai perasaan, pemahaman dan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif, motivasi menyusui, praktik menyusui, hambatan dan dukungan yang didapatkan ibu dalam proses menyusui. Dengan informasi ini dapat dijadikan acuan bagi peneliti di dalam memberikan konseling menyusui. Bagi pemerintah bisa digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan pemberian ASI secara eksklusif di Wilayah Kecamatan Tegal Barat Kata Kunci  : Penerapan Menyusui,  Ibu Primipara
PENGALAMAN IBU MENIKAH DINI YANG GAGAL MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF Seventina Nurul Hidayah; Adevia Maulidya Chikmah; Umi Baroroh
JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 4, No 1 (2020): JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33006/ji-kes.v4i1.164

Abstract

Selama pemberian ASI banyak alasan yang disampaikan ibu untuk tidak menyusui bayinya.   Pernikahan dini yang disertai dengan ketidaksiapan memberikan pola asuh yang baik akan berdampak pada status gizi anak terutama pemberian ASI Eksklusif. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi setelah lahir yang mengandung nutrisi paling lengkap untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI juga memiliki manfaat dalam mencegah terjadinya infeksi pada bayi. Namun, pemberian ASI Eksklusif masih terbilang rendah. Rendahnya cakupan menyusui dipengaruhi oleh banyak faktor, baik internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman ibu menikah dini yang tidak berhasil memberikan ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Tegal Barat.Penelitian kualitatif menggunakan metode wawancara semistruktur dengan pendekatan fenomenologi. Wawancara dilakukan kepada 3 orang partisipan yang memiliki anak usia 6-12 bulan di Wilayah Puskesmas Tegal Barat. Sampel diambil menggunakan purposive sampling (variasi maksimal). Pernyataan responden dicatat dengan menggunakan perekam suara, dan kemudian ditranskipkan, dikodekan, ditafsirkan, dan dikategorikan, sehingga dapat membentuk tema.Hasil penelitian didapatkan lima tema, yaitu pengetahuan mengenai ASI Eksklusif, faktor yang menghambat keberhasilan ASI Eksklusif, peran tenaga kesehatan, cara yang dilakukan ibu untuk menambah produksi ASI dan makanan yang diberikan ibu untuk MPASI dini. Kesimpulan : Ketidakberhasilan pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh banyak faktor yaitu pengetahuan ibu yang kurang, terjadinya rawat pisah, rendahnya frekuensi menyusui langsung, terjadinya sindrom ASI kurang, pemberian susu formula sebelum ASI, pemberian MPASI dini dan penggunaan KB.  Kata kunci : Ketidakberhasilan, ASI Eksklusif
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN TEKANAN DARAH DI RT 05 DESA KALISAPU KECAMATAN SLAWI KABUPATEN TEGAL TAHUN 2015 Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i2.581

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering di temukan di tengah masyarakat dan mengakibatkan angka kesakitan yang tinggi. Faktor yang memicu terjadinya hipertensi salah satunya adalah obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan tekanan darah pada warga di RT.05 Desa Kudaile Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Metode yang digunakan yaitu Analitik korelasional dengan populasi seluruh warga yang menderita obesitas di RT 05 Desa Kudaile Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal sejumlah 40 responden dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P pada hasil perhitungan dengan rumus Spearman Rho adalah 0,243 hal ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara obesitas dengan tekanan darah pada warga di RT.05 Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal. Dari penelitian ini diharapkan warga dapat mengendalikan berat badan dan tekanan darah dengan mengatur pola hidup sehat demi keselamatan bersama dari ancaman meluasnya penyakit-penyakit degeneratif seperti hipertensi. Kata kunci : Obesitas, Tekanan darah
Faktor yang Mempengaruhi Penerapan ASI Eksklusif pada Ibu Multipara dan Cracked Nipple Seventina Nurul Hidayah; Adevia Maulidya Chikmah; Nilatul Izah; Okta Zenita Siti Fatimah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v20i3.1428

Abstract

Selama pemberian Air Susu Ibu (ASI), banyak alasan yang disampaikan ibu untuk tidak menyusui diantaranya ibu multipara dimana kesadaran menyusui dimungkinkan berkurang karena merasa persediaan ASI semakin menipis dan ibu dengan Cracked Nipple yang sulit menyusui karena kondisi kerusakan pada puting. Kondisi ini membuat ibu stres sehingga memicu hormon oksitosin tidak bekerja dan ibu akan beralih menggunakan susu formula. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan ASI eksklusif pada ibu multipara dan cracked nipple. Target khusus dalam penelitian ini yaitu ditemukan faktor yang mempengaruhi penerapan pemberian ASI Eksklusif dari variabel pengetahuan, perasaan ibu, pandangan ibu terhadap susu formula, masalah pemberian ASI, dan dukungan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam sesuai dengan pedoman wawancara dan observasi. Hasil wawancara direkam dan dibuat catatan lapangan. Untuk menghindari subjektifitas, teknik triangulasi menggunakan sumber dengan metode sama (wawancara mendalam). Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan, teknik menyusui, asupan makan pendukung ASI, dan dukungan keluarga yang baik membuat ibu memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Kondisi ibu dengan cracked nipple dan multipara membuat ibu kesulitan akan tetapi penguatan motivasi dari dirinya dengan bekal pengetahuan membuat masalah dapat teratasi. Disarankan kepada petugas kesehatan terus meningkatkan pengetahuan ibu menyusui melalui penyuluhan dan disarankan pula kepada ibu menyusuiagar melakukan persiapan kelahiran anak dengan melaksanakan perawatan payudara.
HUBUNGAN ANTARA VULVA HYGIENE DENGAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BPS NY S DESA GROBOG WETAN KECAMATAN PANGKAH KABUPATEN TEGAL TAHUN 2015 Seventina Nurul Hidayah
Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/siklus.v6i1.470

Abstract

Ibu nifas yang mengalami luka perineum sangat rentan terhadap terjadinya infeksi, karena luka perineum yang tidak dijaga dan kebersihannya tidak terjaga akan sangat berpengaruh terhadap lama kesembuhan luka perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan vuva hygiene dengan lama penyembuhan luka perineum. Penelitian ini merupkan jenis penelitian analitik. Desain atau rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah case control atau kasus kontrol. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan nonprobability sampling yaitu sampel jenuh atau total sampling sebanyak 50 responden. Data primer didapatkan dari anamnesa dan observasi secara langsung terhadap responden.Hasil penelitian dengan menggunakan Chi Square dengan menggunakan program SPSS dengan dk = 2 dan taraf kesalahan 5 % (taraf kepercayaan 95%) diperoleh x² tabel = 3,481 dan x² hitung = 18,473. Yang berarti x² hitung lebih besar dari x² tabel (25,027 > 5,991) dan korelasi antara vuva hygiene pada ibu post partum dengan tingkat penyembuhan luka perineum didapatkan P value = 0,000 yang berarti bahwa P value < dari α (P value 0,000 < 0,05). Ini menunjukan bahwa ada Hubungan antara vuva hygiene pada ibu post partum dengan tingkat penyembuhan luka perineum Di BPS Ny S Desa Grobog Wetan Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal Tahun 2015 dengan responden yang melakukan vuva hygiene dengan teratur sebagian besar mengalami tingkat penyembuhan luka perineum dengan kategori cepatKata kunci : Vulva Hygiene, Penyembuhan Luka Perineum
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN DETEKSI DINI PENYAKIT HIV PADA REMAJA DILINGKUNGAN POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA KOTA TEGAL Nilatul Izah; Juhrotun Nisa; Evi Zulfiana; Meyliya Qudriani; Seventina Nurul Hidayah
Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 1, No 2 (2018): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.786 KB) | DOI: 10.30591/japhb.v1i2.951

Abstract

AbstrakPerkembangan permasalahan Human Immunodeficiency Virus (HIV) danAcquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) semakin lama semakin mengkhawatirkan baik dari sisi kuantitatif maupun kualitatif. Usia remaja merupakan usia yang paling rentan terinfeksi HIV/AIDs dan Penyakit Menular Seksual (PMS) lainnya. Bahkan, dalam jangka waktu tertentu, ketika perempuan remaja menjadi ibu hamil, maka kehamilannya dapat mengancam kelangsungan hidup janin/bayinya. Data Dinas Kesehatan Kota Tegal menyebutkan jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 230 dengan rincian 111 menderita HIV, 119 AIDS, dan 44 meninggal dunia. 61,1 persen dari total jumlah penderita HIV/AIDS yang tercatat masih tergolong usia produktif antara 20 hingga 39 tahun. Data tersebut terbagi menjadi dua, yakni 31,5 persen dengan usia berkisar 20-29 tahun dan 29,6 persen lainnya tergolong usia produktif 30-39 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat inidilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penyakit menular seksual dan deteksi dini terhadap penyakit HIV.  Kegiatan dilakukan dengan cara memberikan informasi dan pendidikan kesehatan terutama tentang penyakit menular seksual dan pemeriksaan HIV. Kegiatan ini dilakukan pada mahasiswa di lingkungan Politeknik Harapan Bersama yang terdiri dari 7 program studi. Hasil pengabdian masyarakat ini terjadi peningkatan pengatahuan tentang penyakit menular seksual dan hasil pemeriksaan HIV negatif. . Kata kunci : Pengetahuan, Deteksi Dini, Penyakit Menular Seksual, HIV