Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aktivitas Antikanker dan Antioksidan Madu di Pasaran Lokal Indonesia La Ode Sumarlin; Anna Muawanah; Prita Wardhani; . Masitoh
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 19 No. 3 (2014): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1947.785 KB)

Abstract

Scientists have reported that honey contains several chemicals which have the function of antibacterial, anti-inflammatory, analgesic, wound healing, anticancer, antioxidant and free radical scavenging activity. In this study focuses on exploring the honey in the local market with anticancer and antioxidant activity. Methods used include BSLT method for potential of anticancer and antioxidant to DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazin) method. In addition, using Fourier Transform Infra Red (FTIR) analysis to test the functional groups in the honey. The analysis showed that the samples of honey has potential as an anticancer and antioxidant. Prameters of LC50 values obtained by the method Brine Shrimp Lethaly Test (BSLT) the highest as anticancer found in honey from Bali with a value 1.50 ppm. While the IC50 value obtained from DPPH method showed that honey derived from Papua has the potential antioxidant with IC50 value 5453.75 ppm. The results of the FTIR analysis showed that all of samples have the same in main functional groups. These results also indicate that honey was in the local market (Indonesia) is very potential to be consumed for various purposes, mainly to improve health. 
Identifikasi Potensi Enzim Lipase dan Selulase pada Sampah Kulit Buah Hasil Fermentasi La Ode Sumarlin; Dikdik Mulyadi; . Suryatna; Yoga Asmara
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 18 No. 3 (2013): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.721 KB)

Abstract

Fermentation is one of bioconversion to produce profitable anaerobic microbes and to produce various enzymes. Lipases and cellulases are widely used enzymes so far. Cellulases play an important role in bioconversion of organic waste cellulosic materials to glucose, single cell proteins, animal feed, and ethanol. Lipases can also degrade fatty ester bond. Therefore, both enzymes are potential to be used in industry as well as in households. Fermentation of fruit peel waste is an attempt to produce cellulase and lipase that can be carried out in a simple way. Cellulase as says was performed using DNS (3.5-dinitrosalicylic acid) and acid-base titration for analysis of lipase using cooking oil as the substrate. The results showed that the highest cellulase activity was obtained from watermelon rind mixed with citrus fruit peel of 0.036 U/mL, and mixed of banana peel and citrus fruit, which was 0.035 U/mL. The optimum lipase activity was at 30 oC, pH 7, and reaction time of 60 minutes. The highest lipase activity (1.36 U/mL) was obtained from mixture of watermelon and orange rind. Thus, the fruit peel waste is potential to produce cellulase and lipase by fermentation .
PENGARUH PENAMBAHAN Mn2+ DAN Mg2+ PADA MEDIA STONE MINERAL SALT SOLUTION EXTRACT YEAST (SMSSe) TERHADAP KINERJA ISOLAT BAKTERI DM-5 Nida Sopiah; La Ode Sumarlin; S Hermanto; Zakki R Mubarok
Jurnal Ecolab Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Ecolab
Publisher : Pusat Standardisasi Instrumen Kualitas Lingkungan Hidup Laboratorium Lingkungan (P3KLL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jklh.2012.6.2.61-73

Abstract

Bioremediasi adalah salah satu upaya untuk mengurangi pencemaran minyak bumi dengan memanfaatkan mikroorganisme. Mikroorganisme yang digunakan dalam penelitian ini adalah Isolat bakteri hidrokarbonoklastik DM-5. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh logam Mn2+ dan Mg2+ terhadap aktivitas bakteri yang dapat meningkatkan laju biodegradasi yang dilihat dari penurunan pH, kadar minyak bumi tersisa metode gravimetri, dan senyawa penyusun minyak bumi hasil biodegradasi (GCMS). Media yang digunakan adalah Stone Mineral Salt Solution Extract Yeast (SMSSe) dengan variasi konsentrasi ion logam Mn2+ (1, 5, 10 ppm) dan Mg2+ (100, 150, 200 ppm). Perlakuan terbaik untuk penambahan ion mangan adalah pada media Mn-2 dengan persentase degradasi sebesar 90,54% dengan pH akhir sebesar 5,63 sedangkan media Mn-1 dan Mn-3 sebesar 85,26 % dan 86,42% dengan pH akhir sebesar 5,98 dan 5,76. Perlakuan terbaik untuk penambahan ion magnesium adalah pada media Mg-1 dengan persentase degradasi sebesar 69,37% dengan pH akhir sebesar 6,08 sedangkan media Mg-2 dan Mg-3 sebesar 36,52% dan 28,73% dengan pH akhir sebesar 6,35 dan 6,52.
Peran Sanitarian pada Pengawasan Pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional dan Modern Terhadap Pencegahan Pandemi COVID-19 di Kota Tangerang Selatan Tahun 2021 Manadzhir Mahalli; Arif Sumantri; La Ode Sumarlin
Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat Vol 22, No 1 (2022): Jurnal Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika dan Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/sulolipu.v22i1.2719

Abstract

COVID-19 telah diumumkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan Maret tahun 2020. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membuat Protokol Kesehatan sebagai bentuk pencegahan dan adaptasi. Salah satu pihak yang berkewajiban memberikan pemahaman kepada masyarakat adalah Sanitarian Puskesmas sesuai wilayah kerja yang menjadi tanggung jawab di bawahnya. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peran Sanitarian pada pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di Pasar Tradisional dan Modern terhadap pencegahan pandemi COVID-19 di Kota Tangerang Selatan. Desain penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode mixed methode. Penelitian dilaksanakan di Pasar Tradisional Ciputat dan Pasar Modern BSD Kota Tangerang Selatan pada bulan Juli-Desember 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang pasar tradisional dan Modern di Kota Tangerang Selatan. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah pedagang Pasar Tradisional Ciputat dan Pasar Modern BSD. Didapatkan hasil penelitian bahwa peran sanitarian dirasa lebih besar di Pasar Tradisional dibandingkan dengan Pasar Modern dan juga terjadi hubungan yang signifikan (p-value 0,01) antara peran Sanitarian Puskesmas dengan pelaksanaan Protokol Kesehatan di Pasar tradisional Ciputat sedangkan di Pasar Modern BSD tidak signifikan (p-value 0,67).